< Return to Video

Jangan Tinggalkan Siapa Pun - SDGs dan Masyarakat Adat

  • 0:02 - 0:06
    ♪ (musik perkusi dimainkan) ♪
  • 0:06 - 0:10
    Kita berada dititik kritis
    kehidupan di bumi.
  • 0:11 - 0:12
    Yang bergantung pada langkah
    kita ke depan,
  • 0:12 - 0:15
    ini bisa menjadi kabar baik atau buruk
  • 0:15 - 0:17
    Jika kita tidak bekerjasama
  • 0:17 - 0:21
    untuk mengatasi ancaman terhadap
    kehidupan kita contohnya perubahan iklim,
  • 0:21 - 0:24
    jika kita tidak mengatasi masalah
    kelaparan dan kemiskinan
  • 0:24 - 0:28
    atau merubah cara kita berbagi dan
    mengelola bumi kita
  • 0:28 - 0:30
    jika kita tidak peduli tentang
    bagaiamana memperlakukan sesama
  • 0:30 - 0:33
    atau tentang kesetaraan dan keberlangsungan,
  • 0:33 - 0:37
    maka hidup kita dan komunitas kita
    berada dalam bahaya.
  • 0:37 - 0:38
    (suara klakson mobil)
  • 0:38 - 0:40
    ♪ (musik perkusi dimainkan) ♪
  • 0:40 - 0:45
    Penting untuk kita menjaga alam dan
    sumber dayanya untuk generasi masa depan.
  • 0:45 - 0:48
    ♪ (suara shaker) ♪
  • 0:48 - 0:50
    Sebagai langkah awal, di tahun 2000,
  • 0:50 - 0:54
    para pemimpin dunia meratifikasi
    Millennium Development Goals
  • 0:54 - 0:56
    atau disingkat MDG,
  • 0:56 - 0:58
    dibentuk untuk fokus membantu mengatasi
  • 0:58 - 1:01
    beberapa masalah dunia yang mendesak.
  • 1:01 - 1:02
    ♪ (musik perkusi dipukul) ♪
  • 1:02 - 1:05
    Pada 2015, kami telah membuat
    perkembangan yang signifikan
  • 1:05 - 1:11
    untuk bidang, seperti kesetaraan
    kesempatan di pendidikan dasar,
  • 1:11 - 1:13
    menurunkan angka kematian anak-anak,
  • 1:14 - 1:17
    akses untuk air minum bersih.
  • 1:17 - 1:20
    Akan tetapi, suku asli
    terlupakan
  • 1:20 - 1:21
    dan butuh banyak hal
  • 1:21 - 1:24
    jika kita hendak mengentas
    angka kemiskinan mereka,
  • 1:25 - 1:28
    memarginalkan, dan mendiskriminasi,
  • 1:28 - 1:31
    dan mencapai perkembangan
    berkelanjutan untuk semua.
  • 1:31 - 1:32
    ♪ (musik perkusi dimainkan) ♪
  • 1:32 - 1:35
    Di tahun 2015, penerus pimpinan
    MDG setuju
  • 1:35 - 1:40
    disertai dengan acara konference global
    dengan lebih dari 150 pimpinan,
  • 1:41 - 1:44
    dan menyertakan grup masyarakat penting,
    termasuk suku asli,
  • 1:44 - 1:47
    dibawah naungan The World We Want.
  • 1:47 - 1:51
    ♪ (musik perkusi dimainkan) ♪
  • 1:51 - 1:53
    Dengan tujuan Sustainable
    Development Goals,
  • 1:53 - 1:56
    juga untuk membidik agenda 2030,
  • 1:56 - 1:59
    atau disebut SDG.
  • 1:59 - 2:01
    ♪ (musik perkusi dimainkan) ♪
  • 2:01 - 2:05
    Ambisi tujuan ini dijadikan sebagai
    patokan dan kerangka dasar
  • 2:05 - 2:09
    sebagai upaya mencapai apa yang kita
    usahakan pada 15 tahun mendatang
  • 2:09 - 2:12
    untuk menghadirkan dunia yang
    adil dan berkelanjutan.
  • 2:12 - 2:13
    ♪ (musik perkusi dimainkan) ♪
  • 2:13 - 2:17
    SDG memiliki tujuan dan lingkup
    yang menyeluruh.
  • 2:17 - 2:21
    Mereka menyertakan semua bangsa,
    kaya dan miskin,
  • 2:24 - 2:28
    dan mendorong kerjasama, kolaborasi,
  • 2:28 - 2:30
    dan partisipasi dari semua penduduk dunia.
  • 2:30 - 2:32
    ♪ (musik perkusi dipukul) ♪
  • 2:32 - 2:35
    Agenda 2030 berkomitmen untuk
    tidak melewatkan kelompok manapun,
  • 2:35 - 2:37
    utamanya, para kaum papa
  • 2:37 - 2:40
    dan kelompok paling terpinggirkan.
  • 2:40 - 2:43
    ♪ (musik perkusi dimainkan) ♪
  • 2:43 - 2:47
    Agenda 2030 mecakup 17 tujuan utama,
  • 2:47 - 2:51
    mendorong keberlanjutan, aktualisasi,
  • 2:51 - 2:54
    kesetaraan, dan penghormatan pada
    hak-hak asasi.
  • 2:54 - 2:57
    ♪ (musik perkusi dimainkan) ♪
  • 2:57 - 2:59
    Mari kita tengok tiap-tiap tujuannya.
  • 3:00 - 3:04
    Tanpa kemiskinan; tidak ada kelaparan;
  • 3:04 - 3:06
    kesehatan dan kebugaran yang baik;
  • 3:06 - 3:10
    pendidikan berkualitas; kesetaraan gender;
  • 3:10 - 3:12
    sanitasi dan air bersih;
  • 3:12 - 3:15
    energi bersih yang terjangkau;
  • 3:16 - 3:19
    pertumbuhan ekonomi dan kinerja
    yang layak;
  • 3:19 - 3:22
    inovasi industri dan infrastruktur;
  • 3:23 - 3:25
    mengurangi ketimpangan;
  • 3:25 - 3:28
    kota dan kelompok berkelanjutan;
  • 3:28 - 3:32
    konsumsi dan produksi yang
    bertanggungjawab;
  • 3:32 - 3:36
    aksi keikliman; kehidupan di bawah laut;
  • 3:36 - 3:37
    kehidupan di daratan;
  • 3:37 - 3:40
    kedamaian, keadilan, dan institusi kuat;
  • 3:41 - 3:43
    kerjasama untuk semua tujuan tersebut.
  • 3:44 - 3:47
    Itu semua disebut dengan
    Sustainable Development Goals,
  • 3:49 - 3:53
    tapi kita juga perlu berhati-hati
    menyoal suku asli.
  • 3:53 - 3:56
    Tujuan dari perkembangan ekonomi
    di bidang industrialisasi
  • 3:56 - 3:59
    harus dikelola secara hati-hati
    untuk menghindari
  • 3:59 - 4:02
    kesewenangan hak lahan penduduk asli
  • 4:02 - 4:05
    dan memastikan keadilan
    pemanfaatan sumber daya.
  • 4:05 - 4:08
    ♪ (suara xylophone) ♪
  • 4:08 - 4:12
    Belakangan ini, negara-negara tengah
    menciptakan rencana pengembangan nasional
  • 4:12 - 4:16
    dengan komitmen penyertaan
    dan keikutsertaan.
  • 4:16 - 4:18
    ♪ (musik perkusi dimainkan) ♪
  • 4:18 - 4:20
    Sebagai suku asli, kami
    harus ikut serta
  • 4:20 - 4:23
    dalam diskusi dan pengambilan
    keputusan nasional tersebut.
  • 4:23 - 4:27
    Ini merupakan kesempatan unik
    untuk suku asli
  • 4:27 - 4:30
    untuk mengkorfimasi keberadaan
    kita di muka bumi di masa depan,
  • 4:30 - 4:32
    dan untuk tidak terlupakan.
  • 4:32 - 4:33
    ♪ (suara shaker) ♪
  • 4:33 - 4:35
    Siapa kami?
  • 4:36 - 4:39
    Terdapat lebih dari 370 juta
  • 4:39 - 4:41
    suku asli di seluruh dunia.
  • 4:41 - 4:42
    ♪ (musik perkusi dimainkan) ♪
  • 4:42 - 4:47
    Kami mengelola banyak ekosistem berbeda
    dan pekerjaan tradisional.
  • 4:47 - 4:49
    Di mana kalian bisa menemukan kami?
  • 4:49 - 4:52
    Tanah lapang, padang rumput, dan tundra,
  • 4:52 - 4:55
    lautan, gurun,
  • 4:55 - 4:58
    hutan, pegunungan.
  • 4:58 - 5:01
    SDG bersifat relevan dan mudah dipakai
  • 5:01 - 5:04
    untuk lingkungan penduduk asli
    secara langsung,
  • 5:04 - 5:07
    dan sebagai kontributor untuk
    kesuksesan mereka.
  • 5:07 - 5:08
    ♪ (musik perkusi dimainkan) ♪
  • 5:08 - 5:12
    Mereka merancang desain untuk
    mengarahkan pemerintah,
  • 5:12 - 5:15
    perusahaan terbatas, dan komunitas
    masyarakat
  • 5:15 - 5:20
    demi dunia yang lebih baik,
    dan tercipta hubungan saling menguntungkan
  • 5:20 - 5:23
    dengan dan untuk suku asli.
  • 5:23 - 5:24
    ♪ (musik perkusi dimainkan) ♪
  • 5:24 - 5:28
    Kami sebagai penduduk asli telah
    melestarikan sumber daya kami
  • 5:28 - 5:32
    berkelanjutan selama berabad yang lalu,
    tidak hanya untuk keberlangsungan hidup kami,
  • 5:32 - 5:35
    tapi juga untuk membedakan
    identitas kebudayaan kami,
  • 5:35 - 5:38
    dan kebaikan untuk kemanusiaan
    dan planet bumi.
  • 5:38 - 5:42
    Ini harus tetap dilestarikan,
  • 5:42 - 5:45
    meyakinkan bahwa suku asli dan
    cara hidup kita
  • 5:45 - 5:49
    membentuk elemen penting
    untuk masa depan bersama.
  • 5:49 - 5:53
    (suara getaran)
  • 5:53 - 5:56
    Apa yang perlu suku asli lakukan
  • 5:56 - 5:59
    untuk ikut andil dalam langkah tersebut?
  • 5:59 - 6:00
    (suara getaran)
  • 6:00 - 6:05
    Pendidikan, kapasitas bangunan,
    kerjasama dengan pemerintah
  • 6:05 - 6:09
    berdasarkan penghormatan terhadap
    hak-hak kami dan partner yang dipercaya,
  • 6:09 - 6:11
    sebuah tempat di meja negosiasi
  • 6:11 - 6:15
    pada tingkat nasional, regional, dan global.
  • 6:15 - 6:17
    ♪ (dentuman hip-hop dan petikan gitar) ♪
  • 6:17 - 6:21
    Data agregasi ini didasarkan pada etnis
  • 6:21 - 6:24
    tanpa mengumpulkan dan
    menyaring data dengan baik,
  • 6:24 - 6:28
    suku asli bisa salah paham atau
    tetap terlupakan.
  • 6:28 - 6:33
    Suku asli diharapkan untuk ikut
    serta dalam pelaporan dan monitoring.
  • 6:33 - 6:35
    baik secara nasional atau global.
  • 6:35 - 6:36
    ♪ (dentuman hip-hop dan petikan gitar) ♪
  • 6:36 - 6:40
    Jadi, inisiatif diperlukan untuk
    mengatasi masalah tersebut,
  • 6:40 - 6:44
    misalnya Indigenous Navigator,
    yang mengawasi
  • 6:44 - 6:47
    level pengenalan dan implementasi
    atas hak-hak mereka.
  • 6:47 - 6:51
    ♪ (dentuman hip-hop dan petikan gitar) ♪
  • 6:51 - 6:54
    SDG sudah memiliki pendukung
    untuk bekerja
  • 6:54 - 6:57
    yakni United Nations
  • 6:57 - 6:59
    Declaration pada hak-hak
    untuk suku asli
  • 6:59 - 7:02
    serta instrumen UN lainnya.
  • 7:02 - 7:03
    ♪ (dentuman hip-hop dan petikan gitar) ♪
  • 7:03 - 7:08
    Semua itu harus disinergikan
    dalam implementasi SDG,
  • 7:08 - 7:14
    utamanya, melibatkan hak lahan
    suku asli dan integritas budaya.
  • 7:14 - 7:17
    (bell berdering)
  • 7:17 - 7:20
    Apa yang bisa kami lakukan
    sebagai suku asli?
  • 7:22 - 7:24
    Pengetahuan asli dan inovasi,
  • 7:24 - 7:25
    ♪ (musik perkusi dimainkan) ♪
  • 7:25 - 7:28
    produksi pangan berkelanjutan dan
    ketahanan pangan,
  • 7:28 - 7:29
    ♪ (musik perkusi dimainkan) ♪
  • 7:29 - 7:32
    pengetahuan dan nilau untuk
    kehidupan berkelanjutan.
  • 7:32 - 7:34
    ♪ (musik perkusi dimainkan) ♪
  • 7:34 - 7:35
    budaya yang beragam,
  • 7:35 - 7:37
    ♪ (musik perkusi dimainkan) ♪
  • 7:37 - 7:39
    pencegahan konflik,
  • 7:39 - 7:41
    ♪ (musik perkusi dimainkan) ♪
  • 7:41 - 7:43
    konservasi hutan,
  • 7:43 - 7:46
    sumber daya alam dan keanekaragaman hayati,
  • 7:47 - 7:48
    obat-obatan,
  • 7:49 - 7:51
    kerajinan tangan.
  • 7:53 - 7:55
    Dunia seperti apa yang kami harapkan?
  • 7:57 - 8:04
    (anak-anak mengeja)
  • 8:05 - 8:08
    (para wanita berbicara)
  • 8:08 - 8:10
    ♪ (musik perkusi dimainkan) ♪
  • 8:10 - 8:16
    (para wanita berbicara)
  • 8:16 - 8:18
    Kami menginginkan kehormatan dan
    non-diskriminasi.
  • 8:20 - 8:24
    Hak lahan sekarang. Hak lahan sekarang.
  • 8:24 - 8:30
    ♪ (musik perkusi dimainkan) ♪
  • 8:31 - 8:35
    (perempuan berbicara)
  • 8:35 - 8:38
    Pendidikan sangat penting bagi suku asli.
  • 8:38 - 8:40
    Akses untuk pendidikan asli.
  • 8:40 - 8:45
    (orang-orang berdoa)
  • 8:45 - 8:47
    Menyadari kontribusi
  • 8:47 - 8:51
    dari suku asli dalam
    perkembangan berkelanjutan.
  • 8:51 - 8:55
    Kami menginginkan partisipasi dan inklusi
  • 8:55 - 8:58
    dalam perkembangan berkelanjutan.
  • 8:59 - 9:01
    Kesehatan dan kebugaran yang baik.
  • 9:02 - 9:06
    Itu adalah inti dari terhubung
    dengan tanah kelahiranmu,
  • 9:06 - 9:07
    bahasa, budayamu.
  • 9:07 - 9:11
    Hentikan menghancurkan
    tempat tinggal dan wilayah kami.
  • 9:11 - 9:13
    ♪ (musik perkusi dimainkan) ♪
  • 9:13 - 9:15
    (orang-orang protes)
  • 9:16 - 9:20
    (anak-anak berbicara)
  • 9:20 - 9:24
    Dorongan dan penghormatan untuk
    hak-hak wanita suku asli,
  • 9:24 - 9:27
    anak muda, dan orang cacat
    dari suku asli.
  • 9:27 - 9:30
    ♪ (musik perkusi dimainkan) ♪
  • 9:30 - 9:32
    Tujuan keseluruhan pengembangan
    berkelanjutan
  • 9:32 - 9:35
    harus difokuskan pada bahwa
    tidak ada yang tertinggal,
  • 9:35 - 9:39
    serta tidak ada tentang kita,
    tanpa kita.
  • 9:39 - 9:40
    ♪ (musik perkusi dimainkan) ♪
  • 9:40 - 9:44
    Kami, sebagai suku asli,
    memiliki banyak hal untuk diberikan
  • 9:44 - 9:48
    untuk warna masa depan dan
    keamanan planet bumi.
  • 9:48 - 9:51
    SDG tidak akan bisa mencapai tujuannya
  • 9:51 - 9:53
    tanpa partisipasi efektif
  • 9:53 - 9:56
    dan keikutsertaan suku asli.
  • 9:56 - 10:00
    Pelajari lebih lanjut dan apa yang bisa
    kamu lakukan dengan mengunjungi website kami.
  • 10:00 - 10:02
    ♪ (suara shaker) ♪
  • 10:04 - 10:08
    ♪ (musik perkusi dimainkan) ♪
  • 10:09 - 10:13
    ♪ (musik perkusi dimainkan) ♪
  • 10:14 - 10:18
    ♪ (musik perkusi dimainkan) ♪
  • 10:19 - 10:23
    ♪ (musik perkusi dimainkan) ♪
  • 10:24 - 10:28
    ♪ (musik perkusi dimainkan) ♪
  • 10:29 - 10:33
    ♪ (musik perkusi dimainkan) ♪
Title:
Jangan Tinggalkan Siapa Pun - SDGs dan Masyarakat Adat
Description:

more » « less
Video Language:
English
Team:
Amplifying Voices
Project:
Indigenous Peoples' Rights
Duration:
10:40

Indonesian subtitles

Revisions Compare revisions