Para "generasi hutan" hidup berdampingan dengan alam
-
0:01 - 0:04Nama saya
Sevidzem Ernestine Leikeki. -
0:04 - 0:07Saya seorang aktivis iklim dari
Wilayah Barat Laut Kamerun. -
0:08 - 0:10Saya berfokus pada dua bidang:
-
0:10 - 0:11merawat alam
-
0:11 - 0:14dan mendidik generasi penerus
untuk melakukan hal yang sama. -
0:14 - 0:17Kita tak bisa melawan darurat iklim
-
0:17 - 0:20jika kita tak bisa melindungi
dan memperbarui tanah kita. -
0:20 - 0:24Itulah mengapa rekan saya dan saya
di Cameroon Gender and Environment Watch -
0:25 - 0:30berkontribusi untuk memperbarui
Hutan Kilum-Ijim seluas 20.000 hektar. -
0:30 - 0:35Di komunitas saya ada 300.000 orang
yang bergantung pada alam untuk hidup. -
0:35 - 0:39Kami memenuhi kebutuhan harian
dari hutan dan lahan pertanian. -
0:39 - 0:44Tapi sumber daya alam kami
menghadapi banyak tantangan: -
0:44 - 0:45hutan gundul,
-
0:46 - 0:47eksploitasi alam berlebihan,
-
0:47 - 0:51pembabatan dan
konservasi tanah yang buruk. -
0:51 - 0:54Hal ini diperburuk oleh
ketidaksetaraan gender, -
0:54 - 0:56batasan budaya,
-
0:56 - 1:00dan sangat sedikitnya informasi
mengenai kebaikan alam. -
1:00 - 1:03Yang paling buruk adalah
kebakaran hutan. -
1:04 - 1:08Untuk memastikan hutan ini terus hidup
sampai masa mendatang, -
1:08 - 1:10kami mengajari anak-anak
-
1:10 - 1:14jika mereka melindungi hutan,
maka hutan juga akan menjaga mereka. -
1:15 - 1:16Kami mengajari mereka
-
1:16 - 1:20tentang apa artinya mencintai alam
dan mempedulikannya. -
1:20 - 1:24Saya menyebutnya
"mengembangkan generasi hutan". -
1:25 - 1:29Hingga kini, organisasi saya telah
menyediakan pendidikan lingkungan -
1:30 - 1:33kepada lebih dari 50.000 orang
di kawasan Hutan Kilum-Ijum, -
1:33 - 1:3660% di antaranya adalah wanita.
-
1:36 - 1:39Kami mengadakan sesi ramah anak,
setiap minggu di area pembibitan -
1:39 - 1:44yang membahas tentang
pohon-pohon di hutan dan cara merawatnya. -
1:44 - 1:48Melalui radio komunitas,
kami menjangkau banyak orang. -
1:48 - 1:51Kami juga mengembangkan
kesempatan ekonomi. -
1:51 - 1:56Kami telah melatih lebih dari 2.000 orang
di kawasan Hutan Kilum-Ijim -
1:56 - 1:57dalam berternak lebah.
-
1:57 - 2:00Saat kami merekrut peternak lebah,
-
2:00 - 2:03terdapat kesempatan
untuk menyetarakan peluang. -
2:03 - 2:08Kami memberi sarang lebah yaitu
dua untuk wanita dan satu untuk pria. -
2:08 - 2:11Kami juga mengajari mereka
cara memproduksi madu, -
2:11 - 2:13cara mengambil lilin lebah,
-
2:13 - 2:16membuat anggur madu dan jus madu,
-
2:16 - 2:19serta membuat detergen
dan losion dari lilin lebah. -
2:19 - 2:21Saat mereka merawat sarangnya,
-
2:21 - 2:24seisi komunitas mengawasi
supaya tak terjadi kebakaran. -
2:24 - 2:27Pemasukan mereka berasal dari
berternak lebah -
2:27 - 2:29artinya mereka dapat
menanam lebih banyak pohon. -
2:30 - 2:32Ini adalah kesetaraan yang kuat.
-
2:32 - 2:35Madu sepadan pemasukan,
sepadan pekerjaan. -
2:35 - 2:39sepadan persamaan gender,
sepadan konservasi. -
2:39 - 2:41Hingga tahun 2020,
-
2:41 - 2:46kami telah menanam 86.000 pohon
untuk memperbarui Hutan Kilum-Ijim. -
2:47 - 2:52Alam menjadi sekutu utama kita
untuk mencapai target mitigasi iklim. -
2:52 - 2:54Menanam pohon itu penting,
-
2:54 - 2:57namun mengembangkan generasi hutan
juga penting -
2:57 - 3:01sehingga mereka berkembang
dan hidup harmonis dengan alam. -
3:01 - 3:02Terima kasih.
- Title:
- Para "generasi hutan" hidup berdampingan dengan alam
- Speaker:
- Ernestine Leikeki Sevidzem
- Description:
-
more » « less
Kita harus peduli dan hidup berdampingan dengan lingkungan, kata aktivis iklim dan gender, Ernestine Leikeki Sevidzem. Bagaimana melakukannya? Pelihara generasi hutan; mereka yang belajar melindungi alam. Sevidzem menceritakan cara dia mendidik anak-anak dan orang dewasa di Kamerun, mengenai apa artinya mencintai dan melestarikan bumi -- serta mengundang kita untuk membimbing generasi-generasi yang mewarisi pola pikir cara bekerja bersama alam, bukan melawannya.
- Video Language:
- English
- Team:
closed TED
- Project:
- TEDTalks
- Duration:
- 03:02
| Ade Indarta approved Indonesian subtitles for A "forest generation" living in harmony with nature | ||
| Ade Indarta edited Indonesian subtitles for A "forest generation" living in harmony with nature | ||
|
Yolanda Raintina accepted Indonesian subtitles for A "forest generation" living in harmony with nature | |
|
Yolanda Raintina edited Indonesian subtitles for A "forest generation" living in harmony with nature | |
|
Yuliani Supandji edited Indonesian subtitles for A "forest generation" living in harmony with nature |

