Sedang mencari pekerjaan? Tonjolkan kemampuan Anda, bukan pengalaman
-
0:01 - 0:02Anda tahu saya iri pada siapa?
-
0:03 - 0:06Orang yang bekerja
sesuai dengan jurusan kuliahnya. -
0:06 - 0:08(Tawa)
-
0:08 - 0:11Jurnalis yang belajar jurnalisme,
-
0:11 - 0:13insinyur yang belajar keteknikan.
-
0:14 - 0:16Kenyataannya, hal ini tak lagi lazim,
-
0:16 - 0:17melainkan pengecualian.
-
0:17 - 0:21Suatu penelitian tahun 2010 mengungkap
hanya seperempat lulusan -
0:21 - 0:23bekerja di bidang yang berhubungan
dengan jurusannya. -
0:24 - 0:28Saya lulus dengan dua gelar dalam biologi.
-
0:29 - 0:33Orang tua saya cemas
karena saya bukan dokter atau ilmuwan. -
0:33 - 0:35(Tawa)
-
0:35 - 0:38Bertahun-tahun mempelajari
replikasi DNA dan fotosintesis -
0:38 - 0:40tak begitu berguna bagi saya
untuk berkarier dalam teknologi -
0:41 - 0:45Saya harus belajar segala hal sendiri
dari penjualan, pemasaran, strategi, -
0:45 - 0:48bahkan sedikit pemrograman, sendiri.
-
0:49 - 0:52Saya belum pernah
memegang jabatan Manajer Produk -
0:52 - 0:54saat saya mengirimkan resume ke Etsy.
-
0:55 - 0:57Saya telah ditolak Google
dan beberapa perusahaan lain -
0:57 - 0:59dan menjadi frustrasi.
-
1:00 - 1:02Perusahaan ini baru saja go public,
-
1:02 - 1:04jadi untuk lamaran saya,
-
1:04 - 1:07saya harus membaca semua berkas IPO
-
1:07 - 1:11dan membuat situs web dari nol
termasuk analisis saya terhadap bisnisnya -
1:11 - 1:13dan empat ide untuk fitur baru.
-
1:14 - 1:18Ternyata tim mereka sedang giat
mengerjakan dua dari ide saya -
1:18 - 1:20dan serius menimbang yang ketiga.
-
1:21 - 1:22Saya dapat pekerjaan itu.
-
1:25 - 1:28Kita semua tahu orang-orang yang awalnya
diacuhkan atau tak dipandang -
1:28 - 1:30tapi gigih membuktikan bahwa mereka mampu.
-
1:31 - 1:32Kisah favorit saya?
-
1:33 - 1:36Brian Acton, seorang manajer teknik
-
1:36 - 1:39yang ditolak oleh Twitter dan Facebook
-
1:39 - 1:40sebelum mendirikan WhatsApp,
-
1:40 - 1:44yaitu media komunikasi seluler
yang bernilai 19 milyar dolar. -
1:46 - 1:49Sistem perekrutan yang kita bangun
di abad ke-20 telah gagal -
1:49 - 1:52dan membuat kita melewatkan orang-orang
dengan potensi luar biasa. -
1:53 - 1:55Kemajuan robotik dan pembelajaran mesin
-
1:55 - 1:57mentransformasi cara kita bekerja,
-
1:57 - 2:00mengotomasi tugas rutin
dalam berbagai pekerjaan -
2:00 - 2:05tapi juga menambah dan memperkuat
tenaga kerja manusia di bidang lain. -
2:05 - 2:09Di sini, kita seharusnya mengharapkan
pekerjaan yang belum pernah kita lakukan -
2:09 - 2:11semasa sisa karier kita.
-
2:12 - 2:15Jadi, sarana dan strategi apa
yang kita butuhkan -
2:15 - 2:17untuk menemukan pencapai
kinerja tinggi di masa depan? -
2:18 - 2:22Selama mencari jawabannya, saya berbincang
dengan pemimpin di berbagai sektor, -
2:22 - 2:24membaca puluhan laporan dan penelitian
-
2:24 - 2:27dan mengadakan beberapa
percobaan talenta sendiri. -
2:28 - 2:30Pencarian saya jauh dari selesai,
-
2:30 - 2:33tapi berikut adalah
tiga ide yang bisa digunakan. -
2:33 - 2:36Satu: perluas pencarian Anda.
-
2:36 - 2:39Jika kita hanya mencari kandidat
di tempat yang selalu sama... -
2:39 - 2:42program anak berbakat,
sekolah-sekolah papan atas, -
2:42 - 2:43organisasi bergengsi...
-
2:43 - 2:46kita akan mendapatkan hasil
yang sama seperti sebelumnya. -
2:46 - 2:50Bisbol bertransformasi ketika
Oakland Athletics yang kekurangan dana -
2:50 - 2:52mulai merekrut pemain
yang tidak mencetak skor tinggi -
2:52 - 2:55pada metrik nilai yang biasa
digunakan, seperti RBIs, -
2:55 - 2:58tapi memiliki kemampuan
untuk menaikkan angka skor tim -
2:58 - 2:59dan memenangkan pertandingan.
-
3:00 - 3:02Ide ini efektif di luar bidang olahraga.
-
3:02 - 3:05Kepala Desain dan Penelitian di Pinterest
-
3:05 - 3:07bercerita mereka membentuk
tim yang paling beragam -
3:07 - 3:09dan berkinerja tinggi di Silicon Valley
-
3:09 - 3:12karena mereka percaya
bahwa tidak ada seorang pun -
3:12 - 3:14yang memonopoli talenta.
-
3:14 - 3:17Mereka bekerja keras
mencari di luar ranah teknologi -
3:17 - 3:19dan berfokus ke portfolio desainer,
-
3:19 - 3:21bukan asal-usulnya.
-
3:22 - 3:24Kedua: rekrut kinerjanya.
-
3:25 - 3:27Terinspirasi oleh
pengalaman kerja saya sendiri, -
3:27 - 3:30saya mendirikan sarana perekrutan
bernama Headlight, -
3:30 - 3:33yang memberikan kesempatan
bagi kandidat untuk menonjol. -
3:33 - 3:36Seperti tim olahraga dengan uji coba
dan pemain teater dengan audisi -
3:36 - 3:39kandidat harus diminta
menunjukan keterampilan -
3:39 - 3:40sebelum direkrut.
-
3:40 - 3:44Klien kami diuntungkan dari
85 tahun penelitian perekrutan, -
3:44 - 3:45yang menunjukan bahwa sampel kerja
-
3:45 - 3:48adalah salah satu
ciri keberhasilan dalam pekerjaan. -
3:49 - 3:50Jika Anda akan merekrut analis data,
-
3:50 - 3:54beri lembar kerja data historis
dan minta mereka menganalisis. -
3:54 - 3:56Jika Anda merekrut manajer pemasaran,
-
3:56 - 3:58minta mereka merencanakan
kampanye peluncuran produk baru. -
3:58 - 4:02Dan jika Anda kandidat, jangan menunggu
sampai perusahaan meminta. -
4:02 - 4:06Temukan cara untuk memamerkan
keahlian dan kemampuan khusus Anda -
4:06 - 4:09selain resume dan surat lamaran standar.
-
4:09 - 4:12Ketiga: pahami gambaran besarnya.
-
4:13 - 4:16Saya pernah dengar perekrut yang
mencap kandidat 'kutu loncat' -
4:16 - 4:19hanya berdasarkan
satu pekerjaan singkat di resumenya; -
4:19 - 4:23membaca tentang profesor yang cenderung
mengabaikan pesan serupa dari murid -
4:24 - 4:28karena namanya kulit hitam
atau Asia alih-alih kulit putih. -
4:29 - 4:32Saya hampir ditempatkan di
jalur kebutuhan khusus waktu kecil. -
4:32 - 4:34Sebulan masuk TK,
-
4:34 - 4:35guru saya menulis memo satu halaman
-
4:35 - 4:37menyebutkan bahwa saya impulsif,
-
4:37 - 4:39tidak bisa fokus,
-
4:39 - 4:41dan terlepas dari
rasa ingin tahu yang besar, -
4:41 - 4:43saya melelahkan bagi mereka.
-
4:43 - 4:45(Tawa)
-
4:46 - 4:49Kepala Sekolah mengundang
orang tua saya ke suatu pertemuan, -
4:49 - 4:52bertanya pada ibu saya
apakah ada komplikasi saat melahirkan -
4:52 - 4:55dan menyarankan saya
bertemu dengan psikolog sekolah. -
4:55 - 4:56Ayah saya menyadari yang terjadi
-
4:56 - 4:59dan langsung menjelaskan
situasi keluarga kami. -
4:59 - 5:02Karena kami imigran baru,
kami tinggal di loteng -
5:02 - 5:05di suatu rumah yang merawat
orang dewasa dengan cacat mental. -
5:05 - 5:08Orang tua saya bekerja
di malam hari untuk nafkah, -
5:08 - 5:11dan saya tak banyak kesempatan
bermain dengan anak-anak seumuran. -
5:12 - 5:16Apakah sangat mengejutkan bahwa
anak lima tahun yang kurang stimulan -
5:16 - 5:18bisa sedikit lebih bersemangat di kelas TK
-
5:18 - 5:20setelah sepanjang musim panas sendirian?
-
5:21 - 5:24Sampai kita mendapatkan
pandangan menyeluruh tentang seseorang, -
5:24 - 5:28penilaian kita tentang mereka
akan selalu salah. -
5:29 - 5:33Hentikan menyamakan pengalaman
dengan kemampuan, -
5:33 - 5:35rekor pencapaian dengan kompetensi.
-
5:36 - 5:39Berhenti menetapkan pilihan
pada yang aman dan umum -
5:39 - 5:42dan terbukalah untuk
seseorang yang bisa saja luar biasa. -
5:44 - 5:47Pemberi kerja harus meninggalkan
praktik perekrutan yang usang -
5:47 - 5:51dan memakai cara baru
mengidentifikasi dan menyaring talenta, -
5:51 - 5:54dan kandidat bisa membantu
dengan belajar menceritakan kisahnya -
5:54 - 5:56dengan cara yang dahsyat dan memukau.
-
5:57 - 6:01Kita bisa hidup di dunia di mana kita
benar-benar dinilai berdasarkan kemampuan -
6:02 - 6:05dan memiliki peluang untuk mewujudkan
potensi maksimal kita. -
6:06 - 6:08Ayo kita wujudkan.
-
6:09 - 6:10Terima kasih.
-
6:10 - 6:17(Tepuk tangan)
- Title:
- Sedang mencari pekerjaan? Tonjolkan kemampuan Anda, bukan pengalaman
- Speaker:
- Jason Shen
- Description:
-
more » « less
Sangat sedikit orang yang bekerja sesuai dengan pengalaman atau berdasarkan jurusan saat kuliah. Contohnya Residen TED, Jason Shen; ia belajar biologi tapi kemudian menjadi manajer produk di sebuah perusahaan teknologi. Pada ceramah yang singkat dan penuh wawasan mengenai potensi manusia ini, Shen menyampaikan beberapa pemikiran baru tentang cara yang harus dilakukan oleh pencari kerja agar tampak lebih menarik... dan alasan mengapa pemberi kerja harus melihat kemampuan daripada rekor pencapaian.
- Video Language:
- English
- Team:
closed TED
- Project:
- TEDTalks
- Duration:
- 06:30
| Ade Indarta approved Indonesian subtitles for Looking for a job? Highlight your ability, not your experience | ||
| Ade Indarta edited Indonesian subtitles for Looking for a job? Highlight your ability, not your experience | ||
|
Mardiyanto Saahi accepted Indonesian subtitles for Looking for a job? Highlight your ability, not your experience | |
|
Mardiyanto Saahi edited Indonesian subtitles for Looking for a job? Highlight your ability, not your experience | |
|
Mardiyanto Saahi edited Indonesian subtitles for Looking for a job? Highlight your ability, not your experience | |
|
Mardiyanto Saahi edited Indonesian subtitles for Looking for a job? Highlight your ability, not your experience | |
|
Mardiyanto Saahi edited Indonesian subtitles for Looking for a job? Highlight your ability, not your experience | |
|
Abe Felisa edited Indonesian subtitles for Looking for a job? Highlight your ability, not your experience |

