Indonesian subtitles

← Katharina Grosse: Painting with Color | ART21 "Exclusive"

Get Embed Code
18 Languages

Showing Revision 1 created 12/29/2015 by Rosidah Abidin.

  1. [Katharina Grosse: Melukis dengan Warna]
  2. [Studio Katharina Grosse, Berlin, Jerman]
  3. Aku harus menulis puisi ini
    di pergelanganku--
  4. pada lenganku.
  5. Keju Stilton.
  6. Aku akan membuat kartu Natal
    untuk teman-temanku.
  7. Salah satu sisi kartu akan berupa
    foto puisi yang sangat kusukai.
  8. Aku sudah mencatatnya di atas kertas,
  9. dan aku rasa mungkin lebih baik
    pada kulitku.
  10. Saat mulai melukis, aku berhenti membaca.
  11. Saat sekolah, aku suka belajar bahasa
    dan membaca,
  12. dan aku benar-benar berhenti
    saat aku mulai melukis.
  13. Dan aku tak tahu alasannya.
  14. Butuh beberapa saat
    untuk memahami alasannya.
  15. Ini puisi seorang penyair Austria,
  16. bernama Ernst Jandl,
  17. dan ia menciptakan banyak puisi
    sangat fantastis yang bagus, dan...
  18. yah, luar biasa menarik.
  19. Struktur linguistik mendesak Anda
    pada suatu sistem aturan tertentu
  20. di mana segala sesuatu terjadi berurutan,
    dan sangat linear.
  21. Dan aku menyadari bahwa
    lukisan tak memiliki struktur linear;
  22. tapi sinkronitas dalam lukisan luar biasa
    menarik bagi proses pemikiran Anda.
  23. [suara bidikan kamera ponsel]
  24. Oke, kita harus mengulanginya.
  25. Sangat jarang orang membaca sesuatu
    yang condong dan fundamental pada warna.
  26. Kritik modern mengenai konsep
    tentang hal yang Anda lihat
  27. atau yang dihadapi secara politis
    atau sosial;
  28. tapi, lukisan yang didiskusikan dalam
    ruang lingkup warna belum pernah terjadi.
  29. Cukup menarik, warna merupakan
    elemen lukisan yang selalu dibahas
  30. sejak abad ke-17-- pada akademi besar
    di Paris atau di manapun--
  31. sebagai wanita, unsur lukisan kurang
    stabil dan jelas dan tak begitu intelijen,
  32. sementara konsep--garis, lukisan--
  33. bagian lebih lelaki, jelas, progresif
    dan intelijen dari karya seni.
  34. Aku rasa aku hadapi warisan budaya ini
    dengan cara yang menarik,
  35. karena warna merupakan fitur
    teramat sangat penting pada karyaku,
  36. sehubungan dengan dunia kaca
    dan materialis
  37. yang merupakan bagian yang aku lakukan
    saat melukis pada suatu ruang.
  38. Aku suka potensi anarkis warna.
  39. Aku melihat dengan sangat jelas bahwa
    warna sebenarnya mengambil batasan obyek.
  40. Jadi, tak ada lagi hubungan subyek-obyek.
  41. Dan kurasa mungkin inilah warna
    yang berpotensi membuat kita berpikir.
  42. [Galeri Johann König, Berlin, Jerman]
  43. Ini pertama kalinya aku tunjukkan
    karya tulis pada kertas di acara.
  44. Saat aku kembali dari liburan
    berselancar tahunanku, [TERTAWA]
  45. Aku memulai dengan berkarya
    di atas kertas, lalu terus melanjutkannya.
  46. Aku anggap itu menarik sekali
  47. dan aku bisa mengembangkan banyak hal
    secara tepat.
  48. Semua aksi berbeda tertuang
    pada satu permukaan,
  49. sehingga sedikit mirip dengan kekejaman
    dalam film.
  50. yang sedikit mengakselerasi
    dan memadatkan waktu.
  51. Jadi, memperpendek proses pemikiran
    dan berpura-pura.
  52. Selain itu, tak sulit untuk bekerja
    pada format kecil ini
  53. yang bertentangan dengan potongan besar
    di mana resistensi bahan sangat kuat
  54. dan membuat lukisan kurang cair
    dan mudah bergerak.
  55. Apa yang kulakukan dengan karyaku
    adalah semacam
  56. sekilas pemikiran yang melintasi otakku,
  57. dan mungkin melukis
    salah satu cara untuk secara nyata
  58. membuatnya tampak dan dipahami
    oleh diriku.