< Return to Video

2012年12月27日 卢军宏台长接受《中国访谈•世界对话》栏目采访视频实录

  • 0:17 - 0:39
    Hongkong, Tiongkok
  • 0:39 - 0:44
    Master Lu Jun Hong
  • 0:44 - 0:49
    Diberikan gelar "Duta Perdamaian Dunia"
    di berbagai negara
  • 0:49 - 0:53
    Ditunjuk sebagai Justice Of The Peace
    oleh pemerintah Australia
  • 0:53 - 0:57
    Diberikan status profesor
    kehormatan oleh Universitas Siena, Itali
  • 0:57 - 1:01
    Dan diberikan gelar Datuk Malaysia
  • 1:03 - 1:10
    China Talk, Master Lu dari 2OR
    Radio Oriental Australia
  • 1:10 - 1:14
    Halo semuanya,
    selamat datang di program "China Talk"
  • 1:14 - 1:15
    Nama saya Zhang, pembawa acara ini
  • 1:15 - 1:19
    Ketika Anda berbicara tentang Zen Buddhism
    banyak orang akan berpikir tentang biksu Tang
  • 1:19 - 1:23
    Yang mengalami banyak kesulitan untuk
    mengambil kitab suci Buddha
  • 1:23 - 1:27
    Atau biksu Jianzhen yang melakukan perjalanan
    jauh untuk menyebarkan Dharma di Jepang
  • 1:27 - 1:32
    Hari ini, kita memiliki duta besar
    agama Buddhis dari luar negeri
  • 1:32 - 1:36
    Dia adalah Master Lu Junhong dari
    2OR radio oriental Australia
  • 1:36 - 1:45
    Hari ini, kita berada di Hongkong untuk bertemu dengan
    Master Lu dan berbicara tentang Zen Buddhism
  • 1:45 - 1:47
    Halo Master Lu
  • 1:47 - 1:50
    Halo, pembawa acara dan teman-teman
  • 1:50 - 1:57
    Pertama, saya ingin anda menjelaskan konsep
    Zen Buddhisme yang telah saya sebutkan
  • 1:57 - 2:02
    Berdasarkan pengetahuan saya, itu adalah sesuatu yang
    hanya bisa dirasakan dan sulit untuk dijelaskan dengan kata
  • 2:02 - 2:04
    Apakah anda mungkin bisa menjelaskannya?
  • 2:04 - 2:10
    Sebenarnya, budaya Zen
    di China itu sebuah filosofi
  • 2:10 - 2:13
    Sejenis ketenangan,
    sejenis keheningan
  • 2:13 - 2:18
    Jika seseorang dalam kehidupan sehari-hari dapat
    menenangkan hati dan pikirannya,
  • 2:18 - 2:21
    maka dia sudah mencapai pendahuluan zen
  • 2:21 - 2:26
    Itu berarti mereka sudah memahami
    semua hal fisik di dunia ini
  • 2:26 - 2:30
    Pemahaman tersebut membutuhkan
    keadaan pikiran tertentu
  • 2:30 - 2:32
    Itu menunjukkan semacam meditasi zen
  • 2:32 - 2:35
    Itu kenapa ajaran zen dan meditasi itu
    sangat berdekatan
  • 2:35 - 2:41
    Ajaran zen yang paling penting adalah
    mengubah persepsi seseorang
  • 2:41 - 2:46
    Itu sangat penting karena
    saat kita mempelajari Dharma,
  • 2:46 - 2:53
    Ia menekankan bahwa welas asih
    dapat memperbaiki hidup anda
  • 2:53 - 2:57
    Karena banyak ide dan konsep ini telah
    menyimpang di zaman modern
  • 2:57 - 3:02
    Itu kenapa persepsi dan pengertian manusia
    di dunia ini juga menyimpang
  • 3:02 - 3:05
    Sehingga mereka tidak memahami
    tindakan mereka sendiri
  • 3:05 - 3:08
    Itu kenapa semua hal yang
    mereka lakukan telah menyimpang
  • 3:08 - 3:11
    Itu kenapa di Zen, manusia harus
    menenangkan pikiran mereka
  • 3:11 - 3:13
    Tapi intinya Zen itu sangat luar biasa
  • 3:13 - 3:17
    Menjadi tak berbentuk dan tidak melekat
    dengan metode apapun
  • 3:17 - 3:22
    Karena alam manusia, sesuai dengan
    paritta Buddhis, adalah ilusi
  • 3:22 - 3:27
    Itu adalah perspektif dari ruang 3 dimensi,
    itu tidak kekal
  • 3:27 - 3:30
    Ketika sesuatu terjadi, itu sangat sulit
    untuk menenangkan hati
  • 3:30 - 3:39
    Ketika kita hidup di keadaan tidak kekal,
    kita dapat menemukan cara untuk menenangkan diri kita
  • 3:39 - 3:41
    Itu adalah Zen
  • 3:41 - 3:46
    Sebenarnya, pemahaman Zen bagi
    setiap orang itu berbeda
  • 3:46 - 3:49
    Tapi Zen sebenarnya adalah
    tentang mengendalikan pikiran kita
  • 3:49 - 3:53
    Seperti cara kamu melihat dan memecahkan
    masalah di kehidupan sehari-hari
  • 3:53 - 4:00
    Jika saya menjelaskannya seperti ini,
    semoga teman-teman dapat mengerti
  • 4:00 - 4:06
    Prinsip Zen memang luar biasa, bahkan untuk
    pembudidaya yang sudah berpengalaman,
  • 4:06 - 4:07
    Itu sulit untuk dipahami
  • 4:07 - 4:11
    Sejujurnya, saat saya melihat Anda,
    saya merasakan rasa hormat terhadap Anda
  • 4:11 - 4:14
    Untuk mencapai keadaan seperti Anda,
    apa yang harus kita lakukan?
  • 4:14 - 4:19
    Sebenarnya, pengertian seseorang terhadap
    Dharma itu yang paling penting
  • 4:19 - 4:24
    Jika kamu memperbaiki keadaan pikiranmu,
    kamu akan lebih memahami tentang
  • 4:24 - 4:27
    Hal-hal fisik dan non-fisik
  • 4:27 - 4:33
    Jika kamu terobsesi dengan suatu hal,
    mungkin pikiranmu akan mulai menyimpang
  • 4:33 - 4:42
    Dari perspektif Zen, semua hal yang berada di
    dunia ini tidak kekal, mereka hanyalah ilusi
  • 4:42 - 4:47
    Itulah mengapa agama Buddha
    menjelaskan dunia ini seperti mimpi
  • 4:47 - 4:51
    Semua hal yang tidak kekal itu bagaikan mimpi
  • 4:51 - 4:55
    Contohnya, barang yang kita miliki hari ini
    dapat hilang di hari esok
  • 4:55 - 4:59
    Seperti orang tua kita yang membesarkan kita sejak kecil
    mungkin akan meninggal di beberapa tahun lagi
  • 4:59 - 5:02
    Atau anak kita yang meninggalkan kita
    setelah mereka sudah besar
  • 5:02 - 5:07
    Semua hal yang kita miliki tidak kekal,
    pada akhirnya mereka akan hilang
  • 5:07 - 5:09
    Karena kita tidak membawa apa-apa saat kita lahir
    dan tidak mengambil apa-apa saat kita meninggal
  • 5:09 - 5:14
    Kamu harus belajar melihat kebenaran
    akan duniawi ini dan melepaskannya
  • 5:14 - 5:20
    Jika kamu dapat melihat memahami kebenarannya,
    itu berarti kamu sudah mencapai keadaan pikiran Zen
  • 5:20 - 5:30
    Jika kamu tidak lagi tertarik dengan keinginan
    duniawi, maka kamu dapat melepaskannya
  • 5:30 - 5:36
    Setelah kamu melepaskannya, perlahan-lahan
    kamu akan melihat dunia ini sebagai ilusi
  • 5:36 - 5:41
    Dengan begitu, kamu tidak akan lagi
    tertarik dengan banyak hal di alam manusia
  • 5:41 - 5:45
    Kamu tidak akan lagi terobsesi.
    Tanpa obsesi, tidak ada lagi penderitaan
  • 5:45 - 5:50
    Tanpa kekhawatiran, kamu akan
    hidup tenang seperti di Surga
  • 5:50 - 5:56
    Karena penderitaan adalah buatan diri sendiri.
    Jika kamu tidak menciptakannya, itu tidak akan muncul
  • 5:56 - 5:57
    Seperti saat kamu marah
  • 5:57 - 6:01
    Jika kamu tidak membiarkan dirimu merasa terganggu,
    bagaimana kamu bisa marah?
  • 6:01 - 6:03
    Itu kenapa kemarahan adalah buatan diri sendiri
  • 6:03 - 6:12
    Jika kamu tidak mengejar kekayaan atau ketenaran,
    maka kamu akan hidup tanpa khawatir
  • 6:12 - 6:15
    Kamu akan merasa hidup itu menyenangkan
  • 6:15 - 6:19
    Itu kenapa orang sederhana
    akan mendapat kebahagiaan
  • 6:19 - 6:25
    Mohon ceritakan lebih tentang diri Anda.
    Bagaimana Anda mulai mengembangkan diri di Zen?
  • 6:25 - 6:31
    Saya merasa bahwa orang-orang harus
    memiliki pikiran tertentu
  • 6:31 - 6:34
    Pemikiran ini harus bisa
    membimbing dirimu untuk seumur hidup
  • 6:34 - 6:38
    dan mengarahkanmu untuk menemukan hal-hal
    di luar kemampuan kita
  • 6:38 - 6:41
    Ini adalah sebuah
    tingkat kesadaran spiritual
  • 6:41 - 6:49
    Dengan istilah orang awam, jika kita bisa memahami segala
    sesuatu dengan kebaikan dan tanpa memikirkan keburukannya
  • 6:49 - 6:52
    Maka hati kita akan penuh dengan kebaikan
  • 6:52 - 6:58
    Jika hatimu penuh dengan kebencian, kamu
    akan merasa terganggu dengan semua hal kecil
  • 6:58 - 7:04
    Maka saya selalu mengajarkan para umat seperti ini...
  • 7:04 - 7:07
    Apa itu kebencian?
    Apa itu kebaikan?
  • 7:07 - 7:11
    Persepsi kamu bergantung dengan
    kualitas hati dan pikiranmu
  • 7:11 - 7:17
    Jika kamu melihat semua hal sebagai sesuatu
    yang buruk, itu berarti ada kebencian di dalam hatimu
  • 7:17 - 7:22
    Jika kamu melihat semua hal sebagai hal positif
    berarti ada kebaikan di dalam hatimu
  • 7:22 - 7:29
    Maka kamu harus melihat lebih dari dirimu sendiri
    agar kamu bisa memahami dunia ini
  • 7:29 - 7:39
    Seperti cara orang dewasa memperlakukan
    anaknya saat mereka sedang depresi dan sedih
  • 7:39 - 7:43
    Saat kita masih seumur mereka, mungkin
    kita merasakan hal yang sama
  • 7:43 - 7:46
    Karena kamu sudah mengalami apa
    yang mereka sedang alami
  • 7:46 - 7:53
    Maka kamu bisa memberikan mereka
    solusinya atas permasalahan mereka
  • 7:53 - 7:57
    Sebenarnya, jika kamu ingin pelajari Dharma,
    kamu harus memahami Buddha terlebih dahulu
  • 7:57 - 8:03
    Saat kamu memahami seluruh aspek Buddha,
    kamu akan merasa itu sangat baik
  • 8:03 - 8:07
    Kamu akan menyadari bahwa bisa memecahkan
    segala permasalahan duniawi dengan kebijakasanaan
  • 8:07 - 8:15
    Ketika orang tidak bisa memecahkan masalah di
    kehidupannya sehari-sehari, karirnya, dan masalah keluarga
  • 8:15 - 8:21
    Sebenarnya ini adalah rintangan Iblis
  • 8:21 - 8:24
    Kita memanggil ini iblis di dalam diri
  • 8:24 - 8:27
    Apa itu? Itu adalah ketika kita tidak
    bisa berpikir dengan jelas
  • 8:27 - 8:30
    Orang yang bijaksana
    dapat berpikir dengan jelas
  • 8:30 - 8:35
    Tapi kebanyakan orang di dunia ini memiliki
    kecerdasan, bukan kebijaksanaan
  • 8:35 - 8:38
    Kecerdasan digunakan untuk mengukur
    kebaikan dan kekurangan, keuntungan dan kerugian
  • 8:38 - 8:42
    Hari ini, saya untung lebih banyak oleh
    karena itu saya merasa cerdas
  • 8:42 - 8:44
    Tapi orang yang bijaksana suka berbagi
  • 8:44 - 8:48
    Saya memberikan sesuatu kepada orang lain,
    suatu saat saya akan mendapatkan balasannya
  • 8:48 - 8:52
    Sebenarnya, tangan yang memberi
    adalah tangan yang mendapatkan
  • 8:52 - 8:54
    Jika kamu tidak memberi, bagaimana
    kamu bisa mendapatkan?
  • 8:54 - 8:55
    Begitu juga dengan perasaan
  • 8:55 - 9:02
    Untuk melewati batas cinta yang sempit,
    kita harus menggunakan ketulusan
  • 9:02 - 9:09
    Jika menggunakan ketulusan dan welas asih untuk membuat
    orang lain tersentuh, kamu akan mendapatkan lebih banyak
  • 9:09 - 9:15
    Jika kamu ingin menjadi unggul, kamu hanya
    bisa mengandalkan kepercayaanmu terhadap Dharma
  • 9:15 - 9:17
    Terus pelajari dan memahami Dharma
  • 9:17 - 9:23
    Suatu saat kamu akan memahami ajarannya,
    bisa melepaskan dan berpikir dengan jernih
  • 9:23 - 9:33
    Jika kehidupan ini singkat dan pahit, lalu untuk apa
    saya mengejar hal-hal yang membuat saya sengsara?
  • 9:33 - 9:34
    Kamu akan bisa melepaskannya.
  • 9:34 - 9:41
    Di zaman sekarang, banyak
    orang mengejar hal-hal materialistis
  • 9:41 - 9:43
    dan hal-hal materialistis
    ini tidak bisa kita bawa.
  • 9:43 - 9:47
    Bukankah itu malah menjadi
    warisan untuk keturunannya? Iya
  • 9:47 - 9:50
    Semakin banyak kamu kejar, semakin besar warisanmu
  • 9:50 - 10:02
    Kamu menggunakan nyawa, jiwa, dan pikiranmu untuk
    mendapatkan barang-barang yang tidak bisa kamu bawa
  • 10:02 - 10:04
    Maka kerugianmu lebih besar
  • 10:04 - 10:13
    Dengan perspektif ini, kamu akan bisa mencapai
    ketenangan di ajaran Zen
  • 10:13 - 10:17
    Jika kamu berpikiran tenang, kamu tidak akan serakah.
    Jika kamu tidak serakah, kamu tidak akan membenci
  • 10:17 - 10:20
    Tanpa kebencian, kamu
    tidak akan bertindak bodoh
  • 10:20 - 10:24
    Karena jika kamu membenci orang,
    semakin lama kamu menjadi bodoh
  • 10:24 - 10:28
    Untuk benar-benar memahami Zen,
    kamu harus bersikap tenang terlebih dahulu
  • 10:28 - 10:33
    Itu kenapa Zen dan ketenangan
    sering digabungkan menjadi "Meditasi Zen"
  • 10:33 - 10:36
    Menurut saya, penjelasan
    yang Anda berikan sangat baik
  • 10:36 - 10:42
    Paritta Buddha yang menurut banyak orang
    membosankan telah menjadi hal yang dicintai
  • 10:42 - 10:48
    Apa itu pesona budaya Zen dan apa
    alasan orang untuk mencapainya?
  • 10:48 - 10:53
    Tujuan utamanya budaya Zen adalah
    membantu praktisi menjadi bahagia
  • 10:53 - 10:58
    Budaya Zen itu sejenis ilmu psikologi
  • 10:58 - 11:09
    Ilmu psikologi adalah merubah kebahagiaan seseorang
    menjadi pemikiran kognitif untuk memecahkan masalah
  • 11:09 - 11:19
    Pesona budaya Zen adalah kemampuannya
    untuk memecahkan masalah dan hambatan apapun
  • 11:19 - 11:22
    Karena itu paling sulit untuk
    berkomunikasi dengan diri kita sendiri
  • 11:22 - 11:26
    Orang yang paling sulit untuk dikalahkan
    adalah diri mereka sendiri
  • 11:26 - 11:34
    Oleh karena itu, kita dan pikiran kita akan bebas
    setelah menang melawan diri sendiri
  • 11:34 - 11:41
    Orang yang dikalahi oleh dirinya sendiri tidak akan
    pernah bisa melihat kebenaran yang ada di semesta ini
  • 11:41 - 11:48
    Sama seperti ketika kita benar-benar memahami
    sesuatu setelah kita menganalisanya
  • 11:48 - 11:52
    Jika kamu tidak bisa, kamu akan merasa
    itu adalah sesuatu yang sangat sulit
  • 11:52 - 11:55
    Sebenarnya, mengapa
    kita peduli akan semua itu?
  • 11:55 - 11:58
    Yang lalu sudah berlalu
    Fokus dengan yang sekarang
  • 11:58 - 12:01
    Jika kamu bisa fokus dengan masa kini,
    itu akan lebih berharga dibandingkan 2 esok hari
  • 12:01 - 12:03
    Masa lalu sudah berlalu.
  • 12:03 - 12:06
    Diamond Sutra menjelaskan bahwa
    masa lalu tidak bisa digenggam
  • 12:06 - 12:08
    Masa kini tidak bisa digenggam,
    masa lalu juga tidak bisa digenggam
  • 12:08 - 12:10
    Masa lalu sudah berlalu
  • 12:10 - 12:12
    Masa depan belum datang
  • 12:12 - 12:15
    Hari ini juga akan menjadi masa lalu
  • 12:15 - 12:20
    Inilah mengapa Dharma mengajarkan semua
    orang untuk bisa melepaskan segalanya
  • 12:20 - 12:24
    Jangan mengejar hal-hal
    kecil di kehidupan sehari-harimu
  • 12:24 - 12:28
    Hal-hal kecil ini hanya akan membebankanmu
    dan membuatmu menderita
  • 12:28 - 12:36
    Maka orang-orang yang benar-benar
    memahami Dharma dan intisarinya
  • 12:36 - 12:41
    Kita harus melepaskan dan tidak terikat dengan sesuatu
  • 12:41 - 12:44
    Ikatan adalah salah satu penyebab kamu tersakiti
  • 12:44 - 12:46
    Karena kita memiliki 3 racun duniawi:
    Keserakahan, kebencian dan kebodohan
  • 12:46 - 12:54
    Itu kenapa kita tidak mampu mengendalikan
    emosi dan berempati dengan orang lain
  • 12:54 - 12:59
    Jika ini berlanjut, dia akan perlahan-lahan rugi besar
  • 12:59 - 13:06
    Mungkin kamu melihat dirimu sebagai orang yang hebat
    dan itu malah akan menyebabkanmu rugi lebih besar
  • 13:06 - 13:08
    Kamu tidak akan untung
  • 13:08 - 13:15
    Yang kamu perlu dapatkan adalah kedamaian hati
    dan bukan kenyamanan materialistis
  • 13:15 - 13:20
    Karena kedamaian hati itu akan bertahan lama,
    sedangkan kenyamanan materialistis itu sementara
  • 13:20 - 13:24
    Seperti saat kita masih kecil,
    kita sangat ingin mainan mobil
  • 13:24 - 13:28
    Selalu meminta kepada orang tua
    untuk membelinya, tapi setelah sudah dibeli,
  • 13:28 - 13:33
    Mainannya akan dibuang kurang
    sebelum 1 bulan dan akan kamu lupakan
  • 13:33 - 13:35
    Itu hanya bersifat sementara.
  • 13:35 - 13:38
    Jika kamu benar-benar merasa
    bahwa orang tuamu mencintaimu,
  • 13:38 - 13:41
    Maka kamu akan selalu mengingatnya di hatimu.
    "Orang tua saya mencintai saya"
  • 13:41 - 13:45
    Itu kenapa saya selalu merasa ada orang yang
    bisa saya andalkan. Ini adalah kedamaian hati
  • 13:45 - 13:51
    Itu jauh lebih baik dibandingkan kenyamanan materialistis
  • 13:51 - 14:00
    Dari tahun 1998, Anda menggunakan siaran radio untuk
    menyebarkan Dharma dan budaya Zen ke seluruh dunia
  • 14:00 - 14:02
    Ini sudah berlangsung selama 14 tahun
  • 14:02 - 14:06
    Bagaimana cara Anda mendapatkan cinta
    dan dukungan semua orang?
  • 14:06 - 14:11
    Sekarang media sosial sudah sangat berkembang
  • 14:11 - 14:22
    Dan internet sudah sangat luas maka itu adalah
    tempat yang baik untuk orang-orang mempelajari Dharma
  • 14:22 - 14:25
    Awalnya saya memang
    bekerja di bidang industri media.
  • 14:25 - 14:30
    Maka saya suka menggunakan media untuk
    memperkenalkan budaya tradisional Tiongkok
  • 14:30 - 14:34
    Sebenarnya budaya tradisional Tiongkok
    memiliki sejarah yang panjang
  • 14:34 - 14:38
    Itu adalah budaya yang berkembang
    dengan baik dan berakar dalam
  • 14:38 - 14:40
    Sudah ada selama ribuan tahun
  • 14:40 - 14:44
    Sedangkan lagu populer akan dilupakan
    setelah beberapa tahun aja
  • 14:44 - 14:51
    Meskipun budaya ini sudah sangat tua,
    mengapa masih disebarkan sampai hari ini?
  • 14:51 - 14:56
    Karena ia memiliki daya tarik
    dan sejarah yang panjang
  • 14:56 - 15:05
    Saya merasa itu paling penting untuk pendengar
    untuk mengerti dan mempercayaimu
  • 15:05 - 15:12
    Untuk sekarang, tujuan saya adalah membantu memecahkan
    masalah asmara, stress dan tekanan hidup orang lain
  • 15:12 - 15:17
    Saya sering menggunakan beberapa ajaran Buddhis
    untuk menghilangkan pikiran buruk orang lain
  • 15:17 - 15:20
    Karena banyak orang memiliki
    pikiran yang tidak jernih,
  • 15:20 - 15:25
    Saya telah membesarkan anak ini, tapi mengapa
    dia malah memperlakukan saya dengan buruk?
  • 15:25 - 15:30
    Saya akan memberitahunya bahwa itu
    adalah hukum sebab dan akibat
  • 15:30 - 15:33
    Seperti hukum Newton
  • 15:33 - 15:39
    Dharma menekankan hukum sebab akibat karena
    kamu akan mendapatkan apa yang kamu lakukan
  • 15:39 - 15:45
    Karena kamu sudah menanam sebab,
    maka akibatnya akan datang suatu saat nanti
  • 15:45 - 15:49
    Hari ini, saya perlakukan orang dengan baik,
    dan mereka akan perlakukanmu dengan baik
  • 15:49 - 15:54
    Hari ini saya belajar dengan rajin, saya pasti
    akan menjadi orang yang pintar
  • 15:54 - 16:02
    Hari ini saya sudah menanam kebajikan dalam hati saya dengan
    berpikir untuk membantu orang lain dan mencintai mereka
  • 16:02 - 16:05
    Maka semua orang akan membantu dan mencintaimu
  • 16:05 - 16:07
    Ini adalah hubungan sebab dan akibat
  • 16:07 - 16:11
    Saya mengatakan kepada dia, ada alasan
    mengapa anaknya memperlakukan dia seperti itu
  • 16:11 - 16:14
    Dharma mengatakan bahwa
    karma di 3 masa kehidupan
  • 16:14 - 16:18
    Itu kenapa ketika orang tua melihat bahwa
    anak mereka tidak berbakti,
  • 16:18 - 16:24
    Mereka mengatakan bahwa anak mereka adalah
    penagih hutang karma. Fakta ini memiliki alasannya
  • 16:24 - 16:29
    Beberapa anak memang dilahirkan untuk membayar hutang karma
    dan beberapa menagih hutang karma ke kedua orang tuanya
  • 16:29 - 16:35
    Jika kita memahaminya seperti ini, itu akan
    menjadi dampak baik untuk negara dan masyarakat
  • 16:35 - 16:39
    Jika tidak, itu akan menyebabkan perpecahan
    antara keluarga dan masyarakat
  • 16:39 - 16:44
    Jika mereka tahu bahwa mereka berhutang
    banyak di kehidupan lampau,
  • 16:44 - 16:46
    maka mereka akan merasa lebih nyaman.
  • 16:46 - 16:50
    Mereka akan berpikir bahwa mereka akan
    fokus untuk membayar hutang karma
  • 16:50 - 16:56
    Dari perspektif ilmu kemasyarakatan,
    semakin kamu merasa kasihan terhadap anakmu,
  • 16:56 - 16:58
    Anakmu akan lebih memahamimu
  • 16:58 - 17:03
    Jika kamu mempunyai perasaan seperti, "Saya telah
    membesarkanmu dan kamu harus membalas budi kepada saya"
  • 17:03 - 17:05
    Sebenarnya, kamu akan rugi lebih banyak.
  • 17:05 - 17:07
    Pada akhirnya, anak akan meninggalkanmu
  • 17:07 - 17:10
    Ini adalah perubahan pola pikir
  • 17:10 - 17:15
    Menggunakan konsep Dharma untuk
    mengubah pemikiran manusia
  • 17:15 - 17:19
    Menggunakan pemikiran Dharma
    agar manusia tidak lagi serakah
  • 17:19 - 17:31
    Saat baru pertama kali datang ke Australia, mereka sangat
    kagum karena melihat rumah disana besar dan indah,
  • 17:31 - 17:40
    Tapi ketika mereka diundang ke rumah yang lebih besar,
    dan mereka kembali ke rumah yang lama, mereka kecewa
  • 17:40 - 17:42
    Mereka merasa dirugikan
  • 17:42 - 17:45
    Penderitaan ini
    disebabkan oleh mereka sendiri.
  • 17:45 - 17:47
    Berpuas diri akan
    membuat kita bahagia
  • 17:47 - 17:49
    Jika kamu tidak pernah serakah, kamu selalu bahagia
  • 17:49 - 17:54
    Saat kamu serakah, kamu tidak akan bahagia
  • 17:54 - 17:58
    Itu kenapa hati dan pikiranmu menentukan
    semua hal di sekitarmu
  • 17:58 - 18:01
    Tindakan dan pikiranmu itu sama
  • 18:01 - 18:03
    Jika kamu bisa mengendalikan
    pikiranmu dengan baik
  • 18:03 - 18:07
    Bisa memahami bahwa apa yang
    seharusnya kamu miliki akan kamu dapatkan
  • 18:07 - 18:11
    Apa yang tidak seharusnya kamu miliki, kamu tidak
    akan berharap dan memohon untuk mendapatkannya
  • 18:11 - 18:14
    Itulah milikmu yang sebenarnya
  • 18:14 - 18:18
    Memiliki pemikiran seperti ini
    akan membuat hidupmu lebih tenang
  • 18:18 - 18:21
    Kamu akan merasa bahwa
    tidak ada hal yang perlu kamu kejar
  • 18:21 - 18:24
    Meskipun saya mengejarnya, saya
    akan berserah kepada jodoh
  • 18:24 - 18:28
    Jika saya telah berusaha dan berhasil
    mendapatkannya, maka ini adalah milik saya
  • 18:28 - 18:32
    Jika saya telah berusaha dan gagal,
    itu berarti bukan milik saya
  • 18:32 - 18:36
    Pola pikir seperti ini dapat membuat
    orang tidak terkena sakit mental
  • 18:36 - 18:41
    Karena penyakit mental bisa
    menyebabkan penyakit fisik lainnya
  • 18:41 - 18:43
    Dulu, kita hanya mengutamakan
    kesehatan jasmani
  • 18:43 - 18:47
    Tapi sekarang, kita mengutamakan
    kesehatan rohani dan jasmani
  • 18:47 - 18:50
    Kesehatan mental itu lebih penting
    dibandingkan kesehatan jasmani
  • 18:50 - 18:53
    Banyak penyakit jasmani
    disebabkan oleh masalah di pikiran
  • 18:53 - 18:57
    Jika kamu memikirkan hal-hal yang tidak baik,
    itu akan menyebabkan stres
  • 18:57 - 18:59
    dan itu akan menghancurkan pikiran
  • 18:59 - 19:03
    Jika kamu orang yang sering marah, kamu lebih
    mungkin menderita penyakit jantung
  • 19:03 - 19:10
    Jika kamu memiliki masalah pencernaan, itu karena
    kamu mengalami kesulitan di masa lalu
  • 19:10 - 19:16
    Ketika orang depresi, pencernaan
    mereka akan terpengaruhi
  • 19:16 - 19:19
    Ini sudah dibuktikan oleh ilmu kedokteran
  • 19:19 - 19:26
    Itu kenapa dengan mempelajari XLFM dan Zen, itu
    membantu pikiran praktisi menjadi tenang, tanpa hasrat
  • 19:26 - 19:28
    ataupun kebencian terhadap orang lain
  • 19:28 - 19:32
    Ini adalah kunci untuk mencapai
    perdamaian di masyarakat
  • 19:32 - 19:36
    Perdamaian juga mengandalkan empati.
  • 19:36 - 19:40
    Jika kamu bisa memahami
    perasaan semua orang,
  • 19:40 - 19:42
    Rasa cinta akan muncul di dalam dirimu.
  • 19:42 - 19:46
    Setelah seseorang memiliki rasa cinta, mereka
    akan memberikan cinta ini kepada orang lain
  • 19:46 - 19:58
    Kemudian hati dan pikiranmu akan bebas dari hambatan
    dan merasakan rasa cinta yang lebih besar
  • 19:58 - 20:03
    Orang-orang harus lebih sering menunjukkan rasa
    cinta mereka terhadap orang lain
  • 20:03 - 20:06
    karena itu akan mengembangkan welas asih
  • 20:06 - 20:10
    Welas asih adalah semua orang
    menerima rasa cintamu
  • 20:10 - 20:21
    Itulah kenapa saya percaya bahwa Dharma adalah solusi
    untuk mengubah sifat buruk manusia di zaman modern ini
  • 20:21 - 20:26
    Di topik sebelumnya, Anda mengatakan
    kata "Pembinaan diri"
  • 20:26 - 20:31
    Berdasarkan pengetahuan saya, Anda memiliki
    sekitar 5 juta orang yang mengikutimu membina diri
  • 20:31 - 20:34
    Menurut saya, Dharma itu sangat amat rumit.
  • 20:34 - 20:40
    Bagaimana anda bisa menyederhanakannya sehingga
    menjadi mudah untuk dipahami di zaman modern?
  • 20:41 - 20:50
    Ketika seseorang dapat mengekspresikan ide mereka
    dan menyebarkannya kepada orang lain
  • 20:50 - 20:56
    Mereka akan mempererat
    jodoh mereka dengan Dharma
  • 20:56 - 20:59
    Seperti guru terhadap muridnya
  • 20:59 - 21:04
    Muridnya seringkali melakukan
    kesalahan karena kurangnya pengetahuan,
  • 21:04 - 21:08
    Setelah mereka berbuat kesalahan,
    kamu memberitahukan saranmu kepadanya
  • 21:08 - 21:09
    Mereka pasti akan menerimanya
  • 21:09 - 21:13
    Mengapa banyak orang ingin
    mengikuti saya belajar Dharma?
  • 21:13 - 21:15
    Karena dulu mereka tidak mengerti.
  • 21:15 - 21:24
    Mereka mengira, "Kamu adalah istri saya,
    kamu harus mematuhi saya, kamu milik saya"
  • 21:24 - 21:30
    Mereka tidak sadar bahwa
    semua ini adalah jodoh
  • 21:30 - 21:34
    Jika ada jodoh ini masih ada, berarti masih ada.
    Jika keesokan harinya hilang, berarti sudah tidak ada
  • 21:34 - 21:39
    Maka kamu harus
    belajar menghargai jodoh
  • 21:39 - 21:43
    Saya selalu menyebarkan
    konsep ini kepada mereka.
  • 21:43 - 21:49
    Setelah istrimu menikahimu,
    dia melakukan banyak hal untukmu
  • 21:49 - 21:51
    Melahirkan anak untukmu
  • 21:51 - 21:58
    Seorang istri rela berkorban segalanya
    hanya demi merawat keluarga kecilnya
  • 21:58 - 22:04
    Sebagai seorang pria, apakah kamu masih
    akan memperlakukan istrimu seenaknya?
  • 22:04 - 22:05
    - Apakah benar?
    - Iya
  • 22:05 - 22:11
    Sebagai pria dia juga mengalami banyak
    tekanan hidup, tapi tidak bisa dia utarakan
  • 22:11 - 22:14
    Maka dia sangat stres
  • 22:14 - 22:17
    Itu kenapa rata-rata jangka hidup pria
    lebih pendek dibanding wanita
  • 22:17 - 22:22
    Itu kenapa kamu lebih sering melihat
    nenek-nenek dibanding kakek-kakek
  • 22:22 - 22:31
    Sebagai tambahan, mungkin kamu tahu bahwa lebih
    banyak praktisi wanita dibandingkan praktisi pria
  • 22:31 - 22:40
    Itulah mengapa jangka hidup wanita lebih panjang
    daripada pria karena mereka diberkati oleh Pu Sa
  • 22:40 - 22:43
    Mereka membutuhkan semacam pembebasan
  • 22:43 - 22:46
    Mereka membutuhkan cara untuk
    memecahkan masalah di dalam dirinya
  • 22:46 - 22:50
    Itu kenapa Dharma mengatakan bahwa
    menyelesaikan masalah adalah yang paling penting
  • 22:50 - 23:01
    Jika seseorang bisa mengikis jodoh buruknya,
    mereka dapat menghasilkan lebih banyak jodoh baik
  • 23:01 - 23:02
    Mengapa seperti itu?
  • 23:02 - 23:05
    Karena ketika jodoh buruk muncul,
    pikiranmu akan tidak jernih
  • 23:05 - 23:09
    Dia tidak menyadari bahwa itu adalah jodoh buruk,
    maka dia akan terus membuat karma buruk
  • 23:09 - 23:12
    dan ini menjadi siklus yang berbahaya
  • 23:12 - 23:16
    Saat terjadi permasalahan rumah tangga,
    kamu seharusnya berpikir,
  • 23:16 - 23:19
    "Apakah saya sebelumnya berbuat salah?"
  • 23:19 - 23:24
    "Apakah saya penyebabnya?
    Apakah itu alasan orang itu memarahi saya?"
  • 23:24 - 23:25
    "Ini adalah balasan karmanya"
  • 23:25 - 23:28
    "Saya harus mengubah diri"
  • 23:28 - 23:31
    "Saya harus perlakukan dia dengan baik dan
    dia akan memperlakukan saya dengan baik"
  • 23:31 - 23:37
    Jika kamu mengerti tentang sebab dan akibat,
    kamu bisa menggunakannya untuk kebaikanmu
  • 23:37 - 23:40
    maka kamu akan terus
    mendapatkan sebab dan akibat baik
  • 23:40 - 23:47
    Harus memberitahukan kepada seluruh dunia bahwa Dharma adalah
    solusi terbaik untuk memecahkan semua masalah di kehidupan kita
  • 23:47 - 23:50
    Karena Dharma menyebarkan welas asih
  • 23:50 - 23:55
    Sama seperti bapak Sun Yat-sen
    yang menggalakan cinta besar
  • 23:55 - 23:59
    Konfusianisme menganjurkan belas kasihan
  • 23:59 - 24:05
    Semua hal berkaitan dengan cinta....
    cinta besar, kasih sayang dan welas asih
  • 24:05 - 24:11
    Ketika kamu mulai mengasihani semua makhluk, kamu
    tidak akan lagi memukuli bahkan memaki mereka
  • 24:11 - 24:14
    Sebaliknya, kamu merasa ingin melakukan
    lebih banyak untuk mereka
  • 24:14 - 24:17
    "Saya harus perlakukan mereka lebih baik"
  • 24:17 - 24:21
    Ini adalah salah satu cara terbaik untuk
    menyelesaikan permasalahan
  • 24:21 - 24:28
    Inilah mengapa saya mengatakan kepada para pendengar
    untuk lebih berempati dan welas asih terhadap sesama
  • 24:28 - 24:31
    Menjadi manusia itu sangat kasihan
    karena manusia pasti akan sakit
  • 24:31 - 24:36
    Ketika kamu mulai membenci seseorang, lihatlah sisi
    menyedihkannya mereka dan kebencianmu akan hilang
  • 24:36 - 24:41
    Ketika kebencianmu hilang,
    maka benih kebencian itu akan hancur
  • 24:41 - 24:46
    Dan benih kebencian itu tidak memiliki
    kesempatan untuk berkecambah di dalam dirimu
  • 24:46 - 24:50
    Tanpa benih kebencian, hatimu akan
    memiliki benih welas asih
  • 24:50 - 24:53
    Orang yang penuh dengan kebaikan
    tidak akan memiliki kebencian
  • 24:53 - 24:57
    Seseorang yang selalu membenci,
    pasti dia tidak akan memiliki kebaikan hati
  • 24:57 - 25:01
    Maka kamu harus berusaha keras untuk
    terus menanam benih kebaikan di dalam dirimu
  • 25:01 - 25:08
    Dharma mengatakan, "Kamu harus menempatkan
    Buddha di dalam alam bawah sadarmu tingkat ke 8"
  • 25:08 - 25:14
    "Di dalam diri saya, hanya ada kebaikan, mengasihi
    semua makhluk, cinta dan tidak ada kebencian"
  • 25:14 - 25:17
    Kehidupan orang seperti ini akan
    dipenuhi dengan keindahan yang tak terbatas
  • 25:17 - 25:21
    Inilah mengapa ada banyak orang yang
    ingin belajar Dharma dengan saya
  • 25:21 - 25:24
    Mereka sudah menyelesaikan
    banyak permasalahan rumah tangganya
  • 25:24 - 25:32
    Meskipun mereka jatuh sakit, tapi mereka memiliki keyakinan
    bahwa asalkan bisa merawat diri sendiri dan berpikiran terbuka,
  • 25:32 - 25:33
    Maka kesehatan mereka akan membaik
  • 25:33 - 25:38
    Ada sebuah perkataan bahwa
    "Kebahagiaan menjauhkan penyakit"
  • 25:38 - 25:41
    Inilah mengapa orang yang bisa
    berpikiran terbuka selalu sehat dan bahagia
  • 25:41 - 25:44
    Sedangkan orang yang tidak
    berpikiran terbuka akan depresi
  • 25:44 - 25:54
    Ketidakmampuan berpikir terbuka adalah
    penyebab dari banyak penyakit
  • 25:54 - 25:58
    Harus selalu berpikiran
    terbuka dan jernih
  • 25:58 - 26:02
    Tapi yang lebih penting lagi adalah
    mengutamakan untuk berwelas asih
  • 26:02 - 26:06
    Pu Sa mengatakan untuk
    mengutamakan welas asih
  • 26:06 - 26:12
    Saya selalu mengatakan kepada semua orang untuk baik
    hati, welas asih, berempati, dan ramah dengan orang lain
  • 26:12 - 26:16
    Dengan begitu, orang lain juga
    akan perlakukanmu dengan baik
  • 26:16 - 26:20
    Anda berbicara tentang hati dan pikiran dan
    saya setuju bahwa itu adalah yang penting
  • 26:20 - 26:27
    Mengapa Anda terus menyebarkan XLFM?
    Apa tujuannya?
  • 26:27 - 26:32
    Tindakan seseorang dimulai
    dari hati dan pikirannya
  • 26:32 - 26:39
    Jika niat itu berada di otaknya, maka itu akan diproses
    dan mengarahkan perkataan dan tindakan orang itu
  • 26:39 - 26:42
    Niat seseorang itu sangat penting
  • 26:42 - 26:46
    Hati dan pikiran dapat dibagi menjadi 2 kategori:
    hati dan pikiran luar dan dalam
  • 26:46 - 26:48
    Hati dan pikiran dalam itu adalah baik
  • 26:48 - 26:51
    Dharma mengatakan bahwa
    ini adalah sifat dasar manusia
  • 26:51 - 26:58
    Sedangkan hati dan pikiran luar itu telah tercermar
    oleh keinginan duniawi seperti keserakahan, keinginan,
  • 26:58 - 27:03
    kebencian, kecemburuan, semua ini adalah
    karakteristik hati dan pikiran luar
  • 27:03 - 27:09
    Tujuan XLFM adalah mengajarkan bagaimana caranya
    untuk menyingkirkan pikiran yang telah tercemar tersebut
  • 27:09 - 27:16
    Agar mereka bisa menumbuhkan kebaikan
    dan kemurnian hati dari sifat dasar mereka
  • 27:16 - 27:22
    Itulah mengapa saya seringkali
    menjelaskan untuk memahami XLFM
  • 27:23 - 27:29
    Setelah kamu merubah hati dan pikiranmu, maka
    tindakan, pikiran, dan perkataanmu juga akan berubah
  • 27:29 - 27:34
    Jika pikiran seseorang tidak jernih,
    perkataan dan tindakannya tidak akan baik
  • 27:34 - 27:36
    Cara berpikir mereka juga tidak akan baik
  • 27:36 - 27:45
    Jika pikiran, tindakan dan perkataan seseorang itu baik,
    itu berarti pikiran mereka sangat bersih
  • 27:45 - 27:49
    XLFM berharap orang-orang bisa
    bertindak sesuai hati nuraninya
  • 27:49 - 27:55
    Apapun yang mereka lakukan, itu harus
    berasal dari kebaikan hati dan sifat dasar mereka
  • 27:55 - 28:04
    XLFM ingin semua orang untuk memiliki
    hati penuh dengan cinta dan harmonis
  • 28:04 - 28:14
    Dunia ini akan menjadi lebih baik jika semua
    orang memiliki hati yang penuh dengan cinta
  • 28:14 - 28:18
    Menurut saya Dharma
    bukan hanya untuk para biksu
  • 28:18 - 28:23
    Sebagai peneliti Dharma dan
    penyebar budaya Zen dan XLFM,
  • 28:23 - 28:29
    Bagaimana menurut Anda hal-hal tersebut
    dapat merubah hidup seseorang?
  • 28:29 - 28:34
    Pertama, kamu harus
    praktikkan apa yang kamu pelajari.
  • 28:34 - 28:40
    Jika kamu pelajari Dharma dan tidak mempraktikkannya,
    itu sama saja kamu tidak mempelajarinya
  • 28:40 - 28:45
    Banyak orang mempelajari Dharma, tapi tidak
    mempraktikkannya di kehidupan sehari-hari
  • 28:45 - 28:52
    Dharma harus digabungkan
    dengan kehidupan sehari-hari kita
  • 28:52 - 28:59
    Kita harus membandingkan tindakan kita dengan
    standar Dharma untuk mendisiplinkan diri kita
  • 28:59 - 29:04
    Kita harus menahan diri untuk tidak menyakiti
    orang lain untuk keuntungan diri sendiri
  • 29:04 - 29:07
    Kita tidak boleh menyakiti orang lain
  • 29:07 - 29:10
    Dengan begitu, hatimu akan tetap murni
  • 29:13 - 29:20
    Beberapa tahun yang lalu, menteri
    keuangan AS diberikan Penghargaan Nobel
  • 29:20 - 29:24
    Ketika dia diwawancarai, mereka bertanya
    dia lulus dari universitas mana?
  • 29:24 - 29:31
    Dia mengatakan bahwa dia tidak kuliah.
    Dia hanya mempelajari banyak hal di sekolah dasar
  • 29:31 - 29:34
    Dia mengatakan bahwa sekolah
    dasarnya adalah universitas dia
  • 29:34 - 29:38
    Wartawan bertanya bagaimana bisa seperti itu?
  • 29:38 - 29:43
    Dia menjawab bahwa manusia hanya perlu
    mengejar kebutuhan dasar kehidupan sehari-hari
  • 29:43 - 29:49
    Mengganti rugi biaya kerusakan, membagikan
    penghasilan mereka kepada orang lain,
  • 29:49 - 29:54
    Selalu baik hati dan bantu orang lain,
    mengganti rugi jika merusak fasilitas umum
  • 29:54 - 29:58
    Jika kita berbuat salah, kita harus minta maaf
  • 29:58 - 30:04
    Tapi sekarang, karena keinginan materialistis lebih kuat
    dibandingkan keinginan rohaninya
  • 30:04 - 30:09
    Banyak orang bingung yang mana
    salah dan yang mana yang benar
  • 30:09 - 30:12
    Orang pikir bahwa yang semua orang
    lakukan itu adalah benar
  • 30:12 - 30:19
    Ketika orang-orang tidak menerima bahwa perlakuanmu benar,
    maka perbuatanmu akan dianggap salah oleh mereka
  • 30:19 - 30:25
    Inilah mengapa kita harus memberitahukan
    semua orang betapa pentingnya kerohanian
  • 30:25 - 30:31
    Ketika seseorang berpikir baik, mereka pasti
    akan mendapatkan balasan baik
  • 30:31 - 30:37
    Ketika jiwa mereka buruk,
    maka di dalam hatinya hanya ada keburukan
  • 30:37 - 30:42
    Sifat dasar manusia itu pada dasarnya baik.
    Kita harus mengembalikan sifat dasar manusia
  • 30:42 - 30:48
    Agar mereka menemukan
    hati nuraninya kembali
  • 30:48 - 30:54
    Menurut saya, sangat penting untuk menggabungkan
    Dharma dengan kehidupan kita sehari-hari
  • 30:54 - 30:57
    dan mendisiplinkan diri berdasarkan
    standar seorang Pu Sa dan Buddha
  • 30:57 - 30:59
    Pu Sa tidak akan memarahi orang lain,
    Pu Sa tidak akan memukuli orang
  • 30:59 - 31:02
    Pu Sa juga tidak mengkhianati orang lain
  • 31:02 - 31:09
    Jika di zaman modern semua orang bersikap dan
    bertindak dengan baik, dunia ini akan menjadi lebih baik
  • 31:09 - 31:18
    Dharma harus ditanam dalam pikiran semua
    orang agar kehidupan mereka penuh dengan cahaya
  • 31:18 - 31:25
    Jika seseorang memiliki Dharma, memahami Dharma dan
    XLFM, jiwa mereka pasti bercahaya
  • 31:25 - 31:30
    Karena mereka tidak berani melakukan hal buruk,
    mereka takut dengan balasan karma
  • 31:30 - 31:34
    Jika saya melakukan hal buruk kepada orang lain,
    saya akan mendapatkan balasan buruk
  • 31:34 - 31:39
    Jika saya mengatakan hal buruk kepada orang di
    belakangnya, mereka juga akan melakukan yang sama
  • 31:39 - 31:43
    Jika saya tidak pernah berkata buruk
    tentang orang di belakangnya,
  • 31:43 - 31:46
    maka saya tidak akan mengalami orang lain
    melakukan itu kepada saya
  • 31:46 - 31:55
    Lepaskan kebiasaan buruk kita,
    perbaiki dan membina sifat kebuddhaan kita
  • 31:55 - 32:00
    Jika kamu bisa tenang, kamu
    bisa tegar menghadapi kehidupan ini
  • 32:00 - 32:04
    Saya merasa bahwa ini adalah
    bagian dari keharmonisan sosial
  • 32:05 - 32:09
    Zen memiliki kemampuan untuk menggema
    di dalam diri seseorang
  • 32:09 - 32:13
    Itu mengapa ada begitu banyak pengikutnya
  • 32:13 - 32:19
    Isinya masih sangat relevan,
    maka daya tariknya tetap ada
  • 32:19 - 32:25
    Menurut Anda, mengapa isinya masih tetap relevan
    meskipun waktu selalu berjalan?
  • 32:25 - 32:31
    Itu karena Zen mengajarkan cara mengikuti suatu jalan,
    tetapi tidak melekat kepada jalan tersebut
  • 32:31 - 32:36
    Mengikuti alur jalan saja.
    Itu adalah konsep dasarnya Zen
  • 32:36 - 32:45
    Ketika seseorang mempunyai kebiasaan buruk,
    kita harus menggunakan Zen untuk mengubahnya
  • 32:45 - 32:52
    Mengikuti perkembangan zaman modern, keinginan
    materialistis meningkat drastis dan orang mudah kecewa
  • 32:52 - 32:56
    Itulah mengapa kita ingin
    mereka melepaskan obsesinya
  • 32:56 - 33:00
    Kita ingin mereka melihat sifat
    asli dari benda-benda duniawi tersebut
  • 33:00 - 33:05
    Sifat asli benda tersebut itu tidaklah kekal
  • 33:05 - 33:09
    Berdasarkan pandangan Dharma,
    kita memanggilnya kefanaan
  • 33:09 - 33:15
    Pengertian kefanaan adalah ketidakkekalan
    atau hanya bersifat sementara
  • 33:15 - 33:23
    Agar kita bisa mengikuti Dharma dan Zen untuk
    memecahkan masalah mental kita,
  • 33:23 - 33:28
    Itu masih tergantung
    dengan keadaan situasinya
  • 33:28 - 33:32
    Contohnya, dulu, anak-anak tidak
    memiliki banyak permintaan
  • 33:32 - 33:35
    Seperti saat kita masih muda
  • 33:35 - 33:37
    Sedangkan zaman sekarang,
    anak-anak ada banyak keinginan
  • 33:37 - 33:42
    Di keadaan ini, kita harus memasukkan
    kebijaksanaan di dalam pikiran mereka
  • 33:42 - 33:50
    Contohnya mengajarkan mereka cara
    hemat dan membina diri
  • 33:50 - 33:55
    Kita tidak merusak atau membuang barang.
    Ini adalah dasar yang harus dilakukan orang
  • 33:55 - 33:59
    Untuk mempelajari Zen, kita harus menenangkan pikiran
  • 33:59 - 34:04
    Alasan mengapa banyak orang tua tidak bisa melakukannya
    karena mereka hanya berdebat dengan anaknya
  • 34:04 - 34:08
    Saat mereka melihat bahwa anaknya
    membuat kesalahan, mereka marah
  • 34:08 - 34:10
    Pikiran mereka tidak bisa tenang
  • 34:10 - 34:14
    Jika orang tuanya tenang,
    mereka bisa membalasnya seperti ini
  • 34:14 - 34:20
    "Apakah kamu tahu? Dulu, hidup mama seperti ini.
    Keadaanmu sekarang sudah sangat baik, hargai lah"
  • 34:20 - 34:23
    Ibu-ibu tidak boleh berdebat dengan anaknya
  • 34:23 - 34:28
    Mereka harus memenangkan mereka dengan
    moral dan tata krama
  • 34:28 - 34:33
    Yang harus mereka turunkan kepada
    anaknya adalah moral, bukan harta warisan
  • 34:33 - 34:36
    Jika kamu menurunkan harta warisan,
    suatu saat nanti akan habis
  • 34:36 - 34:40
    Sedangkan warisan moral, mereka akan
    mendapatkan manfaatnya untuk seumur hidup mereka
  • 34:40 - 34:45
    Zen mengajarkan orang untuk menjadi lebih tenang
  • 34:45 - 34:51
    Untuk merasakan bahwa semua hal
    yang terjadi itu apa adanya
  • 34:51 - 35:01
    Jalankan hidup setenang mungkin dan
    berubah saat keadaan di sekitarmu berubah
  • 35:01 - 35:08
    Seperti ini, hidupmu tidak akan kacau
  • 35:08 - 35:10
    Banyak orang tua seperti itu.
  • 35:10 - 35:13
    Karena di program acara radio saya,
    ada seorang penelepon,
  • 35:13 - 35:18
    Dia menelpon dan mengatakan bahwa
    anaknya tidak mau mendengarkan dia
  • 35:18 - 35:22
    dan dia memiliki gaya rambut yang aneh
  • 35:22 - 35:25
    Dia mengatakan bahwa gaya rambutnya mirip dengan
    pengkhianat China di zaman dulu
  • 35:25 - 35:35
    Dia tidak menyukainya tapi anaknya mengatakan
    bahwa banyak orang terkenal melakukan yang sama
  • 35:35 - 35:37
    Ini adalah contoh perbedaan generasi
  • 35:37 - 35:45
    Saya mengatakan kepada ayahnya untuk mempelajari
    Dharma untuk menenangkan diri dan memahami anaknya
  • 35:45 - 35:47
    Kemudian, dia bisa menjelaskan kepada anaknya
  • 35:47 - 35:50
    Terkadang ideologimu mungkin tidak benar
  • 35:50 - 35:57
    Kamu harus menahan diri dan hilangkan
    keegoisanmu untuk beradaptasi di zaman modern
  • 35:57 - 36:03
    Tapi jika benar, kamu harus gigih.
    Jika tidak, lepaskan saja
  • 36:03 - 36:07
    Ini juga termasuk cara Zen untuk menggunakan
    ketidakaktifan untuk mengendalikan keaktifan
  • 36:07 - 36:13
    Saat ada 2 orang yang berdebat, jika salah
    satunya diam, maka tidak akan terjadi konflik
  • 36:13 - 36:18
    Ada sebuah pepatah yang berbunyi
    "Kamu perlu 2 tangan untuk bertepuk"
  • 36:18 - 36:24
    Itu semua tentang menjaga sikap kita
  • 36:24 - 36:29
    Dengan ini, kamu bisa tenang dan
    menunjukkan kebijaksanaanmu
  • 36:29 - 36:35
    Jika seseorang bisa tenang meskipun dia menghadapi
    situasi yang buruk, berarti dia sudah ada solusinya
  • 36:35 - 36:40
    Jika dia tidak bisa tenang, maka dia
    tidak akan menemukan solusinya.
  • 36:40 - 36:42
    Dia akan bertindak lebih ceroboh
  • 36:42 - 36:47
    Ketika panik, dia malah
    melakukan tindakan ceroboh
  • 36:47 - 36:50
    Itulah mengapa sangat penting
    untuk bisa bersikap tenang
  • 36:50 - 36:53
    Karena ketenangan hanya bisa dicapai
    dengan disiplin menaati sila
  • 36:53 - 36:57
    Ketika kamu bisa mengendalikan pikiran dan
    menghilangkan keinginan diri sendiri
  • 36:57 - 37:02
    Maka hidupmu akan lebih tenang
  • 37:02 - 37:08
    Saat kamu pikir bahwa sesuatu itu bukan milikmu,
    mengapa terobsesi dengan menginginkannya?
  • 37:08 - 37:12
    Kamu tidak peduli, maka pikiranmu bisa tenang
  • 37:12 - 37:17
    Hanya setelah kita menaati sila dan mencapai
    ketenangan pikiran, maka kebijaksanaanmu akan terbuka
  • 37:17 - 37:23
    Itu kenapa Dharma mengajarkan sila,
    ketenangan dan kebijaksanaan
  • 37:23 - 37:30
    Saat Anda mulai menyebarkan budaya Zen,
    bagaimana para umat memberikanmu masukan?
  • 37:30 - 37:36
    Dan tanda kehormatan apa yang Anda miliki yang
    menunjukkan kontribusi Anda ke dunia ini?
  • 37:36 - 37:46
    Saya sangat bersyukur dengan para pendengar saya
    dan juga para umat Buddhis
  • 37:46 - 37:51
    Itu semua karena pemahaman mereka dengan
    budaya Zen dan XLFM
  • 37:51 - 37:58
    Hanya dengan memahami,
    mereka bisa tercerahkan
  • 37:58 - 38:05
    Di dalam Dharma, orang yang tercerahkan itu
    berarti mereka memiliki suatu kesadaran
  • 38:05 - 38:07
    Jika kamu paham, maka kamu sadar
  • 38:07 - 38:11
    "Apakah yang saya lakukan benar atau salah?"
    Jika kamu mengerti, maka kamu telah tercerahkan
  • 38:11 - 38:16
    Jika orang ini melakukan hal buruk tapi tidak sadar
    bahwa itu buruk, orang ini belum tercerahkan
  • 38:16 - 38:23
    Jika orang ini melakukan hal baik dan mereka sadar bahwa
    mereka harus melanjutkannya, berarti mereka sudah tercerahkan
  • 38:23 - 38:26
    Kesadaran dan pencerahan
    berkaitan satu sama lain
  • 38:26 - 38:28
    Seseorang yang memiliki kesadaran,
    memiliki sebuah perasaan
  • 38:28 - 38:32
    Seseorang yang memiliki perasaan,
    memiliki kesadaran
  • 38:32 - 38:36
    Itu kenapa di Australia sendiri, saya memiliki
    seratus ribuan pengikut
  • 38:36 - 38:44
    Saya merasa terhomat untuk diberikan
    "Penghargaan Perdamaian Dunia" tahun lalu
  • 38:44 - 38:53
    Itu untuk agama Buddha dan itu berasal
    dari Unity of Faiths Foundation, Inggris
  • 38:53 - 38:57
    Saya berada bersama tokoh agama yang lain.
    Itu adalah pengalaman yang mengesankan
  • 38:57 - 39:00
    Ketika saya berdiri di panggung, saya merasa
    saya berada di dunia harmonis
  • 39:00 - 39:13
    Karena di samping saya adalah
    tokoh agama Katolik, Kristen, Islam, Hindu
  • 39:13 - 39:17
    dan tokoh-tokoh dari agama lain. Mereka semua
    berada di panggung bersama saya
  • 39:17 - 39:20
    dan saya sebagai perwakilan agama Buddha
    mendapatkan penghargaannya
  • 39:20 - 39:23
    Saya merasa bahagia dan terhormati
  • 39:23 - 39:28
    Saya merasa bahwa agama Buddha
    telah diterima oleh agama lain
  • 39:28 - 39:34
    Untuk budaya Zen Tiongkok bisa berdiri di panggung global,
    itu akan memberikan dorongan untuk Tiongkok,
  • 39:34 - 39:37
    Warganya dan juga orang Tionghoa di negara lain
  • 39:37 - 39:42
    Dunia ini membutuhkan empati dan kedamaian
  • 39:42 - 39:48
    Dharma mengutamakan welas asih. Kita dapat
    mendapatkan empati dari agama lain
  • 39:48 - 39:54
    Di belakang panggung, kita makan
    bersama dan saling menyapa
  • 39:54 - 39:57
    Semuanya memiliki kepercayaan berbeda dan
    memakai pakaian yang berbeda
  • 39:57 - 40:00
    Semuanya bahagia dan kita seperti keluarga besar
  • 40:00 - 40:02
    Di panggung kita berdiskusi secara terbuka
  • 40:02 - 40:13
    Itu kenapa saya merasa kita harus perlakukan diri kita dan
    satu sama lain dengan cinta dan harmonis
  • 40:13 - 40:17
    Karena kita sudah dilahirkan sebagai manusia,
    maka kita harus melihat cinta sebagai tujuan akhir
  • 40:17 - 40:22
    Karena jika seseorang tidak memiliki rasa cinta,
    mereka akan kehilangan kehidupan dan pemikiran manusianya
  • 40:22 - 40:31
    1 Oktober tahun ini, saya juga dihargai
    the British Community Honours Award
  • 40:31 - 40:37
    Semua ini menunjukkan semacam persetujuan
    oleh masyarakat barat terhadap kita
  • 40:37 - 40:39
    dan juga terhadap penyebaran XLFM
  • 40:39 - 40:43
    Saya pasti akan terus menyebarkan budaya Zen
  • 40:43 - 40:49
    Di perjalanan saya ke universitas Harvard, saya akan
    berbicara dengan para professor yang terhormat
  • 40:49 - 40:52
    dan juga dengan professor medis AIDS
  • 40:52 - 40:55
    Mereka akan melakukan kerjaan sukarela untuk saya
  • 40:55 - 41:02
    Mereka semua suportif terhadap budaya Zen.
    Dan juga di AS,
  • 41:02 - 41:07
    mereka telah membangun yayasan sumbangan untuk XLFM
  • 41:07 - 41:18
    Saya berpikir bahwa ini bisa berkembang dengan baik dan berubah
    menjadi kekuatan yang mendorong kita ke dunia lebih harmonis
  • 41:18 - 41:25
    Ini adalah pesona budaya Zen dan
    sesuatu yang XLFM harus lakukan
  • 41:25 - 41:34
    Untuk menyebarkan Dharma secara luas dan juga budaya
    tradisional China untuk memiliki pengaruh lebih besar
  • 41:34 - 41:37
    Menurut Anda, aspek apa lagi yang perlu ditingkatkan?
  • 41:37 - 41:48
    Pertama, itu penting sekali untuk membuat lebih banyak
    orang tertarik untuk mempelajari tentang Zen dan XLFM
  • 41:48 - 41:52
    Kedua, itu adalah menyebarkan
    budaya Tiongkok ke luar negeri
  • 41:52 - 42:01
    Kemudian kepercayaan dan pemahaman
    budaya itu sendiri. Itu juga sangat penting.
  • 42:01 - 42:08
    Seperti sekolah konfusianisme yang mengajarkan
    orang barat, orang Tionghoa di negara lain,
  • 42:08 - 42:16
    dan generasi selanjutnya agar mereka memahami
    apa yang nenek moyang mereka lakukan
  • 42:16 - 42:22
    Tiongkok kuno memiliki ribuan tahun sejarah
  • 42:22 - 42:26
    Kita harus berkontribusi lebih banyak
    terhadap dunia yang lebih harmonis
  • 42:26 - 42:33
    Hanya empati yang bisa mengumpulkan
    dukungan dan bantuan dari orang di seluruh dunia
  • 42:33 - 42:40
    Itulah mengapa lebih banyak orang harus
    mempelajarinya. Itu penting
  • 42:40 - 42:45
    Dan untuk diri saya sendiri, saya pasti akan
    berkontribusi dan bekerja keras di aspek ini
  • 42:45 - 42:52
    Saya berharap XLFM dapat menjernihkan
    pikiran semua orang di dunia ini
  • 42:52 - 42:57
    Dan membersihkan kotoran batin mereka
  • 42:57 - 43:02
    Pikiran semua orang telah tercemar dengan
    keserakahan, kebencian dan kebodohan
  • 43:02 - 43:07
    Ini bukanlah bagian dari sifat dasar manusia.
    Sifat dasar manusia sangatlah baik
  • 43:07 - 43:13
    Saya berharap sifat dasar orang dapat
    bersinar di antara masyarakat
  • 43:13 - 43:19
    Dengan cara ini, kita bisa mencapai
    perdamaian dunia dan ketenangan pikiran
  • 43:19 - 43:25
    Setelah berdiskusi dengan Anda, saya tiba-tiba ingat
    tentang seorang Biksu yang mengatakan bahwa
  • 43:25 - 43:31
    Orang yang melihat kekayaan sebagai ketenangan
    pikiran dan bukan benda-benda materialistis,
  • 43:31 - 43:33
    memiliki keadaan yang lebih sehat
  • 43:33 - 43:38
    Bagaimana Anda melihat dan
    menjelaskan ini dari pandangan XLFM?
  • 43:38 - 43:45
    Jika kamu mengejar kekayaan materialistis,
    maka ketika kekayaan tersebut hilang,
  • 43:45 - 43:51
    Kamu akan kehilangan makna hidup dan pikiran
    dan tubuhmu akan runtuh
  • 43:51 - 44:01
    Beberapa tahun yang lalu ketika krisis keuangan terjadi di
    Hongkong, banyak rumah sakit jiwa penuh dengan pasien
  • 44:01 - 44:06
    Ketika pasien ini masuk ke rumah sakit jiwa,
    apakah kamu tahu apa yang dilakukan dokter?
  • 44:06 - 44:10
    Karena para pasien menghabiskan
    energi mereka melihat pasar saham,
  • 44:10 - 44:16
    Saat mereka melihat pasar saham turun,
    jiwa mereka juga menurun
  • 44:16 - 44:20
    Maka dokter membuat simulasi pasar saham
  • 44:20 - 44:24
    dan mereka membuat saham yang pasien itu
    investasikan naik ke atas
  • 44:24 - 44:26
    Mereka menggunakan cara ini
    untuk menyembuhkan mental pasien
  • 44:26 - 44:32
    Manusia tidak boleh melekatkan hidup mereka
    dengan objek materialistis
  • 44:32 - 44:37
    Setelah benda itu hilang, maka mental
    orang itu akan hancur
  • 44:37 - 44:46
    Jika jiwamu mempunyai sebuah pegangan dan kamu
    tidak memohon maupun serakah akan benda-benda duniawi
  • 44:46 - 44:49
    Apa yang kamu miliki itu karena
    sudah seharusnya kamu dapatkan
  • 44:49 - 44:52
    Dengan pola pikir seperti ini, kamu tidak
    akan dijatuhkan oleh benda-benda duniawi
  • 44:52 - 44:55
    Jika suatu benda muncul,
    karena itu datang secara alami
  • 44:55 - 45:00
    Jika besok hilang,
    saya tidak akan sedih atau sakit
  • 45:00 - 45:05
    Jika saya mendapatkan benda tersebut,
    saya juga tidak akan bahagia berlebihan
  • 45:06 - 45:08
    Bersikap biasa saja.
  • 45:08 - 45:10
    Ini lah yang dimaksud
    dengan ketenangan dan Zen
  • 45:10 - 45:18
    Itu kenapa ketika pikiran seseorang dapat melebihi benda,
    benda tersebut bisa digunakan dengan lebih efektif
  • 45:18 - 45:22
    Ketika seseorang mendapatkan solusi, karena dia
    memiliki pikiran yang lebih kuat,
  • 45:22 - 45:28
    Dia akan menjadi lebih tulus menjalani hidupnya
    dan melaksanakannya lebih baik
  • 45:28 - 45:34
    Dia merasa ada kebenaran di dalam dirinya,
    maka ketika dia berbicara, tidak ada yang dia sembunyikan
  • 45:34 - 45:37
    Itulah mengapa pemikiran dia bisa
    diterima dan disetujui dari orang lain
  • 45:37 - 45:41
    Jika di pikiranmu, semua yang kamu pikirkan
    adalah benda materialistis,
  • 45:41 - 45:45
    Contohnya, jika perbincangan ini tidak berhasil,
    maka kamu akan dipecat
  • 45:45 - 45:54
    Kamu akan bertindak gegabah dan akan melakukan
    apapun untuk mendapatkan yang kamu inginkan
  • 45:54 - 45:57
    Ini disebut dengan penyimpangan
  • 45:57 - 46:01
    Kegelapan dan tidak benar
  • 46:01 - 46:12
    Mengapa itu penting untuk mengendalikan pikiran kita
    untuk mengatasi keinginan materialistis?
  • 46:12 - 46:20
    Karena jika tidak, kita akan bersikap
    seperti kuda liar yang tersesat di hutan
  • 46:20 - 46:26
    Langkah pertama untuk mengatasi keinginan
    materialistis adalah pengendalian diri
  • 46:26 - 46:31
    Konsep "Jalan Tengah" mengajarkan
    agar pemikiran manusia tidak menyimpang
  • 46:31 - 46:34
    Apa yang seharusnya milik kita,
    pasti akan kita dapatkan
  • 46:34 - 46:37
    Konsep "Jalan Tengah" mengajarkan
    manusia untuk memiliki kebijaksanaan
  • 46:37 - 46:44
    Jika kamu bisa menjalani hidup sesuai konsep
    "Jalan Tengah", maka kehidupanmu akan lancar
  • 46:44 - 46:47
    Jangan memihak salah satu sisi
  • 46:47 - 46:52
    Konsep "Jalan Tengah" juga memberikan
    ketenangan pikiran
  • 46:52 - 46:58
    dan dapat menahankan keinginan materialistis dan
    tidak membiarkannya mengendalikan dirimu
  • 46:58 - 47:04
    Banyak orang melakukan kejahatan karena
    mereka tidak bisa mengendalikan keinginan mereka
  • 47:04 - 47:09
    Sangat penting mengendalikan
    pikiran dan jiwa kita sendiri
  • 47:09 - 47:13
    Jika kamu bisa mencapainya, maka kamu bisa
    menjadi makhluk sempurna
  • 47:13 - 47:20
    Terima kasih Master Lu. Saya sekarang memiliki
    pemahaman lebih dalam tentang budaya Zen
  • 47:20 - 47:25
    Saya sangat berterima kasih kepada Anda
    untuk menjadi tamu di program China Talk
  • 47:25 - 47:29
    Para penonton sekalian, Episode China Talk
    hari ini sudah berakhir
  • 47:29 - 47:31
    Terima kasih sudah menonton,
    sampai jumpa kembali
Title:
2012年12月27日 卢军宏台长接受《中国访谈•世界对话》栏目采访视频实录
Description:

more » « less
Video Language:
Chinese, Simplified
Duration:
47:31

Indonesian subtitles

Incomplete

Revisions