-
Acara Tanya Jawab Seputar Metafisika
Ceramah Master Lu
Auckland, 2 Desember 2012
-
Yang terhormat para praktisi sesama
dan umat Buddha,
-
yang terhormat para hadirin,
-
selamat datang menghadiri Acara Tanya
Jawab Metafisika, Selandia Baru 2012
-
yang diselenggarakan oleh
Stasiun Radio Oriental Australia.
-
Master penyebar Dharma Lu Junhong
-
adalah kepala stasiun
Radio Oriental Australia.
-
Beliau telah menyebarkan ajaran Buddha
-
dan budaya tradisional Tiongkok
selama 20 tahun.
-
Master Lu dengan semangat
welas asih agung Bodhisattva Guanyin
-
menyelamatkan semua makhluk tanpa pamrih,
melalui belajar Buddha dan melatih batin,
-
mengubah takdir diri sendiri,
-
tak terhitung pasien penyakit parah,
kelompok pengangguran,
-
orang-orang yang
keluarganya tidak bahagia,
-
melalui penyelamatan welas asih Master Lu,
-
penyakit sembuh secara ajaib,
hidup mendapatkan kembali harapan,
-
keluarga bahagia,
karier lancar, tubuh sehat,
-
kisah-kisah keajaiban
yang tak terhitung jumlahnya,
-
oleh karena itu Master Lu juga
dihormati sebagai Bodhisattva hidup,
-
inkarnasi Bodhisattva Guanyin.
-
Menyebarkan budaya Tiongkok,
mempelajari intisari ajaran Buddha,
-
meneliti dunia totem,
memupuk semangat ajaran Konfusius,
-
XLFM yang didirikan Master Lu,
di seluruh dunia telah menciptakan
-
gelombang besar belajar Buddha
dan melatih batin.
-
Dalam beberapa tahun terakhir,
jejak penyebaran Dharma Master Lu
-
telah menjangkau berbagai tempat
di seluruh dunia,
-
termasuk Amerika Utara,
Asia, Eropa, Australia,
-
dan lebih dari seratus negara
dan wilayah,
-
lebih dari 5 juta orang mengikuti Master
untuk belajar Buddha dan melatih batin.
-
Situs web Master Lu bahkan dalam waktu
3 tahun jumlah klik melampaui 18 juta.
-
Umat tersebar di seluruh dunia,
mencakup semua lapisan masyarakat,
-
kelompok yang mendapat
manfaat tidak terhitung jumlahnya.
-
Sebagai penyebar ajaran Buddha,
pembimbing spiritual jiwa manusia,
-
Master Lu Jun Hong telah membantu
5 juta orang di seluruh dunia
-
mendapatkan pembebasan batin,
mengubah takdir,
-
lepas dari penderitaan dan
memperoleh kebahagiaan,
-
mengingat kontribusi luar biasa
yang telah dilakukan Master Lu
-
untuk perdamaian dunia dan
perkembangan peradaban manusia,
-
pada bulan Juli 2012,
-
yang diselenggarakan oleh London Inggris,
Konferensi Persatuan Agama Dunia,
-
Master Lu memperoleh kehormatan
Penghargaan Perdamaian Dunia ini
-
dan gelar Duta Perdamaian
Dunia Tahun Ini,
-
pada bulan Oktober
-
juga memperoleh Penghargaan Kontribusi
Khusus Komunitas Etnis Persemakmuran Perak
-
yang diberikan di Majelis Tinggi
Parlemen Inggris.
-
Pada bulan September 2012,
-
Master Lu Junhong diundang ke Universitas
Harvard untuk memberikan ceramah,
-
menyebarkan budaya Tiongkok
dan intisari ajaran Buddha,
-
hingga ke akademik tertinggi dunia.
-
Prestasi dan kehormatan ini
bukan hanya
-
dari kalangan agama dunia,
akademik, masyarakat arus utama,
-
merupakan pengakuan tertinggi
terhadap Master Lu Junhong
-
yang puluhan tahun seperti sehari,
-
menyebarkan ajaran Buddha,
menyelamatkan semua makhluk secara luas,
-
tetapi juga merupakan kebanggaan
tertinggi kita para praktisi Buddha XLFM.
-
Hari ini cahaya Buddha Bodhisattva
Guanyin bersinar ke mana-mana,
-
nektar tersebar di segala penjuru.
-
Master Lu Junhong telah datang ke Selandia
Baru dengan penuh kesibukan perjalanan,
-
menjalin ikatan baik
dengan semua makhluk,
-
percayalah pertemuan berjodoh hari ini,
-
pasti dapat membuka bab
terbaru kehidupan Anda.
-
Susunan acara pertemuan kami
sebagai berikut,
-
pertama, akan mengundang beberapa
praktisi ke panggung untuk berbicara,
-
kemudian, Master Lu akan memberikan
ceramah untuk kami,
-
selanjutnya, akan ada praktisi
naik ke panggung,
-
berbagi dengan kami pengalaman
dan pemahaman belajar Buddhanya,
-
kemudian, Master Lu akan melihat
totem di tempat, menjawab pertanyaan.
-
Peradaban Tiongkok, sumbernya jauh
dan alirannya panjang,
-
budaya tradisional,
dikembangkan dan dibesarkan,
-
kebijaksanaan ajaran Buddha,
bermanfaat bagi semua makhluk.
-
Master Lu Junhong
memadukan kebijaksanaan
-
ajaran Buddha yang paling tinggi
dan harmonis,
-
dengan hakikat kehidupan.
-
Melalui ajaran BHFF,
membuat orang
-
mendapat pencerahan kebijaksanaan,
mencapai pencerahan kehidupan.
-
Sekarang, mari kita berikan
tepuk tangan yang paling meriah
-
untuk Master Lu Junhong
yang terhormat dan welas asih.
-
Mari berikan tepuk tangan
atas pemberian bunga
-
dari umat untuk Master Lu Junhong.
-
Pertama-tama
-
terima kasih kepada umat Buddha
Selandia Baru
-
dan para pemimpin masyarakat setempat,
-
terima kasih kepada teman-teman
yang telah berupaya
-
untuk pertemuan Dharma Selandia Baru,
-
terima kasih kepada naga langit
pelindung Dharma,
-
Bodhisattva Guanyin
yang penuh welas asih,
-
memungkinkan kita memiliki jodoh
-
untuk datang ke negara tetangga
yang indah Selandia Baru
-
untuk menyebarkan ajaran Buddha.
-
terima kasih semuanya.
-
Sekarang bencana alam dan
bencana manusia terus terjadi,
-
orang sangat sulit mengendalikan
emosi mereka sendiri,
-
tidak ingin bertengkar tetapi tetap
bertengkar,
-
sangat sedih namun
tidak bisa mengendalikan diri,
-
setiap hari berkata melepaskan
tetapi tidak bisa melepaskan,
-
semua ini berhubungan dengan jiwa.
-
Orang harus belajar
mengendalikan diri mereka sendiri,
-
Karena ketika seseorang dapat
mengendalikan diri mereka sendiri,
-
kamu dapat mengendalikan
jiwa kamu sendiri,
-
yaitu harus mengendalikan
jiwa mereka sendiri,
-
karena jiwa adalah yang paling penting,
jadi bukan hanya kesehatan tubuh,
-
tetapi kesehatan tubuh dan jiwa.
-
jiwa kamu sehat
maka tubuh kamu baru bisa sehat,
-
Kesehatan tubuh dan jiwa adalah
tujuan masa depan,
-
sehat secara spiritual,
penuh kegembiraan Dharma,
-
tubuh baru akan sehat.
-
Tanah yang indah ini Selandia Baru,
-
menurut laporan media,
-
setiap tahun ada 14.000 gempa bumi
besar dan kecil;
-
dan sekarang perang Palestina-Israel telah
menyebabkan ratusan orang tewas;
-
organisasi kecelakaan kerja PBB global
telah menghitung bahwa
-
setiap detik ada 1,8 orang meninggal,
-
setiap hari ada 15-18 ribu
orang meninggal;
-
Shanghai setiap tahun ada 35 ribu
orang meninggal karena kanker usus.
-
Umat manusia harus memiliki kepercayaan,
-
meminta Tuhan dan Bodhisattva
untuk membantu kita,
-
ini sudah menjadi masalah yang harus
dipikirkan orang di dunia setiap hari.
-
Kita sendiri harus berpikir untuk
menyelamatkan diri kita sendiri,
-
orang lain baru dapat
menyelamatkan kita.
-
jika kamu bahkan diri sendiri pun
tidak bisa menyelamatkan diri sendiri,
-
maka orang lain tidak dapat
menyelamatkan kamu.
-
Baru-baru ini Master menerima surat,
-
ada sepasang suami istri yang baru
menikah dua bulan sudah mau bercerai,
-
jodoh buruk kehidupan lampau meledak;
-
menikah bertahun-tahun
tidak punya anak,
-
[dokter apa pun sudah diperiksa,
obat apa pun sudah diminum,]
-
berlatih XLFM membaca sutra
2 bulan langsung hamil;
-
masih ada seorang orang dalam
keadaan vegetatif,
-
seluruh keluarga membaca sutra,
-
dengan ajaib terbangun—
ini semua manfaat berlatih XLFM.
-
Mengapa orang yang berusia lanjut,
ibu tua banyak ayah tua sedikit,
-
pikirkan mengapa?
-
Karena orang yang belajar Buddha
dan berlatih hati banyak ibu tua,
-
jadi ibu tua hidup lebih lama.
-
Banyak orang ingin ada orang mulia
yang membantu,
-
orang mulia, sebenarnya adalah
kamu membantu orang lain,
-
orang lain kemudian
sebaliknya membantu kamu,
-
ini adalah orang mulia.
-
Selalu ingin mendapat bantuan
dari orang lain,
-
tetapi tidak ingin membantu orang lain,
-
diri sendiri tidak memiliki orang mulia;
-
orang yang memberi sedekah dan
bantuan kepada orang,
-
baru bisa mendapat bantuan orang lain,
baru bisa sering bertemu orang mulia;
-
[Jangan berkata "Saya ini orang
tidak ada orang mulia yang membantu."
-
Saya harap kalian berpikir baik-baik,]
-
orang yang sering membantu orang lain,
-
pasti bisa sering mendapat
bantuan dari orang mulia.
-
Setiap hari berbicara tentang
balasan karma,
-
tetapi tidak tahu apa itu balasan karma,
-
sederhananya,
-
[apa yang disebut pembalasan?
-
Pembalasan yang sederhana adalah]
-
yaitu kamu memaki dia,
dia langsung memaki kamu,
-
atau kamu di belakang menjebak
orang lain, lalu dijebak orang;
-
[tetapi dia tahu setelahnya,
dia akan melaporkan kamu,
-
dia akan mengejarmu,
membuat kamu masuk penjara,
-
ini adalah pembalasan besar.]
-
balasan karma medan energi,
-
yaitu semua orang memaki dia,
dia akan tubuh tidak sehat,
-
semua orang mengatakan dia baik,
tubuh sehat nasib baik.
-
[orang ini pasti akan tubuh baik,
semuanya baik,
-
jadi ini disebut pembalasan medan energi,
-
semoga semua orang
memahami prinsip-prinsip ini.]
-
Ketika seseorang mengambil
buku Buddha untuk dibaca,
-
ketika seseorang ingin membantu
orang lain,
-
berkah dan jodohnya mulai ditanam.
-
Ketika seseorang ingin berbuat baik
kepada orang
-
maka menanam ladang berkah,
-
mendapat buku Buddha
maka menanam benih Buddha.
-
Budaya Zen Tiongkok mengatakan,
hidup adalah penderitaan,
-
sudah menderita berapa banyak
setelah kita datang ke dunia?
-
Manusia datang sendirian dan
akhirnya pergi sendirian lagi,
-
kehidupan adalah menderita dan
membayar utang karma.
-
Di dunia manusia,
harus berpikir jelas berpikir terang,
-
jangan lagi melakukan pertengkaran
yang sia-sia,
-
pertengkaran hanya akan
-
membuat tubuh, masa depan,
nasib memiliki lebih banyak bayangan.
-
Kehidupan adalah
perpisahan hidup dan mati,
-
penderitaan kekosongan ketidakkekalan,
-
orang yang disukai tidak bisa bersama,
-
orang yang tidak disukai harus
dilihat setiap hari,
-
anak juga adalah penagih hutang sendiri.
Ini adalah kehidupan.
-
Kehidupan berakhir dengan
lahir tua sakit mati,
-
siklus reinkarnasi bergantian
tidak pernah berhenti,
-
masa lalu orang tua kita
adalah hari ini kita.
-
[mati waktu takut sampai mati.
-
Banyak orang tua baru saja sakit,
-
sekarang semua orang pikirkan, orang
modern depresi mengapa begitu parah,
-
baru saja menemukan
tubuh tumbuh benjolan kecil,
-
sebenarnya jika puluhan tahun yang lalu,
-
siapa pun tidak akan berpikir
ini adalah kanker benar tidak?
-
Orang sekarang takut kanker.
-
Jadi hanya tumbuh sesuatu yang kecil,
-
langsung akan berpikir, apakah
saya akan guru dokter kanker,
-
banyak anak juga akan takut.
-
Ibumu memang khusus
mulut tidak bicara kata-kata baik,
-
jadi sangat mudah tumbuh kanker.
-
Ibu mendengar, aduh, biaya obat juga akan
sangat mahal, juga harus menderita banyak,
-
takut yang tadinya tidak serius,
menjadi kanker stadium akhir,
-
banyak yang ditakuti sampai sakit.
-
Kalian pikirkan, kita menjadi manusia
mengerti beberapa prinsip Buddha,
-
sangat membantu kita,
-
karena reinkarnasi bergantian,
itu tidak ada selamanya.]
-
Orang tua demi kita
menderita seumur hidup,
-
[orang tua setiap hari memberi,
setiap hari menyelamatkan orang,
-
dulu bekerja mencari uang,
setiap hari makan banyak penderitaan,]
-
membesarkan kita menjadi dewasa,
kemudian meninggalkan kita,
-
dan sekarang kita juga
demi anak tidak bisa melepaskan.
-
Harus mengerti "hidup tidak membawa
datang mati tidak membawa pergi",
-
banyak orang demi satu kalimat,
satu hal bertengkar tanpa henti,
-
ini akhirnya layak atau tidak layak?
-
Belajar Buddha harus mencapai
pencerahan, harus memahami prinsip,
-
dari penderitaan menjadi kegembiraan,
-
orang yang tidak menderita
tidak mengerti menghargai,
-
hanya banyak menderita
baru mengerti menghargai berkah.
-
Jadi harus membuat anak sejak kecil
banyak menderita banyak berlatih,
-
masa depan baru bisa lebih baik.
-
Amerika ada menteri keuangan
bernama Paulson,
-
dia waktu kecil baru mulai mandi,
-
ayah ibu akan masuk mendadak
mendidiknya
-
waktu menyabuni
harus mematikan keran air,
-
jadi anaknya sendiri sekarang juga
sangat mengerti berhemat air.
-
Jadi harus mengerti satu prinsip,
-
orang yang berhemat mudah puas,
orang yang sederhana mudah bahagia.
-
Hidup di dunia manusia
harus semakin sederhana semakin baik,
-
orang yang menganggap orang lain
sangat buruk
-
hati dirinya sendiri
juga sangat kompleks.
-
Harus mengerti menderita adalah
membayar utang,
-
latihan sejati adalah suatu keadaan hati.
-
Harus sungguh-sungguh berlatih hati,
-
berlatih hati adalah mengubah
sifat buruk karakter buruk,
-
membuang hal-hal tidak baik dalam hati;
-
berlatih perbuatan adalah membuang
perilaku tidak baik dalam kehidupan.
-
[Temperamen buruk karakter buruk,
-
pikirkan apa yang disebut melatih hati,
-
adalah melatih hal-hal
tidak baik di hati kamu,
-
apa yang disebut melatih perilaku,
-
adalah melatih perilaku tidak baik
dalam kehidupan sehari-hari kamu,
-
inilah melatih hati dan melatih perilaku.]
-
Praktisi Buddha harus
hati jernih keinginan sedikit,
-
semakin banyak keinginan seseorang
semakin tidak bisa terpuaskan.
-
[karena setiap orang
akan memiliki suatu keinginan,]
-
Kita harus gembira menerima takdir,
-
harus melalui belajar Buddha
untuk mengubah diri sendiri,
-
jika seseorang tahu nasibnya sendiri,
akan tanpa tuntutan.
-
Kita meskipun dulu sangat susah,
tetapi kita sekarang memiliki banyak,
-
jadi kita harus mengerti gembira puas,
-
dalam ajaran Buddha disebut
kegembiraan Dharma,
-
orang yang memiliki hati gembira,
-
orang yang bisa tertawa, baru bisa
mendapat kegembiraan abadi,
-
jadi orang Tiongkok menyebut
"puas selalu gembira".
-
Orang waktu menderita,
sedang menghapus karma buruk,
-
mengubah kekuatan karma.
-
[dia adalah sedang
mengubah kekuatan karma kamu.
-
Ketika seseorang sakit gigi, tubuh tidak
sehat, meskipun akan sangat sedih,
-
tetapi setelah sakit berlalu,
-
akan lebih mengerti
menghargai tubuh sendiri,
-
[menghargai gigi kamu sendiri.
-
Ketika tubuh kamu sedang tidak baik,
di rumah sakit waktu,
-
kamu akan bertekad,
-
saya tidak akan pernah lagi sakit,
saya pasti harus hati-hati tubuh,]
-
ini adalah mengubah sifat hati,
-
menderita dapat menghapus
kekuatan karma buruk perlahan.
-
Semakin banyak menderita,
semakin banyak menghapus utang,
-
[orang lain hari ini selesai memarahimu,
dia tidak akan marah,
-
kamu menghilangkan karma ini,
-
dia hari ini tidak memarahi kamu,
dia terus mengingat di hati,
-
kamu akan menerima
penderitaan tersembunyinya,
-
adalah di belakang
dia akan menusukmu satu pisau.
-
Jadi lebih baik
membiarkan orang lain bicara keluar,
-
jadi menderita semakin banyak,
-
membayar hutang menghilangkan perilaku
menghilangkan semakin banyak,]
-
setelah penderitaan datang kebahagiaan;
karma buruk berkurang, berkah bertambah,
-
berkah secara alami akan datang.
-
Praktisi Buddha harus
mengerti apa itu karma buruk,
-
karma buruk adalah hasil balasan
dari perbuatan sendiri.
-
Hari ini berbuat karma membenci orang,
-
akan dibenci dan dibalas orang,
ini adalah karma buruk.
-
[banyak orang sedang
mempermainkan orang lain waktu,
-
dia tidak berpikir suatu hari orang lain
akan mempermainkan saya,
-
jadi hatinya merasa, "aduh, saya nyaman,
saya membalas dendam."]
-
Balas dendam
tidak pernah selesai dibalas,
-
dendam membalas dendam
kapan berakhir.
-
Perang Iran-Irak berperang
puluhan tahun,
-
anak-anak mereka masih melanjutkan
berperang demi permusuhan
-
yang ditinggalkan nenek moyang.
-
[Master sangat kecil
waktu sudah melihat Arafat,
-
tempat itu sedang berperang,
perang sampai hari ini,
-
Master sudah harus usia sebesar ini,
masih berperang.
-
Dendam saling membalas ini,
tidak akan selesai, harus diuraikan.]
-
Dan kita belajar Buddha adalah
-
harus melalui penyelesaian
untuk menghilangkan ikatan karma,
-
melepaskan diri dari siklus hidup mati.
-
Beban terberat dalam kehidupan seseorang,
-
adalah hal yang selamanya dipikul
di tubuh, yaitu keserakahan.
-
Sering ada orang menerima telepon
mengatakan: Selamat kamu menang lotere.
-
[Tidak tahu kalian
menerima telepon ini atau tidak,
-
satu telepon
memberitahu kamu berkata,
-
kamu menang lotre, kamu menang
satu juta dua juta,
-
kemudian menyuruh kamu
membayar sedikit pajak, agen,
-
- ada telepon seperti ini tidak?
- Ada.]
-
Kita ada umat menerima telepon
seperti ini, memberitahu dia,
-
[dia benar-benar menerima telepon ini
setelahnya dia senang luar biasa,
-
karena di telepon memberitahu dia,
kamu jangan memberitahu orang lain,]
-
Kamu menang hadiah besar,
-
kamu transfer biaya administrasi
ke Hong Kong,
-
kami akan memberi uang kepada kamu.
-
Dia percaya lalu mentransfer
6 ribu dolar Australia kepada orang.
-
Dia lari ke stasiun radio
mencari Master melihat totem,
-
berkata Master kamu lihat aku
ada nasib keuangan atau tidak,
-
Master berkata kamu baru-baru
ini akan sial rugi uang.
-
Hasilnya, dia ditipu orang dengan
percuma 6 ribu yuan.—
-
Ini adalah keserakahan,
-
harus mengerti orang
tidak boleh memiliki hati serakah.
-
Dahulu Buddha Sakyamuni bertanya murid,
"Dunia apa yang paling berharga?"
-
Murid berkata, "Yang sudah hilang dan yang
belum didapat, itu yang paling berharga."
-
Buddha tidak berbicara.
-
Kemudian setelah mengalami
perubahan besar,
-
murid-murid juga setelah
mengalami pengalaman kehidupan,
-
Buddha bertanya lagi,
Dunia apa yang paling berharga?
-
Murid berkata, Di dunia yang
paling berharga tidak lain adalah
-
yang sekarang dimiliki.—
-
Yang sekarang kita miliki adalah
hal yang paling layak kita hargai,
-
masa lalu sudah berlalu,
dan masa depan belum didapat,
-
jadi kita harus memiliki sekarang,
melupakan masa lalu,
-
memandang masa depan,
-
hati baru akan
seperti laut luas tanpa batas.
-
Mungkin kita seumur hidup
tidak memiliki apa-apa,
-
sebenarnya kita datang ke dunia manusia
memang tidak memiliki apa-apa,
-
hidup tidak membawa datang
mati tidak membawa pergi.
-
Banyak orang dengan keras
mengumpulkan uang menimbun kekayaan,
-
sebenarnya mereka hanya
menyimpan warisan untuk diri sendiri,
-
karena uang yang diperoleh
dengan keras dengan kehidupan,
-
[mereka murni adalah
meninggalkan warisan.
-
Pikirkan, tidak bisa habis dipakai,
-
kamu mati-matian mengambil kehidupan
kamu untuk menghasilkan uang,]
-
masih akan dikonsumsi
dengan kehidupan.
-
Jadi kita jangan lagi meninggalkan
warisan untuk diri sendiri dan anak,
-
karena ketika anak
memiliki terlalu banyak warisan,
-
dia tidak mengerti bagaimana
dengan usaha sendiri berjuang keras
-
untuk memiliki lingkungan yang baik;
-
meninggalkan warisan,
-
masih membuat saudara kandung
bermusuhan mengajukan gugatan.
-
Jadi kita jangan meninggalkan
harta untuk generasi penerus,
-
tetapi harus meninggalkan
kebajikan untuk generasi penerus.
-
Banyak orang menelepon meminta
Master
-
melihat orang tua yang sudah meninggal,
-
ada orang yang Master lihat
orang tuanya semasa hidup
-
sangat suka membantu orang lain,
-
jadi setelah meninggal
sekarang di surga;
-
"Benar Master Lu
ibu saya benar-benar sangat baik,
-
dia tahu membantu orang lain."
-
dan beberapa orang Master melihat
ayahnya semasa hidup sangat egois,
-
jadi masih di neraka menderita,
-
Master setelah melihat totem,
anaknya langsung berkata:
-
Ya, ayah saya sangat egois.
-
—Jadi kamu lihat orang tua tidak
meninggalkan kebajikan,
-
kita mengapa tidak mau
meninggalkan kebajikan,
-
setelah meninggal masih harus
dikomentari oleh keturunan.
-
Jadi kita harus meninggalkan
kebajikan untuk generasi penerus.
-
Harus mengerti hidup di masa sekarang
adalah yang paling penting,
-
menangkap satu hari ini
mengalahkan dua hari esok.
-
Jadi hari ini harus hati jernih,
harus hati tulus.
-
Hati tulus seperti di belakang rumah
ada gunung,
-
sering hati tulus memperlakukan
keluarga dan teman
-
adalah hati tulus mendaki gunung,
-
jadi hati tulus akan membuat
kamu memiliki sandaran,
-
membuat kamu memiliki
gunung sandaran;
-
hati jernih adalah membuat hati
sendiri menjadi tenang, bersih sedikit,
-
hati jernih seperti taman belakang rumah,
-
kamu sering pergi bermain,
sering pergi merawat,
-
akan memiliki taman belakang
yang bersih,
-
juga akan memiliki bantuan
makhluk hidup kepada kamu.
-
Di dunia orang yang belajar Buddha dan
orang yang tidak belajar Buddha berbeda,
-
praktisi Buddha dan orang yang ingin
belajar Buddha dalam hati memiliki cahaya,
-
orang yang tidak belajar Buddha
masih mencari cahaya.
-
Satu lilin dinyalakan hanya bisa
menerangi diri sendiri,
-
dan ketika lilin ini menyalakan
semua orang,
-
walaupun lilin ini habis terbakar,
-
lilin lain masih bisa menerangi
masa depan kamu.
-
[Jadi harap semua orang harus
baik-baik belajar Buddha berlatih.
-
Master sering dalam siaran
menjawab banyak pertanyaan orang,
-
ada seorang wanita
tersambung telepon Master,
-
Master bisa langsung menunjukkan
bahwa kehidupannya sangat sulit,
-
penelepon ini langsung menangis,
-
selanjutnya menunjukkan
asmaranya sangat tidak baik,
-
sering dipermainkan orang lain,
-
dan saya masih
menggambarkan penampilannya,
-
punggungnya bungkuk dan
rambutnya juga putih,
-
sangat menderita dan
memendam semuanya di dalam hati.
-
Penelepon ini menangis besar,
-
dia benar-benar
sangat menderita,
-
Master juga menunjukkan
persendiannya sangat tidak baik.
-
Semua orang ingin
mendengar rekaman ini?
-
Saya akan memutarkan rekaman ini.
-
- Halo.
- Halo, Master
-
awalnya saya melatih
aliran Tanah Suci.
-
Master, saya
kelahiran 1963 shio kelinci.
-
Kehidupanmu sangat sulit, sangat sulit,
-
- Apakah mengerti?
- Mengerti.
-
Asmaramu juga sangat buruk,
pasti akan dipermainkan orang lain,
-
- Apakah mengerti?
- Mengerti.
-
Kamu sendiri juga tahu,
-
saya beritahumu,
baik-baik berlatih,
-
Master sekarang melihat penampilanmu,
benar-benar kasihan,
-
punggung sudah bungkuk,
rambut sudah putih,
-
padahal masih muda,
lihat, seberapa banyak penderitaanmu.
-
Saya beritahumu, kamu selalu
memendam semuanya ke diri sendiri
-
Benar
-
Tepat, kan.
-
Master bisa melihat semuanya,
selain itu pahamu sangat buruk,
-
persendian sangat buruk, mengerti?
-
- Benar.
- Baik-baik berlatih.
-
Tepuk tangan.
-
Master sering menjawab banyak
pertanyaan orang di siaran,
-
menyelesaikan masalah mereka
seperti ini,
-
kemudian bicara dengan mereka.]
-
Kita hidup di dunia ini dengan
hati penuh kasih,
-
dan di mana pun ada aturan;
-
[semua orang tahu
Newton memiliki hukum Newton,
-
kalian tahu ajaran Buddha
memiliki hukum apa?
-
ajaran Buddha menjelaskan bahwa
hukum sebab akibat
-
membuat kita mengalami penderitaan
karena tindakan kita di masa lalu.
-
Banyak orang tua terlalu memanjakan
anak hingga merusak mereka,
-
[tunggu sampai anak besar,
-
sebaliknya kepada orang tua sendiri
tidak baik,
-
bukankah sebab yang kamu tanam?]
-
ada yang paru-parunya bermasalah
karena merokok saat muda,
-
dan ada yang hatinya rusak karena
terlalu banyak minum alkohol,
-
sehingga kita perlu memahami
hukum sebab akibat.
-
[Anak-anak ini datang ke dunia manusia,
bukankah seolah-olah sedang menagih utang?
-
Coba pikirkan,
begitu banyak orang tua kita,
-
juga diri kita sendiri di Tiongkok,
yang belum selesai “menagih”,
-
lalu masih harus pergi ke Australia atau
Selandia Baru untuk “membayar utang”.
-
Sudah pensiun di Tiongkok,
-
tetapi datang ke Selandia Baru
karena putrinya melahirkan anak,
-
pikirkanlah, bukankah itu
seperti utang yang belum lunas?
-
Jika mengerti prinsipnya,
-
di masyarakat sekarang banyak
orang tidak paham,
-
tetapi masih banyak ibu
yang berkata,
-
“Aduh, utang itu tidak akan
pernah selesai dibayar.”
-
Manusia memang tidak bisa menuntaskan
semua utang seumur hidupnya.
-
Dan ada satu masalah lain pada manusia,
-
yaitu suka membicarakan benar dan salah.]
-
Jika seseorang sibuk menilai
benar dan salah,
-
sebenarnya dia sendiri sudah terjebak
dalam urusan benar dan salah itu.
-
[Master di pertemuan Dharma
Singapura pernah mengatakan
-
mengenai badai keuangan Asia Tenggara.]
-
Di Hong Kong ada banyak orang yang
bangkrut karena bermain saham
-
lalu mengalami gangguan jiwa,
-
[Rumah sakit, rumah sakit jiwa Hong Kong
semua penuh.
-
Kalian tahu mereka menggunakan metode
apa untuk membantu mereka mengobati?
-
sampai-sampai beberapa
rumah sakit jiwa
-
membuat papan saham simulasi
yang menampilkan saham favorit pasien,
-
[mereka di sana tertawa,
"Aduh naik, aduh naik,"]
-
selalu naik untuk membantu
merawat kondisi mereka
-
[Pikirkan betapa kasihan manusia itu,
-
bukankah manusia hidup
bergantung pada semangat?
-
Jika seseorang kehilangan semangatnya,
-
dan titik tempat semangat itu bertumpu
hancur,
-
maka orang itu pun ikut jatuh,
benar bukan?
-
Pikirkan banyak orang,
-
misalnya seorang gadis di kantor,
setiap hari menggoda bosnya,
-
bos menyukainya, dan karena
setiap hari melihat bos menyukainya,
-
ia pun mulai menenun jaring
cinta sedikit demi sedikit,
-
sampai akhirnya ia terjerat
dalam penderitaan, benar bukan?
-
Jaring cinta itu siapa yang membuat,
bukankah kamu sendiri yang menenunnya?
-
Setiap hari demi harta,
-
ingin kaya raya sampai rela
bekerja mati-matian,
-
setiap hari membeli saham,
membeli lotre,
-
dan menenun jaring kekayaan,
-
tetapi akhirnya justru terperangkap dan
terikat oleh jaring kekayaan itu sendiri,
-
coba pikirkan betapa bodohnya kita.
-
Manusia bodoh atau tidak?
-
Setiap hari berada
dalam kebodohan seperti itu,
-
tidak membuka kebijaksanaan, padahal
kebijaksanaan tidak memiliki batas.]
-
Harus tahu pintar dan kebijaksanaan
berbeda,
-
banyak orang sangat pintar,
tetapi tidak memiliki kebijaksanaan,
-
pintar adalah menghitung untung rugi,
-
dan kebijaksanaan adalah
mengerti merelakan,
-
mau merelakan baru bisa mendapat.
-
Kita hidup di dunia manusia ini
seperti sedang bermimpi setiap hari,
-
setiap hari kita tidak tahu apa
yang sebenarnya kita lakukan,
-
dan ketika kita tersadar dari mimpi itu
kita tidak tahu lagi ke mana harus pergi.
-
Ketika seseorang meninggal,
-
dia bisa datang ke rumah dan
berbicara kepada keluarganya
-
tetapi keluarganya
tidak dapat melihatnya,
-
meski dia berbicara sebanyak apa pun
keluarganya tetap tidak bisa menanggapi,
-
bayangkan seperti apa perasaan itu,
-
dalam mimpi banyak orang pernah
merasakan hal serupa,
-
dan sekarang kita belajar Buddha
-
serta melatih batin agar bisa membuat
“dunia mimpi” ini menjadi lebih jernih,
-
kita harus mencapai pencerahan dan
-
jangan selamanya terjebak
dalam dunia mimpi.
-
Harus dipahami bahwa hidup itu
seperti naik kereta,
-
[dari stasiun awal kelahiran sampai akhir,
hanya periode waktu seperti ini.
-
Waktu beberapa hari
kita di dalam kereta,
-
setiap hari makan bermain,
dengan cepat menjadi masa lalu.
-
Jadi jangan terikat,]
-
cepat berlalu, singkat,
dan penuh kepahitan.
-
Kita harus “mengamati tubuh yang
tidak murni dan hati yang tidak kekal”.
-
[Kita harus tahu tubuh kita,
jiwa kita sangat bersih.
-
Kita pasti harus belajar bersih,
-
kita harus mengamati
hati tanpa ketetapan,
-
kita harus tahu hati kita
setiap hari berubah,
-
semuanya dalam ketidakkekalan.
-
Apa itu ketidakkekalan?]
-
Ketidakkekalan berarti hari ini berpikir
seperti ini, besok berubah pikiran;
-
hari ini kita melakukan sesuatu,
besok tidak melakukannya lagi;
-
[itu adalah ketidakkekalan.
-
Hal apa yang dapat
kita pertahankan lama?
-
Tidak ada satu hal pun.]
-
hari ini membeli rumah,
besok menjualnya kembali;
-
orang tua membesarkan kita,
lalu suatu saat meninggalkan kita…
-
[Anak-anak kita waktu kecil
berkata kepada ayah ibu,
-
"Ibu kamu harus selamanya menemaniku,
kita tidak bisa tanpa ibu,
-
ibu kamu pasti harus
merawatku seumur hidup."
-
Ibu berkata, "Anak baik,
ibu pasti merawatmu seumur hidup."
-
Ibu meninggalkan kita,]
-
inilah dunia yang tidak kekal.
-
Renungkan sepanjang hidup kita,
-
apakah semua yang kita lakukan
sudah layak untuk orang tua kita?
-
Banyak orang menerima balasan
karma
-
karena tidak membuat orang tua
mereka merasa tenang dan bahagia.
-
[jadi kalian juga
akan menerima balasan karma.
-
Di Australia kami sama seperti
Selandia Baru, banyak panti jompo,
-
orang tua usia tua
dipindahkan ke panti jompo.
-
Hari Ibu, Hari Ayah, menulis kartu ucapan,
orang tua senang setengah hari.
-
Pikirkan, seumur hidup membesarkan
anak betapa tidak mudahnya,]
-
Kita harus memahami bahwa
hidup ini tidak kekal.
-
Praktisi Buddha harus benar-benar
-
belajar memakai hati untuk
menyayangi semua makhluk,
-
melihat generasi muda
seperti anak sendiri
-
dan generasi tua
seperti orang tua sendiri,
-
barulah muncul cinta kasih dan
cinta yang lebih besar,
-
dan itulah cinta yang sejati!
-
Kita sepanjang hidup selalu mengalami
perubahan hati,
-
lingkungan berubah dan
hati kita juga ikut berubah.
-
[Banyak orang saat tidak punya uang
menunjukkan satu sikap,
-
lalu setelah punya uang menunjukkan
sikap yang berbeda—
-
sebenarnya ia sedang berubah.]
-
Sebenarnya hati tulus yang kita miliki
mampu menyelesaikan semua kesulitan,
-
kita harus membuat lingkungan
boleh berubah tetapi hati tetap teguh,
-
kita harus memakai ketulusan hati untuk
menghadapi hambatan dan kegagalan.
-
Jadi jangan membuat jebakan
untuk diri sendiri
-
dan justru masuk ke dalamnya,
-
banyak orang masih rela
merasakan kesedihan,
-
semua ini terjadi karena hati ikut
berubah mengikuti lingkungan
-
dan pikiran menjadi tidak jernih.
-
Banyak putri tidak mau mendengar
nasihat orang tua, orang tua berkata,
-
Putriku kamu tidak boleh menikah
dengannya, kamu akan menderita.
-
Putri menjawab, Saya tetap harus
menikah dengannya,
-
kalau Ibu dan Ayah bicara lagi
saya akan kabur dari rumah.
-
Coba pikir, bukankah itu seperti
menjerat diri sendiri?
-
Seseorang sering merasa harus
bersalah
-
dan merasa tidak layak di hadapan
orang lain
-
baru bisa memiliki hati
penuh welas asih.
-
Sebenarnya suami istri sama-sama
menjalani hal yang tidak mudah,
-
mereka harus saling menyayangi
dan saling membantu.
-
Pria harus memahami wanita,
-
karena wanita yang mengikuti pria
sepanjang hidup tidaklah mudah,
-
melahirkan anak, memasak, dan
membantu menanggung tanggung jawab,
-
dari gadis muda yang cantik sampai
menjadi orang yang menua
-
dan kehilangan pesonanya;
-
[Kamu masih ingin
memarahi dan memukulnya.
-
Pikirkan.]
-
sebaliknya, wanita juga harus
memahami pria,
-
pria memikul tekanan besar
tetapi jarang mengungkapkannya,
-
[mereka pulang ke rumah
mungkin akan marah,
-
kadang di kantor tidak senang,
tidak bisa bicara, bagaimana?
-
Ya tidak bicara, sedih.]
-
sering memendam kesedihan
sehingga jika tidak dilepaskan
-
hidupnya bisa menjadi lebih singkat.
-
Jadi inilah alasan lain mengapa jumlah
pria lanjut usia jauh lebih sedikit
-
sementara nenek-nenek lebih banyak,
-
karena para ibu tua suka berbicara,
-
setelah berbicara dan
setelah memarahi,
-
mereka sudah selesai marah,
sudah selesai melampiaskan,
-
sedangkan pria memendam semuanya
di dalam hati dan sulit meluapkannya,
-
akhirnya mereka
bisa meninggal karenanya.
-
Jadi saya berharap hari ini semua
bapak-bapak yang datang
-
bisa sedikit lebih terbuka,
-
nanti seterusnya jangan
menyimpan semuanya di dalam hati,
-
kalau memang perlu dibicarakan
maka katakanlah,
-
paling baik tidak perlu banyak bicara
dan juga tidak perlu marah,
-
itulah yang paling baik.]
-
Belajar ajaran Buddha berarti tidak
terpaku pada urusan nama dan keuntungan,
-
karena keduanya bisa sangat
merugikan diri sendiri dan orang lain.
-
[karena nama, wah, saya punya nama ini,
-
sekali turun,
tidak tahu apa-apa.]
-
Kemarin saat saya mengadakan
pertemuan dharma kecil,
-
saya berkata kepada semua orang bahwa
dulu Qin Shi Huang itu tidak dikenal;
-
Dahulu Qin Shi Huang menaklukkan
enam negara dan menjadi kaisar besar,
-
tetapi kini semua itu sudah lama
berlalu dan tinggal menjadi sejarah.
-
[dan kalau ada yang menyebut
Qin Shi Huang,
-
orang-orang bertanya siapa dia
karena mereka tidak belajar sejarah.
-
Kemarin saya juga bercanda bahwa
-
dulu dalam Insiden Xi'an,
Zhang Xueliang itu sangat hebat,
-
seorang pangeran muda
yang dipandang luar biasa,
-
disukai banyak orang, terkenal,
dan sangat berpengaruh.
-
Tapi sekarang kalau anak-anak
mengikuti ujian
-
dan ditanya siapa
tokoh utama Insiden Xi'an,
-
mereka malah menjawab
Zhang Xueyou.]
-
Maka, yang sudah tiada biarlah tiada,
yang sudah berlalu biarlah berlalu,
-
apa lagi yang perlu disesali?
-
Melepaskan diri adalah
jalan menuju pencerahan,
-
dan orang yang tercerahkan adalah
orang yang mampu melepaskan,
-
jadi untuk berubah,
kita pun harus belajar melepaskan.
-
Ada seseorang pergi menemui
seorang biksu besar dan berkata,
-
“Guru, saya tidak bisa melepaskan
rumah, saya tidak bisa melepaskan…”
-
Biksu menjawab, “Kamu mengalami
begitu banyak penderitaan
-
karena kamu tidak mau melepaskan,
maka kamu terus menderita!”
-
Orang itu berkata, “Guru, saya tahu, tapi
saya benar-benar tidak bisa melepaskan.”
-
Lalu guru meminta dia memegang
sebuah gelas,
-
kemudian menuang air panas ke dalamnya
-
terus-menerus sampai air meluap
dan membakar tangannya,
-
hingga akhirnya ia menjatuhkan
gelas itu karena tak tahan lagi.
-
Biksu berkata kepadanya,
-
“Kalau kamu ingin melepaskan,
-
rasa sakitlah yang
membuatmu bisa melakukannya;
-
tanpa rasa sakit kamu
tidak akan mau melepaskan.”
-
Jadi, saat melepaskan memang
terasa sangat menyakitkan, tetapi
-
setelah itu kamu
tidak akan merasakan sakit lagi!
-
Untuk mengubah nasib sendiri
berarti berjuang melawan diri sendiri,
-
karena musuh dan kesulitan
sesungguhnya berasal dari diri kita,
-
sehingga diri sendirilah yang
harus dikalahkan.
-
[Kali ini di bandara Auckland,
-
saya berkata kepada seseorang
yang menjemput saya,
-
saya berkata kepadanya,
"Coba kalian pikirkan,
-
diri sendiri harus bisa
mengalahkan diri sendiri,
-
kalau kamu bahkan tidak bisa
mengalahkan dirimu sendiri,
-
kamu marah, gelisah, kamu tahu
kegelisahan itu dicari sendiri kan,
-
marah juga kamu yang
melahirkan sendiri,
-
kalau kamu tidak melahirkannya,
dari mana datangnya marah?"
-
Ia mendengarkan perkataanku
-
tapi tetap tidak mengerti,
hanya memandang saya,
-
saya hanya bisa menjelaskannya
lebih sederhana lagi,
-
anak itu dilahirkan,
-
kalau tidak dilahirkan
dari mana datangnya anak?
-
Marahmu juga kamu yang melahirkan,
-
kalau bukan dari kamu
dari mana datangnya marah?
-
Bukankah kegelisahan itu dicari sendiri?
-
Ambil contoh sederhana, di rumahmu
sendiri tadinya kalian hidup cukup baik,
-
kamu di Tiongkok belum pergi
menjenguk keluarga,
-
lalu berkunjung ke
rumah putrimu,
-
rumah putrimu adalah
apartemen tiga kamar satu ruang tamu,
-
kamu sudah merasa sangat senang,
"Wah, rumah putriku besar sekali."
-
Beberapa hari kemudian ikut acara kumpul,
pergi bermain ke rumah orang lain,
-
"Wah, rumah orang begitu besar,"
pulang ke rumah malah sedih.
-
"Saya harus membantu putriku,
-
walaupun sudah tua,
saya harus membantunya bekerja,
-
saya mau antar susu, antar koran,
mencari uang,
-
saya harus membantu putriku,
-
sebelum mati saya harus
membantunya membeli rumah."
-
Lihat, bukankah kegelisahan muncul?
-
Bersyukur itu selalu membawa
rasa senang, sungguh, buka pikiran saja.
-
Dulu kita mengayuh sepeda, sekarang
di sini ada mobil yang bisa dikendarai,
-
kenapa peduli mereknya apa,
bisa jalan saja bukankah sudah baik?]
-
orang yang hidup sederhana
lebih mudah menemukan kebahagiaan.
-
Jika nasib memberikan kesialan
pada kita, itu masih bisa ditahan;
-
tetapi bila kita sendiri menambah
kesialan pada diri sendiri,
-
itu jauh lebih sulit ditanggung.
-
Keinginan yang tak terkendali
tidak memberi jalan keluar,
-
dan orang yang dikuasai keinginan kuat
tidak mampu menolong dirinya sendiri.
-
[Kamu bayangkan, di stasiun
radio Oriental kami di Australia,
-
banyak orang tua datang berkata,
-
“Master Lu, sepanjang hidup saya,
saya sudah punya semuanya,
-
hanya uang saya yang masih kurang.”
-
Saya menjawab, “Kalian sudah punya
banyak, kalian seharusnya puas,
-
mengapa masih merasa kurang uang?”
-
Lalu ia berkata, “Master Lu,
saya mau baca sutra
-
supaya rumah saya punya sedikit
keberuntungan rezeki.”
-
Saya menjelaskan, “Ini sangat sulit,
-
karena dalam nasib seseorang hanya
keberuntungan jabatan yang bisa dimohon,
-
sedangkan keberuntungan
uang tidak bisa diminta,
-
itu adalah hasil dari kehidupan lampau
baru muncul di kehidupan sekarang.”
-
Ia lalu berkata, “Master Lu, bukankah Anda
bilang Zhun Ti Shen Zhou sangat baik?
-
Keinginan bisa terkabul?”
-
Ia pun pergi membeli lotre.
-
Setelah membeli lotre, ia menutup
mata sambil menggosok
-
dan membaca Zhun Ti Shen Zhou.
-
Bayangkan, betapa kasihan orang
-
yang demi sedikit nama dan keuntungan,
demi sedikit kepentingan pribadi,
-
sampai menyerahkan dirinya seperti itu.
-
Harus mengerti sebenarnya manusia
memiliki banyak sifat buruk.]
-
Banyak orang sifat buruk,
menyebut "bawaan lahir",
-
sebenarnya sifat buruk bukan bawaan lahir,
tetapi setelah lahir.
-
[Karakter seseorang bisa dibentuk
menjadi buruk melalui kebiasaan.
-
Meskipun ada pengaruh dari
kehidupan masa lalu,
-
namun melalui
pembelajaran yang tepat,
-
karakter itu bisa diperbaiki
menjadi baik.]
-
Kemarahan
adalah sifat yang tidak baik,
-
semuanya berawal dari adanya
rasa marah di dalam hati
-
baru kemudian diungkapkan keluar,
-
jadi seseorang harus belajar menghilangkan
amarah dalam dirinya sendiri
-
agar tidak mudah marah.
-
[Suami istri bertengkar juga seperti ini,
-
sekarang orang-orang
mudah sekali marah, sungguh,
-
sekarang istri juga mudah marah,
-
hari ini istri memasak untuk suami,
-
wah, sangat berusaha keras,
tapi suami pelit pujian,
-
hanya berbaring di sofa
sambil baca koran,
-
istri bertanya "Hari ini saya memasak,
kamu rasa enak ya?
-
Apakah asin?"
-
"Tidak asin."
-
Istri menjadi tidak senang,
-
saya memasak dengan baik,
kamu responnya seperti ini,
-
hari kedua istri sengaja memasak
sangat buruk, suami mengeluh
-
"Mengapa masakanmu tidak enak?"
-
"Lihat kamu ini, mau pilih-pilih,
kamu sendiri saja yang masak.
-
Kemarin bilang asin, hari ini hambar,
kamu sendiri saja yang masak."
-
Lihat, inilah amarah,
amarah muncul,
-
kamu jangan pikir dia bilang
kamu tidak baik, kamu tidak peduli,
-
"Saya kasih makan ya kasih makan,"
benar tidak?
-
Kadang tingkat pemahaman
masih rendah, belum belajar waktu itu,
-
kamu bilang saya kasih makan
sedikit sudah cukup kan?
-
Kalian tidak mengerti
maksud kata-kata saya?
-
Harus mengerti
mengolok-olok diri sendiri,
-
mengerti cara menghilangkan
amarah diri sendiri,
-
seseorang harus mengerti sendiri
cara menghilangkan amarah,
-
baru kamu tidak akan marah.]
-
Jika hati seseorang baik dan lurus,
-
maka sifat Buddha yang
berkuasa dalam dirinya;
-
jika hati tidak baik,
maka sifat iblis yang berkuasa.
-
Maka dari itu, orang yang sadar
akan mengenal jati dirinya yang sejati,
-
sedangkan orang yang bingung akan
-
terus menerus terjebak dalam
lingkaran kelahiran kembali.
-
Ketika hati sudah jernih barulah
bisa melihat hakikat sejati,
-
dan orang yang sadar
akan mengenal pencerahan.
-
[Ketika kamu memahami hakikat
seseorang,
-
kamu melihat sisi baik
mereka yang sebenarnya,
-
kamu menyadari ternyata orang itu
sangat baik,
-
semua orang bisa menjadi teman,
-
hari ini kalian semua yang datang
adalah umat Buddha,
-
energinya positif,
semuanya adalah orang-orang baik,
-
yang ingin datang untuk mencari
lebih banyak kebaikan lagi,
-
itulah pencerahan sejati.
-
Jadi orang yang sudah tercerahkan
itulah yang disebut pencerahan,]
-
Jika kamu mampu terus menerus
menemukan pencerahan itu,
-
berarti kamu adalah Bodhisattva!
-
[Master pernah
berkata kepada semua orang,
-
saya sering mengajarkan sutra
kepada banyak orang
-
dan meminta mereka
membaca sutra tersebut.
-
Setelah membaca sutra,
ada pendengar radio
-
yang menelepon
untuk memberikan tanggapan.
-
Dia berkata, "Master,
tahun lalu pernah berkata
-
untuk memperhatikan
tenggorokan dan hidungku,
-
memintaku banyak minum air hangat,
dan mengatakan dahakku sangat banyak,"
-
Saat itu dia tidak merasakan apa-apa
setelah mendengar nasihat tersebut.
-
Setengah tahun berlalu,
baru dia merasakan akibatnya
-
yaitu terkena radang hidung.
-
Setiap hari hidungnya
sangat sakit dan pilek.
-
Pendengar ini sangat kagum,
-
saya akan putarkan rekamannya
untuk kalian.
-
Master, kamu benar-benar luar biasa,
pada malam tahun baru waktu menelepon,
-
kamu merasakan dari energiku dan
memintaku memperhatikan tenggorokan.
-
Saya waktu itu belum merasakan
apa-apa yang khusus.
-
Beberapa bulan kemudian saya
terkena radang tenggorokan dan hidung.
-
Setiap hari hidung saya
sangat tidak nyaman.
-
Kamu waktu itu menyuruhku
minum air hangat di pagi hari
-
dan mengatakan dahakku
sangat banyak.
-
Saya memang tidak
merasakan apa-apa waktu itu,
-
tetapi saya tetap memperhatikannya.
-
Kemudian saya benar-benar terkena
radang hidung dan sudah minum obat,
-
tetapi belum sembuh sepenuhnya.
-
Setiap pagi hidung sangat sakit,
pilek, dan hidung sangat tidak nyaman.
-
Master membantu
menunjukkan penyakitmu.
-
Saya melihat terlebih dahulu dan
memberitahumu.
-
Banyak orang yang dulu pernah saya
bantu mengatakan kondisinya buruk.
-
Dia menjawab
tidak ada masalah.
-
Saya berkata padanya dua minggu
akan bermasalah.
-
Benar saja setelah dua minggu,
-
ada sesuatu yang tumbuh di
telinganya dan dia pergi ke rumah sakit.
-
"Wah, Master Lu, kamu sangat tepat."
-
Wah, orang ini benar-benar kasihan.
-
Ada juga yang mengatakan bahwa
-
kata-katamu, cepat atau lambat,
semuanya terbukti benar
-
dan saya sungguh kagum padamu.
-
Wah, kamu harus berterima kasih
-
kepada Bodhisattva Guanyin
yang menyelamatkan kalian,
-
bukan saya, ini semua berkat
Bodhisattva Guanyin.
-
Terima kasih Bodhisattva Guanyin
yang Maha Welas Asih, Maha Penyayang,
-
Penolong dalam Kesulitan,
Pendengar Suara Dunia yang Maha Agung.
-
Rekaman ini seperti terpotong
tidak pada tempatnya
-
karena orang tersebut belum selesai
bicara kalimat keduanya,
-
sudah dipotong oleh Master Lu.
-
Nanti Master akan langsung
melihat totem untuk kalian
-
dan langsung menunjukkan
penyakit di tubuh kalian.
-
Kalian tidak perlu melakukan USG
karena prosesnya sangat cepat.
-
Berbagai urusan kalian juga bisa kubantu
tunjukkan dan bisa langsung terlihat.
-
Yang terbaik adalah melihat
rumah kalian sendiri.
-
Nanti juga bisa melihat almarhum
keluarga dan di mana alam mereka.
-
Master akan membantu kalian
melihat semuanya.
-
Semoga kalian bisa terpilih nanti.]
-
Seseorang harus belajar bahwa segala
sesuatu datang dan pergi secara alami,
-
dengan begitu kita bisa
menghilangkan kegelisahan.
-
Menghilangkan ketidaktahuan adalah
kebijaksanaan atau prajna,
-
sedangkan ketidaktahuan berarti
tidak memahami sesuatu.
-
Di dunia ini, orang yang tidak
mengerti hukum akan melanggar hukum,
-
orang yang tidak memahami
ajaran agama
-
akan mudah melanggar
aturan Buddha dan melanggar hukum.
-
Banyak orang sepertinya lolos
dari hukuman,
-
tetapi cepat atau lambat akan
menderita penyakit buruk,
-
ini adalah hukum karma
yang menghukum,
-
jadi jangan pernah
merasa beruntung bisa lolos.
-
Kalau tidak memahami kehidupan
kita sendiri, kita akan menjadi bingung,
-
saat kita mengejar sesuatu,
kita merasa hal itu sangat indah,
-
tetapi setelah benar-benar
mendapatkannya,
-
ternyata tidak sesempurna
yang kita bayangkan.
-
Jadi, saat mengejar sesuatu dengan
terpesona itulah kita menjadi bodoh,
-
[Maka dari itu harus paham
jangan sampai tidak bijaksana,
-
karena ketidakbijaksanaan dan
kebingungan itu saling terkait.]
-
Jadi dalam ajaran Buddha
disebutkan ada tiga racun,
-
keserakahan, kebencian,
dan kebodohan—
-
ketika serakah tidak terpenuhi
kita jadi benci,
-
dan setelah benci kita menjadi bodoh.
-
Karena itu kita harus menghilangkan
kebingungan dan membuka pemahaman,
-
melepaskan penderitaan
untuk mendapatkan kebahagiaan.
-
[Kita harus meninggalkan penderitaan,
-
untuk itu kita datang hari ini
belajar ajaran Buddha.
-
Banyak orang mengeluh sudah berdoa pada
Bodhisattva lama tapi tidak dikabulkan,
-
padahal sebenarnya Bodhisattva
langsung mengabulkan
-
jika hati kita benar-benar tulus.
-
Kalau tidak dikabulkan,
berarti hati kita belum cukup tulus.
-
Bodhisattva Guanyin berjanji akan
mengabulkan setiap permintaan yang tulus.
-
Saya bisa katakan, belajar Buddha dan
berdoa kepada Buddha pasti berhasil.]
-
Seseorang hanya perlu belajar ajaran
Buddha dengan hati tulus
-
dan berdoa kepada Buddha,
pasti akan berhasil!
-
Banyak orang tidak berhasil
karena hatinya tidak tulus.
-
Jika kamu belajar ajaran Buddha
dengan tulus mengikuti Master,
-
Master jamin kamu pasti akan
berubah dan menjadi lebih baik!
-
[Manusia sangat menyedihkan,
-
setiap kejahatan yang dilakukan manusia
pasti akan mendapat balasan karma.
-
Coba kalian pikirkan, waktu kalian minum
teh dan melihat cakar ayam goreng itu,
-
apakah tidak mirip dengan
tangan anak kecil?
-
Dagingnya digigit,
tulangnya dipilih sampai bersih,
-
coba pikirkan, bagaimana manusia
bisa melakukan perbuatan sekejam ini?
-
Renungkan baik-baik.]
-
Ada seorang petani yang sering
mengalami ayam liar dan bebek liar
-
datang memakan hasil sawahnya,
dia sangat kesal,
-
kemudian menggunakan jaring
untuk menangkap mereka,
-
tetapi tidak membunuh mereka,
-
hanya memukul kaki setiap ayam
dan bebek liar hingga satu kakinya patah,
-
sehingga ayam dan bebek itu
hanya bisa berjalan dengan pincang.
-
Akibatnya di hari tuanya dia sakit
dan kedua kakinya membusuk,
-
bahkan bermimpi ayam dan bebek
mematuk kakinya dengan paruh mereka,
-
selama enam tahun dia terbaring
di tempat tidur tidak bisa bangun,
-
sangat menderita, dan suara
erangannya seperti suara ayam dan bebek.
-
Melihat balasan karma seperti ini, apakah
manusia masih tega berbuat kejahatan?
-
[Semua yang Master katakan
adalah hal nyata.]
-
Sebagai manusia harus memiliki
hati yang penuh welas asih,
-
sering memikirkan keadaan orang lain,
maka amarah akan hilang.
-
[Kalau kamu memikirkan kondisinya
yang kasihan, kemarahanmu akan hilang.
-
Ada seorang ibu tua datang ke stasiun
radio kami dan berkata,
-
"Master, dulu ketika
suami saya masih hidup,
-
dia baik kepada saya
tapi saya tidak menghargainya,
-
saya setiap hari memarahinya.
-
Sekarang dia sudah meninggal, lalu saya
sangat merindukannya, saya sedih,
-
saya setiap hari hidup menderita sekali,
tolong bantu saya lihat dia ada di mana."
-
Saya menjawab kepadanya,
"Dia sekarang ada di mana-mana.
-
Ibu, kamu harus tahu kalau masih
memiliki sesuatu harus bersyukur,
-
kalau tidak ada lagi ya sudah hilang,
keberuntungan habis,
-
jadi waktu masih ada harus
benar-benar bersyukur."]
-
Hari ini kita di sini memiliki
ikatan batin yang baik, ikatan perasaan dengan Buddha, semua orang di sini adalah orang baik, harus menghargai berkat ini. Orang yang menghargai berkat adalah orang bijaksana. Semakin seseorang menghargai berkat, semakin ia memiliki kebijaksanaan, semakin ia memiliki kebijaksanaan, Bodhisattva selalu mendampingi di sisinya!
-
dengan semua orang
saling di antara ada ikatan perasaan,
-
hari ini kalian
bersama semua adalah orang baik,
-
kalian mengapa tidak syukur?
-
Kalian hari ini rumah, anak-anak kalian,
kalian semua harus syukur.
-
Karena orang yang bersyukur, orang bijak,
kamu akan ada kebijaksanaan.
-
Semakin semakin menghargai berkah orang,
semakin semakin akan ada kebijaksanaan.
-
Semakin semakin ada kebijaksanaan orang,
Bodhisattva selalu menemani di samping.
-
Jadi harap kalian semakin jangan marah,
semakin jangan gelisah,
-
semakin welas asih orang,
-
kamu akan semakin semakin punya berkah.
-
Saya telah berbicara banyak
kepada kalian semua,
-
intinya kita harus tahu untuk bahagia,
untuk memancarkan kegembiraan.
-
Master kemarin sudah
bercerita kepada kalian semua,
-
sangat banyak anak yang hubungannya
dengan ayah ibu sangat istimewa
-
bukan hanya masalah penagih utang,
-
karena banyak ibu yang ketika anaknya lahir,
meminta saya untuk melihat,
-
anaknya sejak kecil paling disayang,
-
namun ketika besar,
anak ini menyakitinya paling parah.
-
Saya lihat banyak di antaranya
tahukah kalian apa itu,
-
yaitu kehidupan masa lalunya,
anaknya dan ibunya adalah suami istri,
-
ini yang paling banyak.
-
Masih banyak juga suami istri di kehidupan ini
menjadi ibu mertua dan menantu perempuan,
-
jadi ibu mertua dan menantu perempuan
selamanya hubungannya tidak akan baik,
-
kalian semua tidak tahu.
-
Jadi suami istri bertengkar
ini adalah siklus reinkarnasi.
-
Tahukah kalian mengapa bisa begitu?
-
Sangat sederhana, mengapa
bisa begitu, sangat sederhana,
-
karena ibu mertua
memiliki suami sendiri,
-
melahirkan anak laki-laki,
-
suaminya sudah besar,
pergi menikahi orang lain,
-
menurut kalian apakah ibunya
akan sangat senang?
-
Merasa seperti orang itu
merebut suaminya, begitu sedihnya.
-
Jadi bagaimana mungkin hubungan ibu mertua
dan menantu perempuan bisa baik?
-
Kalian harus tahu ini adalah jodoh.
-
Jadi kita harus mengerti bahwa
terkadang perasaan kita sangat penting.
-
Ketika seseorang merasa tidak baik, merasa
hubungan saya dengannya sangat tidak baik,
-
segera harus membaca Jie Jie Zhou.
-
Merasa bos ini tidak baik kepada kamu,
segera baca Jie Jie Zhou.
-
Merasa akhir-akhir ini
kamu akan tidak lancar,
-
kamu harus segera membaca
Xiao Zai Ji Xiang Shen Zhou.
-
Sebenarnya mantra-mantra ini
sangat sangat baik,
-
semuanya adalah mantra besar Bodhisattva,
-
semuanya adalah kitab suci
Bodhisattva yang resmi,
-
jadi kalian setelah membacanya
akan semakin baik.
-
Sebenarnya harus mengerti
bahwa banyak orang berkata,
-
"Master Lu, saya tidak tahu apa itu roh halus,
saya tidak tahu, saya tidak merasakan,
-
kamu bisa melihat
sedangkan saya tidak bisa melihat."
-
Master mengajarkan kalian
beberapa metode
-
untuk bisa merasakan apakah di tubuh
sendiri ada roh halus atau tidak.
-
Pertama, jika kamu sering
merasakan telapak kaki sangat dingin,
-
sering merasakan dingin yang menyeramkan,
punggung sedikit menggigil,
-
itu yang pertama.
-
Kedua, bermimpi sering mengalami
mimpi buruk, dikejar-kejar orang,
-
lari pun tidak bisa kabur,
-
itu yang kedua.
-
Ketiga, kamu sering tidak bisa
mengontrol emosi sendiri, yaitu ingin marah.
-
Keempat, wajah kamu semakin
berubah semakin galak,
-
dan ketika bertengkar berubah bentuk,
pasti ada roh halus di tubuh kamu,
-
apakah kalian semua mengerti?
-
Ada sepasang suami istri
datang ke kantor saya,
-
dua orang meminta saya melihat,
lalu ketika melihat,
-
saya melihat roh halus
masuk ke tubuh laki-laki itu,
-
laki-laki ini tiba-tiba saja di hadapan saya
mulai memaki istrinya,
-
"Kamu jangan banyak bicara.
-
Saya memberitahumu bukan semuanya
alah saya, bagaimana bagaimana..."
-
mulai memaki.
-
Setelah memaki,
Master melihatnya dari atas,
-
saya melihat roh halus itu naik ke lehernya
menarik rambutnya,
-
laki-laki itu memaki,
seperti boneka,
-
kalian semua tidak bisa melihat,
-
jadi waktu bertengkar
semuanya adalah roh halus.
-
Lalu saya berbicara kepada roh halus itu,
"Kamu cepat pergi,
-
saya akan memintanya
membaca kitab suci untukmu."
-
Ketika dia melompat pergi,
laki-laki ini tiba-tiba tersadar,
-
langsung kepada saya
"Master maaf maaf, maaf, maaf."
-
Langsung kepada istrinya,
"Maaf, maaf."
-
Suami takut istri,
dari mana keberanian sebesar itu?
-
Hantu yang memberikannya.
-
Jadi ketika seseorang sedang bertengkar,
-
kalian tidak bisa melihat
semuanya ada roh halus,
-
jadi mengapa kalian berkata
tidak bisa keluar,
-
mengapa terkadang semakin bertengkar
semakin ingin bertengkar
-
yaitu dia senang.
-
Masih banyak juga anak yang digugurkan
oleh ayah ibu di masa lalu ada di tubuhnya,
-
dia membuat ibu dan anak bertengkar,
-
kalian semua tidak tahu,
-
setelah dibacakan mantra
-
sudah berapa banyak orang mulai
rumahnya semakin harmonis,
-
temperamen semua menjadi baik,
-
jadi mengapa tidak belajar,
benar bukan?
-
Hanya membaca mantra
membaca kitab suci lalu membaik,
-
jadi banyak orang mendapat manfaat.
-
Jadi jika kalian nanti memiliki
empat jenis situasi ini,
-
saya berharap kalian segera
harus membaca XFZ,
-
nanti XFZ ada semua, baik tidak?
-
Maka Master hari ini ingin bercerita
kepada kalian semua,
-
terakhir bercerita sedikit
yaitu kita praktisi Buddha,
-
Master hari ini meminjamkan
cahaya ini kepada kalian,
-
setelah saya meminjamkan
cahaya kepada kalian,
-
selanjutnya harus
melihat kalian sendiri menyalakannya.
-
Jika kalian menyalakan cahaya ini
semakin terang,
-
di hati kalian menyalakannya semakin terang
dan masih bisa membantu orang lain,
-
menerangi diri sendiri, cahaya kalian akan
semakin ke mana pun pergi di sana terang.
-
Jadi seseorang pasti harus mengerti, kegembiraan
Dharma, kebahagiaan Dharma harus senang.
-
Kita hidup di dunia ini bukankah
hanya seumur hidup yang singkat ini?
-
Shakespeare,
di dalam dramanya sama saja,
-
ketika kita menonton drama Shakespeare,
-
pada dasarnya
Romeo dan Juliet juga sudah ditakdirkan,
-
ketika kita menonton
sudah tahu akhirnya berakhir dengan tragedi,
-
bukankah kehidupan manusia seperti ini?
-
Kita dilahirkan, kita sudah tahu
kita pasti akan mati,
-
itu adalah berakhir dengan tragedi.
-
Mengapa kita masih
dalam penderitaan ini
-
menciptakan lebih banyak
penderitaan untuk diri sendiri?
-
Senang sedikit, berpikir terbuka sedikit,
berpikir tembus sedikit,
-
itulah pencerahan.
-
Terima kasih semuanya.
-
Di atas panggung sangat panas,
saya turun cuci muka,
-
segera naik untuk melihat
totem untuk kalian, baik tidak?
-
Terima kasih semuanya.
-
Saya rasa teman-teman Selandia Baru
sangat baik, penuh semangat,
-
masih harus
berterima kasih kepada kalian.
-
Walaupun kalian ada 1.000 orang,
-
tetapi kami juga tidak seperti ada 5.000 orang
yang bertepuk tangan,
-
terima kasih.
-
Mari kita sekali lagi
dengan tepuk tangan yang meriah
-
berterima kasih kepada
Master Lu Junhong yang sangat welas asih.