-
Apa pertanyaan mengenai Milenial ?
-
Nampaknya
-
Generasi milenial
-
adalah sekelompok orang yang lahir
-
kira-kira pada tahun 1984 dan seterusnya
-
dimana mereka sulit untuk diatur
-
dan mereka menganggap diri mereka
-
merasa berhak dan narsistik
-
mementingkan diri sendiri,
-
tidak fokus, malas
-
namun merasa berhak adalah hal yang paling nampak
-
dan karena mereka seringkali terlalu
-
memusingkan tentang kepemimpinan
-
yang terjadi adalah, para pemimpin
-
bertanya kepada Milenial
-
"Apa yang kalian inginkan?"
-
dan para Milenial mengatakan
-
"Kami mau tempat kerja yang memiliki tujuan"
-
Saya suka itu
-
Kami ingin membuat suatu dampak
-
Anda tahu? apapun artinya itu
-
(tertawa)
-
"Kami ingin makanan gratis dan beanbags"
-
(Tertawa)
-
dan kemudian beberapa dari mereka memaknai
-
bahwa beberapa tempat bekerja yang memiliki tujuan
-
memiliki makanan gratis
-
dan ada beanbags
-
namun hal tersebut
-
masih membuat mereka tidak senang
-
dan hal tersebut karena mereka kehilangan...
-
ada bagian yang hilang
-
Yang saya pelajari adalah
-
saya bisa membaginya
-
kedalam empat bagian
-
Benar?
-
Ada empat macam hal
-
empat karakteristik
-
Pertama adalah pola asuh
-
hal lain adalah teknologi
-
yang ketiga adalah ketidaksabaran
-
dan yang keempat adalah lingkungan
-
Generasi yang kita sebut sebagai Milenial,
-
banyak dari mereka tumbuh mengarah pada....
-
bukan saya yang bilang -
-
strategi pola asuh yang gagal
-
Anda tahu kan?
-
sebagai contoh
-
mereka (Milenial) diberitahu bahwa mereka
-
spesial sepanjang waktu
-
mereka diberitahu bahwa mereka
-
bisa memiliki apa yang mereka mau
-
dalam hidup karena mereka menginginkannya
-
mereka diberitahu
-
mereka bisa masuk kelas unggulan
-
bukan karena mereka layak
-
namun karena orang tua mereka protes
-
dan beberapa dari mereka mendapat nilai A
-
bukan karena mereka dapat memperolehnya
-
namun karena guru-guru
-
tidak mau berurusan dengan para orangtua
-
beberapa anak mendapat medali partisipasi
-
Kamu mendapat medali walaupun datang terakhir, Benar kan?
-
Pada kenyataannya yang kita tahu adalah
-
jelas ada nilai yang hilang dari
-
medali dan penghargaan
-
untuk yang benar-benar bekerja keras,
-
dan hal tersebut membuat
-
orang yang berada pada peringkat terakhir merasa malu
-
karena mereka tau mereka tidak layak mendapatkannya
-
jadi sebenarnya hal itu membuat mereka merasa lebih buruk kan?
-
Kita melihat sekelompok
-
orang, dan mereka lulus sekolah
-
kemudian mendapat pekerjaan dan mereka
-
masuk ke dalam dunia yang sebenarnya
-
dan dengan cepat
-
mereka menemukan bahwa mereka tidak spesial
-
Ibu mereka tidak bisa membantu mereka promosi
-
bahwa kamu tidak mendapat apa-apa dengan peringkat terakhir
-
dan kamu tidak bisa
-
memiliki hanya karena kamu mau sesuatu
-
dan dengan cepat
-
seluruh gambaran diri mereka hancur
-
kemudian seluruh generasi
-
tumbuh dengan harga diri
-
lebih rendah daripada generasi sebelumnya
-
masalah lain adalah
-
kita tumbuh dalam dunia
-
Facebook dan Instagram
-
dengan kata lain
-
Kita pandai dalam menggunakan 'Filter' di berbagai hal
-
Kita pandai menunjukan pada orang-orang bahwa
-
hidup kita luar biasa walaupun sebenarnya depresi, Benar?
-
semua orang terdengar kuat dan
-
semua orang terdengar
-
mampu menyelesaikan masalah
-
Faktanya adalah
-
sedikit orang yang kuat
-
dan banyak dari orang-orang tidak
-
menyadari hal tersebut
-
Sehingga ketika orangtua
-
berkata
-
"Apa yang harus kita lakukan?"
-
mereka terdengar seperti
-
"Apa yang harus kamu lakukan"
-
dan mereka tidak tahu itu
-
(Tertawa)
-
Jadi, seluruh generasi
-
tumbuh dengan harga diri lebih rendah
-
dibanding dengan generasi sebelumnya
-
bukan karena kesalahan mereka sendiri
-
bukan karena kesalahan mereka sendiri, betul kan?
-
Mereka berada di asuhan yang salah
-
Sekarang, mari tambahkan teknologi
-
kita tahu bahwa keterikatan dengan
-
sosial media dan ponsel kita
-
melepaskan zat kimia yang disebut sebagai dopamin
-
itulah mengapa ketika Anda mendapatkan
-
pesan, terasa menyenangkan kan?
-
Jadi Anda tahu kita semua memiliki
-
ketika Anda merasa sedikit
-
sedih atau merasa kesepian
-
kemudian anda mengirimkan sepuluh pesan
-
untuk sepuluh teman Anda, Hai, Hai, Hai
-
(Tertawa)
-
Karena terasa menyenangkan ketika
-
Anda mendapatkan tanggapan
-
Betul kan?
-
Itulah mengapa kita menghitung "Likes"
-
Itulah mengapa kita mengecek sepuluh kali untuk melihat
-
apakah berhasil
-
apakah instagramku tumbuh dengan lambat
-
"Apakah saya melakukan kesalahan?"
-
"Apakah mereka tidak menyukaiku lagi?"
-
Betul kan?
-
Trauma untuk anak muda
-
untuk tidak disukai
-
karena kita tahu ketika Anda mendapatkannya
-
Anda mendapat dopamin - yang membuat senang
-
itulah kenapa kita menyukainya
-
itulah kenapa kita terus melakukannya
-
Dopamin adalah zat kimia yang sama
-
yang membuat kita senang ketika kita merokok,
-
ketika kita minum, ketika kita berjudi,
-
dengan kata lain, hal tersebut
-
sangat membuat kecanduan
-
Betul kan?
-
Kita memiliki batasan usia pada
-
merokok, judi, dan alkohol
-
dan kita tidak ada batasan usia pada
-
sosial media dan ponsel
-
yang setara dengan
-
lemari minuman dan
-
mengatakan pada anak remaja kita
-
ngomong-ngomong, hal mengenai remaja
-
jika hal tersebut membuatmu sedih
-
(tertawa)
-
namun pada dasarnya hal tersebutlah yang terjadi
-
Itulah pada dasarnya apa yang terjadi, benar?
-
Itulah pada dasarnya apa yang terjadi
-
Seluruh generasi
-
memiliki akses kecanduan pada
-
bahan kimia yang disebut dopamin
-
melalui sosial media dan ponsel
-
karena mereka melalui
-
stres yang tinggi pada saat remaja
-
Kenapa hal tersebut penting?
-
Hampir setiap pecandu alkohol mengetahui
-
alkohol ketika mereka remaja,
-
ketika kita masih sangat , sangat muda
-
Satu-satunya persetujuan yang kita butuhkan
-
adalah persetujuan dari orangtua kita.
-
Dan saat kita menjalani masa remaja,
-
kita membuat perubahan, dimana
-
sekarang kita butuh persetujuan dari rekan-rekan kita
-
Sangat membuat frustasi orangtua kita,
-
sangat penting bagi kita.
-
Hal tersebut memungkinkan kita untuk berkultivasi
-
diluar keluarga langsung (dekat) kami
-
ke dalam suku yang lebih luas, Betul kan?
-
Hal ini sangat membuat stres
-
dan merupakan masa cemas dalam hidup kita
-
Dan kita seharusnya belajar
-
untuk bergantung pada teman kita
-
Beberapa orang, secara tidak sengaja
-
menemukan alkohol dan efek mati rasa
-
dari dopamin untuk membantu mereka
-
menghadapi stres
-
dan kecemasan pada remaja
-
sayangnya,
-
yang menjadi bawaan
-
dalam otak mereka,
-
, dan selama sisa hidup mereka
-
Ketika mereka mengalami stres yang signifikan
-
mereka tidak akan berpaling pada orang,
-
mereka akan lari pada botol
-
Stres sosial, stres finansial,
-
stres karir, itu cukup banyak
-
Alasan utama kenapa
-
seorang pecandu alkohol minum, Betul kan?
-
Yang terjadi adalah karena
-
kita mengizinkan akses tanpa batas
-
ke perangkat dan media
-
penghasil dopamin ini.
-
Secara mendasar menjadi bawaan
-
dan apa yang kita lihat adalah
-
Saat mereka tumbuh dewasa,
-
banyak anak yang tidak tahu bagaimana
-
membentuk suatu hubungan yang mendalam
-
Kata mereka, "Bukan punyaku"
-
Mereka akan mengakui bahwa banyak dari
-
pertemanan mereka dangkal
-
Mereka akan mengakui bahwa mereka temannya,
-
namun mereka tidak mengandalkan temannya
-
Mereka tidak bergantung pada teman mereka
-
Mereka bersenang-senang dengan temannya,
-
namun mereka juga tahu bahwa teman mereka
-
akan membatalkan jika sesuatu
-
yang lebih baik datang.
-
Hubungan yang mendalam
-
tidak ada karena mereka
-
tidak pernah melatih keahlian
-
Dan yang lebih buruh, mereka tidak punya
-
mekanisme penanggulangan terhadap stres.
-
Sehingga ketika stres yang signifikan
-
muncul dalam hidup mereka,
-
mereka tidak mencari orang,
-
mereka akan mencari perangkat.
-
Mereka lari ke Media sosial
-
Mereka beralih ke hal-hal
-
yang menawarkan bantuan yang bersifat sementara
-
Kita tahu - pengetahuannya jelas -
-
Kita tahu bahwa orang yang menghabiskan
-
waktu lebih banyak pada Facebook menderita
-
depresi lebih tinggi daripada orang yang
-
menghabiskan waktu di Facebook lebih sedikit. Betul tidak?
-
Hal-hal ini seimbang,
-
Alkohol tidak buruk,
-
terlalu banyak alkohol buruk
-
Judi menyenangkan.
-
Terlalu banyak judi tapi berbahaya, Benar?
-
Tidak ada yang salah dengan
-
sosial media dan ponsel.
-
Ini karena ketidakseimbangan
-
Jika Anda duduk saat makan malam
-
dengan teman Anda dan Anda mengirim
-
pesan ke seseorang yang tidak ada disana
-
itu merupakan masalah.
-
Itu merupakan kecanduan.
-
Jika Anda dalam sebuah rapat,
-
dengan orang yang seharusnya
-
Anda dengarkan dan berbicara,
-
Anda meletakkan ponsel di meja,
-
Menghadap ke atas atau ke bawah, saya tidak peduli
-
itu merupakan pesan tersirat
-
pada ruangan tersebut bahwa Anda
-
tidak penting bagi saya saat ini.
-
Betul kan?
-
Itulah yang terjadi.
-
Dan Faktanya bahwa Anda tidak bisa
-
menyingkirkannya karena Anda kecanduan
-
Jika Anda bangun dan Anda
-
memeriksa ponsel sebelum mengucapkan
-
"Selamat Pagi" pada
-
pasangan Anda,
-
Anda memiliki kecanduan
-
dan seperti kecanduan lainnya, pada waktunya
-
itu akan menghancurkan hubungan Anda
-
Itu akan membutuhkan waktu dan uang
-
Dan akan membuat
-
hidup Anda menjadi lebih buruk
-
Jadi, Anda memiliki generasi yang tumbuh
-
dengan harga diri yang lebih rendah karena
-
tidak memiliki mekanisme penanggulangan
-
untuk menghadapi stres
-
Betul?
-
Sekarang Anda tambahkan "Ketidaksabaran"
-
Mereka tumbuh pada dunia
-
dengan kepuasan instant.
-
Anda ingin membeli sesuatu,
-
Anda mengunjungi Amazon dan akan muncul keesokannya
-
Anda ingin menonton film,
-
Hanya masuk ke aplikasi dan nonton film,
-
Anda tidak perlu melihat jadwal filmnya.
-
Anda ingin menonton acara TV,
-
Anda tidak perlu menunggu
-
dari minggu ke minggu, Benar?
-
Saya tahu orang yang melewati musim
-
hanya agar mereka bisa merayakan
-
akhir musim, Benar?
-
(Tertawa)
-
Kepuasan instant.
-
Anda ingin pergi berkencan,
-
Anda bahkan tidak perlu belajar
-
bagaimana menjadi Hey
-
(Tertawa)
-
Anda bahkan tidak perlu belajar
-
dan melatih kemampuan tersebut.
-
Anda tidak perlu merasa tidak nyaman
-
saat mengatakan "Iya" ketika Anda bermaksud mengatakan "Tidak"
-
dan berkata "Tidak" ketika Anda bermaksud "Tidak dan "Ya"
-
Geser ke kanan
-
Bang, Aku seorang penjantan
-
Betul kan?
-
Anda bahkan tidak perlu belajar
-
mekanisme koping sosial
-
Betul kan?
-
Apapun yang Anda mau
-
dapat Anda miliki secara instant
-
Apapun yang Anda mau,
-
Kepuasan instant,
-
kecuali kepuasan kerja
-
dan kekuatan dalam sebuah hubungan.
-
Tidak ada aplikasi untuk itu.
-
Merkea lambat, berkelok-kelok,
-
tidak nyaman, proses yang berantakan
-
Jadi, saya kemudian bertemu dengan
-
anak-anak pintar yang luar biasa, fantastis,
-
idealis, dan pekerja keras ini.
-
Mereka baru saja lulus sekolah
-
Mereka berada pada tingkat baru bekerja
-
Saya duduk dengan mereka,
-
Saat saya bertanya "Bagaimana kabarmu?"
-
Mereka bilang, "Saya rasa saya akan keluar"
-
Saya bilang "Kenapa?"
-
Mereka menjawab "Saya tidak membuat sebuah dampak"
-
Saya bilang "Kamu sudah bekerja selama 8 bulan"
-
(Tertawa)
-
Anda tahu
-
Seakan mereka berdiri
-
pada kaki gunung
-
dan mereka memiliki konsep
-
abstrak yang disebut "Dampak"
-
yang ingin mereka miliki di dunia ini
-
yang merupakan puncaknya
-
yang mereka tidak lihat adalah "Gunungnya"
-
Saya tidak peduli jika Anda naik gunung
-
dengan cepat atau lambat, tapi
-
tetaplah itu sebuah gunung
-
Lalu apa yang harus generasi muda
-
ini perlu pelajari adalah kesabaran
-
Bahwa beberapa hal itu benar benar,
-
sangat penting, seperti cinta, atau
-
pemenuhan pekerjaan, kegembiraan, cinta dalam hidup,
-
kepercayaan diri, kemampuan
-
Semua hal ini, semua hal ini,
-
membutuhkan waktu.
-
Terkadang Anda dapat mempercepat ptosesnya,
-
tetapi secara keseluruhan perjalanannya sulit
-
dan panjang, dan jika Anda
-
tidak meminta bantuan dan belajar kemampuan tersebut,
-
Anda akan jatuh dari gunung atau Anda akan--
-
skenario terburuk
-
kita sudah pernah melihatnya,
-
skenario terburuk adalah
-
melihat meningkatnya angka kasus bunuh diri
-
Kita melihat adanya peningkatan, pada generasi ini,
-
kita melihat adanya peningkatan angka kecelakaan,
-
kematian akibat overdosis obat-obatan.
-
Kita melihat lebih banyak dan banyak lagi
-
anak putus sekolah atau absen
-
yang disebabkan oleh depresi.
-
Belum pernah terdengar.
-
Ini benar-benar buruk.
-
Skenario terbaik -
-
Itu semua adalah kasus yang buruh, Benar?
-
Skenario terbaik adalah Anda akan
-
melihat seluruh populasi tumbuh
-
dan menjalani hidup dan
-
tidak pernah benar-benar menemukan kebahagiaan
-
Mereka tidak pernah benar-benar menemukan
-
kepuasan dalam bekerja ataupun kehidupan.
-
Mereka hanya akan mengarungi kehidupan
-
dan itu akan, baik-baik saja
-
"Bagaimana pekerjaanmu?
-
"Baik-baik saja, sama seperti kemarin"
-
"Bagaimana hubunganmu?"
-
"Baik-baik saja"
-
Seperti itu skenario kasus terbaik,
-
yang mengarahkan saya pada poin ke empat,
-
yaitu Lingkungan.
-
Kita melihat
-
sekelompok anak muda yang luar biasa
-
dan fantastik yang
-
ditangani oleh tangan yang buruk
-
Bukan salah mereka sendiri,
-
dan Kita menempatkan mereka pada lingkungan perusahaan
-
yang lebih peduli pada nomor
-
daripada anak-anak
-
Mereka lebih peduli pada kehidupan jangka pendek
-
daripada kehidupan jangka panjang
-
generasi muda ini
-
Kita lebih peduli pada tahun
-
daripada seumur hidup, Benar?
-
Jadi kita memasukkan mereka ke
-
lingkungan pekerjaan yang
-
tidak membantu mereka untuk membangun kepercayaan diri mereka.
-
Tidak membantu mereka belajar
-
kemampuan untuk bekerja sama.
-
dan tidak membantu mereka mengatasi
-
tantangan di dunia digital
-
dan menemukan keseimbangan.
-
Itu tidak membantu mereka mengatasi
-
kebutuhan akan kepuasan instant.
-
dan mengajari mereka bahwa kebahagiaan
-
dan dampak, dan pemenuhan yang Anda dapatkan dari
-
bekerja keras untuk
-
sesuatu untuk waktu yang lama,
-
tidak bisa diselesaikan dalam waktu
-
sebulan atau bahkan satu tahun
-
Lalu kami mendorong mereka
-
kedalam lingkungan perusahaan.
-
dan bagian terburuk dari hal tersebut
-
Mereka pikir itu mereka
-
Mereka menyalahkan diri sendiri.
-
mereka pikir mereka yang tidak bisa berurusan
-
dan membuat semuanya lebih buruh.
-
Bukan.
-
Saya disini untuk memberi tahu mereka, itu bukan salah karena mereka
-
Adalah karena kerjasama
-
Ini adalah lingkungan perusahaan
-
Kurang baiknya
-
kepemimpinan dalam dunia saat ini
-
yang membuat mereka merasakan
-
apa yang mereka lakukan
-
Mereka ditangani dengan buruk
-
dan saya benci untuk mengatakannya,
-
namun ini tanggung jawab perusahaan
-
Menyebalkan menjadi dirimu, seperti kita tidak punya pilihan
-
Inilah yang kita dapatkan
-
Dan saya berharap masyarakat dan
-
orang tua mereka mendapat pekerjaan yang lebih baik,
-
mereka tidak.
-
Jadi Kita menempatkan mereka pada perusahaan kita
-
dan kita sekarang harus mengangkat kekosongan.
-
Kita harus bekerja kerjas ekstra untuk mencari tahu
-
cara agar mereka bisa membangun kepercayaan diri mereka
-
Kita harus bekerja ekstra keras
-
untuk mencari cara mengajarkan mereka
-
kemampuan sosial yang tidak mereka miliki
-
Seharusnya tidak ada ponsel
-
dalam ruang konferensi, tidak ada.
-
Kosong.
-
Dan saya tidak bermaksud seperti
-
duduk diluar menunggu untuk mengirim pesan.
-
yang saya maksud adalah ketika Anda duduk,
-
dan menunggu meeting untuk mulai, tidak ada satupun -
-
- Ini yang kita semua lakukan -
-
Kita semua duduk disini
-
dan menunggu untuk rapat mulai.
-
Rapat dimulai?
-
Oke.
-
Dan kita mulai rapat.
-
Tidak.
-
Itu bukan bagaimana sebuah hubungan dibentuk.
-
Ingat yang kita membicarakan mengenai hal-hal kecil
-
Hubungan terbentuk dengan cara ini,
-
kita menunggu rapat untuk dimulai,
-
dan kita bertanya "Bagaimana kabar ayahmu?"
-
"Saya dengar ia masuk rumah sakit"
-
"Oh dia baik, terima kasih sudah bertanya"
-
"Dia sebenarnya ada di rumah sekarang"
-
"Oh, saya lega mendengarnya"
-
"Itu sangat menakjubkan"
-
"Aku tahu"
-
"Itu benar-benar menakutkan untuk sementara waktu"
-
Itulah bagaimana Anda membentuk sebuah hubungan
-
"Hey, apa kamu sudah menyelesaikan laporan?"
-
"Ya tuhan, Belum"
-
"Saya akan membantumu"
-
"Saya akan benar-benar membantumu dengan laporan itu"
-
"Yang benar?"
-
Itulah bagaimana kepercayaan dibentuk
-
Kepercayaan tidak dibentuk dalam acara sehari
-
Bahkan saat-saat buruk tidak segera membentuk kepercayaan
-
Merupakan konsistensi yang lambat dan stabil
-
Dan kita harus membuat mekanisme dimana
-
kita membiarkan kejadian kecil yang
-
tidak berbahaya terjadi.
-
Tapi jika kita membiarkan ponsel
-
dalam ruang konferensi, kita hanya .....
-
Okay, ada pertemuan.
-
Dan kesukaanku ketika disana
-
ada ponsel dan Anda pergi
-
Seperti ini Anda pergi
-
Ponsel berdering, Anda pergi, saya tidak
-
akan menjawab telfon tersebut
-
Tuan Dermawan, Anda tahu
-
Ketika Anda akan pergo dengan teman-teman Anda
-
dan saya melakukan ini dengan teman-teman saya
-
Ketika kita pergi untuk makan malam,
-
Kita pergi bersama-sama,
-
Kita akan meninggalkan ponsel kita di rumah.
-
Siapa yang akan menelfon kita?
-
Mungkin satu dari kita akan membawa ponselnya
-
jika saja kita butuh untuk menelfon Uber atau
-
mengambil foto atau makanan kita.
-
(Tertawa)
-
Tidak perlu dikatakan, ayolah.
-
Saya bukan -- Saya orang idealis, tapi saya tidak gila.
-
Bukan orang kafir.
-
Maksud saya, itu akan terlihat baik.
-
Kita akan membawa satu ponsel.
-
Jadi, hal ini seperti alkoholik
-
Alasan mengapa Anda minum alkohol
-
di luar rumah karena kita
-
tidak bisa percaya pada kemampuan diri
-
Kita hanya tidak cukup kuat.
-
Tapi ketika Anda menghapus godaan itu,
-
sebenarnya akan membuat hal menjadi lebih gampang.
-
Jadi ketika Anda berkata jangan cek ponselmu,
-
orang benar-benar akan seperti ini.
-
dan seseorang akan pergi ke toilet,
-
dan hal pertama apa yang kita lakukan?
-
Ambil ponsel, karena saya tidak ingin
-
melihat-lihat restoran selama
-
satu setengah menit
-
Anda tahu?
-
Namun jika Anda tidak punya ponsel,
-
Anda hanya menikmati dunia.
-
Dan itulah kapan muncul sebuah ide.
-
Keterlibatan konstan, konstan, konstan,
-
Bukan ketika Anda memiliki inovasi dan ide-ide
-
Ide terjadi ketika pikiran kita berkelana
-
kita punya, dan Anda melihat sesuatu, dan
-
Anda pergi, saya yakin mereka bisa lakukan itu
-
itulah yang disebut Inovasi
-
Benar kan?
-
Tapi kami mengambil
-
semua momen kecil itu.
-
Benar?
-
Anda seharusnya tidak, tidak satupun dari kita
-
Tidak satupun dari kita mengisi daya ponsel kita
-
di dekat temoat tidur kita.
-
Kita haus mengisi ponsel kita
-
di ruang tamu
-
Betul kan?
-
Hapus godaan
-
Anda terbangun di tengah malam
-
karena tidak bisa tidur,
-
Anda tidak akan memeriksa ponsel Anda,
-
yang akan membuat menjadi lebih buruh.
-
Tapi jika ponsel Anda di ruang tamu,
-
Santai..
-
Baik-baik saja
-
Tapi ini jam alarmku!
-
Belilah sebuah jam alarm
-
(Tertawa)
-
Hanya menghabisnya $8 Kan?
-
(Tertawa)
-
Saya akan membelikan Anda Jam alarm.
-
.