< Return to Video

【完整版】2018年02月11日 澳大利亚悉尼 法会开示

  • 0:00 - 0:06
    Pertemuan Dharma Master Lu
    Ceramah Master Lu
    Sydney, 11 Februari 2018
  • 0:07 - 0:11
    Para tuan rumah, biksu,
    para tamu yang terhormat,
  • 0:11 - 0:14
    umat Buddha dari berbagai
    negara di seluruh dunia,
  • 0:14 - 0:21
    selamat datang hadir di Acara Tanya
    Jawab Langsung Metafisika Sydney 2018.
  • 0:25 - 0:30
    Master Jun Hong Lu, Pejabat Perdamaian,
    sebagai Duta Perdamaian Dunia,
  • 0:30 - 0:33
    pembimbing spiritual bagi
    10 juta umat Tionghoa di dunia,
  • 0:33 - 0:35
    selama 20 tahun tanpa henti,
  • 0:35 - 0:38
    menyebarkan Dharma Mahayana
    di dunia manusia,
  • 0:38 - 0:41
    secara luas membimbing
    semua makhluk yang memiliki jodoh.
  • 0:41 - 0:44
    Master Lu Junhong menjunjung
    tinggi semangat welas asih
  • 0:44 - 0:46
    tanpa pamrih dan kasih sayang
    yang menyatu,
  • 0:46 - 0:48
    dengan kebijaksanaan
    dan metode yang luar biasa,
  • 0:48 - 0:52
    Dharma dalam bahasa sehari-hari,
    membimbing kehidupan modern,
  • 0:52 - 0:55
    dengan welas asih membimbing 10 juta
    orang memasuki pintu gerbang Buddha,
  • 0:55 - 0:57
    menghancurkan kebingungan
    dan membuka pencerahan,
  • 0:57 - 0:58
    mengubah takdir,
  • 0:58 - 1:01
    menciptakan keajaiban dunia manusia
    yang tak terhitung jumlahnya,
  • 1:01 - 1:04
    membuat semua makhluk menghilangkan
    bencana dan meninggalkan penderitaan,
  • 1:04 - 1:10
    masyarakat menjadi harmonis,
    dan dunia damai.
  • 1:10 - 1:12
    Hingga saat ini,
  • 1:12 - 1:14
    Master Lu telah
    secara pribadi mengunjungi
  • 1:14 - 1:17
    lebih dari 30 negara dan wilayah di Asia,
    Eropa, Amerika, Oseania, dan lain-lain,
  • 1:17 - 1:23
    mengadakan ratusan ceramah
    menyebarkan budaya Tiongkok dan Dharma,
  • 1:23 - 1:26
    menggemparkan dan
    menggegerkan masyarakat internasional.
  • 1:26 - 1:27
    Dalam beberapa tahun terakhir,
  • 1:27 - 1:30
    Master Lu berdedikasi
    untuk mendorong perdamaian dunia
  • 1:30 - 1:32
    dan berulang kali menerima penghargaan
    internasional yang istimewa.
  • 1:32 - 1:33
    Pada tahun 2012,
  • 1:33 - 1:37
    Konferensi Bersama
    Agama-Agama Dunia di London, Inggris,
  • 1:37 - 1:40
    memberikan penghargaan
    istimewa kepada Master Lu Junhong
  • 1:40 - 1:44
    sebagai Jenderal Perdamaian Dunia
    dan Duta Perdamaian Dunia.
  • 1:44 - 1:48
    Master Lu juga diundang naik
    ke podium Universitas Harvard,
  • 1:48 - 1:53
    dan menerima gelar Profesor
    Tamu Kehormatan Universitas Siena,
  • 1:53 - 1:56
    gelar kehormatan
    seumur hidup Datuk Malaysia,
  • 1:56 - 1:59
    penghargaan istimewa
    Pejabat Perdamaian Australia,
  • 1:59 - 2:03
    dan di PBB, Kongres Amerika Serikat,
    Berlin Jerman,
  • 2:03 - 2:06
    Museum Toleransi Amerika Serikat,
    dan tempat lainnya
  • 2:06 - 2:09
    yang mengadakan
    konferensi perdamaian dunia,
  • 2:09 - 2:12
    berkali-kali menerima penghargaan
    Duta Perdamaian Dunia.
  • 2:12 - 2:15
    Master Lu Junhong juga terpilih
  • 2:15 - 2:18
    dengan penuh kehormatan
    dalam Almanak Tokoh Tiongkok 2014,
  • 2:18 - 2:24
    dan pada bulan September 2015
    atas undangan Ketua Majelis Umum PBB,
  • 2:24 - 2:28
    menghadiri Majelis Umum PBB
    di markas besar PBB,
  • 2:28 - 2:31
    Forum Puncak Budaya Perdamaian,
  • 2:31 - 2:33
    pada bulan September 2017,
  • 2:33 - 2:38
    diundang untuk menghadiri
    kegiatan peringatan Hari Vesak UNESCO,
  • 2:38 - 2:40
    dan memberikan pidato dengan tema,
  • 2:40 - 2:49
    membuat inti sari Dharma
    dan konsep perdamaian menuju dunia.
  • 2:49 - 2:52
    Pada awal tahun baru,
    kita berkumpul dengan jodoh di Sydney,
  • 2:52 - 2:54
    bersama-sama
    mandi dalam cahaya Buddha,
  • 2:54 - 2:56
    bersama-sama mendengarkan
  • 2:56 - 2:59
    permulaan terbaru yang dibawakan
    oleh Master Lu Junhong untuk kita.
  • 2:59 - 3:03
    Bersyukur atas cahaya Buddha
    Bodhisattva Guanyin yang menyinari,
  • 3:03 - 3:04
    embun kebaikan
    yang disiramkan ke mana-mana.
  • 3:04 - 3:07
    Sekali lagi bersyukur atas welas asih
    Master Lu yang mengemban ikrar
  • 3:07 - 3:12
    untuk membimbing
    mereka yang memiliki jodoh.
  • 3:12 - 3:15
    Sekarang, mari kita berikan
    tepuk tangan yang paling meriah
  • 3:15 - 3:19
    untuk Master Lu Junhong
    yang terhormat dan welas asih.
  • 3:30 - 3:33
    Mari kita menyambut Master Lu Junhong
    menerima bunga dari para umat.
  • 4:11 - 4:15
    Tahun baru menyebarkan
    Dharma dengan welas asih,
  • 4:15 - 4:18
    di tengah keheningan sempurna
    menyampaikan suara Dharma.
  • 4:18 - 4:21
    Sekali mendengar sifat Buddha ada,
  • 4:21 - 4:24
    Agama Buddha yang berusia
    ribuan tahun bersinar cemerlang
  • 4:24 - 4:27
    ribuan tahun Dharma Buddha
    memancarkan cahaya yang luar biasa.
  • 4:30 - 4:33
    Terima kasih kepada Bodhisattva Guanyin
    yang Maha Welas Asih
  • 4:33 - 4:35
    yang menyelamatkan dari penderitaan,
  • 4:35 - 4:39
    terima kasih Buddha Bodhisattva
    dari sepuluh penjuru dan tiga masa,
  • 4:39 - 4:41
    naga langit pelindung Dharma,
  • 4:41 - 4:43
    terima kasih kepada para tamu terhormat,
    para biksu,
  • 4:43 - 4:48
    dan para umat Buddha serta relawan
    dari berbagai negara di dunia,
  • 4:48 - 4:49
    selamat datang!
  • 4:54 - 4:57
    Pertama-tama saya mendoakan
    semua orang di tahun baru ini
  • 4:57 - 5:01
    semoga segala sesuatunya berjalan lancar,
    sehat jasmani, rajin menyebarkan Dharma,
  • 5:01 - 5:04
    selamat Tahun Baru Imlek!
  • 5:09 - 5:17
    Terima kasih kepada Balai Kota Sydney
    atas dukungannya, terima kasih!
  • 5:21 - 5:25
    Sydney yang indah
    telah menyambut tahun baru,
  • 5:25 - 5:29
    mempelajari budaya tradisional
    Tiongkok kita,
  • 5:29 - 5:33
    menghilangkan rintangan
    kekhawatiran dalam hati,
  • 5:33 - 5:35
    meninggalkan yang lama
    menyambut yang baru,
  • 5:35 - 5:39
    menyambut keberuntungan dan
    kesempurnaan tahun baru,
  • 5:39 - 5:42
    welas asih dan kedamaian
    di dunia manusia.
  • 5:49 - 5:53
    Kehidupan seseorang dijalani
    dalam ketidaktahuan,
  • 5:53 - 5:56
    kita tidak memahami bahwa
    kehidupan tidak kekal,
  • 5:56 - 6:00
    banyak orang setiap hari terikat pada
    ketenaran, keuntungan,
  • 6:00 - 6:02
    dan keinginan materi di dunia manusia,
  • 6:02 - 6:08
    membuat diri mereka sendiri
    menderita dalam lautan nafsu.
  • 6:08 - 6:11
    Pada November 2017,
  • 6:11 - 6:17
    seorang wanita di Sydney
    karena tidak bisa menerima kenyataan,
  • 6:17 - 6:19
    mengendarai mobil Toyota,
  • 6:19 - 6:23
    seperti orang gila
    menabrak masuk ke sebuah sekolah dasar,
  • 6:23 - 6:27
    menabrak dinding kelas sekolah,
  • 6:27 - 6:30
    dia langsung menabrak
    para siswa yang tidak bersalah,
  • 6:30 - 6:34
    menyebabkan lebih dari 20 anak terluka,
  • 6:34 - 6:39
    di antaranya dua anak laki-laki berusia
    8 tahun dibawa ke rumah sakit,
  • 6:39 - 6:42
    karena luka yang terlalu parah,
    dinyatakan meninggal.
  • 6:42 - 6:51
    Di Melbourne, sepasang kekasih
    berhenti di bawah pohon, tersambar petir,
  • 6:51 - 6:58
    keduanya dibawa ke rumah sakit,
    upaya penyelamatan gagal dan meninggal.
  • 6:58 - 7:04
    Pada tanggal 14 Desember,
    seorang ibu yang belum menikah di Xi'an,
  • 7:04 - 7:06
    karena tidak bisa menerima kenyataan,
  • 7:06 - 7:08
    tidak bisa menyelesaikan
    masalah keluarga,
  • 7:08 - 7:13
    melemparkan anak yang baru lahir
    dari lantai 13 hingga tewas,
  • 7:13 - 7:15
    dirinya sendiri melarikan diri.
  • 7:15 - 7:23
    Orang modern tidak dapat melampiaskan
    nafsu keserakahan dan kebencian,
  • 7:23 - 7:29
    pemikiran manusia kehilangan kontrol,
    jiwa sangat terdistorsi,
  • 7:29 - 7:34
    baru akan melakukan
    tindakan ekstrem seperti ini,
  • 7:34 - 7:40
    jadi kita harus dengan kebijaksanaan
    Buddha Bodhisattva serta tingkat meditasi,
  • 7:40 - 7:45
    memahami bahwa keegoisan manusia
    adalah suatu dosa.
  • 7:45 - 7:51
    Berapa banyak keluarga yang hancur,
    karena setiap orang egois,
  • 7:51 - 7:54
    suami istri
    hanya memikirkan diri sendiri,
  • 7:54 - 7:58
    tidak memikirkan luka yang
    ditimbulkan pada pasangan.
  • 7:58 - 8:06
    Masalah terbesar yang menyebabkan
    luka pada pasangan adalah keegoisan,
  • 8:06 - 8:10
    kita manusia hanya
    jika hidup untuk makhluk hidup,
  • 8:10 - 8:14
    hanya jika
    memperhatikan moralitas kehidupan,
  • 8:14 - 8:22
    baru akan mendapat pembebasan.
  • 8:22 - 8:26
    Dalam kehidupan nyata yang
    penuh dengan nafsu materi,
  • 8:26 - 8:29
    seseorang tidak terganggu
    oleh nafsu materi,
  • 8:29 - 8:35
    mencari jiwa yang mulia dan
    mentalitas yang sehat,
  • 8:35 - 8:40
    menghilangkan kebencian,
    menyelesaikan kekhawatiran hidup,
  • 8:40 - 8:45
    mewujudkan keharmonisan keluarga,
    meningkatkan indeks kebahagiaan,
  • 8:45 - 8:49
    menggunakan lima sila dan sepuluh
    kebaikan untuk memurnikan diri,
  • 8:49 - 8:59
    barulah dapat berakar pada masa kini,
    memberi manfaat bagi generasi mendatang.
  • 8:59 - 9:03
    Manusia modern hanya
    untuk keegoisan mereka sendiri,
  • 9:03 - 9:05
    telah memengaruhi anak-anak,
  • 9:05 - 9:11
    pasangan suami istri seperti apa
    akan membesarkan anak seperti apa.
  • 9:11 - 9:13
    Hubungan baik atau buruk
    antara suami istri,
  • 9:13 - 9:20
    sepenuhnya memengaruhi pertumbuhan
    sehat anak-anak dan kepribadian mereka.
  • 9:20 - 9:24
    Jika sepasang suami istri,
    ayah dan ibu saling mencintai,
  • 9:24 - 9:28
    kepribadian anak sehat dan ceria;
  • 9:28 - 9:32
    jika perasaan ayah dan ibu hambar,
  • 9:32 - 9:37
    anak akan sangat keras kepala dan egois;
  • 9:37 - 9:43
    jika ibu kuat dan ayah lemah,
  • 9:43 - 9:50
    anak laki-laki ini umumnya
    agak penakut, dan sedikit rendah diri;
  • 9:50 - 9:53
    jika ayah dan ibu bercerai terlalu dini,
  • 9:53 - 9:59
    anak akan menjadi semakin dingin,
    tidak ada rasa aman;
  • 9:59 - 10:03
    jika ayah dan ibu setiap hari hidup
    dalam saling menyalahkan,
  • 10:03 - 10:07
    anak akan sangat sensitif,
    suka mencari alasan,
  • 10:07 - 10:11
    dan sangat keras kepala,
    tidak mendengarkan;
  • 10:11 - 10:14
    jika ayah dan ibu suka berkelahi,
  • 10:14 - 10:19
    anak akan suka kekerasan,
    pemarah, dan kasar.
  • 10:19 - 10:25
    Keluarga harmonis segala urusan berjalan
    lancar, tanah kuning berubah menjadi emas,
  • 10:25 - 10:27
    urusan rumah tangga
    tidak ada yang benar atau salah,
  • 10:27 - 10:30
    hanya ada sebab dan akibat.
  • 10:35 - 10:37
    Kita praktisi Buddha
    memahami sebab akibat,
  • 10:37 - 10:40
    memperlakukan jodoh dengan baik,
  • 10:40 - 10:44
    harus diingat, rumah adalah tempat
    untuk berbicara tentang perasaan,
  • 10:44 - 10:50
    bukan tempat egois untuk berbicara
    tentang kebenaran,
  • 10:50 - 10:54
    tempat untuk berbicara tentang
    kebenaran adalah pengadilan.
  • 10:59 - 11:07
    Pada zaman dahulu, ada dua orang teman
    yang melakukan perjalanan di gurun pasir.
  • 11:07 - 11:15
    Dalam perjalanan mereka bertengkar,
    satu orang menampar orang lainnya.
  • 11:15 - 11:19
    Orang yang ditampar merasa terhina,
  • 11:19 - 11:23
    dia diam saja, mencari tempat berpasir,
  • 11:23 - 11:31
    di atasnya menulis, "Hari ini,
    teman baik saya menampar saya."
  • 11:31 - 11:33
    Mereka terus berjalan maju,
  • 11:33 - 11:38
    sampai di tepi Sungai Kuning,
    memutuskan untuk berhenti.
  • 11:38 - 11:42
    Orang yang ditampar itu
    kakinya terpeleset,
  • 11:42 - 11:46
    hampir jatuh ke sungai dan tenggelam,
  • 11:46 - 11:50
    untungnya diselamatkan oleh temannya.
  • 11:50 - 11:55
    Setelah diselamatkan,
    dia mengambil sebilah pedang,
  • 11:55 - 12:02
    mengukir di batu, "Hari ini,
    teman baik saya menyelamatkan hidup saya."
  • 12:02 - 12:05
    Teman di sampingnya
    bertanya dengan penasaran,
  • 12:05 - 12:08
    "Mengapa
    setelah saya menampar kamu,
  • 12:08 - 12:10
    kamu harus menulis di pasir,
  • 12:10 - 12:13
    sedangkan sekarang
    saya menyelamatkan kamu,
  • 12:13 - 12:17
    kamu justru mengukirnya di batu?"
  • 12:17 - 12:19
    Orang yang diselamatkan tersenyum
    dan menjawab,
  • 12:19 - 12:22
    "Ketika dilukai oleh seorang teman,
  • 12:22 - 12:26
    harus ditulis di tempat
    yang paling mudah dilupakan,
  • 12:26 - 12:30
    angin akan menghapus lukanya;
  • 12:30 - 12:37
    sebaliknya, jika dibantu, kita harus
    mengukirnya di kedalaman jiwa,
  • 12:37 - 12:41
    membuat angin apa pun
    tidak dapat menghapusnya."
  • 12:46 - 12:52
    Dalam pergaulan antar teman,
    luka seringkali tidak disengaja,
  • 12:52 - 12:55
    tetapi pertolongan adalah tulus.
  • 12:55 - 12:57
    Seperti keluarga kita,
  • 12:57 - 13:03
    sesekali tidak sengaja mengatakan
    sesuatu yang menyakiti pihak lain,
  • 13:03 - 13:04
    itu tidak disengaja,
  • 13:04 - 13:09
    sedangkan yang sesungguhnya adalah
    dia selalu mengurus rumah ini,
  • 13:09 - 13:11
    selalu membantu kita.
  • 13:11 - 13:15
    Jadi praktisi Buddha
    harus melupakan
  • 13:15 - 13:18
    luka yang tidak disengaja
    dari orang lain terhadap kamu,
  • 13:18 - 13:22
    mengingat bantuan tulus
    dari orang lain terhadap kamu,
  • 13:22 - 13:29
    kamu akan menemukan di dunia ini
    ada banyak teman baik.
  • 13:32 - 13:35
    Dalam kehidupan sehari-hari,
  • 13:35 - 13:40
    bahkan antara teman terbaik pun
    akan ada gesekan,
  • 13:40 - 13:43
    juga akan karena gesekan ini
    menghasilkan kesalahpahaman,
  • 13:43 - 13:47
    hingga menjadi orang asing.
  • 13:47 - 13:53
    Setiap kali larut malam,
    kita menatap langit berbintang,
  • 13:53 - 13:57
    selalu terpikirkan
    kenangan indah masa lalu.
  • 13:57 - 14:03
    Kedalaman persahabatan adalah
    perasaan yang terukir di hati,
  • 14:03 - 14:06
    mampu memaafkan
    kekurangan orang lain,
  • 14:06 - 14:16
    itu karena kamu memiliki hati welas asih
    yang tidak mementingkan diri sendiri.
  • 14:16 - 14:22
    Menjadi manusia harus belajar toleran,
    memaafkan orang lain,
  • 14:22 - 14:25
    baru bisa menyempurnakan diri sendiri.
  • 14:25 - 14:29
    Dalam kesadaran hanya
    meninggalkan kekurangan orang lain,
  • 14:29 - 14:36
    tidak diragukan lagi akan menaruh
    ketakutan terhadap orang lain
  • 14:36 - 14:39
    dan luka terhadap
    diri sendiri di dalam hatimu;
  • 14:39 - 14:43
    menaruh kelebihan
    orang lain di dalam hati,
  • 14:43 - 14:49
    itu akan membuat hatimu
    menghasilkan cahaya tanpa batas.
  • 14:52 - 14:56
    Kita memiliki jodoh Buddha yang sama,
  • 14:56 - 15:01
    hati kita akan saling berhubungan,
    tidak perlu bahasa apa pun,
  • 15:01 - 15:09
    karena welas asih seperti cahaya,
    menyatukan hati kita menjadi satu.
  • 15:09 - 15:11
    Master memberitahu semua,
  • 15:11 - 15:17
    jangan sekali-kali menuntut teman
    Buddha memberimu balasan yang sama,
  • 15:17 - 15:20
    membantu orang lain
    tanpa mengharapkan balasan,
  • 15:20 - 15:22
    kamu baru adalah orang suci,
  • 15:22 - 15:29
    memaafkan orang lain, terhadap diri
    sendiri juga adalah peningkatan tingkat.
  • 15:34 - 15:40
    Kehidupan seperti bermimpi,
    waktu berlalu cepat.
  • 15:40 - 15:43
    Ada sebuah puisi jenaka mengatakan,
  • 15:43 - 15:52
    "Umur 17-18, tertawa riang gembira,
    bermain sampai rambut berantakan;
  • 15:52 - 15:59
    umur 27-28, masa muda sudah lewat,
    baru tersadar harus bersungguh-sungguh;
  • 15:59 - 16:03
    umur 37-38,
    sudah menikah dan berkeluarga,
  • 16:03 - 16:06
    melihat uang langsung
    berusaha keras mencarinya;
  • 16:06 - 16:14
    umur 47-48, kehidupan penuh masalah,
    diusir istri dari rumah,
  • 16:14 - 16:19
    tapi masih merasa diri penuh semangat;
  • 16:23 - 16:30
    umur 57-58, pensiun dan pulang ke rumah,
    sepatu kotor tidak ada yang membersihkan;
  • 16:30 - 16:37
    umur 67-68, daya ingat menurun,
    pikun mulai muncul;
  • 16:37 - 16:44
    umur 77-78, seluruh tubuh sakit-sakitan,
    bersiap meninggalkan dunia.
  • 16:49 - 16:53
    Kehidupan seperti mimpi,
    mimpi seperti kehidupan.
  • 16:53 - 16:57
    Datang ke dunia manusia,
    kita tidak membawa apa pun,
  • 16:57 - 17:01
    jadi kita juga
    tidak akan membawa apa pun.
  • 17:01 - 17:05
    Melepaskan keterikatan,
    melatih kehidupan,
  • 17:05 - 17:09
    akan membuatmu merasakan
    kebahagiaan yang luar biasa.
  • 17:09 - 17:13
    Tidak serakah tidak menuntut,
    itu benar-benar santai;
  • 17:13 - 17:16
    tidak khawatir tidak benci,
    adalah hati yang santai;
  • 17:16 - 17:22
    membaca sutra menyelamatkan orang,
    adalah pohon pinus yang tidak menua.
  • 17:27 - 17:35
    Aktor terkenal,
    bintang Hollywood Schwarzenegger
  • 17:35 - 17:38
    baru-baru ini di blognya sendiri
  • 17:38 - 17:46
    memposting sebuah foto dirinya di bawah
    patung perunggu dirinya, tidur di jalanan,
  • 17:46 - 17:54
    dan dengan sedih menulis
    "zaman berubah demikian".
  • 17:54 - 17:59
    Dia menulis kalimat ini
    bukan hanya karena dia sudah tua,
  • 17:59 - 18:06
    tetapi juga karena ketika dia
    menjabat sebagai gubernur California,
  • 18:06 - 18:15
    dia pernah menghadiri upacara pembukaan
    hotel yang dinamai dengan patungnya ini.
  • 18:15 - 18:20
    Pemilik manajer hotel pernah
    mengatakan kepada Schwarzenegger,
  • 18:20 - 18:22
    "Anda adalah tamu terbesar kami,
  • 18:22 - 18:26
    kapan saja, selama Anda
    datang ke hotel kami,
  • 18:26 - 18:32
    kami akan menyediakan
    kamar gratis untuk Anda."
  • 18:32 - 18:37
    Ketika Schwarzenegger
    turun dari jabatan gubernur,
  • 18:37 - 18:40
    kemudian datang lagi ke hotel ini,
  • 18:40 - 18:45
    manajer hotel menolak
    memberikan kamar untuknya,
  • 18:45 - 18:48
    dan mengatakan jika dia ingin
    menginap harus membayar,
  • 18:48 - 18:54
    karena kamar hotel mereka
    sekarang sangat diminati.
  • 18:54 - 18:58
    Jadi Schwarzenegger
    membawa kantong tidur,
  • 18:58 - 19:02
    berdiri di bawah patungnya,
  • 19:02 - 19:05
    menjelaskan pesan
    yang ingin disampaikannya,
  • 19:05 - 19:08
    tidur di bawah patungnya.
  • 19:08 - 19:12
    Silakan kalian melihat foto tersebut.
  • 19:21 - 19:26
    Dia membawa sebuah
    kantung tidur berdiri dibawah patung
  • 19:26 - 19:31
    Dia berkata, "Ketika saya
    berada di posisi penting,
  • 19:31 - 19:34
    orang-orang selalu memuji saya;
  • 19:34 - 19:37
    ketika saya
    kehilangan posisi penting ini,
  • 19:37 - 19:44
    mereka melupakan saya,
    tidak lagi menepati janji.
  • 19:44 - 19:49
    Jangan percaya pada posisi
    dan uang yang kamu miliki,
  • 19:49 - 19:54
    jangan percaya pada
    kekuatan yang kamu miliki sekarang,
  • 19:54 - 19:57
    juga jangan percaya pada
    kecerdasanmu,
  • 19:57 - 20:00
    karena semua ini
    tidak akan bertahan lama."
  • 20:00 - 20:03
    Dia mencoba memberitahu semua,
  • 20:03 - 20:06
    "Ketika orang-orang
    menganggap kamu penting,
  • 20:06 - 20:08
    setiap orang adalah temanmu;
  • 20:08 - 20:13
    tetapi begitu kamu tidak sesuai
    dengan kepentingan mereka,
  • 20:13 - 20:20
    kamu menjadi seperti sampah
    yang dibuang orang."
  • 20:20 - 20:25
    Dia melanjutkan, "Kamu tidak akan selalu
    mengira kamu adalah diri kamu yang dulu,
  • 20:25 - 20:29
    tidak ada yang selamanya."
  • 20:29 - 20:35
    "Ketidakkekalan sangat menakutkan",
    kalimat ini Master tambahkan.
  • 20:40 - 20:43
    Praktisi Buddha
    tidak serakah pada masa lalu,
  • 20:43 - 20:45
    welas asih baru bisa abadi,
  • 20:45 - 20:48
    hanya orang yang melatih hati sendiri,
  • 20:48 - 20:52
    baru akan memiliki
    sifat dasar dan hati nurani
  • 20:52 - 20:56
    yang selamanya menjadi milik sendiri.
  • 21:01 - 21:06
    Seorang wisatawan bertanya
    kepada seorang guru besar,
  • 21:06 - 21:10
    "Bagaimana kita bisa
    mendapatkan kebahagiaan sejati?"
  • 21:10 - 21:12
    Guru besar berkata,
  • 21:12 - 21:18
    "Sebenarnya kehidupan adalah
    lelucon yang sangat tidak menyenangkan,
  • 21:18 - 21:22
    tetapi membuatnya indah tidaklah sulit,
  • 21:22 - 21:29
    bagi orang duniawi,
    meskipun memenangkan undian 5 juta,
  • 21:29 - 21:33
    menjadi bos perusahaan,
    membentuk keluarga,
  • 21:33 - 21:36
    bagi mereka masih tidak puas,
  • 21:36 - 21:41
    karena keberkahan ini
    semua akan pergi dan tidak kekal,
  • 21:41 - 21:45
    seiring waktu akan menghilang,
  • 21:45 - 21:48
    kita hanya dengan terus
    menghargai berkah,
  • 21:48 - 21:53
    baru bisa benar-benar
    memiliki kebahagiaan."
  • 21:53 - 21:58
    Saat itu wisatawan bertanya
    dengan bingung kepada guru besar,
  • 21:58 - 22:02
    "Shifu, terus menghargai jodoh?"
  • 22:02 - 22:07
    "Benar, terus menghargai
    yang kamu miliki sekarang,
  • 22:07 - 22:10
    kamu baru bisa
    terus merasakan kebahagiaan,
  • 22:10 - 22:15
    itu memerlukan pandai puas
    dengan keadaan sekarang,
  • 22:15 - 22:18
    menghadapi kekhawatiran
    harus sering berpikir,
  • 22:18 - 22:25
    masalah pada awalnya
    mungkin lebih buruk dari sekarang."
  • 22:25 - 22:32
    Jika korek api membakar pakaianmu,
    kamu juga jangan sedih,
  • 22:32 - 22:35
    kamu harus merasa bersyukur,
    berterima kasih kepada Bodhisattva,
  • 22:35 - 22:41
    untungnya yang terbakar adalah pakaian,
    bukan rumahmu;
  • 22:41 - 22:46
    jika kamu memiliki saudara miskin
    datang ke vila mencarimu,
  • 22:46 - 22:49
    tolong kamu jangan berwajah jelek,
  • 22:49 - 22:52
    dan harus
    dengan gembira menerimanya,
  • 22:52 - 22:58
    karena dalam hatimu harus berterima kasih
    untungnya yang datang bukan penagih utang;
  • 22:58 - 23:02
    jika jari tanganmu tertusuk duri,
  • 23:02 - 23:06
    kamu juga harus bersyukur,
    Bodhisattva melindungi,
  • 23:06 - 23:12
    untungnya duri ini
    tidak menusuk matamu.
  • 23:12 - 23:13
    Kamu harus berterima kasih,
  • 23:13 - 23:18
    dalam kehidupan ini kamu bukan
    kuda yang menarik gerobak jarak jauh,
  • 23:18 - 23:24
    bukan sapi yang menderita,
    bukan babi atau keledai,
  • 23:24 - 23:26
    dalam kehidupan ini
    tidak lahir sebagai anjing,
  • 23:26 - 23:28
    kamu bukan cacat.
  • 23:28 - 23:30
    Kamu harus belajar gembira,
  • 23:30 - 23:34
    karena saat ini
    kamu tidak duduk di kursi terdakwa,
  • 23:34 - 23:40
    juga tidak ada polisi di depanmu,
    apalagi dimasukkan ke penjara.
  • 23:40 - 23:45
    Jika kamu tidak tinggal
    di pinggiran yang sangat jauh,
  • 23:45 - 23:47
    memikirkan nasib
  • 23:47 - 23:53
    akhirnya tidak mengirimmu
    ke tempat-tempat yang terpencil itu,
  • 23:53 - 23:58
    bukankah kamu akan
    merasa ada sedikit kebahagiaan?
  • 24:03 - 24:06
    Jika kamu memiliki satu gigi yang sakit,
  • 24:06 - 24:11
    kamu harus berpikir
    kamu masih beruntung,
  • 24:11 - 24:16
    jika semua gigimu sakit,
    itu akan membuatmu mati.
  • 24:16 - 24:21
    Jika kamu masih bisa berjalan,
    membaca, mendengarkan sutra,
  • 24:21 - 24:23
    kamu harus bersyukur,
  • 24:23 - 24:27
    pikirkan berapa
    banyak orang tuli, bisu, buta,
  • 24:27 - 24:31
    dan penyandang disabilitas
    yang tidak bisa berjalan.
  • 24:31 - 24:35
    Setiap hari kita bersyukur saja
    masih tidak cukup,
  • 24:35 - 24:38
    dari mana datangnya
    kekhawatiran dan penderitaan!
  • 24:38 - 24:47
    Kekhawatiran berasal dari keserakahan,
    penderitaan berasal dari ketidakpuasan.
  • 24:52 - 24:55
    Segala hal harus
    berpikir ke arah yang baik,
  • 24:55 - 25:00
    secepat mungkin menerima
    kenyataan yang tidak dapat kamu ubah,
  • 25:00 - 25:04
    kehidupanmu akan
    gembira dan menyenangkan.
  • 25:04 - 25:09
    Daripada setiap umat Buddha dan
    setiap makhluk hidup
  • 25:09 - 25:14
    menghabiskan hari dengan penuh
    kekhawatiran dan kesedihan,
  • 25:14 - 25:20
    lebih baik setiap hari dijalani dengan
    gembira sambil melepaskan kekhawatiran,
  • 25:20 - 25:26
    dan menyambut hari esok
    serta masa depan yang indah.
  • 25:31 - 25:37
    Ketika Master sedang mendengarkan
    penelepon untuk melihat totem,
  • 25:37 - 25:41
    Master melihat bahwa pencernaannya
    tidak baik, pendengarannya bermasalah,
  • 25:41 - 25:45
    dan saya juga melihat bahwa saat itu
    rambutnya diikat dengan cara yang aneh,
  • 25:45 - 25:47
    dicepol ke atas.
  • 25:47 - 25:52
    Lalu melihat giginya, ada satu gigi
    yang miring dan menonjol keluar,
  • 25:52 - 25:56
    dia mengakui memang
    ada satu gigi taring yang miring.
  • 25:56 - 26:01
    Master melihat alisnya sangat tebal,
    dia mengatakan alis itu digambar.
  • 26:01 - 26:04
    Master juga melihat bahwa
    daya ingatnya sangat buruk,
  • 26:04 - 26:09
    nafsu makannya tidak stabil, dan dalam
    melakukan sesuatu dia selalu ragu-ragu,
  • 26:09 - 26:12
    dia berkata, "Master, kok bisa benar
    semua yang Anda katakan."
  • 26:12 - 26:14
    Saya akan memperdengarkan
    kepada kalian semua,
  • 26:14 - 26:18
    rekaman dari acara saya dua
    minggu yang lalu,
  • 26:18 - 26:22
    terima kasih semuanya.
  • 26:22 - 26:28
    Shifu, tolong lihat seorang bershio
    anjing, lahir tahun 1983, perempuan,
  • 26:28 - 26:29
    saya sendiri, Shifu.
  • 26:29 - 26:31
    Tidak ada arwah,
  • 26:31 - 26:34
    kondisimu sekarang cukup baik,
    hanya pencernaanmu yang buruk.
  • 26:34 - 26:36
    Benar, sudah bermasalah
    bertahun-tahun.
  • 26:36 - 26:41
    Kamu harus berhati-hati, pendengaranmu
    nanti akan semakin menurun,
  • 26:41 - 26:45
    ketika orang berbicara padamu,
    kamu tidak mendengar dengan jelas.
  • 26:45 - 26:48
    Karena 10 tahun lebih yang lalu saya
    pernah mengalami cedera,
  • 26:48 - 26:51
    telinga sebelah kanan saya
    memang tidak baik, benar sekali.
  • 26:51 - 26:53
    Sangat luar biasa, Shifu,
    saya sangat senang,
  • 26:53 - 26:55
    akhirnya berhasil menghubungi Anda.
  • 26:55 - 27:03
    Masih ada lagi, bentuk rambutmu
    diikat dengan cara yang aneh,
  • 27:03 - 27:06
    dicepol satu, tidak cantik kan?
    Dan juga miring.
  • 27:06 - 27:07
    Benar, Shifu, Anda melihatnya?!
  • 27:07 - 27:10
    Tentu saja saya melihat, kalau
    tidak melihat untuk apa saya bicara?
  • 27:10 - 27:13
    Beberapa hari ini cuaca panas,
    jadi saya cepol ke atas.
  • 27:13 - 27:20
    Gigimu juga agak miring, ada
    satu dua gigi yang posisinya miring.
  • 27:20 - 27:22
    Saya punya satu gigi taring.
  • 27:22 - 27:28
    - Miring, tapi tidak terlalu panjang.
    - Benar, agak pendek.
  • 27:28 - 27:33
    Matamu cukup besar,
    alis juga cukup tebal.
  • 27:33 - 27:35
    Digambar, Shifu.
  • 27:35 - 27:39
    Otakmu kurang tajam,
    daya ingat sangat buruk.
  • 27:39 - 27:43
    Soal makan, kadang nafsu makanmu baik,
    kadang sangat tidak baik.
  • 27:43 - 27:47
    Benar, Shifu, semua yang Anda
    katakan tepat sekali,
  • 27:47 - 27:50
    Shifu, sangat berterima kasih
    kepada Anda.
  • 27:50 - 27:51
    Bacalah sutra dengan baik,
  • 27:51 - 27:54
    dalam melakukan sesuatu kamu
    selalu ragu dan takut.
  • 27:54 - 27:57
    Jadilah manusia yang baik,
    baca sutra dengan tekun.
  • 27:57 - 28:01
    Baik, Shifu, sangat berterima kasih
    kepada Anda, terima kasih Shifu.
  • 28:01 - 28:02
    Terima kasih.
  • 28:06 - 28:11
    Selanjutnya Master akan
    masuk ke sesi berikutnya,
  • 28:11 - 28:15
    saya akan menggunakan
    sedikit bahasa modern.
  • 28:15 - 28:20
    Sesi berikutnya adalah yang sangat
    kalian sukai untuk didengar hari ini,
  • 28:20 - 28:25
    yaitu hal-hal apa yang harus
    kita waspadai di tahun 2018.
  • 28:30 - 28:32
    Sebentar lagi akan
    memasuki Tahun Baru Imlek,
  • 28:32 - 28:37
    tahun Imlek biasanya dihitung mulai
    dari tanggal 1 bulan pertama.
  • 28:37 - 28:42
    Jadi bagi yang ingin bertengkar dalam
    dua hari ini sebaiknya cepat diselesaikan,
  • 28:42 - 28:44
    jangan sampai terbawa ke tahun baru.
  • 28:44 - 28:48
    Setelah tanggal 1 bulan pertama,
    kamu harus bahagia,
  • 28:48 - 28:51
    harus menjaga semangat
    agar tetap positif,
  • 28:51 - 28:54
    maka sepanjang tahun kamu akan lancar.
  • 28:54 - 28:58
    Lalu untuk tahun 2018, pertama-tama
    saya beritahu kepada kalian,
  • 28:58 - 29:03
    harus berhati-hati dalam berkomunikasi
    dan menjaga hubungan antarmanusia,
  • 29:03 - 29:06
    karena tahun 2018 memiliki unsur api,
  • 29:06 - 29:12
    sangat mudah tiba-tiba
    hubungan antarmanusia menjadi rusak,
  • 29:12 - 29:17
    dan dalam banyak hal jangan
    bertindak berdasarkan emosi semata,
  • 29:17 - 29:19
    jangan bertindak
    berdasarkan emosi saja.
  • 29:19 - 29:21
    Setiap hari membaca Jie Jie Zhou
  • 29:21 - 29:26
    untuk menguraikan
    ikatan buruk minimal 13 kali atau lebih,
  • 29:26 - 29:28
    kalau tidak, hubungan antarmanusia
  • 29:28 - 29:31
    akan tiba-tiba menjadi
    tidak harmonis dan bertengkar,
  • 29:31 - 29:35
    karena kondisi langit tahun 2018
    memiliki unsur api,
  • 29:35 - 29:42
    cara mengatasinya adalah dengan
    menaruh sebuah bunga di ruang tamu,
  • 29:42 - 29:46
    diganti seminggu sekali,
    untuk mengatasi energi negatif.
  • 29:46 - 29:48
    Sekarang kalian sudah tahu
  • 29:48 - 29:51
    mengapa setiap kali Master
    mengadakan pertemuan dharma
  • 29:51 - 29:53
    selalu menaruh bunga, bukan?
  • 30:00 - 30:05
    Selain itu, kebakaran hutan
    terjadi sangat banyak di seluruh dunia.
  • 30:05 - 30:07
    Kalian lihat Sydney kalian,
  • 30:07 - 30:12
    saya sudah menulis ini
    di awal tahun 2018,
  • 30:12 - 30:17
    kalian lihat, kebakaran besar di Sydney,
    hutan sudah mulai terbakar,
  • 30:17 - 30:22
    juga ada gempa bumi yang terus-menerus,
  • 30:22 - 30:25
    letusan gunung berapi, dan tanah longsor
    semakin sering terjadi,
  • 30:25 - 30:30
    terutama bagi yang tinggal di daerah
    pegunungan harus sangat berhati-hati,
  • 30:30 - 30:33
    karena tahun ini banyak orang
    akan meninggal
  • 30:33 - 30:37
    tertimbun hidup-hidup oleh longsor.
  • 30:37 - 30:43
    Baru-baru ini sudah ada letusan gunung
    berapi yang menimbun 40 sekian orang.
  • 30:43 - 30:46
    Harus sangat waspada
    terhadap kebakaran,
  • 30:46 - 30:49
    karena gempa bumi besar juga masih aktif,
  • 30:49 - 30:52
    jadi tahun ini gempa bumi
    akan terus terjadi,
  • 30:52 - 30:59
    terutama di Indonesia, Taiwan,
    Jepang, Selandia Baru, dan sebagainya.
  • 30:59 - 31:03
    Bencana alam sangat banyak,
  • 31:03 - 31:08
    jadi sebaiknya tempat yang ramai
    jangan dikunjungi, kurangi bepergian,
  • 31:08 - 31:11
    paling baik jangan ikut kerumunan orang.
  • 31:11 - 31:15
    Master baru saja mengatakan
    sepanjang tahun didominasi unsur api,
  • 31:15 - 31:22
    jadi emosi orang mudah naik,
    mudah sekali menjadi tidak senang,
  • 31:22 - 31:24
    energi panas menyerang hati,
  • 31:24 - 31:28
    jadi saat berbicara dengan orang lain
    sebaiknya tersenyum dulu,
  • 31:28 - 31:30
    itu untuk meredakan sedikit panasnya.
  • 31:30 - 31:34
    Jadi setiap orang
    dengan anggota keluarganya,
  • 31:34 - 31:37
    karena energi api besar,
    akan mudah curiga ke arah yang buruk,
  • 31:37 - 31:42
    berpikir negatif, dan
    semakin dipikirkan hati semakin sakit.
  • 31:42 - 31:46
    Jadi di tahun 2018 jika
    ada orang yang mencurigaimu,
  • 31:46 - 31:49
    kamu sebaiknya tersenyum,
    jelaskan padanya dengan baik,
  • 31:49 - 31:55
    tidak kok, bukan begitu kok,
    begini loh sebenarnya.
  • 31:55 - 31:59
    Jika tiba-tiba setelah makan sedikit
    makanan pedas
  • 31:59 - 32:01
    wajahmu muncul jerawat atau bisul,
  • 32:01 - 32:06
    itu menunjukkan kamu sudah kelebihan
    panas dalam tubuh, sangat mudah marah,
  • 32:06 - 32:07
    harus sangat berhati-hati,
  • 32:07 - 32:10
    ini adalah tanda kamu
    mendekati titik ledakan amarah.
  • 32:10 - 32:17
    Setiap hari baca Xin Jing 17 kali,
    Da Bei Zhou minimal 3 kali atau lebih,
  • 32:17 - 32:21
    dan saat menghadapi masalah
    harus tetap tenang, jangan marah.
  • 32:21 - 32:24
    Yang paling penting,
    ketika kamu mulai marah,
  • 32:24 - 32:29
    ingat, jangan berdiri diam di tempat,
  • 32:29 - 32:36
    harus gerakkan kakimu, jangan diam saja,
    atau keluar berjalan-jalan sebentar.
  • 32:36 - 32:40
    Saat amarah mulai muncul,
    kakimu harus bergerak,
  • 32:40 - 32:48
    kalian paham kan?
    Ini sangat penting.
  • 32:48 - 32:51
    Coba pikirkan, saya jelaskan ke kalian,
  • 32:51 - 32:52
    saat suami istri bertengkar,
  • 32:52 - 32:54
    kalau sudah merah sekali
    dan merasa malu,
  • 32:54 - 32:57
    lalu berdiri diam di tempat,
    pertengkarannya akan semakin besar.
  • 32:57 - 33:02
    Kalau kaki bergerak, "Heh, aku
    tidak mau peduli sama kamu,"
  • 33:02 - 33:05
    lalu pergi, mengerti kan?
  • 33:05 - 33:07
    Jangan pedulikan saja.
  • 33:07 - 33:10
    Selain itu, dengan serangan
    teror yang terus terjadi,
  • 33:10 - 33:13
    sebaiknya jangan pergi ke tempat ramai,
  • 33:13 - 33:17
    karena energi negatif berkumpul
    kuat di sana, mudah terkena musibah.
  • 33:17 - 33:20
    Tempat dengan energi negatif
    yang kuat lebih berbahaya,
  • 33:20 - 33:23
    terutama lihat diskotik-diskotik
    itu yang sangat bising,
  • 33:23 - 33:25
    kalian lihat seperti ada api membakar,
  • 33:25 - 33:29
    orang di dalamnya seperti kesetanan,
    tidak tenang sama sekali,
  • 33:29 - 33:33
    dan jangan sekali-kali bertengkar
    dengan orang yang tidak dikenal.
  • 33:33 - 33:38
    Di tahun baru, sebaiknya kenakan
    liontin Bodhisattva di dada,
  • 33:38 - 33:40
    ini yang paling baik.
  • 33:40 - 33:44
    Kalau tidak memakai liontin Bodhisattva,
    bagi yang belum punya keyakinan,
  • 33:44 - 33:47
    bahkan wanita yang memakai bros pun
    sudah baik,
  • 33:47 - 33:51
    bisa menghindari dan
    menangkal bencana.
  • 33:51 - 33:55
    Menyimpan jimat pelindung
    di dompet adalah yang paling baik.
  • 33:55 - 33:58
    Bicara sedikit tentang
    pasar saham tahun 2018,
  • 33:58 - 34:01
    banyak dari kalian yang membeli saham,
  • 34:01 - 34:04
    mulai semester kedua
    kondisinya tidak baik,
  • 34:04 - 34:08
    jadi di awal tahun baru pasar saham
    masih stabil,
  • 34:08 - 34:11
    tapi mulai semester kedua akan
    bergejolak tidak menentu.
  • 34:11 - 34:12
    Jika kamu membeli saham,
  • 34:12 - 34:15
    begitu melihat ada yang tidak beres,
    segera harus keluar,
  • 34:15 - 34:18
    jangan bertahan terus.
  • 34:18 - 34:22
    Untuk jual beli properti, kalian yang
    akan melakukan transaksi nanti,
  • 34:22 - 34:24
    harus memilih tanggal genap,
  • 34:24 - 34:28
    untuk pasar saham juga
    tanggal genap lebih baik.
  • 34:28 - 34:31
    Kalian lihat, orang-orang
    yang jual beli rumah,
  • 34:31 - 34:36
    semuanya pergi melihat rumah
    di hari Sabtu, benar kan?
  • 34:36 - 34:40
    Banyak orang di hari Minggu
    bisa menyelesaikan transaksi.
  • 34:40 - 34:41
    Harus di tanggal genap,
  • 34:41 - 34:45
    kecelakaan lalu lintas akan
    semakin banyak.
  • 34:45 - 34:48
    Saat keluar rumah,
    setelah mengunci pintu,
  • 34:48 - 34:50
    saya ajarkan satu cara kepada kalian,
  • 34:50 - 34:54
    dalam hati harus
    memikirkan Bodhisattva Guanyin,
  • 34:54 - 34:57
    lalu mengangguk kepada
    Bodhisattva sekali,
  • 34:57 - 34:59
    sebenarnya mengangguk itu
    seperti sujud,
  • 34:59 - 35:03
    karena kamu sedang memegang
    kunci dan mengunci pintu,
  • 35:03 - 35:07
    bayangkan Bodhisattva Guanyin
    dan mohon dua hal,
  • 35:07 - 35:17
    pertama rumah aman,
    kedua keluar masuk aman.
  • 35:17 - 35:23
    Selanjutnya saya akan membahas
    tentang kesehatan tubuh di tahun 2018.
  • 35:23 - 35:26
    Karena unsur api kuat dan air kurang,
  • 35:26 - 35:28
    setiap pagi bangun tidur,
  • 35:28 - 35:33
    jaga jantung kamu, kekentalan
    darah tidak boleh terlalu tinggi,
  • 35:33 - 35:37
    jadi harus minum air hangat
    untuk menghangatkan lambung.
  • 35:37 - 35:40
    Yang paling harus
    diperhatikan orang tahun ini
  • 35:40 - 35:44
    adalah tulang rangka dan
    tulang belakang kamu,
  • 35:44 - 35:47
    sakit pinggang,
    dan tangan kaki kamu sendiri,
  • 35:47 - 35:54
    jika menemukan tulang berbunyi,
    harus segera minum tablet kalsium,
  • 35:54 - 35:57
    kalau terlalu parah
    harus minum obat sendi,
  • 35:57 - 36:00
    berjalan jangan sekali-kali sembarangan,
  • 36:00 - 36:05
    kalau sampai jatuh, mungkin akan
    berbaring lama berhari-hari,
  • 36:05 - 36:10
    dan organ dalam juga harus dijaga
    dengan hati-hati, terutama paru-paru,
  • 36:10 - 36:15
    karena tahun ini radang paru-paru,
    emfisema,
  • 36:15 - 36:19
    dan infeksi saluran pernapasan
    sangat serius.
  • 36:19 - 36:23
    Coba kalian pikirkan,
    tahun ini baru saja dimulai,
  • 36:23 - 36:27
    media dan berbagai pihak
    sudah memberitakan,
  • 36:27 - 36:33
    ada berbagai macam penyakit menular,
    dan virus epidemi sudah mulai menyebar.
  • 36:33 - 36:36
    Kalian lihat, ada berapa banyak orang
    yang terkena flu,
  • 36:36 - 36:39
    satu atau dua bulan
    tidak kunjung sembuh,
  • 36:39 - 36:42
    ini sebenarnya sudah merupakan
    satu jenis wabah,
  • 36:42 - 36:47
    jadi saat keluar rumah khususnya harus
    memperhatikan kontak dengan orang lain,
  • 36:47 - 36:49
    flu orang lain,
  • 36:49 - 36:50
    jika ada orang flu,
  • 36:50 - 36:53
    selama dia tidak bersin, kamu
    masih bisa bersama dengannya.
  • 36:53 - 36:57
    Tapi jika dia bersin, kamu jangan sungkan,
  • 36:57 - 37:07
    segera tutup hidung kamu,
    kalau tidak sangat mudah tertular.
  • 37:07 - 37:11
    Penularan penyakit melalui
    kontak antarmanusia sangat berbahaya.
  • 37:11 - 37:15
    Baru seminggu yang lalu, saya membaca
    sebuah berita
  • 37:15 - 37:23
    tentang seorang gadis keturunan
    Tionghoa di Sydney, Australia
  • 37:23 - 37:25
    yang pergi ke diskotik dan bar di CBD.
  • 37:25 - 37:29
    Di sana, ia bertemu dengan
    seorang pria lokal Australia
  • 37:29 - 37:32
    yang tampan dan menyenangkan
    untuk diajak bicara.
  • 37:32 - 37:38
    Mereka berdua menari dan bermain-main,
    lalu pemuda itu mencium gadis tersebut,
  • 37:38 - 37:41
    dan mereka bertukar nomor telepon.
  • 37:41 - 37:44
    Saat akan pulang, pemuda itu masih
    bertanya kepada gadis itu,
  • 37:44 - 37:46
    "Bisakah kamu ikut pulang bersamaku?"
  • 37:46 - 37:50
    Gadis itu menolak dengan sopan.
  • 37:50 - 37:51
    Beberapa hari kemudian,
  • 37:51 - 38:00
    gadis itu dengan ketakutan menemukan
    di mulutnya tumbuh banyak bisul aneh,
  • 38:00 - 38:03
    lalu segera menemui
    dokter keluarga untuk diperiksa.
  • 38:03 - 38:05
    Dokter bertanya kepadanya,
  • 38:05 - 38:09
    "Akhir-akhir ini apakah kamu
    makan sesuatu yang tidak biasa,
  • 38:09 - 38:12
    atau kontak dengan orang tertentu?"
  • 38:12 - 38:16
    Gadis itu menjawab, "Tidak ada,
    minuman di bar juga baik-baik saja,
  • 38:16 - 38:20
    satu-satunya kontak
    hanya dengan pria Australia itu."
  • 38:20 - 38:23
    Tak disangka, dokter berkata padanya,
  • 38:23 - 38:25
    "Kamu harus segera lapor ke polisi,
  • 38:25 - 38:31
    karena virus yang menginfeksi
    mulutmu berasal dari mayat."
  • 38:31 - 38:35
    Gadis itu pulang ke rumah dan
    semakin lama semakin merasa tidak beres—
  • 38:35 - 38:40
    pemuda itu memang tampan,
  • 38:40 - 38:44
    tetapi kulitnya kebiruan dan
    matanya bengkak merah,
  • 38:44 - 38:48
    jadi dia semakin merasa takut dan
    segera melapor ke polisi.
  • 38:48 - 38:54
    Hasilnya, dua hari kemudian polisi
    menggeledah rumah pria itu
  • 38:54 - 39:02
    dan menemukan bahwa di rumahnya
    tersimpan dua mayat.
  • 39:02 - 39:06
    Pemuda yang tampak baik-baik itu,
  • 39:06 - 39:13
    ternyata adalah seorang pengidap
    nekrofilia sejati.
  • 39:13 - 39:20
    Gadis Australia ini kini mengalami
    depresi dan mulai mengalami insomnia.
  • 39:20 - 39:22
    Jadi saya ingin memberitahu
    kalian semua,
  • 39:22 - 39:24
    kontak dengan orang lain
    itu sangat penting—
  • 39:24 - 39:28
    di tahun 2018 yang paling utama adalah
  • 39:28 - 39:32
    kerja dari hati lebih penting
    daripada materi,
  • 39:32 - 39:39
    artinya, jika bisa menggunakan hati
    dalam bekerja, seseorang bisa sukses.
  • 39:39 - 39:42
    Jadi orang yang
    berbuat dengan hati nurani,
  • 39:42 - 39:45
    tahun ini akan lebih lancar hidupnya.
  • 39:45 - 39:47
    Jika kamu serakah,
    ingin untung lebih banyak,
  • 39:47 - 39:50
    atau lebih banyak mengambil
    keuntungan dari orang lain,
  • 39:50 - 39:57
    kamu akan dilaporkan orang lain
    dan mungkin akan rugi lebih besar.
  • 39:57 - 40:03
    Jadi tahun ini dalam menghadapi
    urusan harus bekerja dengan hati,
  • 40:03 - 40:08
    gunakan hati untuk menyelesaikan
    semua urusanmu sendiri—
  • 40:08 - 40:12
    keberuntunganmu di tahun 2018
    adalah dengan menggunakan hati,
  • 40:12 - 40:14
    kamu bisa menghindari kejahatan,
  • 40:14 - 40:18
    menghindari kemalangan,
    dan menghindari kekhawatiran.
  • 40:22 - 40:26
    Tahun 2018, arah timur laut cukup baik,
  • 40:26 - 40:29
    tetapi arah tenggara tidak baik
  • 40:29 - 40:34
    karena akan ada kebakaran besar,
    bencana alam dan malapetaka.
  • 40:34 - 40:38
    Di tahun 2018, semua bulan ganjil
    akan mengalami masalah
  • 40:38 - 40:40
    sedangkan bulan genap baik,
  • 40:40 - 40:42
    jadi bagi kalian yang ingin
    menikah atau pindah rumah,
  • 40:42 - 40:45
    harus memilih bulan genap.
  • 40:45 - 40:49
    Tahun lalu di Australia, Master sudah
    mengingatkan kalian
  • 40:49 - 40:51
    untuk berhati-hati dengan tahun 2017.
  • 40:51 - 40:54
    Saya juga pernah
    mengatakan kepada kalian bahwa
  • 40:54 - 41:00
    dunia hiburan akan terungkap skandalnya,
    para selebritas akan bermasalah,
  • 41:00 - 41:03
    sekarang kalian semua sudah
    tahu siapa yang bermasalah kan?
  • 41:03 - 41:05
    Tahun lalu Master
    pernah mengatakan bahwa
  • 41:05 - 41:09
    Asia Tenggara, India, dan Indonesia
    akan mengalami gempa bumi besar,
  • 41:09 - 41:12
    dan lihat sudah berapa kali terjadi.
  • 41:12 - 41:14
    Master pernah mengatakan bahwa
    di tahun 2017
  • 41:14 - 41:17
    banyak orang akan
    bermasalah dengan jantungnya,
  • 41:17 - 41:20
    dan setelah saya periksa datanya,
  • 41:20 - 41:21
    ternyata tahun lalu
  • 41:21 - 41:29
    di seluruh dunia ada 1,1 juta orang
    meninggal karena penyakit jantung.]
  • 41:34 - 41:39
    Manusia dalam hidup
    sering memiliki ilusi,
  • 41:39 - 41:41
    merasa dirinya sangat tidak bahagia,
  • 41:41 - 41:43
    dan ketika berbicara dengan
    orang lain selalu mengatakan,
  • 41:43 - 41:46
    "Saya sangat tidak senang,
    saya sangat tidak bahagia."
  • 41:46 - 41:50
    Merasa kesedihan
    selalu milik diri sendiri,
  • 41:50 - 41:52
    sedangkan kebahagiaan
    selalu milik orang lain.
  • 41:52 - 41:56
    Kita setiap hari merasakan
    apa yang disebut kesedihan,
  • 41:56 - 41:59
    padahal setiap hari kita mencari
    kebahagiaan
  • 41:59 - 42:03
    yang sebenarnya ada di samping kita.
  • 42:03 - 42:06
    Pernah ada survei menarik
  • 42:06 - 42:10
    tentang orang seperti apa di
    dunia yang paling bahagia.
  • 42:10 - 42:16
    di antara lebih dari 10 ribu jawaban,
    ada 4 yang paling berkesan:
  • 42:16 - 42:22
    seniman yang bersiul sambil mengagumi
    karya yang baru saja diselesaikannya,
  • 42:22 - 42:25
    ibu yang sedang memandikan bayinya,
  • 42:25 - 42:30
    anak-anak yang sedang membangun
    istana pasir di pantai,
  • 42:30 - 42:33
    dan dokter yang setelah
    bekerja keras berjam-jam
  • 42:33 - 42:36
    akhirnya berhasil
    menyelamatkan pasiennya.
  • 42:36 - 42:37
    Mengapa demikian?
  • 42:37 - 42:40
    Karena ketika kamu berbuat
    untuk orang lain,
  • 42:40 - 42:43
    kamu akan merasakan kebahagiaan;
  • 42:43 - 42:48
    ketika dirimu memiliki hati yang murni,
    kamu akan merasakan kebahagiaan.
  • 42:48 - 42:51
    Hanya dengan tulus berbuat baik
    kepada orang lain,
  • 42:51 - 42:53
    tidak mementingkan diri sendiri,
    dan berhati baik,
  • 42:53 - 42:59
    barulah kamu bisa merasakan
    kebahagiaan seumur hidup.
  • 43:03 - 43:07
    Ada seorang penyair yang sangat berbakat,
  • 43:07 - 43:10
    keluarganya kaya,
  • 43:10 - 43:14
    istrinya cantik dan lembut,
    anak laki-lakinya cerdas dan pintar,
  • 43:14 - 43:19
    tetapi entah kenapa dia merasa
    dirinya tidak bahagia dan tidak senang.
  • 43:19 - 43:20
    Dia memohon kepada Bodhisattva,
  • 43:20 - 43:23
    "Bodhisattva, saya sangat gelisah,
    saya tidak bahagia,
  • 43:23 - 43:25
    bisakah Anda memberi saya
    kebahagiaan?"
  • 43:25 - 43:29
    Bodhisattva melihat dia akan
    mengalami musibah,
  • 43:29 - 43:31
    untuk membuatnya tercerahkan,
  • 43:31 - 43:34
    pertama-tama membuat dia
    kehilangan semua harta kekayaannya,
  • 43:34 - 43:37
    kemudian membuat istri dan
    anaknya meninggalkannya,
  • 43:37 - 43:39
    lalu membuat dia kehilangan bakatnya.
  • 43:39 - 43:43
    Penyair ini menjadi sangat menderita.
  • 43:43 - 43:50
    Setelah satu bulan berlalu, Bodhisattva
    mengembalikan semua itu kepadanya.
  • 43:50 - 43:52
    Penyair itu memeluk istri dan anaknya,
  • 43:52 - 43:57
    lalu berlutut lama di kaki Bodhisattva
    dengan penuh rasa syukur,
  • 43:57 - 44:01
    berterima kasih kepada Bodhisattva yang
    telah memberikan kebahagiaan kepadanya.
  • 44:01 - 44:08
    Ada juga sebuah keluarga miskin
    yang rumahnya sudah cukup besar,
  • 44:08 - 44:12
    tapi dia masih mengeluh setiap hari
    rumahnya kecil dan terasa sangat sesak.
  • 44:12 - 44:16
    Dia meminta Bodhisattva membantunya
    keluar dari masalah ini
  • 44:16 - 44:19
    agar rumahnya menjadi lebih besar lagi.
  • 44:19 - 44:20
    Pelindung Dharma berkata,
  • 44:20 - 44:25
    "Masukkan ayam dan bebek peliharaanmu
    ke dalam rumah
  • 44:25 - 44:27
    dan biarkan mereka tinggal
    bersama kalian,
  • 44:27 - 44:30
    satu minggu kemudian
    datanglah menemuiku."
  • 44:30 - 44:31
    Hasilnya rumah menjadi berantakan
  • 44:31 - 44:34
    dengan ayam dan bebek
    yang beterbangan ke mana-mana.
  • 44:34 - 44:39
    Satu minggu kemudian, orang miskin ini
    merasa sangat tersiksa dan menderita,
  • 44:39 - 44:42
    lalu kembali meminta bantuan Bodhisattva.
  • 44:42 - 44:46
    Dewa pelindung Dharma berkata,
    "Baiklah,
  • 44:46 - 44:50
    sekarang masukkan juga sapi dan kambing
    peliharaanmu ke dalam rumah
  • 44:50 - 44:52
    dan biarkan mereka tinggal
    bersama kalian."
  • 44:52 - 44:57
    Satu minggu kemudian, rumah menjadi
    semakin sempit, bau,
  • 44:57 - 44:58
    dan sangat tidak nyaman.
  • 44:58 - 45:01
    Setelah satu minggu,
    orang miskin ini kembali lagi
  • 45:01 - 45:04
    memohon kepada Bodhisattva
    untuk membantunya.
  • 45:04 - 45:09
    Dewa pelindung Dharma lalu menyuruhnya
    mengusir semua hewan tersebut keluar.
  • 45:09 - 45:11
    Satu minggu kemudian,
    orang miskin itu
  • 45:11 - 45:14
    berlutut di hadapan patung Bodhisattva
    dengan penuh rasa syukur,
  • 45:14 - 45:16
    berterima kasih karena Bodhisattva
  • 45:16 - 45:20
    telah membuatnya merasakan kebahagiaan
    yang sudah lama tidak ia rasakan.
  • 45:25 - 45:29
    Sebenarnya, Bodhisattva tidak memberikan
    sesuatu yang lebih kepada kita,
  • 45:29 - 45:34
    hanya memberikan pengalaman
    kehilangan dan mendapatkan kembali,
  • 45:34 - 45:39
    sehingga membuat kita bisa merasakan
    kepuasan dari apa yang sudah kita miliki.
  • 45:39 - 45:43
    Coba semua orang pikirkan,
    banyak suami istri yang bertengkar,
  • 45:43 - 45:45
    ketika istri meninggalkan dirimu,
  • 45:45 - 45:50
    kamu akan merasa di rumah
    semuanya tidak berjalan normal;
  • 45:50 - 45:52
    ketika suami meninggalkan dirimu,
  • 45:52 - 45:56
    kamu juga akan merasa
    di rumah ada yang kurang.
  • 45:56 - 45:59
    Manusia tidak
    mengenali wajah asli Gunung Lu,
  • 45:59 - 46:04
    hanya karena dirinya
    berada di dalam gunung itu.
  • 46:04 - 46:08
    Hal pertama yang Bodhisattva lakukan
    untuk menyelamatkan kita
  • 46:08 - 46:12
    adalah membantu kita keluar
    dari keinginan,
  • 46:12 - 46:16
    agar bisa melihat keadaan
    diri sendiri dengan jelas.
  • 46:16 - 46:19
    Sering kali, ketika kita tidak bisa
    menemukan kebahagiaan
  • 46:19 - 46:21
    dan menjadi cemas karenanya,
  • 46:21 - 46:24
    sebenarnya kebahagiaan
    tidak jauh dari kita,
  • 46:24 - 46:27
    tetapi keserakahan kitalah
  • 46:27 - 46:31
    yang membuat kita kehilangan arah
    dan tidak bisa menghargai apa yang ada.
  • 46:31 - 46:37
    Ketika kita baru tiba di Australia,
    kita merasa rumah kita terlalu besar,
  • 46:37 - 46:40
    beberapa tahun kemudian setelah
    melihat rumah orang lain,
  • 46:40 - 46:42
    kita merasa rumah sendiri kok
    jadi terlihat kecil.
  • 46:42 - 46:46
    Karena kamu tidak menghargai apa
    yang sudah kamu miliki,
  • 46:46 - 46:49
    itulah yang membuat dirimu
    kehilangan harapan,
  • 46:49 - 46:52
    oleh karena itu rasa puas dan menghargai
  • 46:52 - 46:56
    adalah dasar dari kebahagiaan seseorang.
  • 47:02 - 47:06
    Dalam acara Master,
  • 47:06 - 47:09
    ada seorang umat Buddha yang ibunya
    pernah diselamatkan dari kanker
  • 47:09 - 47:11
    pada tahun 2002,
  • 47:11 - 47:15
    namun kankernya kambuh lagi
    pada tahun 2017,
  • 47:15 - 47:19
    dan seluruh tubuhnya dipenuhi sel kanker.
  • 47:19 - 47:23
    Dokter mengatakan sudah tidak bisa
    dioperasi dan tidak bisa kemoterapi,
  • 47:23 - 47:25
    hanya bisa radioterapi.
  • 47:25 - 47:29
    Penelepon ini berikrar akan
    membaca 1000 lembar XFZ untuk ibunya,
  • 47:29 - 47:31
    melepaskan 10 ribu ekor ikan,
  • 47:31 - 47:34
    memberikan sepertiga dari kebajikan
    makan vegetarian
  • 47:34 - 47:37
    dan membimbing orang
    miliknya kepada ibunya.
  • 47:37 - 47:41
    Tidak lama kemudian,
    ibunya mulai membaca sutra sendiri,
  • 47:41 - 47:45
    dan lebih dari satu bulan setelahnya,
    tumor besar di punggungnya hilang,
  • 47:45 - 47:50
    semua sel kanker di seluruh
    tubuhnya mengalami kalsifikasi.
  • 47:50 - 47:56
    Silakan semua orang mendengarkan
    rekaman ini, terima kasih semuanya.
  • 47:56 - 47:58
    Shifu, saya memberi salam
    kepada Anda.
  • 47:58 - 48:00
    Saya praktisi dari Los Angeles,
  • 48:00 - 48:02
    yang ingin berbagi pengalaman
    baru-baru ini dengan Shifu,
  • 48:02 - 48:06
    benar-benar hanya XLFM yang
    bisa menciptakan keajaiban.
  • 48:06 - 48:11
    Pada tahun 2002,
    ibuku sudah terkena kanker,
  • 48:11 - 48:15
    di dalam ginjalnya ada tumor yang
    sedikit lebih kecil dari telur,
  • 48:15 - 48:18
    dan sudah diangkat.
  • 48:18 - 48:22
    Tetapi tahun ini, 2017, ditemukan bahwa
  • 48:22 - 48:27
    seluruh tubuhnya sudah dipenuhi
    kanker yang menyebar,
  • 48:27 - 48:32
    sudah tidak bisa dioperasi, tidak bisa
    kemoterapi karena usianya terlalu lanjut,
  • 48:32 - 48:35
    saat ini hanya bisa melakukan
    radioterapi,
  • 48:35 - 48:39
    yaitu menggunakan sinar untuk
    menyinari tumor.
  • 48:39 - 48:42
    Di punggungnya ada tumor
    yang sangat besar, sangat besar.
  • 48:42 - 48:46
    Saya berikrar untuknya: melepaskan
    10 ribu ekor ikan, 1000 lembar XFZ,
  • 48:46 - 48:51
    memberikan sepertiga dari kebajikan
    membimbing 100 orang milik saya,
  • 48:51 - 48:53
    kebajikan makan vegetarian saya,
  • 48:53 - 48:55
    dan ikrar pasti akan membawa ibu
  • 48:55 - 48:57
    untuk menyebarkan Dharma
    dan membimbing orang,
  • 48:57 - 48:58
    di Amerika Serikat,
  • 48:58 - 49:00
    saya pasti akan
    bersaksi dengan diri sendiri.
  • 49:00 - 49:03
    Saya memberikan sepertiga dari
    semua kebajikan di atas kepada ibu,
  • 49:03 - 49:06
    agar ibu membuka kebijaksanaan,
    percaya Buddha membaca sutra,
  • 49:06 - 49:08
    dan bertobat atas dirinya sendiri.
  • 49:08 - 49:10
    Sampai sekarang, tanggal 13 Desember,
  • 49:10 - 49:13
    total sudah
    membakar 208 lembar XFZ,
  • 49:13 - 49:17
    selesai melepaskan 1200 ekor ikan,
    100 ekor kura-kura.
  • 49:17 - 49:23
    Setelah tanggal 7 November dua sampai
    tiga minggu, ibu mulai membaca sutra.
  • 49:23 - 49:25
    Pertengahan bulan, awal Desember,
  • 49:25 - 49:26
    ia terus makan vegetarian,
  • 49:26 - 49:28
    tiba-tiba mencapai pencerahan,
  • 49:28 - 49:32
    dan benjolan di punggungnya
    secara bertahap mengecil
  • 49:32 - 49:37
    dalam situasi membaca PR setiap hari.
  • 49:37 - 49:40
    Tanggal 12 Desember,
    ibu sudah keluar dari rumah sakit,
  • 49:40 - 49:42
    mengatakan benjolan sudah tidak ada,
  • 49:42 - 49:45
    semua sel kanker di tubuh
    mengalami kalsifikasi.
  • 49:45 - 49:49
    Total berlangsung sekitar 1 bulan 12 hari.
  • 49:49 - 49:51
    Saya menangis tersedu-sedu.
  • 49:51 - 49:54
    Terima kasih kepada Bodhisattva
    Guanyin yang Maha Welas Asih
  • 49:54 - 49:58
    yang menyelamatkan dari penderitaan,
  • 49:58 - 50:00
    Ini yang disebut hati tulus maka manjur.
  • 50:00 - 50:03
    Kamu lihat, hal seperti ini mungkin kah?
  • 50:03 - 50:05
    Dokter sudah menyerah mengobati.
  • 50:05 - 50:09
    Bersyukur kepada Shifu
    yang menyelamatkan semua makhluk.
  • 50:09 - 50:14
    - Berusaha dengan baik.
    - Bersyukur kepada Shifu.
  • 50:14 - 50:18
    Kita sebagai manusia yang marah,
  • 50:18 - 50:23
    kalau dikatakan dengan baik sebenarnya
    sedang tidak ada cara lain sehingga marah,
  • 50:23 - 50:28
    padahal kemarahan itu menunjukkan
    ketidakmampuanmu,
  • 50:28 - 50:31
    sedangkan tidak marah menunjukkan
    kamu memiliki hati yang besar
  • 50:31 - 50:34
    dan memiliki arah yang jelas.
  • 50:34 - 50:37
    Orang terhormat bertindak
    untuk tujuan yang besar,
  • 50:37 - 50:39
    orang rendah bertindak untuk
    kepentingan pribadi,
  • 50:39 - 50:43
    dengan menghargai hubungan baik, kita
    menciptakan lagi hubungan baik yang baru.
  • 50:43 - 50:46
    Soal emosi, kalau mulut seseorang
    tidak baik,
  • 50:46 - 50:51
    meskipun hatinya baik, ia tetap
    tidak bisa dianggap orang baik,
  • 50:51 - 50:54
    karena itu jika kamu benar
    harus tetap mengalah,
  • 50:54 - 50:56
    dan jika benar harus bersikap tenang.
  • 50:56 - 51:02
    Dalam kehidupan keluarga,
    setiap orang pasti pernah berbuat salah,
  • 51:02 - 51:09
    ketika di dalam hatimu
    memaafkan orang lain sekali lagi,
  • 51:09 - 51:13
    berarti kamu
    sedang memperbanyak dan
  • 51:13 - 51:16
    menciptakan keberkahan dalam
    hidupmu sekali lagi.
  • 51:16 - 51:19
    Karena itu, kalau melihat orang lain
    memiliki banyak keberkahan,
  • 51:19 - 51:23
    itu karena orang tersebut berlapang dada,
  • 51:23 - 51:26
    makanya ada pepatah "lapang dada
    membawa keberkahan besar",
  • 51:26 - 51:30
    semakin lapang dadamu,
    semakin besar pula keberkahanmu.
  • 51:30 - 51:35
    Belajar mengapresiasi orang lain
    sama dengan meninggikan diri sendiri;
  • 51:35 - 51:38
    mendengarkan orang lain bicara
    dengan serius
  • 51:38 - 51:40
    akan membuat orang lain
    sangat menghormatimu;
  • 51:40 - 51:45
    memaafkan orang lain sama artinya dengan
    memperlakukan diri sendiri dengan baik.
  • 51:45 - 51:47
    "Manusia berbuat baik,
  • 51:47 - 51:51
    keberkahan meskipun belum datang,
    bencana sudah menjauh",
  • 51:51 - 51:55
    artinya, seseorang selama berbuat baik,
  • 51:55 - 52:02
    meskipun kamu belum memiliki keberkahan,
    tetapi kamu sudah menjauh dari bencana.
  • 52:02 - 52:03
    "Manusia berbuat jahat,
  • 52:03 - 52:07
    bencana meskipun belum datang,
    keberkahan sudah menjauh",
  • 52:07 - 52:10
    jika seseorang berbuat jahat,
  • 52:10 - 52:14
    meskipun bencana
    belum ada pada tubuhmu,
  • 52:14 - 52:18
    tetapi keberkahan kamu
    sudah meninggalkanmu.
  • 52:18 - 52:23
    Telapak tangan menghadap ke bawah,
    itu adalah membantu orang lain;
  • 52:23 - 52:28
    telapak tangan menghadap ke atas,
    itu adalah meminta bantuan kepada orang.
  • 52:28 - 52:30
    Membantu orang dengan senang hati,
  • 52:30 - 52:35
    meminta orang akan membuat diri
    sendiri menjadi sangat menderita,
  • 52:35 - 52:46
    membantu orang lain akan membuat
    diri sendiri menjadi sangat bahagia.
  • 52:46 - 52:50
    Belajar Buddha harus
    belajar dana Dharma,
  • 52:50 - 52:53
    adalah membantu orang lain.
  • 52:53 - 52:55
    Membantu orang lain,
    dapat menyelamatkan orang lain,
  • 52:55 - 52:58
    menunjukkan orang ini
    memiliki jodoh dengan orang.
  • 52:58 - 53:02
    Harus diingat, siapa pun yang
    memiliki jodoh dengan orang,
  • 53:02 - 53:04
    dia adalah memiliki kebijaksanaan.
  • 53:04 - 53:08
    Ingin mempertahankan
    persahabatan antara teman,
  • 53:08 - 53:12
    bergaul baik dengan orang lain,
    mengandalkan kebajikan.
  • 53:12 - 53:15
    Kebijaksanaan dan kebajikan
    sangat penting,
  • 53:15 - 53:18
    seseorang memiliki moral,
    memiliki kebijaksanaan,
  • 53:18 - 53:22
    akan segala sesuatu berjalan lancar.
  • 53:22 - 53:24
    Selama kamu meminta,
  • 53:24 - 53:27
    kamu meminta orang lain
    kamu akan menderita.
  • 53:27 - 53:34
    Master memiliki motto "tanpa keinginan
    secara alami hati seperti air",
  • 53:34 - 53:37
    semoga semua orang harus memahami,
    tidak memiliki keinginan,
  • 53:37 - 53:41
    tidak ada orang yang bisa
    berbuat apa-apa terhadapmu.
  • 53:45 - 53:50
    Waktu kecil nenek Master pernah
    bercerita kepada Master
  • 53:50 - 53:52
    sebuah cerita tentang keserakahan.
  • 53:52 - 53:55
    Ada seseorang yang sangat serakah,
  • 53:55 - 53:59
    membeli barang apa pun
    selalu harus menawar dengan orang lain,
  • 53:59 - 54:04
    harus menawar hingga orang lain bosan,
    memberikan kepadanya.
  • 54:04 - 54:06
    Suatu kali, dia pergi membeli sepatu,
  • 54:06 - 54:10
    pemilik toko tahu
    dia memiliki kebiasaan ini,
  • 54:10 - 54:12
    melihat dia memilih-milih,
  • 54:12 - 54:16
    belum mulai menawar dengannya,
    pemilik toko sudah mengatakan kepadanya,
  • 54:16 - 54:24
    "Kamu boleh pilih sepasang sepatu,
    saya tidak akan minta bayaran sama sekali,
  • 54:24 - 54:25
    tapi ada syaratnya,
  • 54:25 - 54:33
    yaitu selama tiga hari kamu tidak
    boleh mengucapkan sepatah kata pun."
  • 54:33 - 54:37
    Orang ini berpikir dalam hati,
    "Wah, menguntungkan sekali,
  • 54:37 - 54:41
    saya diam tiga hari saja,
    dapat sepatu gratis!"
  • 54:41 - 54:46
    Dia sangat senang,
    langsung memakainya dan pulang.
  • 54:46 - 54:51
    Sesampainya di rumah, istrinya melihat,
    "Wah, kok pakai sepatu baru?
  • 54:51 - 55:01
    Berapa harganya? Beli di mana?"
  • 55:01 - 55:04
    Tetangga-tetangga juga
    datang melihat sepatunya.
  • 55:04 - 55:05
    Begitu lihat,
    istrinya mengatakan,
  • 55:05 - 55:07
    "Mengapa suamiku jadi tidak berbicara?"
  • 55:07 - 55:10
    "Apakah kamu baik-baik saja?"
  • 55:10 - 55:14
    Istrinya heran karena suaminya tidak
    menjawab, lalu memanggil dokter.
  • 55:14 - 55:19
    Setelah memeriksa, dokter berkata,
  • 55:19 - 55:26
    "Ini penyakit aneh, tiba-tiba tidak bisa
    bicara, tidak ada cara mengobatinya."
  • 55:26 - 55:30
    Setelah tiga hari berlalu,
    penjual sepatu datang ke rumahnya,
  • 55:30 - 55:34
    pertama berbicara dengan istrinya,
    tidak dengan dia,
  • 55:34 - 55:38
    setelah selesai bicara
    ia masuk ke kamar,
  • 55:38 - 55:40
    lalu berkata kepada
    orang yang serakah itu,
  • 55:40 - 55:44
    "Tiga hari sudah lewat,
    kamu boleh bicara sekarang."
  • 55:44 - 55:46
    Setelah itu dia langsung pergi.
  • 55:46 - 55:48
    Orang yang serakah itu
    berkata kepada istrinya,
  • 55:48 - 55:55
    "Hebat kan, lihat saya diam tiga hari,
    dapat sepatu gratis."
  • 55:55 - 55:58
    Mendengar itu, sang istri menatap
    matanya sambil berkata, "Apa?
  • 55:58 - 56:02
    Tadi penjual sepatu bilang
    dia bisa menyembuhkan orang bisu,
  • 56:02 - 56:05
    minta bayaran 100 dolar,
    dan sudah saya bayar."
  • 56:12 - 56:16
    Istri melanjutkan,
    "Sepatu ini cuma 30 dolar,
  • 56:16 - 56:21
    tapi gara-gara kamu saya bayar 100 dolar.
    Dasar bodoh!"
  • 56:21 - 56:25
    Dia pun kembali diam tidak berkomentar.
  • 56:25 - 56:29
    Jadi, ketika kita belajar Buddha
    dan menjadi manusia, jangan serakah,
  • 56:29 - 56:31
    karena keserakahan akan membuat
    kamu kehilangan banyak hal.
  • 56:31 - 56:36
    Kesabaran dan ketekunan adalah
    dasar untuk memiliki kebijaksanaan,
  • 56:36 - 56:38
    siapa yang kehilangan kesabaran,
  • 56:38 - 56:42
    akan kehilangan ketekunan,
    dan akhirnya tidak memiliki kebijaksanaan.
  • 56:42 - 56:45
    Master memberitahumu,
    saat marah,
  • 56:45 - 56:51
    kamu bisa melihat apakah seseorang
    memiliki kebijaksanaan atau tidak;
  • 56:51 - 56:56
    saat miskin, kamu bisa melihat
    siapa teman sejatimu;
  • 56:56 - 57:02
    dalam belajar Buddha, kesombongan
    adalah akhir dari kebijaksanaan,
  • 57:02 - 57:07
    orang yang sombong
    tidak memiliki kebijaksanaan.
  • 57:07 - 57:12
    Suatu kali berperang,
    akhirnya hanya tersisa satu orang,
  • 57:12 - 57:15
    dia melarikan diri ke gunung,
    di belakang ada pasukan pengejar.
  • 57:15 - 57:19
    Dia melihat sebuah gua kecil di gunung,
    bersembunyi masuk ke dalam.
  • 57:19 - 57:23
    Melihat seekor laba-laba besar
    merayap datang,
  • 57:23 - 57:26
    dia merasa kasihan:
  • 57:26 - 57:31
    diri sendiri sudah jatuh ke kondisi ini,
    jangan membunuh laba-laba.
  • 57:31 - 57:36
    Tidak disangka
    laba-laba merayap ke pintu gua,
  • 57:36 - 57:40
    lalu membuat jaring laba-laba besar.
  • 57:40 - 57:43
    Ketika pasukan pengejaran
    mengejar sampai pintu gua,
  • 57:43 - 57:48
    pimpinan prajurit berkata,
    "Di dalam pasti tidak ada orang,
  • 57:48 - 57:50
    jaring laba-laba
    sudah begitu besar, pergi."
  • 57:50 - 57:57
    Satu pikiran baik seseorang,
    menyelamatkan satu nyawanya.
  • 57:57 - 58:00
    Jadi Bodhisattva
    sering berkata kepada kita,
  • 58:00 - 58:07
    harus sering berpikir baik,
    jangan berpikir jahat.
  • 58:07 - 58:14
    Ingatlah, di dunia ini tidak ada satu pun
    kejadian yang terjadi secara kebetulan;
  • 58:14 - 58:17
    setiap kejadian memiliki
    sebab dan akibatnya sendiri,
  • 58:17 - 58:20
    dan itu adalah hukum dasar alam semesta.
  • 58:20 - 58:26
    Manusia karena sebab berupa
    bahasa, pola pikir, dan perilaku,
  • 58:26 - 58:29
    pasti akan menimbulkan akibatnya sendiri.
  • 58:29 - 58:34
    Karena itu, dalam kehidupan nyata,
    dengan siapa pun kamu bersama,
  • 58:34 - 58:37
    kamu akan menanam sebab dengan orang itu,
  • 58:37 - 58:40
    yang akan mengubah jalur pertumbuhanmu,
  • 58:40 - 58:50
    serta menentukan sebab dan akibat
    kesuksesan atau kegagalan hidupmu.
  • 58:50 - 58:52
    Bersama dengan orang
    seperti apa kamu bergaul,
  • 58:52 - 58:56
    maka kamu akan memiliki
    kehidupan seperti apa pula.
  • 58:56 - 59:00
    Lingkaran pergaulan orang biasa
    membicarakan hal-hal sepele,
  • 59:00 - 59:05
    memperoleh gaji,
    dan memikirkan hari kemarin.
  • 59:05 - 59:08
    Lingkaran pergaulan pebisnis
    membicarakan proyek,
  • 59:08 - 59:13
    memperoleh keuntungan,
    dan memikirkan tahun depan.
  • 59:13 - 59:17
    Lingkaran pergaulan orang yang karier
    membicarakan peluang,
  • 59:17 - 59:23
    memperoleh kekayaan,
    serta memikirkan spekulasi dan keamanan.
  • 59:23 - 59:27
    Lingkaran pergaulan orang bijaksana
    membicarakan pemberian,
  • 59:27 - 59:28
    bertukar pikiran tentang pengabdian,
  • 59:28 - 59:33
    serta memikirkan bahwa segala sesuatu
    akan menjadi makmur secara alami.
  • 59:33 - 59:37
    Anak-anak Bodhisattva berbicara tentang
    welas asih,
  • 59:37 - 59:39
    berkomunikasi tentang sifat Kebuddhaan,
  • 59:39 - 59:42
    serta memikirkan
    bagaimana membantu orang lain
  • 59:42 - 59:45
    dan menyelamatkan makhluk hidup.
  • 59:50 - 59:55
    Jika kamu bersama orang yang rajin,
    kamu tidak akan malas.
  • 59:55 - 60:00
    Jika kamu bersama orang yang positif,
    kamu tidak akan murung.
  • 60:00 - 60:02
    Jika kamu berjalan bersama orang
    yang berbudi luhur,
  • 60:02 - 60:04
    kamu akan menjadi bermoral tinggi.
  • 60:04 - 60:06
    Jika kamu bergaul dengan umat Buddha,
  • 60:06 - 60:10
    kamu akan terbebas dari
    kesusahan dan menjadi positif.
  • 60:10 - 60:13
    Orang yang positif seperti matahari;
  • 60:13 - 60:16
    di mana pun ia menyinari,
    di sanalah menjadi terang.
  • 60:16 - 60:23
    Orang yang negatif seperti bulan;
    tanggal 1 dan tanggal 15 pun tidak sama.
  • 60:28 - 60:31
    Sikap hati seseorang
    menentukan segalanya;
  • 60:31 - 60:36
    seperti apa sikap hati seseorang,
    seperti itu pula masa depannya.
  • 60:36 - 60:39
    Karakter seseorang menentukan takdir,
  • 60:39 - 60:43
    memiliki karakter seperti apa,
    kamu memiliki kehidupan seperti itu.
  • 60:43 - 60:48
    Jika seseorang mengendarai sepeda,
    kedua kaki mengayuh dengan keras,
  • 60:48 - 60:52
    satu jam
    hanya bisa menempuh 10 kilometer;
  • 60:52 - 60:57
    jika seseorang mengendarai mobil,
    sedikit menginjak pedal gas,
  • 60:57 - 61:00
    satu jam bisa berlari 100 kilometer;
  • 61:00 - 61:04
    orang duduk di kereta cepat,
    memejamkan mata,
  • 61:04 - 61:08
    satu jam juga
    bisa menempuh 300 kilometer;
  • 61:08 - 61:12
    orang duduk di pesawat
    sambil menikmati hidangan lezat,
  • 61:12 - 61:17
    satu jam bisa berlari 1000 kilometer.
  • 61:17 - 61:20
    Belajar Buddha harus
    menggunakan metode yang tepat,
  • 61:20 - 61:23
    membuat ikrar
    dapat menghapus karma besar;
  • 61:23 - 61:27
    membaca sutra dapat membuatmu lancar,
    menghilangkan kekhawatiran;
  • 61:27 - 61:31
    melepaskan kehidupan
    dapat membuatmu panjang umur dan sehat.
  • 61:31 - 61:35
    Orang yang tidak belajar Buddha mengalami
    ketidakkekalan, penderitaan terus-menerus,
  • 61:35 - 61:39
    sedangkan orang yang belajar Buddha
    dengan usaha yang sama,
  • 61:39 - 61:42
    platform dan wadah yang berbeda,
  • 61:42 - 61:48
    hasil akhir kehidupanmu berbeda.
  • 61:52 - 61:55
    Waktu berlalu sangat cepat,
  • 61:55 - 61:58
    Master sangat senang
    bersama dengan kalian semua.
  • 61:58 - 62:01
    Setiap kali Master masih ada
    banyak yang ingin disampaikan,
  • 62:01 - 62:03
    tetapi sudah tidak ada waktu,
  • 62:03 - 62:06
    setiap kali sebelum selesai,
  • 62:06 - 62:08
    saya selalu membawakan
    kalian semua dua cerita lucu,
  • 62:08 - 62:11
    karena sebentar lagi masih harus
    melihat totem untuk kalian semua.
  • 62:11 - 62:15
    Dua cerita lucu, saya ceritakan satu dulu,
    lihat seberapa kalian tertawa.
  • 62:15 - 62:19
    Jika sedikit sudah sangat senang,
    saya akan ceritakan yang kedua.
  • 62:26 - 62:28
    Bertengkar di rumah sangat normal,
  • 62:28 - 62:34
    setiap kali istri dan suami ini bertengkar,
    istri marah, istri sangat marah,
  • 62:34 - 62:37
    mulut suami sangat jahat,
    sekali memaki istri, istri marah,
  • 62:37 - 62:41
    lalu lari ke toilet dan tinggal setengah hari.
  • 62:41 - 62:46
    Setiap kali bertengkar istri selalu ke toilet,
    frekuensi tinggal sudah banyak,
  • 62:46 - 62:47
    saat tidak bertengkar,
  • 62:47 - 62:50
    suami selalu merasa masalah ini
    harus ditanyakan kepada istri,
  • 62:50 - 62:52
    suami lalu bertanya kepada istri,
  • 62:52 - 62:56
    "Hei, setiap kali bertengkar
    kamu selalu lari ke toilet ngapain sih?
  • 62:56 - 63:00
    Sepertinya cukup melegakan,
    keluar langsung senang."
  • 63:00 - 63:03
    Istri berkata, "Ada apa?
  • 63:03 - 63:05
    Aku menyikat toilet."
  • 63:05 - 63:09
    Suami berkata "Oh, menyikat toilet
    juga bisa melegakan ya?"
  • 63:09 - 63:11
    Istri berkata, "Tidak tahu,
  • 63:11 - 63:15
    pokoknya yang dipakai untuk menyikat
    toilet semua adalah sikat gigi kamu!"
  • 63:21 - 63:26
    Mm, boleh ceritakan yang kedua.
  • 63:26 - 63:29
    Orang modern apa saja bisa terpikir.
  • 63:29 - 63:36
    Suami mulut jahat,
    istri hati kejam.
  • 63:36 - 63:42
    Jadi, sikat gigi pria harus dicuci dulu
    setiap hari sebelum menyikat.
  • 63:42 - 63:47
    Kamu yang bertengkar dengan istri
    ikuti aku baik-baik cuci bersih sikat gigi.
  • 63:47 - 63:52
    Ada seorang petani
    menggiring keledai masuk kota,
  • 63:52 - 63:57
    menerobos lampu merah,
    prok, ditahan polisi, "Denda 10 yuan."
  • 63:57 - 64:02
    Petani setelah didenda,
    memarahi keledai itu,
  • 64:02 - 64:06
    "Kamu keledai busuk ini,
    kamu pikir kamu siapa?
  • 64:06 - 64:08
    Kamu pikir
    kamu mobil pemadam kebakaran,
  • 64:08 - 64:10
    lampu merah kamu juga berani terobos?"
  • 64:10 - 64:14
    Belum jalan beberapa langkah,
    keledai menabrak kios buah sampai terbalik,
  • 64:14 - 64:17
    harus mengganti rugi orang 200 yuan,
  • 64:17 - 64:19
    petani ini lebih marah,
  • 64:19 - 64:22
    "Kamu pikir kamu orang gila
    baru keluar dari rumah sakit?
  • 64:22 - 64:26
    Mau membalikkan kios siapa,
    kamu balikkan kios siapa saja?!"
  • 64:26 - 64:30
    Petani menuntun keledai pulang,
    melewati sebidang padang rumput hijau,
  • 64:30 - 64:34
    keledai mengunyah rumput padang,
    didenda lagi 30 yuan,
  • 64:34 - 64:36
    petani sangat marah memaki,
  • 64:36 - 64:39
    "Kamu pikir bukan
    penggemar kuliner turun ke desa?
  • 64:39 - 64:41
    Jalan ke mana makan ke mana?"
  • 64:41 - 64:43
    Keledai berbalik lari,
  • 64:43 - 64:46
    di tepi sungai
    ada jaring nelayan yang dijemur,
  • 64:46 - 64:50
    keledai begitu naik
    jaring langsung sobek, jaring sobek,
  • 64:50 - 64:54
    nelayan berkata padanya,
    "Ayo, ganti rugi 500 yuan."
  • 64:54 - 64:56
    Petani setelah mengganti rugi,
  • 64:56 - 64:59
    dengan air mata berlinang
    berkata kepada keledai,
  • 64:59 - 65:02
    "Kamu pikir ini telekomunikasi Waterfront?
  • 65:02 - 65:09
    Naik internet
    harus bayar sebanyak itu?"
  • 65:09 - 65:13
    Keledai berbalik
    menendang petani satu kali,
  • 65:13 - 65:15
    petani menahan sakit memaki,
  • 65:15 - 65:22
    "Kamu pikir kamu admin grup,
    mau tendang siapa tendang siapa?"
  • 65:22 - 65:26
    Keledai ini marah tidak mau
    menghiraukan petani itu lagi,
  • 65:26 - 65:29
    menjadi sangat diam,
    di samping tidak bersuara,
  • 65:29 - 65:30
    petani ini berkata,
  • 65:30 - 65:35
    "Kamu pikir kamu di grup QQ,
    bisa sepanjang hari tidak bicara?"
  • 65:42 - 65:45
    Harus diingat,
  • 65:45 - 65:48
    rumah yang luas
    tidak sebaik hati yang lapang.
  • 65:48 - 65:50
    Mengucapkan satu kata yang baik,
    mulut mengeluarkan bunga teratai;
  • 65:50 - 65:54
    mengucapkan satu kata yang tidak baik,
    mulut mengeluarkan ular berbisa.
  • 65:54 - 65:56
    Menyimpan niat baik, melakukan
    perbuatan baik, menjadi orang baik,
  • 65:56 - 66:02
    kamu secara alami akan mendapat
    balasan baik menghampiri diri.
  • 66:02 - 66:04
    Terima kasih semuanya!
Title:
【完整版】2018年02月11日 澳大利亚悉尼 法会开示
Description:

more » « less
Video Language:
Chinese, Simplified
Duration:
01:06:18

Indonesian subtitles

Revisions Compare revisions