-
39. Tekun dalam berlatih Buddha,
belajar Buddha dengan keras
-
Harus dipahami, hati Buddha dan
hati makhluk hidup tidaklah berbeda.
-
Kalian semua yang hadir hari ini,
-
hati Buddha dan hati makhluk hidup
semuanya setara,
-
tidak ada yang berbeda.
-
Buddha menyebarkan
hati yang bercahaya agung,
-
hati welas asih agung,
hati kasih agung,
-
yang memberi manfaat baik di
alam spiritual maupun alam manusia,
-
memancarkan cahaya,
-
Artinya, Buddha dan Bodhisattva
-
menyebarkan pencerahan
batin di dunia manusia.
-
Apa yang dimaksud dengan
hati yang bercahaya?
-
Hati yang agung dan bercahaya
-
berarti hatimu dipenuhi
dengan cahaya dan keluasan,
-
karenanya orang mengatakan
seseorang berhati terang,
-
atau seseorang berhati gelap.
-
Perhatikanlah, orang yang baik,
senyumnya sangat cerah;
-
sedangkan orang yang gelap hatinya,
senyumnya adalah senyum dingin,
-
praktisi Buddha tidak boleh seperti ini.
-
Di sini ada seseorang yang dulu
sering melakukan kebajikan dan berjasa,
-
dia sangat berusaha,
-
membantu banyak orang
melakukan banyak hal baik,
-
tetapi kemudian hatinya menjadi gelap,
-
sering membicarakan keburukan
orang di belakang mereka,
-
melakukan hal-hal buruk,
sisi gelapnya muncul, kalian lihat bukan?
-
Karena hatinya telah berubah,
maka berubah menjadi gelap.
-
Jadi harus mengerti, hati yang agung
berarti hati yang bercahaya,
-
aku tidak memiliki sisi gelap,
-
ketika aku bahagia aku seperti ini,
-
ketika aku tidak bahagia
pun aku tetap seperti ini,
-
terang tidak gelap,
-
jika ada cahaya,
tidak akan ada kegelapan,
-
di tempat yang gelap,
pasti tidak ada cahaya.
-
Harus memiliki hati welas asih agung,
-
hati welas asih agung berarti
harus berbelas kasih pada orang lain.
-
Harus memiliki hati cinta kasih
agung, apa itu cinta kasih agung?
-
Buddha dan Bodhisattva mengatakan,
-
anggaplah semua orang tua
sebagai sesepuh kita,
-
anggaplah semua generasi muda
sebagai anak-anak kita.
-
Apa itu cinta kasih kecil?
-
Ini anakku, ini putriku,
ini milikku, itu milikku...
-
Bermanfaat bagi alam spiritual dan
alam manusia, memancarkan cahaya.
-
Apa artinya?
-
Artinya belajar Buddha harus membuat
orang di alam manusia mendapat manfaat,
-
juga membuat makhluk hidup di
alam spiritual mendapat manfaat,
-
inilah yang disebut bermanfaat
bagi alam spiritual dan alam manusia.
-
Memancarkan cahaya,
-
cahaya ini menerangi seluruh dunia,
alam semesta, dan segala hal, mengerti?
-
Jadi, setiap orang yang belajar
Buddha akan membantu dirinya sendiri
-
dan juga membantu leluhur serta
orang-orang yang telah meninggal.
-
Ketika kalian sekarang
membaca Xiao Fang Zi,
-
bukankah itu bermanfaat
bagi alam spiritual dan alam manusia?
-
Menjadi orang yang jujur dan
sederhana akan memiliki ketekunan.
-
Orang yang jujur dan sederhana,
-
orang yang benar-benar tulus,
akan memiliki ketekunan.
-
Perhatikanlah, orang yang diam-diam,
-
dengan jujur dan sederhana
terus melakukan sesuatu,
-
orang seperti ini
pasti memiliki ketekunan,
-
apakah kalian belum merasakannya?
-
Jika seseorang banyak bicara kosong,
datang dan berkata,
-
saya telah membimbing sekian
banyak orang,
-
saya telah melakukan ini dan itu,
saya telah berkorban...
-
orang seperti ini
tidak memiliki ketekunan.
-
Beberapa orang ketika baru datang
kepada Shifu,
-
berlutut, bertobat,
menangis tersedu-sedu,
-
tetapi pada akhirnya orang
tersebut menghilang, apa gunanya?
-
Belajar Buddha
dengan jujur dan sederhana,
-
belajar Buddha dengan sepenuh hati,
-
orang seperti inilah yang
bisa memperoleh ketekunan.
-
Dengan ketekunan yang terus menerus,
-
orang baru bisa
belajar Buddha dengan baik.
-
Berlatih hingga benar itu tidaklah biasa.
-
Seseorang yang berlatih batin
hingga akhirnya menjadi semakin benar,
-
itu tidaklah mudah,
-
karena berlatih batin
sangat mudah menyimpang,
-
karena jika orang tidak benar
maka dia akan menyimpang.
-
Hari ini jika kamu tidak bisa menerima,
kamu pasti telah menyimpang;
-
jika kamu merasa orang lain
semuanya menindas kamu,
-
kamu sudah tidak benar.
-
Karena kamu menganggap orang lain
semuanya menindasmu,
-
padahal sebenarnya orang lain hanya
berbicara teori umum denganmu,
-
tidak menindasmu,
-
tetapi kamu sendiri mengira
orang lain menindasmu,
-
lalu siapa yang menindas siapa?
-
Kamu yang menindas hatimu sendiri.
-
Bahkan jika orang lain menindasmu,
-
kamu juga tidak seharusnya
menganggap mereka menindas, mengapa?
-
Ini adalah kondisi yang membantu latihanku. Dia berlatih kurang baik, dia akan mendapat balasan, mengapa kamu harus marah? Prinsip yang begitu sederhana, prinsip duniawi yang nyata, mengapa kamu tidak bisa memahami dan mengerti?
-
Dia melatih tidak baik,
dia ada balasan,
-
mengapa kamu harus marah?
-
Alasan sederhana seperti ini,
alasan duniawi yang nyata,
-
mengapa kamu tidak bisa memahaminya,
tidak bisa mengerti?
-
Harus mengubah sifat kebodohan.
-
Sifat kebodohan itu apa?
-
Tidak mengerti,
masih merasa diri mengerti,
-
banyak orang tidak tahu pura-pura tahu,
itulah sifat kebodohan.
-
Kalian hari ini banyak hal tidak mengerti,
-
tidak pernah mendengar,
tidak pernah mengalami,
-
ini bukan kebodohan?
-
Tidak mengerti,
-
waktu tidak mengerti lama,
akan ada kebiasaan buruk datang.
-
Melihat orang semua merokok,
-
"aduh, aku tidak pernah merokok,
aku coba merokok",
-
sekali merokok kecanduan,
bukan menjadi kebiasaan?
-
Banyak anak kecil dari
kecil bergantung pada ayah ibu,
-
ayah ibu sangat egois,
untuk perasaan masing-masing bercerai,
-
melukai hati anak,
anak langsung bodoh:
-
mengapa ibu mulai setelah ini
tidak peduli padaku?
-
Mengapa aku tiba-tiba tidak memiliki ayah?
-
Kamu tidak pernah mengalami,
jadi kamu baru bodoh.
-
Kamu tidak mengerti,
-
ayah ibu tidak melakukan kesalahan?
-
Ayah ibu menghacurkan keluarga ini?
-
Seseorang tidak memiliki kebijaksanaan,
-
untuk apa belajar Dharma?
-
Selanjutnya menceritakan
kepada kalian sedikit ajaran chan,
-
juga sebagai penutup pelajaran hari ini,
karena Shifu menyebarkan budaya chan XLFM,
-
Shifu memberitahu kalian,
-
ajaran chan benar-benar
sangat memiliki kebijaksanaan.
-
Ajaran chan berkata:
-
"Satu potong, potong semua,
satu noda semua noda."
-
Satu potong, potong semua,
-
yaitu memotong kekhawatiran
dan segalanya dengan satu pisau,
-
memotong putus segalanya.
-
Satu noda semua noda,
-
apa artinya?
-
Misalnya,
kamu hari ini memakai kemeja putih,
-
kamu walaupun ternoda sedikit saja kotor,
-
seluruh pakaian kotor,
tidak bisa dipakai.
-
Jadi, hati kalian sekarang tidak boleh
memiliki sedikit pun pencemaran,
-
tidak boleh memiliki
sedikit pun hal buruk,
-
kamu walaupun memiliki sedikit hal buruk,
-
kamu bukan orang baik,
karena kamu memiliki noda.
-
Aku hari ini ada sedikit kekurangan,
ada sedikit masalah,
-
aku potong dengan satu pisau,
-
setelah ini aku tidak melakukan lagi,
-
kamu menjadi orang baik,
-
menaruh sedikit hal kotor di badan,
bukankah kamu orang kotor?
-
Ambil contoh sederhana,
baru selesai mandi,
-
banyak anak mandi tidak cuci muka,
ada sedikit kotoran mata keluar,
-
katakan anak ini kotor tidak?
-
Semua dicuci bersih,
baru orang yang baik hati.
-
Harus mengerti,
belajar Dharma benar-benar tidak mudah,
-
ribuan kekhawatiran
harus dipotong satu pisau,
-
mengapa harus bernostalgia
dengan hal-hal kotor ini?
-
Tidak ada,
sudah tidak ada,
-
dulu dia pernah merugikanku,
aku tidak mau mendengar lagi,
-
aku tidak mau mengingat lagi,
mulai setelah ini lupa sudah tidak ada,
-
mengapa aku harus menyimpan
hal-hal tidak baik masa lalu di hati,
-
masih terus mengingat?
-
Bodoh.
-
Satu yaitu banyak,
banyak yaitu satu.
-
Apa artinya?
-
Satu satu,
yaitu banyak sekali,
-
mengerti?
-
Aku hari ini menguasai satu dharma,
sebenarnya aku menguasai semua dharma;
-
banyak,
sebanyak apa pun dharma,
-
kamu belajar sampai akhir,
semua ajaran kembali ke satu,
-
inilah yang disebut satu yaitu banyak,
banyak yaitu satu.
-
Jadi, Shifu menyuruh
kalian tekun di satu pintu,
-
belajar hingga segala dharma.
-
Kamu hanya masuk universitas,
-
bukan kah di universitas
kamu juga belajar satu mata pelajaran,
-
banyak mata pelajaran semua belajar,
benar kan?
-
Kamu tidak bisa masuk universitas,
kamu tidak belajar apa-apa.
-
Shifu berkata kepada kalian,
tekun di satu pintu,
-
belajar hingga segala dharma,
segala dharma tidak berurutan,
-
karena segala dharma
tidak memiliki urutan,
-
kamu ini belajar sedikit,
itu belajar sedikit,
-
kamu dharma apa semua belajar sedikit,
-
akhirnya delapan belas
jenis keahlian semuanya lemah,
-
kamu tidak memahami Dharma satu pun,
-
jadi disebut
segala dharma tidak berurutan,
-
bagaimana dibandingkan satu dharma.
-
Orang yang semua ilmu bela diri bisa,
tidak ada satu pun yang bisa dibanggakan.
-
Kalian lihat saja,
dulu di dunia persilatan,
-
orang ini pisau garpu pedang tongkat
semua bisa,
-
bermain pedang sangat bagus,
-
orang yang khusus bermain pedang datang,
-
"pap pap" mengalahkannya dengan dua jurus,
-
kemudian dia pakai tongkat tiga ruas,
sebelum berkelahi, bunyi luar biasa,
-
akhirnya dipukul turun oleh orang yang
khusus main tongkat dengan dua gerakan,
-
tidak ada satu pun
yang bisa kamu banggakan.
-
Kamu hanya tekun di satu pintu,
aku belajar XLFM,
-
aku menguasai XLFM dengan sempurna,
-
aku bisa ceritakan
dengan teratur teori di dalamnya,
-
aku semua mengerti,
katakan kamu bukan belajar lebih banyak?
-
Apakah dalam XLFM Shifu
tidak ada hal dari dharma lain?
-
Mengambil yang terbaik dari
banyak sumber,
-
dharma Bodhisattva,
asalnya adalah satu cara yang sama.
-
Kita adalah
pencari Buddha yang susah payah,
-
pencari Buddha sangat susah payah,
-
jika tidak susah,
-
bagaimana kita bisa menjadi
pencari Buddha?
-
Setiap hari susah payah
menyelidiki kebenaran dunia ini,
-
kita setiap hari susah payah berpikir,
tapi tidak bisa mengerti,
-
mengapa aku harus menderita sebanyak ini?
-
Mengapa keluarga orang lain baik?
Mengapa keluargaku baik,
-
keluarga itu tidak baik?
-
Berpikir terus,
tidak mengerti,
-
mengapa hari ini aku berlari ke Australia?
-
Mengapa aku harus menikah dengannya?
-
Mengapa aku harus menikah dua kali?
-
Susah payah di dunia
menyelidiki dunia ini,
-
mencari dan mencari,
-
ingin menemukan kebenaran,
bisa ditemukan?
-
Sulit menemukan kebenaran dunia.
-
Dunia memang untuk kamu lewat,
memang untuk kamu datang sekali,
-
sangat singkat,
-
sangat cepat datang,
sangat cepat pergi.
-
Lihat senior kita,
pikirkan junior kita,
-
lihat dirimu sendiri,
kamu tahu, waktu berlalu sangat cepat,
-
kamu sudah berusia berapa?
-
Benar kan?
-
Orang yang melatih semakin dalam,
berbuat manusia semakin harus hati-hati,
-
semakin harus rendah hati.
-
Shifu memiliki dua motto:
satu adalah
-
"tidak ada keinginan
secara alami hati seperti air",
-
jangan memiliki keinginan,
hatimu akan tenang;
-
ada lagi satu adalah
"seperti berjalan di atas es tipis",
-
belajar Dharma
seperti berjalan di atas es tipis,
-
sedikit tidak hati-hati,
kamu akan jatuh ke jurang yang dalam.
-
Dari mana datangnya iblis?
-
Yaitu belajar Dharma tidak berhasil,
baru menjadi iblis.
-
Praktisi Buddhis tidak boleh
mengatakan orang adalah iblis,
-
mengatakan orang adalah iblis,
maka kamu adalah iblis;
-
memaki orang lain,
kamu orang jahat.
-
Harus mengerti,
Shifu melihat kalian sangat kasihan,
-
harus mengerti,
tahu mimpi dapat mimpi,
-
kamu tahu dunia adalah mimpi,
-
kita harus di dunia
meminjam palsu melatih benar,
-
kita mendapat mimpi ini,
biarkan nyata di samping kita,
-
bangun satu hari,
melihat diri hidup nyata satu hari,
-
maka kamu adalah tahu mimpi dapat mimpi.
-
Hari ini berbicara
sampai di sini dengan semua,
-
berharap semua kebijaksanaan
semakin harus bulat sempurna,
-
belajar Dharma semakin harus tekun.