Return to Video

Abigail DeVille: "Light of Freedom" | Art21 "Extended Play"

  • 0:07 - 0:10
    ABIGAIL DEVILLE:
    "Jika tidak ada usaha tidak ada kemajuan."
  • 0:14 - 0:19
    "Kepada mereka yang mendukung
    kebebasan namun merendahkan agitasi,"
  • 0:19 - 0:23
    "Orang-orang yang menginginkan tanaman
    tanpa mau membajak tanah,"
  • 0:24 - 0:28
    "mereka menginginkan hujan tanpa petir dan kilat."
  • 0:31 - 0:35
    "Mereka menginginkan lautan
    tanpa deru air yang mengerikan."
  • 0:38 - 0:42
    Frederick Douglass, 14 Agustus, 1857.
  • 0:42 - 0:46
    [Abigail DeVille: "Cahaya Kebebasan"]
  • 0:56 - 0:58
    [Taman Madison Square]
  • 1:01 - 1:05
    Awalnya, saya menemukan
    kutipan Frederick Douglass,
  • 1:05 - 1:09
    dan saya hanya memikirkan suatu cara untuk
  • 1:09 - 1:12
    meng-komunikasikan dengan cepat
    apa yang terjadi pada musim panas ini.
  • 1:14 - 1:17
    Saya berpikir itu adalah gambar
    yang dia lukis.
  • 1:17 - 1:20
    Saya terus memikirkan tentang
    ombak yang bergulung.
  • 1:21 - 1:24
    dan gelombang dari orang-orang yang
    saling berkaitan, bergandengan tangan,
  • 1:24 - 1:28
    dan memprotes di hadapan, kemungkinan,
    kematian,
  • 1:29 - 1:31
    melalui pandemi ini,
  • 1:31 - 1:34
    untuk memperjuangkan apapun
    yang sebenarnya dianggap bangsa ini
  • 1:34 - 1:37
    membangun atau berdasar.
  • 2:00 - 2:04
    Ini adalah peringatan protes dan
    gerakan Black Lives Matter,
  • 2:04 - 2:10
    dan kulit hitam telah tinggal disini
    selama 400 tahun.
  • 2:13 - 2:15
    saat saya meletakkan tangan,
  • 2:15 - 2:19
    memikirkan jenis cara yang digunakan
    dimana semua dapat menjadi berbeda,
  • 2:19 - 2:23
    di sanalah ada kesempatan dan momen
    yang terlewat,
  • 2:23 - 2:28
    siklus di sejarah New York dan
    di sejarah dunia secara keseluruhan:
  • 2:29 - 2:30
    momen untuk kemajuan
  • 2:30 - 2:36
    atau momen-momen yang berpotensi terjadi.
  • 2:41 - 2:44
    Saya memiliki guru kelas empat yang hebat,
  • 2:44 - 2:46
    namanya adalah Nyonya Hammond.
  • 2:46 - 2:47
    Dia luar biasa.
  • 2:47 - 2:50
    Dia benar-benar membuat sejarah
    menjadi hidup bagi kita.
  • 2:50 - 2:52
    Dia memainkan pidato Martin Luther King
  • 2:52 - 2:54
    berjudul "I Have A Dream"
    pada kami dalam piringan hitam,
  • 2:54 - 2:58
    dan Anda bisa mendengar pin jatuh
    di dalam kelas.
  • 2:58 - 3:02
    Saya hanya ingat memegang tangan
    sahabat saya di bawah meja sepanjang waktu
  • 3:02 - 3:05
    hanya karena terharu oleh perkataannya
  • 3:05 - 3:07
    dan kekuatan dari perkataannya.
  • 3:07 - 3:10
    Dia menanam bibit, pastinya,
  • 3:12 - 3:16
    memikirkan bagaimana kita semua
    ambil bagian dalam sejarah.
  • 3:18 - 3:22
    Melihat gambar tangan patung Liberty
    dengan obor di taman,
  • 3:22 - 3:24
    Saya hanya seperti, "Oke, sekarang saya
    bisa berhenti melihatnya."
  • 3:24 - 3:25
    "Ini dia."
  • 3:25 - 3:27
    Ini semua yang saya pikirkan--"
  • 3:27 - 3:29
    "semua yang ingin saya bicarakan."
  • 3:30 - 3:34
    Obor dan tangan patung Liberty
  • 3:34 - 3:39
    menduduki taman ini selama enam tahun
    dari 1876 hingga 1882
  • 3:39 - 3:43
    ketika mereka sedang berusaha untuk
    menggalang dana untuk tempat ini
  • 3:43 - 3:45
    untuk patung Liberty.
  • 3:50 - 3:52
    Saya sangat suka merancang.
  • 3:52 - 3:56
    Itu tersebar di mana-mana di kota New York.
  • 3:57 - 4:00
    Sesuatu selalu dibangun dan dihancurkan.
  • 4:00 - 4:05
    Gagasan kebebasan ini sedang dibangun
    terus menerus--
  • 4:05 - 4:07
    dan direkontruksi--
  • 4:07 - 4:09
    dari generasi ke generasi.
  • 4:13 - 4:16
    Berpikir tentang lonceng yang menjadi
    simbol lain dari kebebasan,
  • 4:16 - 4:20
    tetapi akhirnya dikemas dengan obor ini,
  • 4:20 - 4:22
    yang sebenarnya tidak dapat bersuara.
  • 4:24 - 4:27
    Itu juga merupakan bahan bakar obor,
  • 4:27 - 4:30
    dan api biru menjadi api paling panas
    yang pernah ada.
  • 4:39 - 4:41
    Masyarakat telah mencoba
    untuk memisahkan kami
  • 4:41 - 4:43
    atau mendefinisikan kami dengan tubuh kami
  • 4:43 - 4:45
    atau di mana kami tinggal--
  • 4:45 - 4:49
    atau kelas sosial ekonomi,
    pendidikan, apapun.
  • 4:54 - 4:57
    Dan bagaimana kami secara kolektif dapat
    menyatukan tangan kami
  • 4:57 - 5:00
    dan menegaskan hal yang lain.
  • 5:08 - 5:11
    Saya berpikir bagaimana
    membuat itu bekerja,
  • 5:11 - 5:14
    itu seperti, seperti doa atau harapan
  • 5:14 - 5:16
    untuk masa depan--
  • 5:16 - 5:20
    untuk membawa nama dari masa lalu
    ke masa sekarang.
  • 5:20 - 5:23
    Dan kemudian melanjutkan perjuangan--
  • 5:23 - 5:28
    lewat tongkat itu untuk menghormati
    kepentingan bersama.
Title:
Abigail DeVille: "Light of Freedom" | Art21 "Extended Play"
Description:

more » « less
Video Language:
English
Team:
Art21
Proiect:
"Extended Play" series
Duration:
05:50

Indonesian subtitles

Versiuni Compare revisions