Return to Video

Efek kehamilan yang mengejutkan

  • 0:08 - 0:11
    Otot dan persendian bergeser dan beradu.
  • 0:11 - 0:17
    Ritme jantung meningkat,
    darah berderu melewati arteri dan vena.
  • 0:17 - 0:21
    Selama masa kehamilan,
    setiap organ di dalam tubuh berubah.
  • 0:21 - 0:24
    Dipicu oleh serangkaian hormon,
  • 0:24 - 0:27
    perubahan ini dimulai
    sejak awal kehamilan.
  • 0:30 - 0:36
    Dalam hitungan hari setelah pembuahan,
    embrio masuk ke dalam uterus.
  • 0:36 - 0:40
    Karena DNA-nya tidak sama persis
    dengan sang ibu,
  • 0:40 - 0:44
    secara teori, sistem imun seharusnya
    menganggapnya sebagai penyusup,
  • 0:44 - 0:48
    menyerang, dan menghancurkannya,
    seperti bakteri atau mikrob berbahaya.
  • 0:48 - 0:53
    Itulah tantangannya: sistem imun
    sang ibu harus melindungi dirinya
  • 0:53 - 0:57
    sekaligus sang janin, tetapi sistem itu
    tak bisa berfungsi seperti biasanya.
  • 0:57 - 1:01
    Yang terjadi tak sesederhana
    menurunnya respon imun.
  • 1:01 - 1:06
    Justru sebuah interaksi kompleks
    yang baru mulai kita pahami,
  • 1:06 - 1:09
    melibatkan beragam tipe
    sel imun yang berbeda—
  • 1:09 - 1:14
    beberapa di antaranya melindungi janin
    dari serangan sel-sel imun lainnya.
  • 1:16 - 1:21
    Tubuh juga membentuk sumbat
    antibakteri dari mukus pada serviks,
  • 1:21 - 1:25
    yang melindunginya dari kuman
    dan tetap terkunci sampai persalinan.
  • 1:25 - 1:26
    Seiring berkembangnya kehamilan,
  • 1:26 - 1:30
    uterus membesar ke atas dan ke luar
    bersama tumbuhnya janin.
  • 1:30 - 1:34
    Untuk membuat ruang,
    hormon progesteron dan relaksin
  • 1:34 - 1:36
    memberikan sinyal pada otot
    untuk mengendur.
  • 1:36 - 1:41
    Otot pendorong makanan dan kotoran
    lewat saluran pencernaan juga mengendur,
  • 1:41 - 1:43
    yang membuatnya melamban,
  • 1:43 - 1:47
    hingga terjadilah sembelit
    karena jalurnya melambat.
  • 1:47 - 1:49
    Otot-otot yang kendur di atas perut
  • 1:49 - 1:52
    bisa meloloskan asam melalui
    kerongkongan dan tenggorokan,
  • 1:52 - 1:54
    yang mengakibatkan nyeri
    ulu hati dan refluks.
  • 1:54 - 1:57
    Perubahan ini bisa memperburuk
    mual di pagi hari,
  • 1:57 - 2:03
    yang disebabkan oleh hormon HCG—
    dan juga bisa terjadi kapan saja.
  • 2:03 - 2:06
    Seiring membesarnya uterus,
    diafragma pun terdorong,
  • 2:06 - 2:10
    otot dada yang mengembang dan
    berkontraksi setiap bernapas.
  • 2:10 - 2:13
    Ini membatasi ruang gerak diafragma.
  • 2:13 - 2:18
    Sebagai kompensasi, hormon progesteron
    bertindak sebagai stimulan pernapasan,
  • 2:18 - 2:21
    membuat ibu hamil bernapas
    lebih cepat sehingga ia dan bayinya
  • 2:21 - 2:25
    bisa mendapat cukup oksigen dengan
    kapasitas paru-paru yang lebih rendah.
  • 2:25 - 2:29
    Ini mengakibatkan wanita hamil
    merasa sesak napas.
  • 2:29 - 2:33
    Sementara itu, ginjal memproduksi
    lebih banyak eritropoietin,
  • 2:33 - 2:36
    hormon yang meningkatkan
    produksi sel darah merah.
  • 2:39 - 2:44
    Ginjal juga menyimpan ekstra air
    dan garam alih-alih menjadikannya urine
  • 2:44 - 2:46
    untuk membangun volume darah.
  • 2:46 - 2:51
    Volume darah ibu hamil meningkat
    sampai 50% bahkan lebih.
  • 2:51 - 2:52
    Namun darahnya sedikit encer,
  • 2:52 - 2:56
    karena hanya memiliki kelebihan
    25% sel darah merah.
  • 2:56 - 3:00
    Biasanya, tubuh membuat sel darah
    merah dari zat besi dalam makanan.
  • 3:00 - 3:04
    Namun selama kehamilan, janin juga
    membentuk suplai darahnya sendiri
  • 3:04 - 3:06
    dari nutrisi dalam makanan sang ibu—
  • 3:06 - 3:09
    menyisakan lebih sedikit zat besi
    dan nutrisi lain bagi ibunya.
  • 3:09 - 3:12
    Jantung harus bekerja ekstra keras
    untuk memompa semua darah ini
  • 3:12 - 3:14
    melalui tubuh dan plasenta.
  • 3:14 - 3:17
    Detak jantung ibu hamil meningkat,
  • 3:17 - 3:21
    tetapi belum diketahui bagaimana tekanan
    darah berubah pada kehamilan yang sehat—
  • 3:21 - 3:23
    sebuah bidang penelitian yang penting,
  • 3:23 - 3:26
    karena beberapa komplikasi serius
  • 3:26 - 3:29
    berkaitan dengan jantung
    dan tekanan darah.
  • 3:29 - 3:32
    Uterus yang membesar
    bisa menekan pembuluh darah—
  • 3:32 - 3:35
    menyebabkan cairan terkumpul
    di tungkai dan kaki.
  • 3:35 - 3:39
    Jika pembuluh darah besar bernama
    vena kava inferior tertekan,
  • 3:39 - 3:42
    darah yang kembali ke jantung
    bisa terganggu,
  • 3:42 - 3:47
    menyebabkan jatuhnya tekanan darah
    setelah berdiri terlalu lama.
  • 3:47 - 3:51
    Beberapa perubahan ini mulai
    berbalik bahkan sebelum melahirkan.
  • 3:51 - 3:55
    Tak lama sebelum persalinan,
    janin bergerak turun,
  • 3:55 - 3:57
    mengurangi tekanan pada diafragma
  • 3:57 - 4:01
    dan membuat wanita hamil bisa
    menarik napas lebih dalam.
  • 4:01 - 4:02
    Selama persalinan dan melahirkan,
  • 4:02 - 4:06
    banyak ekstra cairan tubuh
    hilang saat ketuban pecah.
  • 4:09 - 4:13
    Uterus kembali mengecil dalam
    hitungan minggu setelah melahirkan.
  • 4:13 - 4:17
    Seperti bagian tubuh lainnya,
    kehamilan memengaruhi otak—
  • 4:17 - 4:20
    tetapi efeknya adalah yang paling
    sedikit dipahami.
  • 4:20 - 4:23
    Studi terakhir menunjukkan
    perbedaan dalam pindai otak
  • 4:23 - 4:26
    setelah kehamilan dan pengasuhan awal,
  • 4:26 - 4:29
    dan memperlihatkan bahwa
    perubahan ini adaptif.
  • 4:29 - 4:32
    Ini artinya mereka bisa membantu
    kemampuan mengasuh anak,
  • 4:32 - 4:38
    seperti meningkatkan kemampuan membaca
    isyarat wajah karena bayi tak bisa bicara.
  • 4:38 - 4:41
    Kurangnya informasi mengenai
    efek kehamilan pada otak
  • 4:41 - 4:47
    menyoroti kebenaran umum: secara historis,
    hampir semua penelitian seputar kehamilan
  • 4:47 - 4:51
    hanya berfokus pada janin,
    alih-alih pada wanita hamil.
  • 4:51 - 4:54
    Pengalaman kehamilan sangat beragam,
  • 4:54 - 4:56
    baik dalam cakupan kehamilan yang sehat
  • 4:56 - 5:02
    dan akibat kondisi kesehatan yang rumit—
    penelitian baru akan membantu kita paham,
  • 5:02 - 5:05
    dan mengembangkan pengobatan
    efektif yang dibutuhkan.
  • 5:05 - 5:09
    Sementara itu, setiap kehamilan berbeda,
  • 5:09 - 5:12
    dan penting untuk berkonsultasi
    pada dokter tentang pertanyaan spesifik.
  • 5:13 - 5:17
    Saat ini, kita tengah menuju pada
    perkembangan yang menarik,
  • 5:17 - 5:22
    seiring makin banyaknya yang meneliti
    biologi kehamilan yang menakjubkan.
Title:
Efek kehamilan yang mengejutkan
Speaker:
TED-Ed
Description:

Lihat pelajaran lengkapnya: https://ed.ted.com/lessons/the-surprising-effects-of-pregnancy

Otot dan persendian bergeser dan beradu. Ritme jantung meningkat. Darah berderu melewati arteri dan vena. Selama masa kehamilan, setiap organ di dalam tubuh berubah. Dipicu oleh serangkaian hormon, perubahan ini dimulai sejak awal kehamilan. Telusuri apa yang kita ketahui— dan yang belum kita ketahui— tentang efek kehamilan pada tubuh dan otak.

Pelajaran oleh TED-Ed, diarahkan oleh Roxane Campoy dan Charlotte Cambon.

more » « less
Video Language:
English
Team:
TED
Project:
TED-Ed
Duration:
05:25
Ade Indarta approved Indonesian subtitles for The surprising effects of pregnancy
Reno Kanti Riananda accepted Indonesian subtitles for The surprising effects of pregnancy
Elda Indria Sari edited Indonesian subtitles for The surprising effects of pregnancy
Elda Indria Sari edited Indonesian subtitles for The surprising effects of pregnancy

Indonesian subtitles

Revisions