YouTube

Got a YouTube account?

New: enable viewer-created translations and captions on your YouTube channel!

Indonesian subtitles

← Masa depan pangan sehat di China

Get Embed Code
37 Languages

Showing Revision 13 created 03/31/2018 by Mardiyanto Saahi.

  1. Saat berusia enam tahun,
    saya mulai belajar makna kesabaran.

  2. Nenek saya memberi sebuah kotak sulap
    sebagai hadiah ulang tahun
  3. yang kami berdua tak sangka
    kelak menjadi sebuah hadiah kehidupan.
  4. Saya jadi terobsesi dengan sulap
  5. dan saat berusia 20 tahun,
    saya menjadi pesulap merpati amatir.
  6. Aksi sulap ini
    mengharuskan saya melatih merpati
  7. untuk duduk dan menunggu
    di dalam pakaian saya.
  8. Sebagai pesulap muda, saya selalu
    terburu-buru menampilkan merpati itu
  9. tapi guru saya berpesan
  10. bahwa kunci sukses aksi sulap ini
  11. adalah membuat merpati saya muncul
    setelah menunggu dengan sabar
  12. di dalam tuksedo saya.
  13. Itu pasti kebiasaan sabar
  14. yaitu kesabaran yang saya pelajari
    dalam beberapa tahun untuk menguasainya.
  15. Saat kehidupan membawa saya
    ke Shanghai tujuh tahun lalu

  16. kebiasaan sabar yang saya pelajari
    hampir mustahil diterapkan.
  17. Di China, di mana semua orang
    dan segalanya tergesa-gesa
  18. Anda harus mengungguli
    lebih dari 1,3 miliar orang lain
  19. untuk hidup mapan.
  20. Harus meretas sistem, melanggar aturan
  21. menghindari batasan.
  22. Sama halnya dengan pangan...
  23. namun dalam hal pangan
  24. ketidaksabaran bisa berakibat fatal.
  25. Demi berpacu untuk menanam lebih banyak,
    menjual lebih banyak
  26. pertanian berusia 4.000 tahun
    di negara yang kaya sumber daya alam
  27. tercemar karena penggunaan bahan kimia
    dan pestisida yang berlebihan.
  28. Pada tahun 2016,
    pemerintah China mengungkap
  29. setengah juta pelanggaran keamanan pangan
    hanya dalam waktu sembilan bulan.
  30. Yang mengejutkan, satu dari empat
    penderita diabetes di dunia
  31. sekarang berasal dari China.
  32. Cerita tentang pangan
  33. mengerikan dan sedikit luar biasa
  34. dan saya yakin sudah saatnya mengganti
    ketidaksabaran dengan kebiasaan sabar.
  35. Yang saya maksud dengan kebiasaan sabar

  36. bukanlah kemampuan untuk menunggu.
  37. Maksudnya adalah mengetahui
    cara bertindak sembari menunggu.
  38. Maka, sambil menunggu terwujudnya
    sistem pangan berkelanjutan di China
  39. saya meluncurkan salah satu
    pasar tani daring pertama di China
  40. untuk menyediakan produk
    organik lokal kepada keluarga.
  41. Saat kami memulainya 18 bulan lalu
  42. pangan yang bisa kami jual
    sedikit tidak layak.
  43. Tidak ada buah dan daging untuk dijual
  44. karena semua pangan yang diperiksa
    di lab dinyatakan tidak bebas pestisida
  45. bahan kimia, antibiotika, dan hormon.
  46. Saya berkata kepada karyawan
    kami yang resah
  47. agar jangan menyerah sebelum menemui
    semua petani lokal di China.
  48. Saat ini, kami menyediakan
    240 jenis hasil pertanian

  49. dari 57 petani lokal.
  50. Setelah hampir satu tahun mencari
  51. akhirnya kami temukan pisang bebas kimia
  52. yang tumbuh di halaman belakang
    penduduk pulau Hainan.
  53. Hanya dua jam dari Shanghai
  54. di sebuah pulau yang titik koordinatnya
    bahkan tak tersedia di Google Maps
  55. kami temukan sebuah tempat
    di mana sapi makan rumput
  56. dan berkeliaran bebas
    di bawah langit biru.
  57. Kami juga berupaya keras
    menangani logistik.
  58. Kami mengantar pesanan konsumen
    dalam waktu tiga jam
  59. dengan menggunakan kendaraan elektrik
  60. dan kami memakai kardus biodegradabel
    yang dapat didaur ulang
  61. untuk meminimalkan dampak lingkungan.
  62. Saya yakin sumbangsih kami ini
    akan terus berkembang

  63. tapi memerlukan waktu
  64. dan semakin banyak orang akan dibutuhkan
    untuk mewujudkan masa depan pangan sehat.
  65. Maka, tahun lalu
  66. saya mendirikan akselerator teknologi
    pangan dan platform VC pertama di China
  67. untuk membantu start-up
    mewujudkan masa depan pangan sehat
  68. sesuai keinginan mereka
  69. agar dapat memanfaatkan
    serangga yang bisa dimakan
  70. menjadi sumber protein berkelanjutan
  71. atau memanfaatkan minyak esensial
    untuk mengawetkan makanan.
  72. Mungkin Anda masih bertanya.

  73. Kenapa saya berupaya membangun
    sistem pangan yang berkelanjutan
  74. dengan menggalakkan gerakan sabar
  75. di negara yang mempersoalkan
    segala sesuatu yang lambat?
  76. Karena, bagi saya
  77. rahasia sukses yang sebenarnya
    adalah kesabaran...
  78. yaitu kebiasaan sabar
  79. dengan mengetahui
    cara bertindak sembari menungu
  80. yaitu kesabaran yang saya pelajari
    dari kotak sulap pemberian nenek saya.
  81. Lagi pula, kita tidak mewarisi
    bumi dari leluhur kita.
  82. Kita meminjamnya dari anak cucu kita.
  83. Terima kasih.

  84. (Tepuk tangan)