Indonesian subtitles

← Obat darurat penurun demam iklim

Get Embed Code
24 Languages

Showing Revision 88 created 09/17/2019 by Ade Indarta.

  1. Saya ingin membahas hal penting
    yang mungkin baru bagi Anda.
  2. Pemerintah-pemerintah dunia
  3. akan melakukan eksperimen
    tanpa disengaja
  4. pada iklim kita.
  5. Tahun 2020, peraturan baru
    mewajibkan kapal menurunkan emisi sulfur
  6. dengan membersihkan pembuangannya
  7. atau beralih ke bahan bakar
    lebih bersih.
  8. Sangat baik untuk kesehatan manusia,
  9. tapi partikel sulfur pada emisi kapal
  10. juga berpengaruh pada awan.
  11. Ini adalah citra satelit awan laut
  12. di lepas Pantai Barat Pasifik,
    Amerika Serikat.
  13. Serat halus di awan terbentuk dari
    limbah buangan kapal.
  14. Emisi kapal mengandung gas rumah kaca,
  15. yang memerangkap panas untuk waktu lama,
  16. dan partikulat seperti sulfat yang
    berbaur dengan awan
  17. dan sejenak membuatnya lebih cerah.
  18. Awan yang lebih cerah dapat
    memantulkan lebih banyak sinar matahari
  19. untuk mendinginkan iklim.
  20. Jadi sebenarnya,
  21. manusia sedang melakukan 2
    eksperimen tanpa disengaja
  22. pada iklim.
  23. Pertama, kita sedang
    meningkatkan konsentrasi gas rumah kaca

  24. yang perlahan memanaskan sistem bumi.
  25. Ini seperti demam di tubuh manusia.
  26. Jika demamnya rendah, maka
    efeknya ringan,
  27. tapi saat meninggi, kerusakannya
    menjadi lebih besar
  28. dan akhirnya menghancurkan.
  29. Sudah mulai terjadi sekarang.
  30. Pada eksperimen kedua,

  31. kita akan menghilangkan
    selapis partikel
  32. yang mencerahkan awan dan melindungi kita
    dari sebagian pemanasan ini.
  33. Efek terkuat terdapat pada awan
    laut seperti ini,
  34. dan para ilmuwan berharap
    pengurangan emisi sulfur kapal tahun depan
  35. akan menghasilkan peningkatan
    terkendali pada pemanasan global.
  36. Sedikit mengejutkan, ya?

  37. Padahal, sebagian besar emisi
    mengandung sulfat yang mencerahkan awan:
  38. batu bara, limbah solar, kebakaran hutan.
  39. Ilmuwan menaksir jumlah
    efek pendinginan dari partikel emisi,
  40. yang disebut aerosol ketika berada
    di dalam iklim,
  41. mungkin sama dengan efek pemanasan yang
    kita alami hingga saat ini.
  42. Masih banyak ketidakpastian
    tentang efek ini,
  43. dan inilah salah satu penyebab
    sulitnya meramalkan iklim,
  44. tapi inilah efek pendinginan yang
    akan hilang, ketika emisi menurun.
  45. Tepatnya, saat ini manusia sedang
    mendinginkan planet
  46. dengan cara menebarkan partikel
    ke atmosfer dalam skala masif.
  47. Kita tidak tahu jumlahnya, dan kita
    melakukannya tanpa sengaja.
  48. Ini mengkhawatirkan.
  49. Tapi hal ini bisa berarti, kita punya
    cara cepat mengatasi pemanasan
  50. obat darurat penurun demam iklim,
    jika diperlukan,
  51. dan obat ini berasal dari alam.
  52. Ini adalah simulasi atmosfer bumi
    milik NASA,

  53. yang menunjukkan awan
    dan partikel mengitari planet.
  54. Cahaya ini adalah sinar matahari
    yang terpantul dari partikel di awan,
  55. dan pelindung reflektif ini adalah
    salah satu cara utama alam
  56. menjaga planet agar
    cukup dingin bagi manusia
  57. dan seluruh kehidupan.
  58. Tahun 2015, para ilmuwan menguji
    kemungkinan iklim mendingin dengan cepat.
  59. Mereka mengabaikan hal-hal
    seperti cermin di ruang angkasa,
  60. bola pingpong di lautan,
    lembaran plastik di Arktik,
  61. dan menemukan pendekatan
    paling layak
  62. yang melibatkan peningkatan
    reflektivitas atmosfer.
  63. Bahkan, dengan memantulkan
    lebih dari 1 atau 2 persen sinar matahari
  64. dari atmosfer
  65. akan mengurangi pemanasan
    sekitar 2°C atau lebih.
  66. Nah, saya adalah seorang
    eksekutif teknologi, bukan ilmuwan.

  67. Sejak satu dasawarsa lalu,
    karena peduli tentang iklim,
  68. saya mulai membahas penanggulangan
    pemanasan bumi dengan para ilmuwan.
  69. Pembicaraan ini berkembang
    menjadi kolaborasi,
  70. bernama Proyek Pencerahan
    Awan Laut
  71. yang akan saya bahas
    sebentar lagi,
  72. dan organisasi kebijakan nirlaba
    tempat saya bekerja, SilverLining.
  73. Saya bekerja dengan
    para politisi, peneliti,
  74. pelaku industri teknologi dan bidang lain
  75. untuk membahas beberapa ide ini.
  76. Sebelumnya, saya bertemu
    ilmuwan atmosfer Inggris, John Latham,
  77. yang mengusulkan pendinginan
    iklim seperti yang dilakukan kapal,
  78. namun menggunakan sumber partikel alami:
  79. kabut garam laut dari air laut
  80. yang disemprotkan dari kapal
    ke area awan yang rentan di atas lautan.
  81. Pendekatan ini lalu dikenal
    dengan nama yang saya berikan,
  82. "pencerahan awan laut".
  83. Kajian pemodelan awal menunjukkan
    penyebaran pencerahan awan laut
  84. hanya 10 sampai 20%
    pada awan lautan yang rentan,
  85. bisa mengurangi pemanasan
    sampai 2°C.
  86. Bahkan mungkin bisa
    mencerahkan awan di wilayah setempat
  87. untuk mengurangi dampak
    pemanasan suhu permukaan laut.
  88. Contohnya, wilayah seperti
    Gulf Atlantic
  89. bisa didinginkan di bulan-bulan
    sebelum musim badai
  90. untuk mengurangi serangan badai.
  91. Atau, bahkan bisa mendinginkan
    air yang mengaliri terumbu karang,
  92. yang menderita akibat panas,
  93. seperti Great Barrier Reef, di Australia.
  94. Tapi ide-ide ini masih bersifat teoretis,

  95. dan pencerahan awan laut
    bukan satu-satunya jalan
  96. untuk meningkatkan pantulan sinar
    matahari dari atmosfer.
  97. Ketika gunung api besar memuntahkan
    material dengan dorongan yang kuat
  98. hingga mencapai lapisan di atas
    atmosfer, yaitu stratosfer.
  99. Ketika Gunung Pinatubo meletus tahun 1991,
  100. gunung itu melepas material
    ke stratosfer
  101. termasuk sulfat yang berbaur dengan
    atmosfer untuk memantulkan sinar matahari.
  102. Material ini menetap dan beredar
    mengelilingi planet.
  103. Cukup membantu untuk
    mendinginkan iklim lebih dari 0,5°C
  104. selama dua tahun.
  105. Pendinginan ini mengakibatkan meluasnya
    lapisan es Arktik di tahun 1992,
  106. yang menurun di tahun-tahun berikutnya
    karena partikel kembali jatuh ke bumi.
  107. Tapi fenomena gunung api ini
    membuat pemenang Nobel, Paul Crutzen,
  108. mengajukan ide bahwa
    penyebaran partikel yang terkendali
  109. ke lapisan stratosfer, dapat
    mengatasi pemanasan global.
  110. Nah, cara ini memiliki risiko yang
    belum kita pahami,
  111. termasuk pemanasan stratosfer
  112. atau kerusakan lapisan ozon.
  113. Ilmuwan berpikir ada cara yang lebih aman.
  114. Tapi, benarkah demikian?
  115. Benarkah cara ini layak dipertimbangkan?
  116. Ini adalah simulasi

  117. dari Pusat Penelitian Atmosfer
    Nasional Amerika
  118. model iklim global yang menunjukkan
    suhu permukaan bumi sampai tahun 2100.
  119. Globe di sebelah kiri
    menggambarkan kondisi dunia saat ini,
  120. globe di sebelah kanan adalah dunia,
    saat partikel dilepas ke stratosfer
  121. secara perlahan pada 2020,
  122. dan berlanjut sampai 2100.
  123. Intervensi akan menjaga suhu permukaan
    hampir sama dengan suhu pada saat ini.
  124. Tanpa intervensi, suhu akan naik
    lebih dari 3°C.
  125. Ini bisa dijadikan pembeda antara
    dunia yang aman dan dunia yang tidak aman.
  126. Jadi, jika ada peluang
    untuk merealisasikan intervensi tersebut,

  127. bisakah kita menanggapinya secara serius?
  128. Saat ini, kita belum mampu melakukan
  129. dan pengetahuan ilmiah masih
    sangat terbatas.
  130. Kita bahkan belum mengetahui
    jenis intervensi yang layak dilakukan,
  131. dan cara mengidentifikasi risikonya.
  132. Para peneliti berharap untuk
    mengembangkan pertanyaan dasar
  133. yang bisa membantu menetapkan
    perlu tidaknya opsi ini dilakukan
  134. atau sebaiknya diabaikan saja?
  135. Dibutuhkan banyak cara
    untuk mempelajari sistem iklim,
  136. termasuk model komputer untuk
    memprakirakan perubahan,
  137. teknik analitik seperti pembelajaran mesin
  138. dan berbagai jenis observasi.
  139. Walaupun cara ini masih
    kontroversial,
  140. para peneliti berharap dapat
    mengembangkan teknologi inti
  141. dan melakukan eksperimen
    kelas dunia skala kecil.
  142. Ada dua program penelitian yang
    mengusulkan eksperimen seperti ini.

  143. Di Harvard, eksperimen SCoPEx
    melepas sejumlah kecil sulfat,
  144. kalsium karbonat dan air
    ke stratosfer menggunakan balon,
  145. untuk mempelajari efek kimia
    dan fisikanya.
  146. Berapa jumlah materialnya?
  147. Lebih kecil dari jumlah
    yang dilepas dalam 1 menit
  148. penerbangan pesawat komersial.
  149. Jadi, jelas ini tidak berbahaya,
  150. bahkan tidak menakutkan.
  151. Di Universitas Washington,

  152. ilmuwan berharap bisa
    menyemprot kabut halus air garam ke awan
  153. dalam rangkaian uji daratan dan lautan.
  154. Jika berhasil, uji coba ini
    akan berujung pada eksperimen
  155. untuk mengendalikan pencerahan
    area awan di atas lautan.
  156. Usaha pencerahan awan laut adalah usaha
    pertama pengembangan teknologi
  157. penghasil aerosol untuk pantulan
    sinar matahari atmosferik seperti ini.
  158. Kita harus memproduksi partikel
    yang sangat kecil --
  159. seperti uap yang dihasilkan
    oleh inhaler asma --
  160. dalam jumlah yang besar --
    seperti awan.
  161. Ini adalah masalah teknik yang rumit.
  162. Jadi pipa semprot yang dibuat

  163. menghasilkan 3 triliun
    partikel per detik,
  164. berukuran 80 nanometer,
  165. dari air garam yang sangat korosif.
  166. Alat ini dikembangkan oleh 1 tim
    pensiunan insinyur di Silicon Valley.
  167. Ini mereka.
  168. Demi anak cucu, mereka bekerja
    purna waktu selama 6 tahun, tanpa bayaran.
  169. Dibutuhkan dana beberapa juta
    dollar dan 1 sampai 2 tahun
  170. untuk mengembangkan sistem
    penyemprotan yang dibutuhkan.
  171. Di belahan lain dunia, upaya
    penelitian mulai bermunculan,
  172. termasuk program pemodelan kecil
    di Universitas Normal Beijing, Tiongkok.
  173. Institut Sains India,
  174. pusat perbaikan iklim yang diusulkan
    oleh Universitas Cambridge di Inggris
  175. dan DECIMALS Fund,
  176. yang mensponsori para peneliti
    di negara-negara selatan
  177. untuk mempelajari dampak
    potensial intervensi sinar matahari
  178. di tempat mereka berada.
  179. Tapi, semua program tersebut,
    termasuk eksperimen ini,
  180. masih kekurangan dana.
  181. Kita paham, intervensi
    adalah hal yang sulit.
  182. Bumi merupakan sistem yang luas
    dan kompleks,
  183. kita membutuhkan investasi besar
    untuk model iklim, observasi
  184. dan ilmu dasar
  185. agar mampu melakukan prediksi
    iklim yang lebih baik dari sekarang
  186. dan mengelola, baik intervensi
    tanpa disengaja maupun disengaja.
  187. Perlu tindakan segera.

  188. Laporan ilmiah terbaru memperkirakan
    bahwa dalam beberapa dasawarsa ke depan,
  189. demam bumi sedang menuju kehancuran:
  190. panas ekstrim dan kebakaran,
  191. hilangnya biota laut dalam jumlah besar,
  192. runtuhnya es Arktik,
  193. Migrasi dan penderitaan
    ratusan juta umat manusia.
  194. Demam ini bahkan bisa mencapai
    titik kritis ketika terjadi pemanasan bumi
  195. dan manusia tidak dapat lagi
  196. menanggulangi percepatan perubahan
    dengan sistem alami.
  197. Untuk mencegah kondisi ini,

  198. Panel Internasional PBB untuk
    Perubahan Iklim meramalkan
  199. bahwa kita harus menghentikan,
    bahkan mengubah arah emisi pada tahun 2050
  200. Caranya? Melakukan transformasi sektor
    ekonomi utama secara cepat dan radikal,
  201. termasuk energi, konstruksi,
    pertanian,transportasi dan lain-lain.
  202. Kita harus melakukannya
    sesegera mungkin.
  203. Tapi, demam kita saat ini sangat tinggi.
  204. Menurut ahli klimatologi
    kita harus menghapus
  205. CO2 dari atmosfer dalam
    jumlah yang masif,
  206. mungkin 10 kali lipat dari emisi
    tahunan dunia,
  207. dengan metode yang belum terbukti.
  208. Saat ini, kita hanya punya solusi
    lambat untuk masalah yang bergerak cepat.

  209. Bahkan dengan asumsi yang paling optimis,
  210. menurut saya, paparan risiko kita
    dalam 10 sampai 30 tahun
  211. akan sangat tinggi.
  212. Bisakah intervensi macam ini,
    menyediakan obat yang bekerja cepat

  213. jika dibutuhkan, untuk mengurangi
    demam bumi sambil mencari penyebabnya?
  214. Ada kekhawatiran nyata tentang ide ini.
  215. Beberapa orang merasa khawatir,
    penelitian intervensi ini
  216. akan menjadi alasan penundaan
    upaya pengurangan emisi.
  217. Atau disebut juga penyimpangan moral.
  218. Tapi, seperti obat pada umumnya,
  219. intervensi akan lebih berbahaya,
    ketika Anda semakin terlibat.
  220. Jadi, sebenarnya penelitian
    menunjukkan fakta
  221. bahwa kita tidak boleh lagi
  222. memenuhi atmosfer dengan gas rumah kaca,
  223. bahwa alternatif seperti ini berisiko
  224. dan jika digunakan,
  225. kita harus menggunakannya
    seminim mungkin.
  226. Walaupun begitu,

  227. bisakah kita mempelajari
    intervensi semacam ini
  228. untuk mengendalikan risikonya?
  229. Siapa yang akan memutuskan
    waktu dan cara intervensi dilakukan?
  230. Bagaimana jika kondisi manusia memburuk?
  231. atau jika mereka berpikir seperti itu?
  232. Ini adalah masalah yang sangat rumit.
  233. Tapi, yang sangat saya cemaskan
    adalah dampak iklim kian memburuk,
  234. sehingga para pemimpin dunia
    akan dipanggil untuk memberikan respons.
  235. Saya tidak ingin mereka bertindak
    tanpa informasi yang jelas
  236. dan opsi yang jauh lebih baik.
  237. Ilmuwan membutuhkan
    waktu 1 dasawarsa penelitian

  238. hanya untuk menguji intervensi ini,
  239. sebelum bisa dikembangkan atau
    digunakan.
  240. Namun saat ini, investasi global
    untuk intervensi tersebut
  241. secara efektif masih nihil.
  242. Jadi, kita harus bergerak cepat
  243. jika kita ingin para pembuat
    kebijakan mendapat informasi yang jelas
  244. tentang obat darurat ini.
  245. Ada harapan!

  246. Dunia pernah mengatasi
    masalah seperti ini.
  247. Tahun 1970-an kita menghadapi
    ancaman eksistensi
  248. pada lapisan ozon pelindung.
  249. Tahun 1980-an, ilmuwan, politisi
    dan industri
  250. mencapai kesepakatan untuk
    mengganti bahan kimia berbahaya.
  251. Mereka berhasil menggunakan
    satu-satunya perjanjian hukum lingkungan
  252. yang ditandatangani semua negara dunia,
  253. Protokol Montreal.
  254. Protokol yang masih berlaku ini,
  255. berdampak pada pemulihan
    lapisan ozon
  256. dan merupakan upaya
    perlindungan alam yang paling berhasil
  257. dalam sejarah manusia.
  258. Kita punya ancaman yang jauh
    lebih besar sekarang,

  259. tapi kita punya kemampuan untuk
    mengembangkan dan menyetujui solusi
  260. untuk melindungi manusia
  261. dan menyehatkan iklim kita.
  262. Artinya, supaya tetap aman,
    kita akan memantulkan
  263. sinar matahari selama beberapa dasawarsa,
  264. sambil menghijaukan industri dan
    menghilangkan CO2.
  265. Jadi, mulai sekarang kita harus bekerja
  266. untuk memahami opsi
    tentang obat darurat penurun demam iklim.
  267. Terima kasih.

  268. (Tepuk tangan)