Return to Video

Bagaimana menghadapi kemarahan dan putus asa sebagai seorang aktivis?

  • 0:01 - 0:05
    Monasteri Taman Rusa, California, AS,
    Oktober 2013
  • 0:05 - 0:09
    Master Zen Thich Nhat Hanh
    menjawab pertanyaan
  • 0:10 - 0:16
    (Bunyi genta)
  • 0:16 - 0:19
    Pesawat yang terbang tinggi
    meninggalkan garis putih.
  • 0:19 - 0:21
    Peneliti mengklaim bahwa ini polusi.
  • 0:21 - 0:25
    Ini menakuti saya, karena ini ancaman
    bagi kesehatan saya.
  • 0:25 - 0:28
    Ini juga membuat saya marah, karena
    tak ada yang berbuat apa-apa mengenai ini.
  • 0:28 - 0:32
    Bagaimana saya sebagai aktivis, menghadapi
    perasaan ketakutan dan kemarahan ini?
  • 0:32 - 0:35
    Thay terkasih, nama saya Bob.
  • 0:35 - 0:37
    Saya tinggal di Los Angeles.
  • 0:39 - 0:44
    Saya ingin berbicara
    tentang gizi yang pernah Anda sebut.
  • 0:44 - 0:48
    Khususnya, salah satu gizi
    yang saya pikir Anda tidak sebut,
  • 0:48 - 0:51
    yaitu udara sebagai gizi.
  • 0:53 - 0:57
    Dalam perjalanan Anda di seluruh dunia
  • 0:57 - 0:59
    mungkin Anda memandang langit
  • 0:59 - 1:02
    dan mungkin telah melihat penyemprotan
  • 1:02 - 1:05
    yang muncul dari pesawat
    berketinggian tinggi.
  • 1:06 - 1:09
    Garis putih bersilangan
    bahkan di atas kota.
  • 1:09 - 1:12
    Mereka muncul di langit Los Angeles.
  • 1:13 - 1:18
    Chemtrail (jejak kimia) ini menyebar
    dan menjadi awan buatan.
  • 1:18 - 1:21
    Ada awan tebal di atas Los Angeles
  • 1:22 - 1:25
    dan sinar matahari yang kami dapat
    berkurang dari biasanya.
  • 1:27 - 1:32
    Yang saya herankan adalah,
    banyak ilmuwan bebas, dengan integritas
  • 1:32 - 1:36
    yang mengambil contoh
    dari penyemprotan ini, residu ini,
  • 1:37 - 1:42
    dan mereka menemukan Aluminium,
    Barium, dan ini adalah racun,
  • 1:42 - 1:44
    racun bagi kesehatan kita.
  • 1:45 - 1:48
    Kita mengkonsumsi udara ini,
  • 1:49 - 1:52
    ini sangat berbahaya.
  • 1:53 - 1:56
    Kekhawatiran saya ada dua.
  • 1:56 - 1:59
    Pertama adalah saya sangat takut
    akan hal ini,
  • 1:59 - 2:01
    karena ini berarti kesehatan saya terancam
  • 2:01 - 2:04
    kesehatan orang terkasih saya terancam
  • 2:04 - 2:07
    jika kami menghirup udara beracun ini.
  • 2:09 - 2:11
    Saya juga marah,
  • 2:11 - 2:14
    saya marah karena tidak ada
    yang dilakukan.
  • 2:15 - 2:16
    Media tidak mengatakan apa-apa.
  • 2:17 - 2:19
    Politikus, anggota dewan
    tidak mengatakan apa-apa
  • 2:19 - 2:23
    atau mereka tidak mengakui sesuatu
    sedang terjadi dengan langit kita.
  • 2:25 - 2:32
    Saya harus menghadapi
    kedua ketakutan ini setiap hari.
  • 2:32 - 2:37
    Saya terlibat dengan sebuah grup
    di Los Angeles untuk mengubahnya.
  • 2:37 - 2:41
    Tapi kami tidak mendapat apa-apa
    karena semuanya diam saja.
  • 2:42 - 2:43
    Saya ingin bertanya:
  • 2:43 - 2:46
    Apa yang bisa saya lakukan
    sebagai aktivis dalam hal ini
  • 2:46 - 2:51
    untuk menghadapi perasaan marah
    dan ketakutan dalam diri saya?
  • 2:54 - 2:59
    Kemarahan dan putus asa
    adalah dua jenis polusi.
  • 2:59 - 3:01
    Polusi.
  • 3:01 - 3:03
    Saya harap hanya itu saja.
  • 3:05 - 3:07
    Polusi internal.
  • 3:07 - 3:12
    Jika Anda punya kebencian,
    kemarahan, ketakutan, putus asa
  • 3:13 - 3:15
    ada polusi di dalam
  • 3:15 - 3:17
    dan itu tidak akan membantu
  • 3:19 - 3:23
    mengurangi polusi di luar.
  • 3:25 - 3:30
    Orang-orang memiliki definisi
    kebahagiaan mereka sendiri.
  • 3:33 - 3:38
    Mereka percaya bahwa
    tanpa banyak uang, kekuasaan,
  • 3:40 - 3:43
    mereka tidak akan bisa bahagia.
  • 3:46 - 3:53
    Orang-orang percaya bahwa kebahagiaan
    adalah kapasitas untuk mengkonsumsi.
  • 3:54 - 3:56
    Saat Anda punya banyak uang,
    Anda banyak mengkonsumsi
  • 3:57 - 3:58
    dan Anda bahagia.
  • 3:58 - 4:03
    Jadi, ide kebahagiaan seperti ini
    sangat berbahaya.
  • 4:04 - 4:08
    Karena kita merusak
    diri kita sendiri dan dunia ini
  • 4:09 - 4:15
    dengan ide kebahagiaan seperti ini.
  • 4:16 - 4:21
    Jadi, ada yang salah
    dengan sistem pendidikan.
  • 4:21 - 4:24
    Kita tidak mengajari kita sendiri
    dan anak-anak kita
  • 4:24 - 4:28
    bagaimana merasakan kebahagiaan sejati.
  • 4:38 - 4:42
    Jadi, jika Anda ingin
    menjadi aktivis sejati,
  • 4:43 - 4:47
    pertama-tama Anda harus hidup
    sedemikian rupa
  • 4:48 - 4:52
    sehingga bisa menjadi contoh
    bagi orang di sekitar Anda.
  • 4:52 - 4:55
    Hidup Anda menjadi pesan Anda.
  • 4:56 - 5:02
    Dengan contoh hidup seperti itu, Anda bisa
    mempengaruhi orang lain di sekitar Anda.
  • 5:03 - 5:10
    Jika Anda menulis surat protes, jika Anda
    berbicara penuh kemarahan atau ketakutan,
  • 5:12 - 5:15
    itu tidak akan membantu Anda.
  • 5:15 - 5:17
    Itu sebabnya
  • 5:18 - 5:21
    lihatlah mendalam dan lihatlah orang lain
  • 5:22 - 5:26
    yang menjadi korban dari pengertian
    kebahagiaan mereka sendiri,
  • 5:26 - 5:30
    pandangan salah mereka
    tentang kebahagiaan,
  • 5:30 - 5:34
    cara hidup mereka yang merusak
    diri mereka sendiri dan ekosistem.
  • 5:34 - 5:38
    Anda lihat bahwa mereka adalah
    objek dari belas kasih Anda.
  • 5:38 - 5:40
    Anda tidak akan merasa marah
    pada mereka lagi.
  • 5:41 - 5:43
    Dan Anda mencoba membantu mereka.
  • 5:44 - 5:53
    Menulis surat protes penuh kemarahan
    tidak akan seefektif menulis surat cinta.
  • 5:54 - 5:57
    Karena saat Anda bisa menulis surat cinta
  • 5:57 - 6:01
    Anda menyentuh hal terbaik
    dalam diri politikus, diri pemimpin.
  • 6:04 - 6:07
    Anda mungkin menyadarkan mereka
  • 6:07 - 6:11
    dan mereka mungkin mengubah
    haluan, ide kebahagiaan mereka.
  • 6:11 - 6:16
    Jadi kita memerlukan sebuah komunitas,
  • 6:18 - 6:20
    sebuah Sangha,
  • 6:20 - 6:23
    untuk bisa melakukan sesuatu.
  • 6:23 - 6:28
    Sendirian, walaupun Anda
    orang yang sangat berbakat
  • 6:28 - 6:31
    Anda tidak bisa berbuat banyak.
  • 6:31 - 6:35
    Bahkan seorang Buddha tanpa sebuah Sangha
    tidak bisa melakukan banyak hal.
  • 6:35 - 6:39
    Jadi sebagai seorang aktivis,
    jika Anda ingin mengubah dunia
  • 6:39 - 6:41
    Anda perlu sebuah Sangha,
  • 6:41 - 6:44
    Anda perlu orang-orang yang mempunyai
    wawasan yang sama,
  • 6:44 - 6:46
    tujuan yang sama,
  • 6:46 - 6:48
    motivasi yang sama,
  • 6:48 - 6:51
    kapasitas yang sama untuk hidup
  • 6:53 - 6:58
    dengan cara yang bisa menjadi
    contoh bagi dunia.
  • 6:59 - 7:03
    Dengan Sangha seperti itu,
    Anda bisa melakukan sesuatu
  • 7:03 - 7:05
    untuk perubahan.
  • 7:05 - 7:07
    Kalau tidak,
  • 7:08 - 7:14
    kita tidak akan bisa menemukan
    jalan keluarnya.
  • 7:14 - 7:16
    Itu sebabnya, bagi saya,
  • 7:17 - 7:21
    untuk berlatih hidup sadar-penuh,
    untuk membangun Sangha
  • 7:21 - 7:26
    jadi Anda mempunyai energi kumpulan
    yang mendukung Anda
  • 7:26 - 7:32
    dan memberi jalan bagi Anda
    untuk mendorong wawasan Anda
  • 7:33 - 7:37
    dan menawarkan jalan keluar
    pada orang-orang,
  • 7:37 - 7:43
    menyelamatkan planet
    dan jenis kita sendiri.
  • 7:46 - 7:50
    Terhubung, terinspirasi, terpelihara
  • 7:51 - 7:57
    (Bunyi genta)
Title:
Bagaimana menghadapi kemarahan dan putus asa sebagai seorang aktivis?
Description:

Tanya jawab dengan Zen master Thich Nhat Hanh, Monasteri Taman Rusa, California, Oktober 2013

more » « less
Video Language:
English
Duration:
08:23

Indonesian subtitles

Revisions Compare revisions