Indonesian subtitrări

← Mary Heilmann: Abstract Painting | Art21 "Extended Play"

Obține codul încorporat
26 Languages

Showing Revision 2 created 11/23/2020 by Muhammad Riandy.

  1. Dua tahun yang lalu,
  2. Saya membuat lukisan bernama "Nirwana."
  3. Itu dibuat dengan sentuhan yang ringan,
  4. Cipratan dan tarikan kuas yang tak berbentuk.
  5. Bisa dibilang ini versi post-modernisme saya
    terhadap ekspresionisme abstrak.
  6. Saya membaca biografi de Kooning,
  7. Bagaimana de Kooning berpikir
    selama bertahun-tahun,
  8. cara membuat lukisan yang baik dan benar.
  9. Saya coba membuat
    lukisan ekspresionisme abstrak
  10. Dengan melakukan hal yang sama pula:
  11. Melihat lukisan.
  12. Mulai melukis,
    mencoret sana, coret sini.
  13. Duduk lagi.
  14. Saat membaca buku de Kooning,
    Saya berpikir:
  15. "Santai sajalah, de Kooning!"
  16. Lalu, saya mulai merasa,
  17. "Astaga, melukis memang sulit!"
  18. Lalu, saya langsung berhenti.
  19. Saat saya mulai melukis,
  20. Awalnya, saya melukis
    pada kayu,
  21. Lalu, memakai cat akrilik
    seperti saat melukis patung.
  22. Saya melukis ke atas dan ke bawah.
  23. Lalu, ke samping.
  24. Supaya menutupi setiap goresan.
  25. Tidak diampelas,
  26. Yang terpenting tidak terlalu
    menekankan sisi ekspresionismenya.
  27. Di satu titik,
  28. Saya juga memakai selotip
    selagi melukis seluruh kanvas,
  29. Sehingga, terlihat efek garis
    dan tarikan
  30. secara bersamaan.
  31. Betul-betul sebuah terobosan.
  32. Terlihat kedua gaya.
  33. Terlihat dua gaya sekaligus.
  34. Terlihat gaya Albers dan de Kooning
    dalam satu lukisan.
  35. Alih Bahasa: Muhammad Riandy