Indonesian subtitles

← Mengapa sangat sulit menyembuhkan ALS? - Fernando Vieira

Get Embed Code
25 Languages

Showing Revision 5 created 12/15/2018 by Sarmoko Sarmoko.

  1. Pada 1963, fisikawan berumur
    21 tahun bernama Stephen Hawking
  2. didiagnosis mengidap
    penyakit neuromuskular langka
  3. dinamakan sklerosis lateral amiotrofik,
    atau ALS.
  4. Secara perlahan, dia tidak bisa berjalan
  5. menggerakkan tangan,
  6. menggerakkan wajah,
  7. dan bahkan menelan.
  8. Tapi dari itu semua, dia masih
    menyimpan kecerdasan yang luar biasa,
  9. dan lebih dari 50 tahun berikutnya,
  10. Hawking menjadi salah satu fisikawan
    paling pandai dan terkenal.
  11. Namun, penyakitnya tidak sembuh
  12. dan dia meninggal dunia pada 2018
    pada umur 76 tahun.
  13. Puluhan tahun setelah diagnosisnya,
  14. ALS masih menempati peringkat atas
    sebagai penyakit paling rumit,
  15. penuh misteri,
  16. dan sangat merusak
    yang menyerang manusia.
  17. Juga disebut sebagai penyakit saraf motorik
    dan Lou Gehrig's Disease,

  18. ALS menyerang dua dari 100.000 orang
    di dunia.
  19. Ketika seseorang menderita ALS,
  20. saraf motorik mereka,
  21. yaitu sel yang bertanggung jawab
    mengontrol semua otot sadar dalam tubuh,
  22. kehilangan fungsinya dan mati.
  23. Tak ada yang tahu secara pasti mengapa
    atau bagaimana sel-sel ini mati
  24. dan itulah alasan mengapa
    ALS sangat sulit diobati.
  25. Sekitar 90% dari kasus,

  26. penyakit ini muncul tiba-tiba,
    tanpa penyebab yang jelas.
  27. 10% sisanya adalah kasus keturunan,
  28. dengan ibu atau ayah pengidap ALS
    menurunkan gen yang termutasi ke anaknya.
  29. Gejala biasanya muncul pertama kali
    setelah umur 40 tahun.
  30. Namun pada kasus langka, seperti pada
    Hawking, ALS terjadi lebih awal.
  31. Kasus Hawking juga keajaiban medis
    karena lamanya ia hidup dengan ALS.
  32. Setelah diagnosis, banyak penderita ALS
    hidup antara dua sampai lima tahun,
  33. sebelum ALS memicu gangguan pernapasan
    yang biasanya berujung pada kematian.
  34. Hal yang tidak biasa dalam kasus Hawking
    yaitu kemampuan untuk belajar,
  35. berpikir,
  36. dan merasakan dengan panca inderanya
    tetap utuh.
  37. Kebanyakan pederita ALS
    tidak mengalami gangguan berpikir.
  38. Dengan banyaknya orang dipertaruhkan,
    untuk 120.000 orang

  39. didiagnosis dengan ALS setiap tahunnya,
  40. menyembuhkan penyakit itu merupakan
    salah satu yang terpenting secara ilmiah
  41. dan tantangan medis.
  42. Meski banyak hal tidak diketahui,

  43. kita punya beberapa pemahaman bagaimana
    ALS memengaruhi sistem neuromuskular.
  44. ALS memengaruhi dua jenis sel saraf
    yaitu saraf motorik atas dan bawah.
  45. Pada tubuh yang sehat,
    saraf motorik atas,
  46. yang dapat ditemukan pada korteks otak,
  47. mengirim pesan dari otak
    ke saraf motorik bawah,
  48. yang berada di saraf tulang belakang.
  49. Sel-sel saraf itu lalu mengirim
    pesan ke serabut-serabut otot,
  50. yang menanggapi dengan
    kontraksi atau relaksasi,
  51. menghasilkan gerakan.
  52. Setiap gerakan sadar yang kita buat
    terjadi
  53. karena pesan yang dikirimkan
    di sepanjang jalur ini.
  54. Namun ketika saraf motorik
    menjadi rusak pada ALS,

  55. kemampuannya untuk mengirim
    pesan menjadi terganggu,
  56. dan sistem sinyal yang penting itu
    mengalami kekacauan.
  57. Tanpa sinyal-sinyal yang biasanya,
    otot-otot menjadi lemah.
  58. Secara pasti apa yang membuat
    saraf motorik mengalami kemunduran

  59. adalah misteri terbesar dari ALS.
  60. Pada kasus keturunan, orang tua menurunkan
    mutasi genetik kepada anaknya.
  61. Meskipun begitu, ALS melibatkan banyak gen
  62. dengan banyak kemungkinan pengaruh
    terhadap saraf motorik,
  63. sehingga pemicu pastinya sulit ditentukan.
  64. Ketika penyakit ALS muncul secara
    tidak menentu, penyebab yang mungkin yaitu
  65. racun,
  66. virus,
  67. gaya hidup,
  68. atau faktor lingkungan lainnya,
    semuanya dapat berperan.
  69. Dan karena ada banyak faktor
    yang berpengaruh,
  70. tidak ada satu tes tunggal yang bisa
    menentukan apakah seseorang sakit ALS.
  71. Meski begitu, hipotesis kita
    terhadap penyebabnya sedang diteliti.

  72. Satu gagasan yang berlaku adalah
    protein tertentu dalam saraf motorik
  73. tidak terlipat dengan benar,
  74. dan malah membentuk gumpalan.
  75. Protein yang salah terlipat dan gumpalan
    dapat menyebar dari satu sel ke sel lain.
  76. Ini dapat mengganggu
    proses sel normal,
  77. seperti produksi energi dan protein,
    yang menjaga sel tetap hidup.
  78. Kita juga mengerti bahwa selain
    saraf motorik dan serabut otot,

  79. ALS juga melibatkan
    jenis-jenis sel lain.
  80. Pasien ALS biasanya punya peradangan
    pada otak dan saraf tulang belakang.
  81. Sel imun yang cacat juga dapat berperan
    dalam membunuh sel saraf motorik.
  82. Dan ALS sepertinya mengubah
    sifat sel tertentu
  83. yang menyediakan sokongan untuk sel saraf.
  84. Faktor-faktor ini menunjukkan
    kompleksitas penyakit,

  85. namun hal itu juga memberikan pemahaman
    lebih lengkap tentang mekanismenya,
  86. membuka jalan baru untuk pengobatan.
  87. Dan ketika semua itu terjadi bertahap,
    kita terus membuat kemajuan.
  88. Kita sedang mengembangkan obat baru,
  89. terapi sel punca baru
    untuk memperbaiki sel yang rusak,
  90. dan terapi gen baru
    untuk memperlambat perjalanan penyakit.
  91. Dengan semakin berkembangnya
    pengetahuan kita,

  92. kita menanti penemuan-penemuan
    yang dapat mengubah masa depan
  93. untuk orang-orang yang hidup dengan ALS.