Indonesian subtitles

← Khayalan menurut neurosains - Andrey Vyshedskiy

Get Embed Code
28 Languages

Showing Revision 7 created 01/09/2019 by Ade Indarta.

  1. Bayangkan sejenak, seekor bebek
    mengajar kelas bahasa Prancis,
  2. pertandingan ping-pong
    di orbit sekitar lubang hitam.
  3. lumba-lumba menyeimbangkan nanas.
  4. Kamu mungkin belum pernah
    melihat langsung hal-hal itu.
  5. Tapi kamu seketika itu
    bisa membayangkannya.
  6. Bagaimana otak menciptakan gambar
    dari sesuatu yang belum pernah dilihat?
  7. Kedengarannya tidak sulit,
  8. itu karena kita sangat
    terbiasa melakukannya.
  9. Tapi ternyata, ini adalah
    proses yang sangat rumit
  10. yang butuh koordinasi canggih
    dalam otakmu.
  11. Karena untuk membuat
    gambaran baru yang aneh ini,
  12. otakmu mengambil penggalan lama
    dan menyusunnya dengan cara baru,
  13. seperti kolase yang dibuat
    dari potongan foto.
  14. Otak harus menyalurkan
    ribuan sinyal listrik dalam sekejap,
  15. mengantarkan semuanya ke tujuan
    di saat yang tepat.
  16. Ketika kamu melihat sebuah objek,
  17. ribuan sel saraf dalam korteks posterior
    menembakkan sinyal.
  18. Sel-sel saraf ini menyandikan
    berbagai karakteristik objek itu:
  19. tajam, buah, cokelat, hijau, dan kuning.
  20. Lecutan serempak ini memperkuat
    hubungan di antara kumpulan sel saraf itu,
  21. mengaitkan mereka dalam sesuatu
    yang disebut ensambel saraf,
  22. dalam hal ini, ensembel untuk nanas.
  23. Dalam ilmu saraf,
    ini disebut prinsip Hebb.
  24. Sel saraf yang melecut bersamaan,
    terhubung bersama.
  25. Jika nanti kamu mencoba
    membayangkan nanas,
  26. keseluruhan set akan menyala,
    menyusun gambaran mental yang lengkap.
  27. Lumba-lumba disandi oleh
    ensambel saraf yang berbeda.
  28. Bahkan, setiap objek
    yang pernah kamu lihat
  29. disandi oleh ensambel saraf
    yang terkait dengan itu,
  30. sel saraf yang terhubung bersama
    akibat lecutan serempak.
  31. Tapi prinsip ini tak menjelaskan
    tak terbatasnya jumlah objek
  32. yang kita bisa bayangkan
    tanpa pernah melihatnya.
  33. Ensambel saraf untuk lumba-lumba
    menyeimbangkan nanas, tidak ada.
  34. Jadi, kenapa kamu tetap bisa
    membayangkannya?
  35. Satu hipotesis, yang disebut
    Teori Sintesis Mental,
  36. mengatakan bahwa,
    sekali lagi, waktu adalah kuncinya.
  37. Jika ensambel saraf
    untuk lumba-lumba dan nanas
  38. diaktifkan pada saat yang sama,
  39. kita bisa melihat dua benda terpisah
    sebagai gambar tunggal.
  40. Tapi pasti ada sesuatu dalam otak
    yang mengkoordinasi aktivasi itu.
  41. Salah satu kandidat yang masuk akal
    adalah korteks prefrontal,
  42. yang terlibat dalam
    semua fungsi kognitif rumit.
  43. Sel-sel saraf korteks prefrontal terhubung
    ke korteks posterior
  44. melalui juluran sel yang tipis dan
    panjang, yaitu serabut saraf.
  45. Teori sintesis mental menyatakan bahwa
    sebagaimana dalang menarik tali wayang,
  46. sel saraf korteks prefrontal
    mengirim sinyal listrik
  47. sepanjang serabut saraf ini
  48. ke beberapa ensembel di korteks posterior.
  49. Ini mengaktifkan mereka serentak.
  50. Jika ensambel saraf diaktifkan
    pada saat yang sama,
  51. kamu memperoleh gambar gabungan
    seakan benar-benar melihatnya.
  52. Sinkronisasi sadar yang disengaja
  53. dari berbagai ensambel saraf
    oleh korteks prefrontal ini
  54. disebut sintesis mental.
  55. Agar sintesis mental bekerja,
  56. sinyal harus tiba di kedua ensambel saraf
    pada saat yang sama.
  57. Masalahnya, beberapa sel saraf
  58. berada lebih jauh dari korteks prefrontal
    daripada yang lain.
  59. Jika sinyal melewati kedua serabut
    dengan kecepatan yang sama,
  60. mereka akan tiba tidak serentak.
  61. Kita tak bisa mengubah
    panjang koneksinya.
  62. Tapi otak kita, terutama
    saat berkembang di masa kecil,
  63. memiliki cara untuk mengubah
    kecepatan konduksinya.
  64. Serabut saraf diselubungi zat lemak
    yang disebut mielin.
  65. Mielin adalah insulator
  66. dan mempercepat sinyal listrik
    melewati serabut saraf.
  67. Beberapa serabut saraf memiliki
    hingga 100 lapisan mielin.
  68. Yang lainnya hanya memiliki sedikit.
  69. Serat dengan lapisan mielin
    yang lebih tebal
  70. bisa menghantarkan sinyal
    100 kali lebih cepat, bahkan lebih,
  71. dibandingkan yang lebih tipis.
  72. Beberapa ilmuwan kini berpikir
    perbedaan mielinisasi ini
  73. adalah kunci penting penyeragaman
    waktu konduksi dalam otak,
  74. dan alhasil, kemampuan sintesis mental
    yang kita miliki.
  75. Banyak mielinisasi ini
    terjadi di masa kanak-kanak.
  76. Jadi, sejak usia dini,
  77. imajinasi dinamis kita mungkin sangat
    berperan dalam membangun otak
  78. di mana koneksi mielinnya yang cermat
  79. dapat menciptakan simfoni kreatif
    sepanjang hidup kita.