Indonesian subtitles

← 12 COVID Autopsy Cases Reveal the TRUTH How COVID Patients Dying - Doctor Explains

Get Embed Code
10 Languages

Showing Revision 3 created 08/19/2021 by Atikah Annisa.

  1. sebelum saya memulai, saya ingin mengatakan bahwa
  2. jika anda seseorang yang sensitif, anda mungkin tidak ingin menonton vidio ini
  3. karna terdapat bebrapa gambar paru-paru yang terdapat darah di dalamnya
  4. dan bagian organ lainnya. menurut saya tidak terlalu buruk

  5. tapi, saya hanya ingin memperingatkan anda
  6. vidio ini merupakan kelanjutan dari video saya sebelumnya, yaitu
  7. "What Doctors Are Learning From Autopsy
    Findings of COVID Patients. "
  8. tepat setelah saya mempublis vidio tersebut, tidak sampai sehari, penelitian ini keluar
  9. diterbitkan di Annals of Internal Medicine

  10. yang akan saya tulis linknya di deskripsi
  11. penelitian ini menjadi penting karena ini merupakan penelitian pertama yang
  12. melakukan banyak otopsi pada pasien yang meninggal karena COVID
  13. tidak hanya melakukan otopsi keseluruhan, tapi mereka juga menggunakan CT Scan
  14. untuk memindai seluruh tubuh agar bisa mencari bekuan darah
  15. 12 mayat telah dinyatakan positif SARS Coronavirus-2
  16. melalui tes RT_PCR
  17. sekarang, saya ingin mengatakan sesuatu. tidak seluruh manusia didunia
  18. akan terkena COVID. untuk mereka yang terkena virus,
  19. 80% dari mereka memiliki gejala ringan atau tidak sama sekali
  20. kira-kira 15%-20% dari mereka akan mengalami pneumonia
  21. kira-kira 4% akan mengalami ARDS atau gangguan pernapasan akut
  22. dan atau syok dg kegagalan multi organ
  23. dan sekitar 1% akan mati karena terinfeksi
  24. ketika saya di ICU dan seseorang meninggal, itu merupakan sesuatu yang sangat mengerikan
  25. terkadang, otopsi harus dilakukan terlepas dari persetujuan keluarga
  26. ketika itu masalah hukum
  27. jarang, tergantung pada keadaan,
  28. kami meminta persetujuan keluarga untuk melakukan otopsi
  29. kebanyakan keluarga menolak pilihan untuk otopsi,
  30. namun selama pandemi, sangat penting untuk melakukan otopsi
  31. karena sering memberikan informasi yang sangat berguna
  32. apalagi ketika kami hanya memiliki sedikit pengetahuan tentang COVID
  33. terutama ketika itu bisa menyerang melalui berbagai macam cara
  34. jadi, penelitian ini dilakukan di Jerman
  35. otopsi diintruksikan untuk pasien yang meninggal karena COVID
  36. dan untuk para keluarga korban COVID, saya turut berbela sungkawa
  37. dan kami masih mencoba mencari tahu mengapa seseorang bertindak sangat ceroboh
  38. ketika mereka terpapar virus, sedangkan orang lain baik-baik saja
  39. dan kemudian mereka berkumpul.
  40. jadi, inti dari vidio ini bukan untuk menakuti orang-orang
  41. intinya adalah untuk mempelajari penyakit
  42. dan mendapatkan manfaat dari pelajaran tsb
  43. dg harapan mampu mengembangkan pilihan pengobatan
  44. dan akhirnya menurunkan morbiditas dan mortalitas, dg kata lain untuk menyelamatkan kehidupan, dn dg membuat vidio
  45. tujuanya adalah untuk mengedukasi disi sendiri dan orang lain tentang apa yang kita pelajari dan menyampaikan kebenaran medis
  46. kepada publik.
    jadi, dipenelitian ini terdapat 12 pasien, 9 lelaki dan 3 wanita
  47. dan rata-rata umurnya 73. semua pasien memiliki penyakit bawaan, kebanyakan dari mereka memiliki
  48. obesitas dan atau penyakit jantung yg mendasari seperti penyakit jantung koroner, beberapa mempunyai diabetes tipe 2
  49. hipertensi, penyakit arteri prifer, asma, PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronis).
  50. Tes lab awal mengungkapkan peningkatan kadar d-dimer laktat dehidrogenase yg disebut LDH, dan protein aktif C atau CRP
  51. semua itu adalah penanda inflamasi nonspesifik, ada juga trombositopenia ringan di beberapa pasien yang artinya jumlah trombosit rendah
  52. ini bukanlah temuan yang tidakbiasa pada pasien yang kritis
  53. mereka juga melihat tingkat RNA virus menggunakan studi rt-pcr
  54. ke- 12 pasien tersebut mempunyai Virus CORONA-SARS 2 RNA di paru-paru mereka
  55. 9 dari 12 terdapat di tenggorokan dan 6 diantaranya di aliran darah
  56. terdapat 5 pasien yang mempunyai virus RNA di organ lainnya, seperti jantung, liver, otak, dan ginjal
  57. virus yang mnyerang organ tersebut lebih tinggi levelnya dibanding aliran darah
  58. ini adalah gambar dari penelitian yg berbeda, yg bukan bagian dari penelitian ini. dimana virus
  59. hgh