YouTube

Got a YouTube account?

New: enable viewer-created translations and captions on your YouTube channel!

Indonesian subtitles

← Nir Eyal - Habit Forming Products Product Design Udacity

Get Embed Code
15 Languages

Showing Revision 1 created 10/09/2015 by sp16.

  1. Halo, saya bersama Nir Eyal,
  2. penulis Hooked,
    How to Build Habit Forming Products.
  3. - Terima kasih sudah bergabung.
    - Senang bisa berada di sini.
  4. -Jadi, ceritakan sedikit tentang buku itu.
    - Tentu.
  5. Jadi, buku saya benar-benar tentang
    bagaimana produk melibatkan pengguna?
  6. Bagaimana kita membangun
    produk dan jasa
  7. agar pelanggan datang kembali, tidak
    setiap bisnis harus membentuk kebiasaan.
  8. Tapi setiap bisnis yang
    membentuk kebiasaan butuh kail,
  9. itulah maksud dari buku ini,
    tentang pola yang saya sebut model kail.
  10. Ini empat tahap proses pemicu,
    tindakan, bonus, investasi
  11. yang membuat orang kembali dan
    menggunakan berbagai produk dan jasa ini.
  12. Dan harapan saya di sini adalah
    bahwa kita bisa menggunakan psikologi
  13. yang membuat produk terlibat membantu
    orang hidup lebih bahagia, sehat,
  14. lebih produktif, hidup lebih terhubung
    dengan menggunakan kebiasaan selamanya.
  15. Dan sekarang, saya sebagai
    pengusaha menggunakan model ini?
  16. Benar. Jika kau sedang membuat
    sebuah produk yang memerlukan kebiasaan.
  17. Jika kau memikirkan produk
    beberapa perusahaan sukses
  18. selama beberapa tahun terakhir.
  19. Perusahaan seperti Facebook, Google,
    Instagram, WhatsApp dan Snapchat,
  20. serta Slack, semua perusahaan ini
    punya kebiasaan yang dibentuk pengguna.
  21. Itu bukanlah persyaratan dari banyak usaha
    bisa berjalan baik-baik saja tanpa
  22. membentuk kebiasaan, tapi jika tipe
    perusahaanmu yang model bisnisnya
  23. tergantung pada perusahaan yang
    saya katakan, mereka akan bangkrut
  24. jika harus membuat iklan setiap kali
    hanya untuk menarik pembeli.
  25. Jika perusahaanmu seperti itu,
  26. jika kau seorang pengusaha
    yang membuat produk
  27. yang butuh orang agar kembali lagi,
  28. kau bisa gunakan kerangka ini
    untuk mencari tahu,
  29. apakah saya punya elemen dasar untuk
    membuat produk sesuai kebiasaan?
  30. Apa ini hanya untuk produk yang dipakai?
  31. Tidak. Jadi, apakah itu produk perusahaan
  32. atau produk konsumen, tidak masalah.
  33. Yang penting adalah,
    apakah itu produk yang digunakan orang
  34. sepanjang hari tanpa menyadarinya?
  35. Jadi, jika kau membuat
    sebuah aplikasi perusahaan yang
  36. mungkin menjadi bagian perangkat lunak
    yang dipakai di sofware pertanian
  37. dan belum ada yang menggunakan
    perangkat lunak itu, tak masalah.
  38. Itu bisnis bagus,
    kau harus terus lakukan itu,
  39. tapi kau tidak perlu memilikinya,
    karena itu jarang digunakan.
  40. Di sisi lain jika kau membuat produk
    perusahaan seperti alat komunikasi,
  41. seperti Slack, GitHub,
    Stack Overflow atau Sales Force.
  42. Semua ini perusahaan yang membuat produk
    yang butuh kebiasaan.
  43. Mereka membutuhkan orang
    untuk kembali dengan sendirinya.
  44. Dan untuk semua jenis produk itu,
    kau membutuhkan kail.
  45. Jadi, semua kail ini,
    proses empat langkah ini,
  46. dimulai dengan pemicu untuk tindakan,
    hadiah dan kemudian investasi.
  47. Jadi setiap kait dimulai dengan pemicu.
  48. Pemicu membutuhkan kebiasaan
    dan kita memiliki kedua jenis pemicu,
  49. pemicu eksternal atau pemicu internal.
  50. Pemicu eksternal adalah
    keadaan di lingkungan kita
  51. yang memberitahu apa yang harus dilakukan.
  52. Mereka memberikan kita beberapa informasi.
  53. Klik di sini. Beli sekarang.
  54. Seorang teman beritahu soal aplikasi
    baru yang bagus ini dari mulut ke mulut.
  55. Semua ini contoh pemicu eksternal.
  56. Pemicu eksternal ini
    mendorong kita untuk bertindak.
  57. Itulah kebiasaan itu sendiri.
  58. Buka aplikasi, gulir melalui pinterest,
    pencarian di google,
  59. tekan tombol putar di YouTube.
  60. Ini adalah tindakan
    yang kita lakukan dengan sedikit
  61. atau tanpa kita sadari, sehingga ini
    adalah perilaku yang sangat sederhana,
  62. perilaku yang sangat kecil ini yang
    kita lakukan untuk mencari hadiah.
  63. Yang membawa saya
    ke langkah kail ketiga, hadiah.
  64. Di situlah keinginan pengguna tergelitik,
    dimana mereka mendapat keinginannya.
  65. Namun, ada sedikit misteri
    yang mungkin mereka temukan
  66. saat lain kali mereka terlibat
    dengan produk.
  67. Jadi, ini bukan hanya sebuah hadiah.
  68. Ternyata teknologi membentuk kebiasaan
  69. mengintegrasikan apa yang
    disebut hadiah variabel.
  70. Jadi, ini berasal
    dari karya klasik B.F Skinner,
  71. ayah dari pengkondisian ulang.
  72. Skinner menemukan itu ketika dia
    memberi imbalan pada merpatinya
  73. dan kotak-kotak kecil ini
    secara variabel.
  74. Jadi, kadang-kadang merpati
    akan mematuk piringan,
  75. karena mereka tak menerima hadiah.
  76. Selanjutnya,
    mereka akan menerima hadiah.
  77. Apa yang Skinner amati
    adalah pada tingkat tanggapan,
  78. jumlah patukan merpatinya
    pada piringan itu, meningkat
  79. ketika hadiah diberikan sesuai keadaan.
  80. Dan pada berbagai produk yang kita anggap
    paling membentuk kebiasaan,
  81. paling menarik, kita menemukan misteri,
    keberagaman kecil ini.
  82. Jadi, jelajah dan membuka
    berita baru atau apa yang membuat
  83. olahraga asyik untuk ditonton karena
    ketidakpastikan apa tim kita akan menang.
  84. Atau apa yang membuat acara TV
    dan film menjadi menarik?
  85. Ketidakpastian tentang akhir
    yang belum diketahui.
  86. Semua ini adalah contoh
    imbalan variabel.
  87. Dan akhirnya, langkah investasi,
    langkah terakhir kail.
  88. Tahap investasi adalah saat pengguna
    diminta masukkan sesuatu ke dalam produk,
  89. untuk berinvestasi pada produk.
    Dalam mengantisipasi manfaat masa depan.
  90. Jadi, tujuan investasi adalah
  91. untuk meningkatkan kemungkinan
    menuju ke langkah berikutnya.
  92. Itulah kegunaan dari tahap investasi
    dan itu terjadi dalam dua cara ini.
  93. Investasi memuat pemicu berikutnya.
  94. Jadi, memuat pemicu berikutnya, contohnya
    adalah, ketika saya mengirim seseorang
  95. sebuah pesan di WhatsApp,
    saya tak langsung mendapatkan imbalannya.
  96. Benar?
    Tidak ada papan pemimpin,
  97. tidak ada lencana, tidak ada poin,
    tidak ada hal yang terjadi.
  98. Yang saya lakukan adalah
    memuat pemicu berikutnya
  99. karena saya cenderung
    mendapatkan balasan.
  100. - Benar.
    - Dan balasan itu
  101. disandingkan dengan pemicu eksternal.
  102. Hei, ini pesan dari temanmu yang
    mendorong saya memakai kail sekali lagi.
  103. Cara kedua agar
    nilai investasi meningkat tinggi
  104. adalah dengan menyimpan nilai,
    dan ini adalah masalah besar.
  105. Menyimpan nilai dilakukan saat produk
    menjadi semakin baik dalam penggunaan,
  106. itu menghargai nilai.
  107. Dan ini dilakukan dengan
    menyimpan data, pengikut,
  108. - reputasi, konten
    - Foto.
  109. Benar. Apa pun yang
    saya masukkan ke aplikasi.
  110. Itu akan menjadi semakin baik
    seiring waktu berlalu.
  111. Dan itu melalui siklus berturut-turut,
  112. melalui aksi kail pemicu investasi hadiah
  113. sehingga sebuah asosiasi dibangun
    dengan tipe pemicu dua.
  114. Ingat saya katakan ada dua jenis pemicu:
    pemicu eksternal dan pemicu internal.
  115. Pemicu internal adalah
    semua hal di dalam hidup kita
  116. yang mendorong kita bertindak sesuai
    tempat, situasi, rutinitas, orang khusus.
  117. Yang paling sering, emosi yang meminta
    kita melakukan tindakan berikutnya,
  118. Kebiasaan selanjutnya
    dengan sedikit atau tanpa disadari,
  119. tapi tidak memiliki informasi yang jelas.
  120. Jadi seiring waktu berlalu,
    melalui siklus berturut-turut kail ini,
  121. sekarang kita menggunakan produk itu.
  122. Tidak dengan pesan yang meminta kita,
    hei klik di sini,
  123. - Tapi--
    - Sesuai kebutuhan.
  124. Sesuai kebutuhan. Kita secara
    internal memicu diri sendiri.
  125. Kita memiliki asosiasi ini, jadi,
    saya kesepian, saya buka Facebook.
  126. Saya tidak yakini, saya buka Google.
  127. Saya bosan lalu saya buka YouTube,
    Reddit atau
  128. memeriksa harga saham
    atau skor olahraga, benar?
  129. Kita melakukan semua ini secara spontan
    karena siklus berturut melalui kail ini.