Return to Video

01-14 Mengubah TextView

  • 0:01 - 0:04
    Baik, kita sudah lihat
    kode TextView pertama kalinya.
  • 0:04 - 0:06
    Tapi sepertinya belum ada efeknya.
  • 0:06 - 0:09
    Benar, kita butuh ruang sebagai tempatnya.
  • 0:09 - 0:11
    Ya, ruang itu bernama IDE.
  • 0:11 - 0:13
    Nah, ada singkatan lagi.
  • 0:13 - 0:14
    Apa kepanjangannya, Catherine?
  • 0:14 - 0:16
    Integrated Development Environment
    (Lingkup Pengembangan Terintegrasi).
  • 0:16 - 0:20
    Benar. Kita akan gunakan
    Android Studio di kelas ini.
  • 0:20 - 0:22
    Seperti inilah kelihatannya.
  • 0:22 - 0:23
    Masih sedikit mengintimidasi.
  • 0:23 - 0:25
    Ya. Sepertinya kita butuh sesuatu
  • 0:25 - 0:28
    yang akan membantu siswa ramp up sedikit lebih mudah.
  • 0:28 - 0:31
    Benar, jadi kami telah mengerjakan sesuatu
  • 0:31 - 0:35
    yaitu Android Studio pada perputaran pelatihan, dalam tradisi singkatan yang terconvoluted
  • 0:35 - 0:38
    pada ilmu komputer, kami menyebutnya XMLV.
  • 0:38 - 0:39
    Kepanjangannya XML Visualizer.
  • 0:39 - 0:41
    Jadi, Anda menulis XML sedikit?
  • 0:41 - 0:42
    Anda harus melihat outputnya.
  • 0:42 - 0:45
    Anda menulis lagi, Anda mendapat output lagi.
  • 0:45 - 0:45
    Ya.
  • 0:45 - 0:46
    Jadi mari kita gunakan.
  • 0:46 - 0:47
    Oke.
  • 0:47 - 0:52
    Karena XML Visualizer ini dibuat khusus untuk kursus ini,
  • 0:52 - 0:55
    nggak semua fungsi Android Studionya ada.
  • 0:55 - 0:58
    Tapi ujung-ujungnya masalah yang diciptakan untuk pelajaran ini,
  • 0:58 - 1:01
    kami akan membawa Anda ke Android Studio sehingga Anda tidak butuh situs ini lagi.
  • 1:02 - 1:06
    Tautan ada di catatan instruktur jika Anda ingin mengikutinya.
  • 1:06 - 1:08
    Untuk kode ini, teksnya bilang Happy Birthday.
  • 1:08 - 1:12
    Jadi ketika saya melihat ke perangkat, tulisannya Happy Birthday.
  • 1:12 - 1:15
    Nah, mari coba ubah teksnya menjadi Happy Birthday, Kunal.
  • 1:16 - 1:20
    Dan waktu saya memperbesarnya di tampilan perangkat, Anda bisa lihat sekarang tulisannya,
  • 1:20 - 1:21
    Happy Birthday, Kunal.
  • 1:21 - 1:24
    Dan apa yang terjadi dengan mencoba untuk mempertahankan lebar dan tingginya.
  • 1:24 - 1:28
    Saya coba pakai nilai arbitraty seperti 300dp
  • 1:28 - 1:30
    untuk lebarnya dan 500 untuk tingginya.
  • 1:30 - 1:34
    Dan sekarang di panel tampilan, Anda lihat bahwa TextView lebih besar.
  • 1:35 - 1:39
    Tapi ukuran teksnya masih sama di pojok kiri atas.
  • 1:41 - 1:44
    Perhatikan untuk nilai lebar dan tingginya 300 dan 500
  • 1:44 - 1:48
    diikuti dengan dp di setiap casenya.
  • 1:48 - 1:51
    Ini adalah satuan unit seperti centimeter
  • 1:51 - 1:55
    atau milimeter, yang digunakan untuk menentukan ukuran tampilan di Android.
  • 1:55 - 1:57
    juga jarak antar tampilan.
  • 1:59 - 2:01
    Satuan dp adalah kepanjangan dari density-independent pixels.
  • 2:03 - 2:05
    Mari saya jelaskan mengapa kita membutuhkannya.
  • 2:05 - 2:09
    Katakanlah kotak yang indah ini mewakili perangkat yang berbeda.
  • 2:09 - 2:14
    Ukuran fisiknya sama, tapi resolusinya beda.
  • 2:14 - 2:19
    Ini adalah perangkat resolusi menengah dengan pixel berukuran sedang pada layar,
  • 2:19 - 2:23
    perangkat resolusi tinggi dan ekstra tinggi.
  • 2:23 - 2:27
    Ketika saya bilang pixel, maksud saya layar telepon terdiri dari banyak kotak-kotak kecil,
  • 2:27 - 2:30
    itu adalah pixel, dan mereka menyala tergantung dari apa yang Anda lihat.
  • 2:30 - 2:35
    Jadi jika saya menentukan ukuran tampilan, contohnya, suatu tombol, tinggi 2 pixel
  • 2:35 - 2:39
    kali lebar 2 pixel, seperti inilah kelihatannya pada perangkat resolusi menengah.
  • 2:40 - 2:43
    Pada perangkat resolusi tinggi, juga akan 2 x 2 pixel.
  • 2:43 - 2:45
    Tapi jadi sedikit lebih kecil,
  • 2:45 - 2:49
    karena ada lebih banyak pixel yang harus masuk ke perangkat ini,
  • 2:49 - 2:53
    lalu pada perangkat resolusi ekstra tinggi di mana ada sangat banyak pixel
  • 2:53 - 2:57
    yang termuat dalam ruang ini, tombol ini sebenarnya cukup kecil.
  • 2:57 - 2:58
    Susah banget dipencet pake jari saya.
  • 2:58 - 3:03
    Saya harus menggunakan ujung jari atau kuku untuk memencetnya.
  • 3:03 - 3:05
    Hanya karena saya punya perangkat resolusi ekstra tinggi,
  • 3:05 - 3:07
    bukan berarti saya punya jari yang lebih mungil.
  • 3:07 - 3:10
    Saya masih mau bisa memencet tombol di layar.
  • 3:10 - 3:13
    Dan itulah sebabnya saya punya pixel bebas kepadatan.
  • 3:13 - 3:16
    Saya bisa tentukan tombol dengan tinggi 2dps kali lebar 2dps.
  • 3:16 - 3:19
    Seperti inilah kelihatannya pada perangkat yang berbeda.
  • 3:19 - 3:22
    Ukuran fisiknya sama,
  • 3:22 - 3:26
    tapi di balik itu, Android mengubahnya menjadi ukuran pixel yang berbeda.
  • 3:26 - 3:29
    Anda tak perlu memikirkan logikanya, yang Anda harus ingat
  • 3:29 - 3:34
    hanyalah Anda harus menentukan ukurannya dalam nilai dp.
  • 3:34 - 3:38
    Saat mendesain aplikasi Anda, kami merekomendasikan semua target pencet terlihat seperti tombol
  • 3:38 - 3:41
    harus setidaknya 48 dps tinggi dan lebar.
  • 3:41 - 3:44
    Perhatikan bahwa itu 48 dps dan bukan 48 pixel,
  • 3:44 - 3:48
    kalo nggak nanti jadinya kecil banget di perangkat resolusi ekstra tinggi.
  • 3:48 - 3:51
    Ini akan membuat aplikasi Anda mudah digunakan semua orang.
  • 3:51 - 3:53
    jadi dengan semua pengetahuan ini, saya mau Anda coba
  • 3:53 - 3:55
    dan ubah kode TextView sekarang.
  • 3:55 - 4:00
    Anda akan menulis baris pertama XML Anda, asyik sekali.
  • 4:00 - 4:03
    Pertama, coba ubah teks pada TextView.
  • 4:03 - 4:05
    Dan coba ubah sisi TextView.
  • 4:06 - 4:10
    Lalu coba buat error dengan muka sedih.
  • 4:10 - 4:12
    Lalu kembalikan lagi, muka senang.
Title:
01-14 Mengubah TextView
Description:

more » « less
Video Language:
English
Team:
Udacity
Project:
UD837 - Android for Beginners
Duration:
04:13

Indonesian subtitles

Revisions Compare revisions