YouTube

Got a YouTube account?

New: enable viewer-created translations and captions on your YouTube channel!

Indonesian subtitles

← Mengapa artritis belum berhasil disembuhkan? - Kaitlyn Sadtler dan Heather J. Faust

Get Embed Code
21 Languages

Showing Revision 5 created 12/03/2019 by Deera Army Pramana.

  1. Ketika menghiburmu dengan
    cerita keberanian ketika ia muda,
  2. mungkin sulit untuk percaya bahwa nenekmu
    dulunya seorang seniman trapeze.
  3. Namun, sakit punggung dan siku,
    juga lutut berderit yang dialami manula
  4. tak hanya disebabkan oleh "usia tua."
  5. Faktanya, penyebab dari kekakuan ini
    juga mengganggu banyak anak muda.
  6. Penyebabnya adalah artritis:
  7. sebuah kondisi yang menyebabkan
    peradangan dan rasa sakit pada sendi
  8. yang terjadi pada lebih dari
    90 juta orang di Amerika Serikat.
  9. Namun, apakah sendi kaku dan berderit
    tidak bisa dihindari?
  10. Apa yang membuat artritis banyak terjadi,
  11. dan mengapa kita belum menemukan obat
    untuk kondisi yang tersebar luas ini?
  12. Rintangan pertama adalah
    spektrum penyakit artritis

  13. mencakup lebih dari
    100 kondisi artritik yang berbeda.
  14. Semua kondisi ini memiliki gejala
    rasa sakit dan peradangan pada sendi,
  15. namun memiliki sumber dan keparahan
    yang sangat bervariasi.
  16. Bahkan tipe yang paling sering,
    osteoartritis,

  17. lebih sulit dicegah
    daripada yang diperkirakan.
  18. Artritis terbatas pada usia tua
    merupakan sebuah miskonsepsi umum.
  19. Sumber dari osteoartritis sering terkait
    dengan kehidupan terdahulu pasien,
  20. bahkan dari cedera sendi
    yang terlihat biasa.
  21. Setelah benturan, sel-sel imun masuk untuk
    membersihkan dan memperbaiki kerusakan
  22. dengan memulai pengeluaran enzim-enzim,
  23. termasuk matriks metaloproteinase
    dan aggrecanase.
  24. Enzim-enzim ini membersihkan jaringan
    yang rusak dan memicu peradangan.
  25. Namun, meski pembengkakan cepat ini
    menjaga sendi selama pemulihan,
  26. jaringan-jaringan yang tidak sembuh benar
    menyebabkan sel-sel imun tetap tinggal.
  27. Enzim-enzim yang terus dilepaskan
    mulai menghancurkan tulang rawan,
  28. melemahkan sendi
    dan kelak menyebabkan artritis.
  29. Tidak semua bentuk artritis
    berhubungan dengan cedera olahraga.

  30. Contohnya rematik, yang menimpa
    1,3 juta orang dewasa Amerika.
  31. Kondisi ini sebenarnya merupakan
    suatu penyakit autoimun,
  32. yaitu ketika autoantibodi menyerang
    protein yang diproduksi oleh tubuh,
  33. beberapa protein itu disekresikan
    oleh sel-sel tulang rawan.
  34. Penyebab dari kejadian ini
    masih belum diketahui
  35. kejadian ini menyebabkan tubuh menganggap
    jaringan sendi sebagai benda asing.
  36. Sel-sel imun masuk ke dalam sendi
    walaupun tidak ada jaringan yang rusak.
  37. Respons ini akan memicu peradangan kronis
  38. yang menghancurkan tulang
    dan tulang rawan.
  39. Pada kondisi lain,
    yaitu spondyloarthritis,

  40. terdapat kesamaan dengan kedua
    kondisi yang telah dibahas.
  41. Pasien mengalami peradangan
    berkelanjutan pada sendi
  42. serta pada tempat melekatnya
    ligamen dan tendon pada tulang,
  43. bahkan tanpa adanya cedera awal.
  44. Hal ini memicu produksi enzim berlebih
    dan degradasi seperti pada osteoartritis,
  45. namun ini dipicu oleh protein peradangan
    berbeda yang disebut dengan sitokin.
  46. Selagi enzim-enzim
    menggerogoti tulang rawan,
  47. tubuh berusaha menstabilkan sendi-sendi
    yang lebih kecil dengan menyatukan mereka.
  48. Proses ini terkadang menyebabkan
    pembentukan taji tulang,
  49. yang juga dapat menyebabkan kekakuan hebat
    dan rasa sakit pada sendi.
  50. Meskipun ada banyak faktor
    penyebab artritis,

  51. perawatan yang kini tersedia
    dirancang untuk mengatasi gejala spesifik,
  52. alih-alih menangani penyebab utamanya.
  53. Dimulai dari teknik MACI
    yang menjanjikan,
  54. dengan mengambil sel-sel tulang rawan
    untuk menumbuhkan jaringan pengganti.
  55. Hingga teknik yang disebut mikrofraktur,
  56. yaitu dengan membuat
    lubang-lubang kecil pada tulang,
  57. sehingga sel-sel punca sum-sum tulang
    dapat keluar membentuk tulang rawan baru.
  58. Sebagai usaha terakhir,
  59. penderita tulang rawan yang aus dapat
    menjalani penggantian keseluruhan sendi.
  60. Namun di luar semua ini,

  61. penyebab di balik artritis autoimun
  62. masih memberikan tantangan
    pengobatan yang unik.
  63. Para ilmuwan sedang mengembangkan
    terapi untuk memblokir TNF-alfa,
  64. salah satu protein utama yang menyebabkan
    peradangan pada rematik.
  65. Namun pendekatan ini hanya mengobati
    gejala, bukan penyebabnya.
  66. Sementara itu, beberapa pertahanan terbaik
    terhadap artritis adalah gaya hidup:

  67. menjaga berat badan sehat
    untuk mengurangi tekanan pada sendi,
  68. olahraga ringan seperti yoga atau
    bersepeda, dan menghindari rokok.
  69. Beberapa perilaku melawan artritis ini
    dapat membantu kita hidup lebih lama
  70. selagi kita terus mengembangkan
    obat dan perawatan
  71. untuk mengobati berbagai macam
    kondisi rematik.