YouTube

Got a YouTube account?

New: enable viewer-created translations and captions on your YouTube channel!

Indonesian subtitles

← Add the Other Team in XML

Get Embed Code
13 Languages

Showing Revision 1 created 10/12/2015 by sp4.

  1. Sebelum saya mulai coding,
    saya akan jawab pertanyaan ini.
  2. Saya hanya mengetahui dua
    view groups, LinearLayouts dan
  3. RelativeLayouts.
  4. Kata kuncinya adalah keduanya harus
    menempati ruang yang sama.
  5. Menggunakan layout weight adalah
    cara paling mudah digunakan.
  6. Oke, ayo kerjakan dan perhatikan kodenya.
  7. Saya tidak lagi bekerja dalam
    Java, jadi akan saya lanjutkan dan
  8. pindah ke activity_main.xml.
  9. Inilah berkas XML saya.
  10. Saya akan mulai dengan meletakkan semua
    kode ini pada LinearLayout lain.
  11. Dan ini adalah induk LinearLayout untuk
    dua LinearLayouts mini saya.
  12. Saya pindah dua baris ini ke atas sini,
  13. karena mereka harus menempel pada
    root view, tambahkan kurung kurawal.
  14. Oke, Android Studio secara otomatis
    akan membuat tag penutup untuk saya.
  15. Jadi, saya lanjutkan dan
  16. memotong tag penutup, gulir
    ke bawah dan tempel.
  17. Oke, muncul garis merah dan
    jika saya lihat kesalahannya,
  18. dikatakan kalau saya harus menentukan
    layout_height dan layout_width.
  19. Baiklah, ayo kerjakan.
  20. Jadi karena ini adalah root view,
    saya akan membuat match_parent.
  21. Oke, jadi
  22. Saya punya satu LinearLayout mengelilingi
    anak LinearLayout sekarang.
  23. Dan jika saya buka Preview,
    terlihat sama.
  24. Oke, yang akan saya lakukan
    adalah menyalin semuanya yang ada
  25. di dalam Team A LinearLayout, dan
    disebelah Team A, saya akan tempel.
  26. Dan akan menjadi LinearLayout Team B.
  27. Sekarang, semuanya mulai
    terlihat berantakan.
  28. Saya akan lakukan Cmd+A,
    atau pilih semua, kemudian
  29. menggunakan jalan pintas papan ketik
    Cmd+Option+L untuk memformat kode saya.
  30. Pada Windows, Ctrl+Alt+L,
    terlihat sedikit lebih baik.
  31. Saya hanya ingin memastikan kalau Anda
    memahami apa yang kini sedang terjadi.
  32. Gulir ke atas,
    ada root LinearLayout di sini
  33. Dimulai dari sini, dan jika kita
    gulir ke bawah, berakhir di sini.
  34. Di dalam root LinearLayout,
    saya gulir ke atas lagi.
  35. Ada satu anak tata letak di sini,
    yang mulai dari sini.
  36. Saya akan gulir perlahan.
  37. Dan berakhir di sini.
  38. Ini untuk TeamA.
  39. Dan saya ada anak LinearLayout lain
    yang mulai dari sini.
  40. Gulir ke bawah perlahan,
    akhiri di sini untuk TeamB.
  41. Baiklah, saya menemukan beberapa
    tanda merah di sebelah atas,
  42. Saya akan gulir ke atas lagi
    dan melihat kesalahannya.
  43. Orientasi salah, tidak ada orientasi
    ditetapkan, dan defaultnya horizontal.
  44. Namun tata letak ini memiliki banyak anak,
  45. dimana setidaknya memiliki setidaknya
    satu width match_parent.
  46. Saya juga ingin membuatnya horizontal,
    tapi ayo lanjutkan dulu dan
  47. tetapkan orientasinya.
  48. Sekali lagi, secara teknis ini tidak
    dibutuhkan karena defaultnya horizontal
  49. tapi akan bagus jika lebih jelas.
  50. Oke, ini tentang anak
    yang saling menutupi.
  51. Saya akan klik Pratinjau.
  52. Tidak terlihat berubah
    terlalu banyak, meskipun
  53. saya sudah menyalin dan
    menempel LinearLayout lain.
  54. Pasti ada hubungannya
    dengan kesalahan yang tadi.
  55. Dikatakan kalau ini adalah
    tata letak horizontal.
  56. Jadi, dia mencoba meletakkan
    dua LinearLayouts berdampingan
  57. tapi LinearLayout itu
    punya layout_width dari
  58. match_parent yang mengisi layar.
  59. Jadi, intinya LinearLayout
    pertama saya memenuhi layar
  60. lalu LinearLayout lain berada
    di sebelahnya di luar layar.
  61. Mari pikirkan tentang apa yang
    sebenarnya kita mau di sini.
  62. Kita mau dua tata letak menempati
    ruang sama dan berdampingan.
  63. Inilah saatnya untuk kita
    memberi layout_weights.
  64. Saya akan ambil LinearLayout pertama dan
  65. memberinya layout_weight 1.
  66. Saya juga akan atur width ke 0.
  67. Oke, kita bisa lihat kalau
    kita punya dua LinearLayouts,
  68. hanya saja mereka tidak
    tertata dengan baik.
  69. Tapi sekarang sudah lebih baik.
  70. Saya juga beri layout_weight
    pada LinearLayout kedua,
  71. di sebelah sini.
  72. Saya gulir ke bawah.
  73. Inilah LinearLayout kedua saya.
  74. Saya akan lakukan hal yang sama.
  75. layout_weight juga 1
  76. jadi, sekarang mereka punya
    layout_weight yang setara.
  77. dan saya atur lebar ke 0.
  78. Alasan saya mengatur lebar keduanya ke 0,
  79. adalah jika kedua sisi tidak diberi lebar.
  80. Maka mereka akan menguasai seluruh ruang,
  81. yaitu seluruh layar, dibagi menjadi dua
  82. karena keduanya memiliki lebar yang sama.
  83. Jika semua ini membingungkan,
    saya sudah menautkan beberapa video
  84. dalam catatan instruktur yang
    membahas tentang layout_weight.
  85. Ini sudah terlihat lumayan bagus,
    kecuali di sini disebut Team A.
  86. Saya akan gulir ke bawah dan
    mengubahnya menjadi Team B.
  87. Anda mungkin juga menyadari kalau
    ada kesalahan di sini dan
  88. kesalahan itu muncul karena
    adanya ID ganda.
  89. Ingat, saya baru saja menyalin
    dan menempel kode.
  90. Jadi, pada dasarnya kita punya dua hal
    yang sedang mencoba memiliki id sama
  91. dari team_a_score.
  92. Saya akan menggantinye ke team_b_score.
  93. Oke, sudah lumayan bagus.
  94. Agak kurang jelas.
    Saya perbesar.
  95. Tertulis di sini Team B.
  96. Tombol dan semua tampilan teks yang benar.
  97. Saya akan mencobanya di ponsel.
  98. Oke, sudah lumayan bagus.
  99. Sekarang, jika saya menekan tombol
    Team A, dia bertambah. Bagus.
  100. Jika saya tekan tombol Team B,
    dia juga bertambah.
  101. Ini spesial.
  102. Tapi ingat, kita hanya ingin
    mendapatkan XML yang tepat.
  103. Kita tidak terlalu peduli dengan Java.
  104. Tapi sekarang XML sudah bisa berjalan,
    kenapa tidak sekalian kita perbaiki Java?