YouTube

Got a YouTube account?

New: enable viewer-created translations and captions on your YouTube channel!

Indonesian subtitles

← Evolusi buku - Julie Dreyfuss

Get Embed Code
35 Languages

Showing Revision 10 created 12/16/2018 by Ade Indarta.

  1. Apa yang membuat buku disebut buku?

  2. Apakah hanya benda yang menyimpan
    dan menyampaikan informasi?
  3. Atau ada hubungannya dengan kertas,
  4. jilidan,
  5. jenis tulisan,
  6. tinta,
  7. beratnya di tangan Anda,
  8. bau lembarannya?
  9. Apa ini buku?
  10. Mungkin bukan.
  11. Tapi, apa ini buku?
  12. Untuk menjawabnya,
  13. kita harus kembali ke sejarah
    buku yang kita tahu
  14. dan memahami bagaimana semua elemen ini
    bersatu membentuk sesuatu
  15. yang lebih dari sekumpulan elemennya.
  16. Objek paling awal yang kita pahami
    sebagai buku adalah kodeks,
  17. setumpuk halaman
    yang dijilid pada satu sisi.
  18. Tetapi titik balik susungguhnya
    dalam sejarah buku
  19. adalah mesin cetak Johannes Gutenberg
    di pertengahan abad ke-15.
  20. Konsep cetakan bongkar-pasang ditemukan
    lebih dulu di kebudayaan Timur,
  21. tetapi munculnya mesin cetak Gutenberg
    memilki efek yang mendalam.
  22. Tiba-tiba, kelas elit
    para biarawan dan penguasa
  23. tidak lagi menguasai produksi naskah.
  24. Pesan bisa tersebar lebih mudah
  25. dan salinan bisa diproduksi terus-menerus,
  26. sehingga rumah percetakan muncul
    di seluruh Eropa.
  27. Hasil dari ledakan bibliografi ini
    tidak asing bagi kita dalam beberapa hal
  28. tapi sangat berbeda bagi orang lain.
  29. Kerangka dari buku adalah
    kertas, tulisan, dan sampul.
  30. Lebih dari 2000 tahun lalu, Cina menemukan
    kertas sebagai media penulisan
  31. yang didahului oleh papirus Mesir.
  32. Namun, sampai abad ke-16,
  33. Bangsa Eropa banyak menulis
    di lembaran kayu tipis
  34. dan perkamen yang tahan lama,
    terbuat dari bentangan kulit binatang.
  35. Akhirnya, popularitas kertas
    tersebar di seluruh Eropa,
  36. menggantikan perkamen
    untuk mayoritas cetakan
  37. karena lebih murah dalam jumlah besar,
  38. Tinta dibuat dengan mencampur
    tumbuhan organik dan hewan yang mati
  39. dengan air atau anggur,
  40. tetapi karena air
    tidak menempel pada metal,
  41. kebutuhan percetakan menuntut
    perubahan ke tinta berbahan dasar minyak.
  42. Cetakan memakai tinta hitam
    yang dibuat dari campuran jelaga lampu,
  43. minyak tusam,
  44. dan minyak kenari.
  45. Bagaimana dengan besar dan jenis tulisan?
  46. Jenis cetakan huruf dari
    plat cetak bongkar-pasang mula-mula
  47. berhuruf terbalik dan
    tercetak di ujung sisi timah cetak.
  48. Cetakan dibuat dengan tangan
    dan harganya mahal
  49. dan didesainnya berbeda-beda,
    sesuai orang yang mengukir cetakannya.
  50. Standarisasi tidak memungkinkan
    sampai adanya produksi massal
  51. dan pembuatan sistem pengolah kata
    yang dapat diperoleh dengan mudah.
  52. Untuk desainnya, Nicolas Jenson memakai
    2 jenis huruf Roman
  53. yang berkembang menjadi
    ribuan jenis font lainnya,
  54. termasuk Times Roman yang umum digunakan.
  55. Harus ada yang menyatukan semua ini,
  56. dan sampai akhir abad ke-15,
  57. sampul buku terbuat dari kayu
  58. atau secarik kertas yang ditempel bersama.
  59. Bahan sampul buku ini akhirnya
    diganti dengan serat tali
  60. yang awalnya digunakan untuk jilidan
    berkualitas tinggi di akhir abad ke-17,
  61. tetapi kemudian dijadikan pilihan
    karena harganya lebih murah.
  62. Dan sementara ilustrasi sampul buku
    hari ini dijadikan alat promosi,
  63. desain sampul buku
    pada awalnya dibuat sesuai pesanan.
  64. Bahkan punggung buku memiliki sejarah.
  65. Awalnya, punggung buku
    tidak dianggap penting secara estetika
  66. dan awalnya berbentuk datar, bukan bulat.
  67. Bentuknya yang datar membuat
    buku-buku lebih mudah dibaca
  68. dengan membuatnya lebih mudah
    diletakkan di atas meja.
  69. Tetapi punggung buku ini mudah rusak
    karena tekanan dari penggunaan normal.
  70. Bentuk yang bulat menjadi solusinya
  71. walaupun ada masalah baru yang muncul,
  72. seperti buku tiba-tiba
    menutup dengan sendirinya.
  73. Tapi fleksibilitas jauh lebih penting,
  74. khususnya untuk pembaca yang sangat sibuk.
  75. Seiring berkembangnya buku
    dan kita menggantikan cetakan berjilid
  76. dengan layar datar dan tinta elektronik,
  77. apa objek dan fail ini benar-benar buku?
  78. Apa tekstur sampul halaman
  79. atau bau kertas menambah
    pengalaman penting dalam membaca buku?
  80. Atau apakah sihirnya
    hanya hidup dalam kata-kata
  81. tanpa mempedulikan penampilannya?