Return to Video

Revolusi agrikultur global mendatang

  • 0:02 - 0:06
    Pada tahun 2019,
    umat manusia mendapat peringatan:
  • 0:06 - 0:08
    30 ilmuwan terkenal dunia merilis
    hasil penelitian masif
  • 0:08 - 0:12
    agrikultur global yang dilakukan
    selama tiga tahun
  • 0:12 - 0:16
    yang menyatakan bahwa produksi
    daging merusak planet kita
  • 0:16 - 0:17
    dan membahayakan kesehatan umum.
  • 0:18 - 0:20
    Salah satu penulis penelitian menjelaskan
  • 0:20 - 0:23
    "umat manusia saat ini menjadi
    ancaman bagi keseimbangan planet ...
  • 0:23 - 0:28
    [Untuk mengatasi ini] kita perlu
    revolusi baru agrikultur global."
  • 0:29 - 0:31
    Sebagai orang yang
    dalam dua dekade terakhir
  • 0:31 - 0:34
    memberikan advokasi transformasi
    produksi industri daging,
  • 0:34 - 0:38
    Saya yakin peringatan tersebut
    akan membuat perubahan.
  • 0:38 - 0:43
    Saya melihat, topik tersebut telah
    diulas dalam kurun waktu beberapa dekade.
  • 0:44 - 0:47
    Tahun 2018 diulas dalam
    jurnal "Nature"
  • 0:47 - 0:50
    2017 dalam "Bioscience Journal,"
  • 0:50 - 0:54
    2016 dalam "the National
    Academy of Sciences".
  • 0:54 - 0:58
    Gagasan utama penelitian ini
    mengarah kepada perubahan iklim.
  • 0:58 - 1:02
    Namun ketahanan antibiotik
    juga merupakan ancaman besar.
  • 1:03 - 1:06
    Kita memberi dosis antibiotik pada
    hewan ternak, dalam jumlah masif.
  • 1:06 - 1:10
    Lalu antibiotik ini bermutasi
    menjadi "superbug"
  • 1:10 - 1:13
    yang menjadi ancaman bagi
    antibiotik lama
  • 1:13 - 1:16
    di dalam kehidupan kita.
  • 1:16 - 1:17
    Ingin bukti mengejutkan?
  • 1:17 - 1:20
    Google: "the end of working antibiotics."
  • 1:21 - 1:23
    Saya tidak akan memaksa,
  • 1:23 - 1:26
    Saya berada di sini bukan untuk
    mendikte pilihan makanan Anda.
  • 1:26 - 1:27
    Aksi individu itu hebat,
  • 1:27 - 1:30
    tetapi resistansi antibiotik dan
    perubahan iklim --
  • 1:30 - 1:32
    memerlukan lebih banyak aksi.
  • 1:32 - 1:36
    Selain itu, meyakinkan dunia untuk
    mengurangi konsumsi daging belum berhasil.
  • 1:37 - 1:42
    Selama 50 tahun, ahli lingkungan,
    ahli kesehatan global dan aktivis hewan
  • 1:42 - 1:45
    meminta masyarakat untuk
    mengurangi konsumsi daging.
  • 1:45 - 1:47
    Namun, konsumsi daging per kapita
  • 1:47 - 1:51
    sama tingginya dengan angka
    yang tercatat di dalam sejarah.
  • 1:51 - 1:55
    Rata-rata orang Amerika Utara tahun lalu
    memakan sekitar 90 kg daging.
  • 1:56 - 1:57
    Tetapi saya tidak sama sekali!
  • 1:57 - 1:58
    (Tertawa)
  • 1:59 - 2:02
    Berarti ada seseorang yang
    memakan 180 kg daging.
  • 2:02 - 2:04
    (Tertawa)
  • 2:04 - 2:05
    Dengan pola makan seperti itu,
  • 2:05 - 2:10
    kita perlu meningkatkan produksi daging
    70 sampai 100 persen pada tahun 2050.
  • 2:10 - 2:13
    Hal ini memerlukan solusi global.
  • 2:13 - 2:17
    Yang kita harus lakukan adalah
    memproduksi daging yang disukai orang,
  • 2:17 - 2:20
    namun diproduksi dengan cara yang baru.
  • 2:20 - 2:22
    Saya memiliki dua buah ide.
  • 2:22 - 2:26
    Ide pertama:
    membuat daging dari tanaman.
  • 2:26 - 2:28
    Alih-alih menggunakan tanaman
    sebagai pakan ternak
  • 2:28 - 2:30
    yang tidak efisien,
  • 2:30 - 2:33
    kita bisa membudidayakan tanaman,
    untuk membuat daging rekayasa,
  • 2:33 - 2:35
    kita bisa membuat daging nabati.
  • 2:35 - 2:38
    Ide kedua: untuk daging hewani,
  • 2:38 - 2:40
    kita bisa membiakkan langsung dari selnya.
  • 2:40 - 2:44
    Alih-alih beternak hewan,
    kita bisa langsung membiakkan selnya.
  • 2:44 - 2:47
    Butuh waktu 6 minggu
    agar ayam layak disembelih.
  • 2:47 - 2:49
    Pembiakkan sel secara langsung,
    hanya membutuhkan
  • 2:49 - 2:51
    waktu enam hari.
  • 2:52 - 2:54
    Jadi, terlihat seperti ini
    pada skala besar.
  • 2:55 - 2:58
    Ini bejana bir-daging
    ramah lingkungan Anda.
  • 2:58 - 3:01
    (Tertawa)
  • 3:01 - 3:03
    Saya ingin menjabarkan dua hal.
  • 3:03 - 3:05
    Poin pertama, kita bisa melakukannya.
  • 3:05 - 3:09
    Akhir-akhir ini, beberapa perusahaan
    memproduksi daging nabati
  • 3:09 - 3:13
    yang sulit dibedakan dengan
    daging hewani,
  • 3:13 - 3:17
    dan sekarang sudah banyak perusahaan
    yang membiakkan daging hewani
  • 3:17 - 3:19
    langsung dari selnya.
  • 3:19 - 3:21
    Daging nabati dan daging berbasis sel
  • 3:21 - 3:23
    akan memberi kepuasan
    kepada konsumen penyuka daging --
  • 3:23 - 3:25
    rasanya, teksturnya, dan seterusnya --
  • 3:25 - 3:28
    tetapi tanpa penggunaan antibiotik
  • 3:28 - 3:31
    dan dampak buruk
    terhadap iklim yang sangat kecil.
  • 3:31 - 3:35
    Dan karena dua teknologi ini
    jauh lebih efisien,
  • 3:35 - 3:36
    pada skala produksi
  • 3:36 - 3:38
    produk ini akan jauh lebih murah.
  • 3:39 - 3:41
    Tetapi satu poin penting --
  • 3:41 - 3:43
    hal ini akan sulit dilakukan.
  • 3:43 - 3:47
    Perusahaan daging nabati ini menghabiskan
    banyak uang untuk memproduksi burger,
  • 3:47 - 3:50
    tetapi daging berbasis sel belum
    dikomersialkan sama sekali.
  • 3:51 - 3:53
    Jadi kami perlu bantuan semua pihak
  • 3:53 - 3:55
    untuk mengembangkan industri
    daging global ini.
  • 3:56 - 3:59
    Langkah awal, kami butuh
    industri daging yang ada.
  • 3:59 - 4:01
    Kami tidak akan mengusik
    industri daging,
  • 4:01 - 4:03
    kami ingin mengubahnya.
  • 4:03 - 4:05
    Kami memerlukan skala ekonomi,
  • 4:05 - 4:08
    rantai pasokan global,
    keahlian pemasaran,
  • 4:08 - 4:10
    dan konsumen setia mereka.
  • 4:11 - 4:13
    Kami juga perlu bantuan Pemerintah.
  • 4:13 - 4:16
    Pemerintah menghabiskan miliaran
    dolar setiap tahun
  • 4:16 - 4:18
    pada penelitian dan pengembangan
  • 4:18 - 4:21
    untuk kesehatan global dan lingkungan.
  • 4:21 - 4:25
    Mereka seharusnya menggunakan uang itu
    untuk mengoptimalkan dan menyempurnakan
  • 4:25 - 4:29
    produksi daging nabati dan daging
    berbasis sel.
  • 4:30 - 4:35
    Lihatlah, puluhan ribu orang tewas akibat
    "superbug" yang kebal terhadap antibiotik
  • 4:35 - 4:37
    di Amerika Utara tahun lalu.
  • 4:38 - 4:43
    Pada tahun 2050, angka tersebut
    akan menjadi 10 juta per tahun.
  • 4:44 - 4:48
    Dan perubahan iklim mewakili
    ancaman saat ini
  • 4:48 - 4:51
    terhadap jutaan
    keluarga besar kita,
  • 4:51 - 4:55
    termasuk orang-orang termiskin
    di muka planet.
  • 4:55 - 5:00
    Perubahan iklim, ketahanan antibiotik --
    menjadi krisis global.
  • 5:00 - 5:05
    Produksi daging akan memperburuk
    krisis ini dalam skala global.
  • 5:05 - 5:08
    Tetapi kita tidak bisa mengurangi
    konsumsi daging,
  • 5:08 - 5:11
    kecuali jika konsumen diberikan
    pilihan, yang harganya
  • 5:11 - 5:15
    sama atau lebih murah
    dan rasanya sama atau bahkan lebih enak.
  • 5:16 - 5:17
    Kita punya solusinya.
  • 5:17 - 5:21
    Kita bisa membuat daging dari tanaman.
    Kita bisa membiakkan langsung dari selnya.
  • 5:21 - 5:25
    Waktunya sudah tiba, mari kita
    siapkan sumber daya yang diperlukan
  • 5:25 - 5:30
    untuk menciptakan revolusi
    agrikultur global berikutnya.
  • 5:30 - 5:31
    Terima kasih
  • 5:31 - 5:35
    (Tepuk tangan)
Title:
Revolusi agrikultur global mendatang
Speaker:
Bruce Friedrich
Description:

Produksi daging konvensional membahayakan lingkungan dan berisiko terhadap kesehatan global, tetapi manusia tidak akan mengurangi konsumsinya kecuali jika diberikan alternatif produksi yang harganya sama (atau lebih murah) dan yang rasanya sama (atau lebih enak). Dalam pembicaraan luar biasa ini, inovator pangan dan "TED Fellow" Bruce Friedrich membahas produk berbasis sel dan produk nabati yang akan mengubah industri daging global -- dan piring makan Anda.

more » « less
Video Language:
English
Team:
TED
Project:
TEDTalks
Duration:
05:48

Indonesian subtitles

Revisions