Indonesian subtitles

← 13-03 Boolean Data Type

Get Embed Code
14 Languages

Showing Revision 1 created 10/04/2015 by sp16.

  1. Jika saya cek kotak ini di aplikasi
  2. maka akan menambahkan
    taburan krim kocok pada kopi kita.
  3. - Itu akan membuat kopi lebih nikmat.
    - Ya.
  4. - Dan mungkin lebih mahal.
    - Benar.
  5. Akhirnya kita akan harus belajar
    cara membuat createOrderSummary
  6. kemudian mengirimkannya.
  7. Jadi saat kita kirim createOrderSummary,
    pada saat itulah kita mendapatkan kopi.
  8. - Ya.
    - Itu bagus.
  9. Masalahnya kita tak tahu persis apakah
    kotak tersebut akan diperiksa atau tidak.
  10. Tunggu, kau baru saja memeriksa kotaknya.
    Saya tahu kau memeriksa kotaknya.
  11. Mudah bagi manusia untuk melihatnya,
    tapi sulit untuk ponsel untuk melihatnya.
  12. Siapa yang kau panggil manusia?
  13. Saat kau menambahkan CheckBox
    untuk aplikasimu,
  14. maka itu sebenarnya
    menciptakan objek Java.
  15. [SUARA] Seperti ini.
  16. Ada berapa banyak
    kotak seperti ini di luar sana?
  17. Banyak, karena pada kenyataannya,
    dalam CheckBox kita mempunyai variabel.
  18. - Oke.
    - Sebuah variabel Boolean.
  19. Boolean? Belum pernah
    mendengar kata itu sebelumnya.
  20. Boolean berarti ada negara bagian di sini.
  21. Seperti New York dan California?
  22. Bukan.
    Ini lebih seperti sakelar lampu.
  23. [SUARA] Sialan.
    Bagaimana kau melakukan ini?
  24. Jadi maksudmu,
  25. saat kita menciptakan sebuah CheckBox,
    kita memiliki objek Java.
  26. Di dalam itu kita memiliki variabel--
  27. - bertipe Boolean.
    - Benar.
  28. Dan jenis variabel itu
    entah hidup atau mati.
  29. Nilai variabel itu ya, hidup atau mati.
  30. Oke, jadi saya bisa mengubah
    nilainya dari hidup ke mati.
  31. Saya tidak bisa melihat apa-apa.
    Bisakah kau mengubahnya kembali?
  32. Kita masih belum selesai.
  33. - Oh, oke.
    - Oke.
  34. Boolean dapat memiliki dua bagian,
    benar atau salah.
  35. Dan itu yang mewakili diperiksa
    pada CheckBox ini.
  36. Ada yang banyak pemeriksaan
    dalam pernyataan itu.
  37. Mari kita kembali.
    Saya akan meringkas.
  38. Beritahu saya jika saya salah.
  39. Jadi saat kita membuat CheckBox,
    kita membuat objek Java ini.
  40. Di dalam objek Java tersebut,
    kita memiliki sebuah variabel.
  41. Jenisnya kebetulan boolean, dan
    variabel itu dapat menyimpan dua nilai,
  42. baik hidup atau mati, satu atau nol,
    benar atau salah.
  43. - Tepat.
    - Oke.
  44. Jadi mari kita bermain dengan Boolean.
  45. [SUARA] Oke.
  46. Sudah saatnya mengambil benda itu darimu.
    [TERTAWA]
  47. Mari kita lihat apa yang dokumentasi
    katakan mengenai Booleans.
  48. Saya akan melakukan pencarian
    Google untuk tipe data Java.
  49. Itu karena Boolean adalah
    salah satu tipe data primitif di Java.
  50. Primitif, berarti tipe data dasar.
  51. Saya akan menggulir
    daftar tipe data primitif ini
  52. sampai saya menemukan Boolean.
    Dan ini dia.
  53. Dikatakan tipe data Boolean hanya memiliki
    dua nilai yang mungkin, benar dan salah.
  54. Hal ini digunakan untuk bendera sederhana
    yang melacak kondisi benar dan salah.
  55. Kemudian dia mengatakan bahwa
    Boolean mengambil satu bit informasi.
  56. Ini adalah tentang berapa banyak
    ruang dibutuhkan pada komputer.
  57. Tapi bagian penting adalah
    Boolean memiliki dua nilai yang mungkin.
  58. Kau mungkin berpikir
    benar dan salah sebenarnya nilai string
  59. karena mereka teks,
  60. tapi sebenarnya mereka tidak dalam kutipan
    ganda, sehingga mereka bukan string.
  61. Mereka sebenarnya nilai tetap literal.
  62. Apa kau ingat nilai tetap literal
    seperti nol dan satu
  63. atau string tertentu
    seperti halo atau hari ini?
  64. Itu berarti ketika kau
    membuat variabel Boolean
  65. kau dapat mengaturnya
    untuk satu dari dua nilai tersebut.
  66. Kembali ke kotak analogi kita, jika kita
    memiliki variabel disebut isChecked
  67. dan menyimpan informasi apakah
    sebuah CheckBox dicentang atau tidak,
  68. kemudian di dalam variabel Boolean ini
    kita dapat menyimpan nilai sebenarnya.
  69. Kemudian kita bisa menafsirkan ini sebagai
    CheckBox yang sedang diperiksa.
  70. Atau kita bisa menyimpan nilai
    salah di dalam variabel ini.
  71. Kemudian kita bisa menafsirkan ini sebagai
    CheckBox yang tidak diperiksa.
  72. Sebuah Boolean sangat bagus
    karena memiliki dua kemungkinan.
  73. Kemudian terserah kepadamu
    sebagai pengembang
  74. untuk menafsirkan apa
    yang menjadi benar dan salah.
  75. Jika kau membutuhkan
    lebih dari dua kemungkinan
  76. maka kau tidak dapat menggunakan Boolean.
  77. Kau harus menggunakan sesuatu yang lain
    seperti string atau bilangan bulat.
  78. Mendeklarasikan variabel Boolean sangat
    mirip dengan deklarasikan bilangan bulat.
  79. Hal ini tidak serumit
    menciptakan variabel objek.
  80. Ini mengikuti format
    Boolean hasWhippedCream = true.
  81. Kami memiliki tipe data,
    yang merupakan Boolean,
  82. diikuti dengan nama variabel,
  83. yang bisa apa saja yang kita inginkan,
  84. dan kemudian nilai awal
    yang bisa benar atau salah.
  85. Ini adalah beberapa contoh lainnya.
  86. Di sini saya mengatur Boolean
    yang sama menjadi salah.
  87. Dan ini berbeda
    Boolean yang disebut isRegistered,
  88. dan saya menginisialisasinya
    menjadi salah.
  89. Misalnya, variabel ini bisa mewakili
    apakah pengguna menggunakan aplikasi kami
  90. sebenarnya telah mendaftar
    akun dengan kami.
  91. Berikut contoh lainnya.
  92. Boolean isOrderForPickup = true.
  93. Variabel ini bisa mewakili apakah
    seseorang memasukkan perintah untuk kopi
  94. yang ingin diambilnya sendiri
    di toko atau dikirim.
  95. Sementara aplikasi kita
    tidak mendukung fitur ini,
  96. kau bisa membayangkan bagaimana
    menggunakan Booleans bisa berguna
  97. karena hal ini memiliki dua kemungkinan.
  98. Juga perhatikan bagaimana cara
    saya menamai variabel-variabel ini.
  99. Sebuah nama variabel Boolean
  100. harus mengikuti konvensi yang sama
    seperti nama variabel lainnya.
  101. Namun, sudah umum
    memulai dengan sesuatu seperti
  102. yang memiliki sesuatu atau sesuatu.
  103. Saat kau melihat nama-nama
    yang mempunyai has atau is
  104. kemungkinan itu Boolean tapi tidak selalu.
  105. Apa yang saya akan menunjukkan
    adalah sedikit lebih maju dan opsional.
  106. Jadi jika kau tertarik
    kau dapat mengikutinya.
  107. Ini adalah halaman dokumentasi
    untuk kelas CheckBox.
  108. Saya akan klik pada
    view source [lihat sumber]
  109. untuk melihat kode sumber
    untuk kelas CheckBox.
  110. Kode ini disimpan
    di berkas CheckBox.java.
  111. Saya ingin menunjukkan bahwa ada
    variabel Boolean dalam kelas CheckBox.
  112. Tapi saya tidak melihatnya di sini,
    jadi mari kita periksa kelas super.
  113. Jika nilai ini benar
    maka CheckBox dicentang.
  114. Jika salah maka kotaknya tidak dicentang.
  115. Kau akan melihat bahwa nama ini
    tidak mengandung kata has atau is,
  116. tapi jika kau pergi di sini maka kau
    akan melihat variabel Boolean lainnya
  117. memiliki kata has di dalamnya.
  118. Ini semua masalah
    preferensi untuk pengembang.
  119. Dalam hal ini, mungkin cukup jelas
    kalau ini Boolean untuk keadaan diperiksa.
  120. Sementara Boolean ini tak ditemukan
    langsung dalam berkas CheckBox.java,
  121. karena kita mewarisinya
    dari kelas CompoundButton,
  122. kami mendapatkan Boolean
    yang diperiksa ini secara gratis.
  123. Secara umum,
    melihat kode sumber untuk kelas Android,
  124. tidak diperlukan sama sekali.
  125. Untuk mengembangkan aplikasi Android,
  126. yang perlu kau ketahui adalah
    bagaimana melihat halaman dokumentasi.
  127. Oke, jadi dalam video ini kita belajar
    mengenai bagaimana Booleans
  128. dapat menyimpan nilai benar atau salah.
  129. Dalam kuis ini,
  130. praktek menciptakan
    variabel Boolean dan memperbaruinya
  131. dengan mengetik baris kode
    di kotak yang disediakan.
  132. Ketik baris ini persis di sini
    dan sama untuk kotak lainnya.
  133. Kemudian saya ingin kau berpikir
    tentang kasus lainnya
  134. untuk menyimpan informasi
    di dalam Boolean.
  135. Pikirkan tentang apa yang
    dimiliki oleh dua kemungkinan.
  136. Apa kau pernah menggunakan jam alarm
    pada ponsel untuk membangunkanmu?
  137. Kemungkinannya saat kau
    menghidupkan alarmmu hidup atau mati
  138. itu sebenarnya mungkin
    disimpan sebagai variabel Boolean.
  139. Kemungkinan variabel Boolean lainnya
  140. adalah apakah kau ingin
    mengulang alarm tersebut atau tidak.
  141. Dalam aplikasi Gmail,
  142. jika saya ingin menandai pesan khusus
    yang saya dapatkan dari tim Gmail
  143. pada tahun 2011, maka saya dapat menandai
    bintang itu, atau bisa tidak menandainya.
  144. Karena ini memiliki dua kemungkinan,
  145. maka bisa disimpan
    sebagai variabel Boolean.
  146. Sebuah nama yang mungkin untuk variabel
    Boolean tersebut bisa saja isStarred.
  147. Kau juga bisa menggunakan
    variabel Boolean
  148. untuk melacak apakah surel tersebut
    sudah dibaca atau tidak.
  149. Surel ini belum dibaca,
    sedangkan surel ini sudah dibaca.
  150. Berbicara tentang YouTube
    mari pergi ke aplikasi YouTube.
  151. Dalam aplikasi YouTube,
    ketika menampilkan daftar video,
  152. jika saya sudah menontonnya,
  153. maka akan menunjukkan kotak teks kecil
    di sini yang mengatakan sudah ditonton
  154. di kiri atas sudut gambar thumbnail.
  155. Fakta bahwa saya telah menonton
    atau belum video tersebut,
  156. bisa juga disimpan
    sebagai variabel Boolean.
  157. Saya baru saja menunjukkan padamu
    beberapa kasus penggunaan Booleans,
  158. jadi cobalah membuat Boolean
    milikmu sendiri di sini.
  159. Kau dapat menelusuri aplikasi Android
    yang ada untuk mendapatkan ide.