YouTube

Got a YouTube account?

New: enable viewer-created translations and captions on your YouTube channel!

Indonesian subtitles

← Bagaimana nanopartikel bisa mengubah pengobatan kanker

Get Embed Code
23 Languages

Showing Revision 2 created 10/22/2019 by Aurelia Deviane.

  1. Saat itu Minggu siang, bulan April lalu.
  2. Ponselku berbunyi.
  3. Aku mengangkatnya.
  4. Seseorang berkata, "Ini Rebecca.
  5. Aku ingin mengundangmu
  6. ke pemakamanku."
  7. Kubilang, "Rebecca, apa maksudmu?"
  8. Dia bilang, "Joy, sebagai temanku,
    kau harus relakan aku.
  9. Ini saatnya."
  10. Esok harinya, dia meninggal.
  11. Rebecca berusia 31 tahun saat dia wafat.

  12. Dia berjuang melawan kanker payudara
    selama delapan tahun.
  13. Kankernya kembali tiga kali.
  14. Aku gagal membantunya.
  15. Komunitas ilmiah tak bisa membantunya.
  16. Komunitas medis juga tak bisa membantunya.
  17. Dia bukan satu-satunya.
  18. Setiap lima detik,
  19. seseorang meninggal akibat kanker.
  20. Saat ini, kami peneliti medis berkomitmen
  21. agar Rebecca dan orang-orang sepertinya
  22. menjadi pasien terakhir
    yang tak tertolong.
  23. Pemerintah AS saja menghabiskan
    100 miliar lebih untuk penelitian kanker

  24. sejak tahun 1970an
  25. dengan sedikit kemajuan
    dalam kesembuhan pasien,
  26. terutama untuk beberapa tipe
    kanker agresif.
  27. Kami harus berubah, karena sudah jelas
  28. yang kami lakukan selama ini
    tidak berhasil.
  29. Kami seperti mengirim pemadam kebakaran dalam dunia kedokteran,

  30. karena kanker seperti kebakaran besar.
  31. Damkar ini adalah obat kanker.
  32. Namun, kami mengirimnya tanpa branwir.
  33. Jadi, tanpa transportasi, tangga,
  34. dan tanpa peralatan darurat.
  35. Sebanyak 99 persen damkar ini
    tidak mencapai apinya.
  36. Lebih dari 99 persen obat kanker
    tidak mencapai tumornya,
  37. karena tak ada transportasi dan peralatan
  38. untuk membawa mereka ke lokasi tujuannya.
  39. Ternyata, lokasi yang terpenting.
  40. (Tertawa)

  41. Jadi, kita butuh branwir
    untuk mencapai lokasi yang tepat.

  42. Aku ingin memberi tahu
    bahwa nanopartikel adalah branwirnya.
  43. Kami bisa mengisi obat kanker
    di dalam nanopartikel,
  44. dan nanopartikel bisa menjadi pengangkut
  45. dan peralatan yang diperlukan
  46. untuk membawa obat kanker
    ke inti tumornya.
  47. Apa itu nanopartikel

  48. dan apa artinya ukuran nano?
  49. Ada berbagai jenis nanopartikel
  50. terbuat dari berbagai material,
  51. seperti nanopartikel dari logam
  52. atau nanopartikel dari lemak.
  53. Namun, untuk menggambarkan
    ukuran nano,
  54. aku ambil satu helai rambutku
  55. dan kuletakkan di mikroskop.
  56. Rambutku sangat tipis,
  57. jadi diameter rambutku
    sekitar 40.000 nanometer.
  58. Artinya, jika kita
    mengambil 400 nanopartikel kita
  59. dan menumpuk semuanya,
  60. itulah ketebalan sehelai rambut.
  61. Aku memimpin laboratorium nanopartikel
    untuk melawan kanker dan penyakit lain

  62. di Mayo Clinic di Jacksonville.
  63. Di Mayo Clinic,
  64. kami memiliki alat
    untuk benar-benar membantu pasien,
  65. itu semua berkat donasi
    dan hibah untuk penelitian kami.
  66. Lalu bagaimana nanopartikel ini
    mampu mengantar obat kanker
  67. ke lokasi tumor?
  68. Nanopartikel memiliki banyak sarana.
  69. Obat kanker tanpa nanopartikel
    mudah terbuang dari tubuh

  70. melalui ginjal,
  71. karena ukurannya sangat kecil.
  72. Seperti air yang melewati saringan.
  73. Obatnya tidak sempat sampai ke tumor.
  74. Berikut adalah ilustrasinya.
  75. Inilah damkar, yaitu obat kanker.
  76. Obatnya beredar di dalam darah,
  77. tapi mudah terbuang dari tubuh
  78. dan tidak sampai ke dalam tumor.
  79. Namun, jika kita menyimpan obat kanker
    di dalam nanopartikel,
  80. obatnya takkan terbuang oleh tubuh
  81. karena nanopartikel terlalu besar.
  82. Obatnya akan terus beredar
    di dalam darah
  83. dan memiliki lebih banyak waktu
    menemukan tumornya.
  84. Kita lihat di sini obat kanker,
    yaitu damkar
  85. di dalam branwir, yaitu nanopartikel.
  86. Obatnya beredar dalam darah,
  87. tidak terbuang
  88. dan obatnya bisa mencapai tumor.
  89. Lalu sarana apa lagi
    yang dimiliki nanopartikel?

  90. Mereka bisa melindungi obat kanker
    agar tidak hancur di dalam tubuh.
  91. Ada beberapa obat penting tapi sensitif
  92. yang mudah dihancurkan enzim dalam darah.
  93. Jika tak dilindungi nanopartikel,
  94. obat itu tak akan bisa berfungsi.
  95. Sarana nanopartikel lainnya
    adalah perluasan permukaan
  96. berbentuk seperti tangan kecil berjari
    yang menggenggam tumornya
  97. dan menempel di sana,
  98. jadi ketika nanopartikel beredar di tubuh,
  99. mereka bisa menempel pada sel kanker
  100. dan obatnya memiliki lebih banyak waktu
    untuk berfungsi.
  101. Itu hanya beberapa dari banyak sarana
    yang dimiliki nanopartikel.
  102. Hari ini,

  103. ada lebih dari sepuluh nanopartikel
    yang disetujui secara klinis untuk kanker
  104. yang diberikan pada pasien
    di seluruh dunia.
  105. Namun, ada pasien seperti Rebecca
    yang tak tertolong.
  106. Apa tantangan dan hambatan terbesar
  107. dengan nanopartikel yang sudah disetujui?
  108. Tantangan terbesar adalah hati,
  109. karena hati
    adalah sistem penyaringan tubuh,
  110. hati mengenali
    dan menghancurkan objek asing,
  111. seperti virus, bakteri, dan nanopartikel.
  112. Sel imun di hati juga memakan nanopartikel
  113. dan mencegahnya mencapai tumor.
  114. Ini adalah ilustrasi
    di mana ginjal tak lagi menghalangi,
  115. tapi branwir ini, yaitu nanopartikel,
  116. terjebak di hati
  117. dan hanya sedikit yang mencapai tumor.
  118. Strategi mendatang
    untuk meningkatkan nanopartikel

  119. adalah menghentikan sel imun di hati
    untuk sementara.
  120. Bagaimana kita menghentikan sel itu?
  121. Kami mencari obat
    yang sudah disetujui secara klinis
  122. untuk penyakit lain
  123. untuk melihat apakah ada yang bisa
    menghentikan sel imun
  124. agar tak memakan nanopartikel.
  125. Ternyata, dalam salah satu
    studi praklinis kami,
  126. kami menemukan
    obat malaria berusia 70 tahun
  127. yang bisa mencegah sel imun
    memasuki nanopartikel
  128. agar obatnya bisa melewati hati
  129. dan melanjutkan perjalanan
    menuju tujuan mereka, yaitu tumor.
  130. Ini ilustrasi
    untuk menghalangi hati.
  131. Nanopartikel tidak melaluinya
  132. dan sampai ke tumor.
  133. Kadang, koneksi tak terduga
    dibuat dalam sains
  134. dan mengarah pada solusi baru.
  135. Strategi lain untuk mencegah nanopartikel

  136. terjebak di hati
  137. adalah menggunakan nanopartikel tubuh.
  138. Ya, mengejutkan.
  139. Kau dan kita semua
    memiliki banyak nanopartikel
  140. beredar di dalam tubuh kita.
  141. Karena nanopartikel itu
    bagian dari tubuh kita,
  142. hati tak akan menganggapnya
    sebagai objek asing.
  143. Nanopartikel biologis ini
    bisa ditemukan di air liur,
  144. dalam darah, urin, dan getah pankreas.
  145. Kita bisa mengambilnya dari tubuh
  146. dan digunakan sebagai branwir
    untuk obat kanker.
  147. Dalam hal ini,
  148. sel imun di hati tidak akan memakan
  149. nanopartikel biologis ini.
  150. Kami gunakan konsep Kuda Troya
  151. untuk menipu hati.
  152. Di sini, nanopartikel biologis
  153. beredar dalam darah.
  154. Mereka tak dikenali oleh hati
  155. dan sampai ke tumor.
  156. Di masa mendatang,
  157. kami ingin memanfaatkan
    nanopartikel dari alam
  158. untuk mengantarkan obat kanker,
  159. untuk mengurangi efek samping
    dan menyelamatkan nyawa
  160. dengan mencegah obat kanker
    sampai di lokasi yang salah.
  161. Namun, ada satu masalah utama.

  162. Bagaimana kita memisahkan
    nanopartikel biologis dalam jumlah besar
  163. tanpa merusaknya?
  164. Lab kami mengembangkan metode efisien
    untuk melakukannya.
  165. Kami bisa memproses cairan tubuh
    dalam jumlah besar
  166. untuk menghasilkan
    formulasi nanopartikel biologis
  167. dengan konsentrasi dan kualitas tinggi.
  168. Nanopartikel ini
    belum digunakan secara klinis,
  169. karena rata-rata dibutuhkan 12 tahun
  170. agar hasil uji coba lab
  171. bisa digunakan publik.
  172. Tantangan seperti ini
    membutuhkan kerja sama tim

  173. dari ilmuwan dan dokter
  174. yang mengabdikan hidupnya
    dalam bidang ini.
  175. Kami terus maju
    berkat inspirasi dari pasien.
  176. Aku yakin jika kami terus maju
    dalam ilmu kedokteran nano ini,
  177. kami bisa mengurangi kerusakan
    pada organ sehat,
  178. meningkatkan kualitas hidup,
  179. dan menyelamatkan pasien
    di masa mendatang.
  180. Aku ingin membayangkan

  181. jika pengobatan ini
    tersedia untuk Rebecca,
  182. telepon darinya
  183. mungkin adalah undangan
  184. bukan untuk pemakamannya,
  185. tapi pernikahannya.
  186. Terima kasih.

  187. (Tepuk tangan)