Return to Video

Bagaimana cara kerja smartphone sebenarnya

  • 0:01 - 0:05
    Saat saya berjalan ke SMA
    dengan ponsel Nokia saya,
  • 0:05 - 0:08
    saya merasa dapat pengganti
    yang baru dan terkeren
  • 0:08 - 0:10
    dari walkie-talkie princess
    warna pink punya saya.
  • 0:11 - 0:15
    Tak hanya itu, saya dan teman-teman
    bisa mengobrol dan berbalas pesan
  • 0:15 - 0:16
    di mana pun kami berada,
  • 0:16 - 0:17
    bukan berpura-pura,
  • 0:17 - 0:20
    berlarian di halaman belakang rumah
    masing-masing.
  • 0:20 - 0:22
    Sejujurnya,
  • 0:22 - 0:26
    dulu, saya tidak begitu peduli
    bagaimana ponsel dibuat.
  • 0:26 - 0:29
    Ponsel cenderung muncul
    di pagi Natal,
  • 0:29 - 0:32
    jadi mungkin ponsel dibuat oleh
    peri-peri di tempat Santa.
  • 0:33 - 0:35
    Izinkan saya bertanya.
  • 0:35 - 0:38
    Siapa peri pembuat perangkat
    canggih ini sebenarnya?
  • 0:39 - 0:42
    Jika saya tanya ke orang-orang
    yang saya kenal,
  • 0:42 - 0:45
    mereka jawab: buatan perancang perangkat
    lunak berhoodie, di Silicon Valley.
  • 0:45 - 0:47
    meretas kode.
  • 0:48 - 0:50
    Banyak proses yang dilakukan
    untuk perangkat ini
  • 0:50 - 0:52
    sebelum perangkatnya siap
    diberi bermacam kode.
  • 0:52 - 0:56
    Perangkat ini berawal
    dari tingkat atom.
  • 0:56 - 0:57
    Jika Anda bertanya
    kepada saya,
  • 0:57 - 1:00
    peri sesungguhnya adalah ahli kimia.
  • 1:01 - 1:03
    Sungguh, saya katakan ahli kimia.
  • 1:04 - 1:08
    Kimia adalah pahlawan
    komunikasi elektronik.
  • 1:08 - 1:11
    Dan tujuan saya saat ini
    adalah untuk meyakinkan Anda
  • 1:11 - 1:13
    agar sependapat dengan saya.
  • 1:14 - 1:16
    Mari mulai dengan hal sederhana,
  • 1:16 - 1:20
    lihatlah ke dalam perangkat
    yang luar biasa candu ini.
  • 1:20 - 1:22
    Karena tanpa kimia,
  • 1:22 - 1:26
    sumber informasi terbesar
    yang kita cintai ini,
  • 1:26 - 1:29
    hanya akan menjadi sebuah kertas tipis
    mengkilap yang sangat mahal.
  • 1:31 - 1:33
    Kimia mengaktifkan
    semua lapisan ini.
  • 1:34 - 1:36
    Mari kita mulai dari layar.
  • 1:36 - 1:39
    Bagaimana bisa terlihat begitu terang,
    berwarna cerah
  • 1:39 - 1:41
    dan kita sangat menyukainya?
  • 1:41 - 1:42
    Saya beri tahu Anda.
  • 1:42 - 1:45
    Ada polimer organik
    tertanam di dalam layar,
  • 1:45 - 1:49
    yang dapat mengalirkan energi listrik
    dan mengubahnya menjadi biru, merah, hijau
  • 1:50 - 1:52
    yang bisa kita nikmati gambarnya.
  • 1:53 - 1:55
    Bagaimana jika kita lihat ke baterainya?
  • 1:55 - 1:57
    Kini ada penelitian intens.
  • 1:57 - 2:01
    Bagaimana kita menerapkan prinsip kimia
    dalam baterai tradisional
  • 2:01 - 2:05
    dan memasangkan dengan
    permukaan elektroda yang baru,
  • 2:05 - 2:08
    agar kita bisa mengisi daya lebih banyak
    ke dalam ruang yang lebih kecil,
  • 2:08 - 2:11
    yang membuat ponsel kita
    menyala sepanjang hari
  • 2:11 - 2:12
    ketika kita ingin ber-selfie,
  • 2:12 - 2:14
    tanpa harus mengisi ulang daya,
  • 2:14 - 2:17
    atau duduk di tempat pengisian baterai?
  • 2:18 - 2:22
    Bagaimana jika kita lihat
    dari perekat yang menyatukan semuanya,
  • 2:22 - 2:25
    sehingga tahan walau digunakan
    begitu sering?
  • 2:25 - 2:27
    Lagi pula, sebagai milenial,
  • 2:27 - 2:30
    saya harus mengecek ponsel
    minimal 200 kali sehari,
  • 2:30 - 2:33
    dan bisa dua sampai tiga kali jatuh.
  • 2:36 - 2:39
    Tetapi, apa otak sesungguhnya
    di balik perangkat ini?
  • 2:39 - 2:42
    Apa yang membuat ponsel bekerja
    sesuai yang kita mau?
  • 2:42 - 2:45
    Ya, itu semua karena komponen listrik
    dan aliran
  • 2:45 - 2:49
    yang ditanam di atas sebuah
    papan sirkuit cetak.
  • 2:49 - 2:51
    Atau mungkin Anda lebih suka istilah
    metafora biologis --
  • 2:51 - 2:54
    motherboard, Anda mungkin pernah
    mendengarnya.
  • 2:55 - 2:58
    Nah, papan sirkuit cetak ini
    jarang dibicarakan.
  • 2:58 - 3:01
    Jujur saja,
    Saya tidak tahu mengapa.
  • 3:01 - 3:03
    Mungkin karena
    ini bagian paling tidak seksi
  • 3:03 - 3:06
    dan tersembunyi di bawah
    lapisan yang terlihat ramping.
  • 3:06 - 3:10
    Tapi sekarang saatnya
    memberikan lapisan Clark Kent ini
  • 3:10 - 3:13
    sebuah pujian setara Superman
    sebagaimana seharusnya.
  • 3:14 - 3:16
    Dan jadilah saya bertanya.
  • 3:16 - 3:19
    Bagaimana pendapatmu
    tentang papan sirkuit cetak?
  • 3:20 - 3:22
    Oke, bayangkan sebuah metafora.
  • 3:22 - 3:24
    Pikirkan tentang kota yang Anda tinggali.
  • 3:24 - 3:27
    Anda punya semua tempat
    yang Anda inginkan:
  • 3:27 - 3:30
    rumah, tempat kerja, restoran.
  • 3:30 - 3:33
    sepasang Starbucks di tiap blok.
  • 3:33 - 3:37
    Sehingga kita bangun jalan-jalan
    yang menghubungkan semuanya.
  • 3:38 - 3:40
    Itulah papan sirkuit cetak.
  • 3:40 - 3:43
    Tapi, bukan tempat seperti restoran,
  • 3:43 - 3:46
    kita punya transistor pada chip,
  • 3:47 - 3:48
    kapasitor, resistor,
  • 3:48 - 3:51
    semua komponen listrik ini
  • 3:51 - 3:54
    yang butuh mencari cara
    untuk saling berbicara.
  • 3:54 - 3:56
    Lalu, apa yang dimaksud jalan kita tadi?
  • 3:57 - 3:59
    Ya kita bangun kabel tembaga kecil.
  • 4:01 - 4:02
    Pertanyaan selanjutnya,
  • 4:02 - 4:04
    bagaimana cara kita
    membuat kabel tembaga kecil ini?
  • 4:04 - 4:06
    Dia sangat kecil.
  • 4:06 - 4:08
    Mungkinkah kita pergi
    ke toko perangkat keras,
  • 4:08 - 4:10
    beli sebuah gulungan kabel tembaga,
  • 4:10 - 4:13
    ambil pemotong kabel, klip sedikit,
  • 4:13 - 4:17
    tegakkan, dan bam --
    jadilah papan sirkuit cetaknya?
  • 4:18 - 4:19
    Tidak mungkin.
  • 4:19 - 4:22
    Kabel-kabel ini terlalu kecil.
  • 4:22 - 4:25
    Dan kita harus bergantung pada
    teman kita: kimia
  • 4:27 - 4:30
    Sekarang, proses kimia untuk
    membuat kabel tembaga kecil ini
  • 4:30 - 4:32
    terlihat sederhana.
  • 4:32 - 4:34
    Kita mulai dengan larutan
  • 4:34 - 4:37
    berisi bola tembaga
    dengan muatan positif
  • 4:37 - 4:41
    Lalu kita tambahkan ke dalamnya,
    papan sirkuit cetak yang diisolasi.
  • 4:41 - 4:44
    Dan kita beri bola bermuatan positif tadi,
  • 4:45 - 4:47
    elektron bermuatan negatif
  • 4:47 - 4:49
    dengan menambahkan formaldehida
    ke dalam campuran.
  • 4:49 - 4:51
    Mungkin Anda ingat formaldehida.
  • 4:51 - 4:53
    Baunya khas sekali,
  • 4:53 - 4:56
    digunakan untuk mengawetkan kodok
    di kelas biologi.
  • 4:56 - 4:59
    Ternyata fungsinya lebih dari itu.
  • 4:59 - 5:01
    Dan dia komponen yang sangat penting
  • 5:01 - 5:03
    untuk membuat kabel tembaga kecil.
  • 5:04 - 5:08
    Begini, elektron pada formaldehida
    punya keinginan.
  • 5:08 - 5:12
    Mereka ingin segera lompat ke
    bola tembaga bermuatan positif tadi.
  • 5:13 - 5:16
    Dan ini semua karena proses
    bernama reaksi redoks.
  • 5:17 - 5:18
    Dan ketika itu terjadi,
  • 5:18 - 5:22
    kita dapat mengambil
    bola tembaga muatan positif tadi
  • 5:22 - 5:24
    dan mengubahnya menjadi
    tembaga yang terang,
  • 5:24 - 5:28
    mengkilat, metalik, dan konduktif.
  • 5:29 - 5:31
    Ketika kita memiliki tembaga konduktif,
  • 5:31 - 5:33
    maka sekarang kita masak menggunakan gas.
  • 5:33 - 5:35
    Kita dapat membuat
    semua komponen listrik
  • 5:35 - 5:36
    menjadi saling berbicara.
  • 5:36 - 5:39
    Jadi, terimakasih sekali lagi, Kimia.
  • 5:39 - 5:41
    Mari berpikir,
  • 5:41 - 5:45
    berpikir tentang seberapa jauh
    kita berkembang dengan kimia.
  • 5:46 - 5:48
    Jelas, dalam komunikasi elektronik,
  • 5:48 - 5:50
    ukuran itu penting.
  • 5:50 - 5:53
    Jadi mari berpikir tentang
    bagaimana kita mengecilkan perangkat kita,
  • 5:53 - 5:57
    sehingga kita bisa beralih
    dari ponsel Zack Morris 1990-an
  • 5:57 - 5:59
    ke sesuatu yang sedikit lebih ramping,
  • 5:59 - 6:01
    seperti ponsel sekarang
    yang cukup di kantong kita.
  • 6:02 - 6:04
    Walaupun, mari berpikir realistis,
  • 6:04 - 6:08
    benar-benar tidak ada yang cukup
    untuk masuk ke kantong celana wanita,
  • 6:08 - 6:11
    itupun jika Anda memang menemukan
    celana wanita yang ada kantongnya.
  • 6:11 - 6:12
    (Tawa)
  • 6:12 - 6:15
    Dan saya kira kimia tidak bisa
    membantu kita di masalah tersebut.
  • 6:17 - 6:20
    Tapi yang lebih penting dari
    mengecilkan perangkat,
  • 6:20 - 6:22
    bagaimana kita bisa mengecilkan
    sirkuit didalamnya,
  • 6:22 - 6:24
    dan mengecilkannya 100 kali,
  • 6:24 - 6:28
    sehingga kita bisa
    mengubah sirkuit ukuran mikro
  • 6:28 - 6:30
    menjadi sekecil ukuran nano?
  • 6:31 - 6:32
    Karena, jujur saja,
  • 6:32 - 6:35
    sekarang kita semua ingin
    ponsel yang lebih kuat dan cepat.
  • 6:36 - 6:40
    Padahal daya yang lebih besar dan cepat
    membutuhkan sirkut lebih banyak.
  • 6:41 - 6:43
    Jadi, bagaimana kita melakukannya?
  • 6:43 - 6:47
    Bukan dengan sinar elektromagnetik
    penyusut ajaib,
  • 6:47 - 6:50
    seperti punya profesor Wayne Szalinski di
    "Honey, I Shrunk the Kids"
  • 6:50 - 6:51
    untuk menyusutkan anak-anaknya.
  • 6:51 - 6:53
    Tidak sengaja, tentu saja.
  • 6:54 - 6:55
    Atau apakah kita punya?
  • 6:56 - 6:58
    Baiklah, sebenarnya, di lapangan,
  • 6:58 - 7:00
    terdapat sebuah proses
    yang cukup mirip dengan itu.
  • 7:00 - 7:03
    Namanya fotolitografi.
  • 7:03 - 7:07
    Dalam fotolitografi,
    kita ambil radiasi elektromagnetik
  • 7:07 - 7:09
    atau kita biasa sebut cahaya,
  • 7:09 - 7:12
    dan kita gunakan untuk menyusutkan
    beberapa dari sirkuit,
  • 7:12 - 7:15
    sehingga kita bisa lebih menjejalkannya
    ke ruang yang lebih kecil.
  • 7:18 - 7:20
    Sekarang, bagaimana cara kerjanya?
  • 7:20 - 7:22
    Oke, kita mulai dengan substrat
  • 7:22 - 7:24
    di atasnya ada film
    yang sensitif cahaya.
  • 7:25 - 7:29
    Lalu kita tutup dengan masker
    yang punya pola di atasnya,
  • 7:29 - 7:30
    terdiri dari garis tipis dan fitur
  • 7:30 - 7:33
    yang akan membuat ponsel bekerja
    seperti yang kita inginkan.
  • 7:34 - 7:38
    Lalu kita paparkan cahaya terang dan
    sinari itu melalui masker ini,
  • 7:38 - 7:41
    yang membentuk bayangan pola tersebut
    di atas permukaan.
  • 7:42 - 7:45
    Sekarang, di manapun tempat yang
    cahaya bisa lalui dari celah masker,
  • 7:45 - 7:48
    dia akan menyebabkan reaksi kimia terjadi.
  • 7:48 - 7:52
    Dan dia akan membuat gambar terbakar
    berbentuk pola di atas substrat.
  • 7:52 - 7:55
    Sekarang, pertanyaan yang mungkin
    Anda ingin tanyakan adalah,
  • 7:55 - 7:57
    bagaimana dari gambar terbakar,
  • 7:57 - 7:59
    menjadi garis tipis dan fitur yang rapi?
  • 8:00 - 8:03
    Untuk itu, kita harus gunakan
    larutan kimia
  • 8:03 - 8:04
    bernama developer.
  • 8:04 - 8:06
    Nah, developer ini spesial.
  • 8:06 - 8:10
    Apa yang bisa dia lakukan adalah membawa
    seluruh area yang tidak terekspos
  • 8:10 - 8:12
    dan menghilangkannya secara selektif,
  • 8:12 - 8:15
    sehingga tersisalah garis tipis
    dan fitur yang rapi,
  • 8:15 - 8:17
    dan membuat perangkat yang kita kecilkan
    menjadi bekerja.
  • 8:19 - 8:22
    Dengan demikian, kini kita sudah gunakan
    kimia untuk membangun perangkat,
  • 8:22 - 8:25
    dan kita sudah gunakan untuk
    mengecilkan perangkat.
  • 8:25 - 8:29
    Jadi, mungkin saya sudah meyakinkan Anda
    bahwa kimia adalah pahlawan sesungguhnya.
  • 8:29 - 8:30
    Dan kita bisa akhiri di sini.
  • 8:30 - 8:32
    (Tepuk tangan)
  • 8:32 - 8:33
    Tunggu, kita belum selesai.
  • 8:33 - 8:35
    Tidak secepat itu.
  • 8:35 - 8:36
    Karena kita semua manusia.
  • 8:36 - 8:39
    Dan sebagai manusia,
    saya selalu ingin lebih.
  • 8:39 - 8:43
    Jadi sekarang saya ingin berpikir
    tentang bagaimana menggunakan kimia
  • 8:43 - 8:45
    untuk lebih memaksimalkan
    sebuah perangkat.
  • 8:46 - 8:49
    Sekarang, kita diberitahu bahwa
    kita ingin sesuatu bernama 5G,
  • 8:50 - 8:53
    atau generasi nirkabel kelima
    yang menjanjikan.
  • 8:53 - 8:56
    Sekarang, Anda mungkin sudah dengar 5G
  • 8:56 - 8:58
    dalam iklan yang mulai bermunculan.
  • 8:59 - 9:01
    Atau mungkin sebagian dari Anda
    sudah merasakannya
  • 9:01 - 9:02
    pada 2018 Winter Olympic.
  • 9:04 - 9:06
    Yang paling menarik bagi saya tentang 5G
  • 9:06 - 9:10
    ialah, ketika saya telat,
    lari keluar rumah mengejar pesawat,
  • 9:10 - 9:13
    saya dapat mengunduh film
    ke dalam perangkat saya dalam 40 detik
  • 9:13 - 9:15
    bukan 40 menit.
  • 9:16 - 9:18
    Tapi, sekalinya 5G sesungguhnya
    ada disini,
  • 9:18 - 9:20
    ini akan lebih dari sekadar
    berapa banyak film
  • 9:20 - 9:22
    yang bisa kita unduh ke ponsel.
  • 9:22 - 9:26
    Jadi pertanyaannya, mengapa
    5G yang sesungguhnya tidak ada disini?
  • 9:26 - 9:29
    Saya akan beri Anda sebuah rahasia.
  • 9:29 - 9:31
    Cukup mudah untuk dijawab.
  • 9:31 - 9:33
    Hanya saja sulit untuk dilakukan.
  • 9:33 - 9:37
    Begini, jika Anda gunakan
    material tradisional dan tembaga tersebut
  • 9:37 - 9:39
    untuk membuat perangkat 5G,
  • 9:39 - 9:42
    sinyal tidak bisa mencapai
    tujuan akhirnya.
  • 9:44 - 9:48
    Secara tradisional, kita gunakan
    lapisan terisolasi yang sangat kasar
  • 9:48 - 9:51
    untuk membantu kabel tembaga.
  • 9:51 - 9:53
    Pikirkan pengikat Velcro.
  • 9:53 - 9:57
    Kekasaran dua bagian itulah
    yang membuat mereka saling menempel.
  • 9:58 - 10:01
    Ini cukup penting
    jika Anda ingin memiliki perangkat
  • 10:01 - 10:02
    yang dapat bertahan lebih lama
  • 10:02 - 10:05
    daripada waktu untuk
    mengeluarkannya dari kardus
  • 10:05 - 10:07
    dan mulai memasang aplikasi
    di dalamnya.
  • 10:07 - 10:09
    Tapi kekasaran ini menyebabkan masalah.
  • 10:10 - 10:13
    Coba perhatikan, pada kecepatan tinggi
    untuk 5G,
  • 10:14 - 10:17
    sinyal harus melintas dekat dengan
    kekasaran tersebut.
  • 10:17 - 10:21
    Dan ini membuatnya menyasar
    sebelum sampai tujuan akhir.
  • 10:22 - 10:24
    Pikirkan tentang jangkauan gunung.
  • 10:24 - 10:28
    Dan Anda punya sistem jalan
    yang kompleks, ke atas dan melintasinya,
  • 10:28 - 10:30
    Anda berusaha untuk mencapai sisi sebrang.
  • 10:30 - 10:32
    Tidakkah Anda setuju dengan saya
  • 10:32 - 10:35
    bahwa itu mungkin butuh
    waktu yang lama,
  • 10:35 - 10:37
    Anda juga mungkin tersesat,
  • 10:37 - 10:39
    jika Anda harus naik-turun gunung,
  • 10:39 - 10:42
    berbeda jika Anda
    mengebor terowongan datar
  • 10:42 - 10:44
    yang bisa berjalan lurus menerobosnya?
  • 10:45 - 10:47
    Begitulah hal yang sama
    pada perangkat 5G.
  • 10:47 - 10:49
    Jika kita dapat menghilangkan
    kekasaran ini,
  • 10:49 - 10:51
    maka kita bisa mengirim sinyal 5G
  • 10:51 - 10:53
    langsung tanpa terganggu.
  • 10:53 - 10:55
    Terdengar bagus, kan?
  • 10:56 - 10:57
    Tapi tunggu.
  • 10:57 - 10:59
    Bukankah tadi saya bilang
    bahwa kita butuh kekasaran
  • 10:59 - 11:01
    untuk menyatukan perangkat?
  • 11:01 - 11:04
    Jika kita menghilangkannya,
    kita dalam situasi di mana kini tembaga
  • 11:04 - 11:06
    tidak lagi menempel pada
    substrat yang mendasarinya.
  • 11:08 - 11:10
    Pikirkan tentang membangun
    rumah dari blok Lego,
  • 11:11 - 11:15
    dengan semua sudut dan celah
    yang menyatu,
  • 11:15 - 11:17
    bandingkan dengan blok bangunan mulus.
  • 11:17 - 11:21
    Manakah dari keduanya yang akan
    memiliki struktur yang lebih utuh
  • 11:21 - 11:23
    ketika anak 2 tahun beraksi di ruang tamu,
  • 11:23 - 11:27
    mencoba berperan sebagai Godzilla
    dan menghancurkan semuanya?
  • 11:27 - 11:30
    Tapi bagaimana jika kita pakai lem
    pada blok mulus tersebut?
  • 11:31 - 11:33
    Dan itulah yang
    industri nantikan.
  • 11:34 - 11:38
    Mereka menunggu para ahli kimia
    untuk mendesain permukaan baru yang mulus
  • 11:38 - 11:40
    dengan peningkatan adhesi yang mengikat
  • 11:40 - 11:42
    untuk kabel tembaga tersebut.
  • 11:42 - 11:44
    Ketika kita menyelesaikan masalah ini,
  • 11:44 - 11:46
    dan kita akan menyelesaikannya,
  • 11:46 - 11:48
    dan kita akan bekerja dengan
    ahli fisika dan teknik
  • 11:48 - 11:51
    untuk menyelesaikan semua tantangan 5G,
  • 11:51 - 11:54
    dengan begitu, angka aplikasi
    akan meningkat tajam.
  • 11:55 - 11:58
    Ya, kita akan punya hal
    seperti mobil yang menyetir sendiri,
  • 11:58 - 12:01
    karena sekarang jaringan data kita dapat
    mengatasi kecepatan
  • 12:01 - 12:04
    dan jumlah informasi yang dibutuhkan
    agar dapat bekerja.
  • 12:05 - 12:07
    Tapi mari kita mulai dengan imajinasi.
  • 12:08 - 12:11
    Saya bisa membayangkan pergi ke restoran
    dengan teman yang alergi kacang,
  • 12:11 - 12:13
    mengeluarkan ponsel,
  • 12:13 - 12:15
    mengayunkannya di atas makanan
  • 12:15 - 12:16
    dan mendapati makanan
    memberitahu kita
  • 12:16 - 12:19
    sebuah jawaban penting dari pertanyaan --
  • 12:20 - 12:23
    Apakah mematikan atau aman untuk
    dikonsumsi?
  • 12:24 - 12:26
    Atau mungkin perangkat kita
    akan sangat baik
  • 12:27 - 12:30
    dalam memproses informasi tentang kita,
  • 12:30 - 12:32
    hingga dia mampu menjadi
    personal trainer kita.
  • 12:33 - 12:36
    Dan dia akan tahu cara paling efisien
    bagi kita untuk membakar kalori.
  • 12:36 - 12:38
    Saya akan melahirkan bulan November,
  • 12:38 - 12:40
    saat saya berusaha membakar
    beberapa kilo akibat hamil,
  • 12:40 - 12:43
    Saya akan menyukai perangkat memberitahu
    bagaimana caranya.
  • 12:45 - 12:47
    Saya tidak tahu lagi
    bagaimana mengatakannya,
  • 12:47 - 12:49
    kecuali kimia itu keren.
  • 12:49 - 12:52
    Dia memungkinkan semua
    perangkat elektronik.
  • 12:53 - 12:56
    Sehingga lain kali Anda mengirim pesan
    atau melakukan selfie,
  • 12:57 - 12:59
    pikirkan tentang semua atom
    yang bekerja keras
  • 12:59 - 13:02
    dan inovasi yang datang sebelumnya.
  • 13:03 - 13:04
    Siapa tahu,
  • 13:04 - 13:07
    mungkin beberapa dari Anda
    mendengarkan ini,
  • 13:07 - 13:08
    mungkin lewat ponsel Anda,
  • 13:09 - 13:11
    memutuskan bahwa Anda juga
    ingin menjadi kaki tangan untuk
  • 13:11 - 13:13
    Kapten Kimia,
  • 13:13 - 13:16
    pahlawan sesungguhnya
    dari perangkat elektronik.
  • 13:16 - 13:18
    Terima kasih perhatiannya,
  • 13:18 - 13:19
    dan terima kasih, Kimia.
  • 13:19 - 13:22
    (Tepuk Tangan)
Title:
Bagaimana cara kerja smartphone sebenarnya
Speaker:
Cathy Mulzer
Description:

Pernah bertanya-tanya bagaimana ponsel pintar Anda bekerja? Mari berpetualang menuju tingkat atomik dengan ilmuwan Cathy Mulzer, yang menunjukkan bagaimana hampir setiap komponen dari perangkat berdaya besar dapat ada berkat ahli kimia -- dan bukan pengusaha Silicon Valley yang muncul di benak orang. Sebagaimana dia bilang, "Kimia adalah pahlawan komunikasi elektronik"

more » « less
Video Language:
English
Team:
TED
Project:
TEDTalks
Duration:
13:36

Indonesian subtitles

Revisions