Indonesian subtitles

← 02-05 LinearLayout

02-05 LinearLayout

Get Embed Code
13 Languages

Showing Revision 1 created 10/16/2015 by Abe Felisa.

  1. Baik. Kita sudah lihat bagaimana linear layout ini
  2. mencakup dua tampilan teks anak di dalamnya.
  3. Omong-omong, warna latar ini hanya alat bantu untuk mengajarkan Anda
  4. memahami bahwa dua tampilan teks anak berada di dalam orangtuanya.
  5. Warna merah dan biru sebenarnya tidak akan terlihat di perangkat
  6. kecuali Anda secara spesifik memasangnya sebagai warna latar pada tampilan ini.
  7. Untuk menunjukkan yang saya maksud mari buka XML Visualisator.
  8. Jika kita memasang kode pada XML Visualisator,
  9. seperti inilah kelihatannya pada perangkat.
  10. Pertama-tama ada kelompok tampilan LinearLayout,
  11. dan ini transparan karena tak ada warna latar yang dipasang.
  12. Anak pertama adalah TextView yang mengatur daftar tamu,
  13. jadi itu muncul di atas sini.
  14. Anak kedua adalah TextView yang bertuliskan Kunal
  15. dan muncul di bawah TextView pertama.
  16. Nah, jika saya salin TextView ini dan meletakkannya di bawah yang ini,
  17. menurut Anda apa yang akan terjadi?
  18. Ya, muncul Kunal lain yang ada di bawah yang pertama.
  19. Baik, jadi polanya, jika kita tambahkan TextView lagi di sini,
  20. maka akan muncul di bawah TextView yang terakhir.
  21. Mari kita lihat kodenya lebih dekat.
  22. Diawali dengan kurung sudut buka
  23. dan nama tampilan, yaitu LinearLayout.
  24. Lalu ia mengurutkan sekelompok atribut dan kemudian ada kurung sudut tutup.
  25. Perhatikan bahwa tak ada garis miring karena ini...
  26. ...adalah tag pembuka LinearLayout.
  27. Tag penutupnya ada di bawah sini,
  28. karena kita mau memasukkan elemen anak-anaknya di antara tag pembuka dan penutup.
  29. Tapi contoh, untuk tampilan teks ini, karena tak ada anak di antaranya,
  30. maka kita pakai saja tag penutup sendiri di situ.
  31. Sama juga halnya dengan TextView di sini, dan ini.
  32. Jadi saat kita bilang bahwa kelompok tampilan mencakup tampilan anaknya,
  33. kemudian kita harus memasukkannya antara tag pembuka dan penutup.
  34. Nah, hal lain yang mungkin Anda ketahui adalah atribut yang bernama
  35. orientasi Android sama dengan vertikal.
  36. Kita belum pernah melihatnya,
  37. jadi mari lihat ke dokumentasi Android seperti yang saya tunjukkan sebelumnya.
  38. Saya buka jendela browser yang baru, dan ketik di orientasi android.
  39. hasil yang pertama adalah LinearLayout,
  40. dan itu ada di situs developer.android.com.
  41. Mari kita klik.
  42. Seperti dokumentasi TextView, ini agak membingungkan.
  43. Kita bisa abaikan kebanyakan teks ini.
  44. Kita hanya perlu memverifikasi bahwa ini memang halaman LinearLayout,
  45. dan kita scroll ke bawah dan lihat pada atribut XML-nya.
  46. Nah, kita sedang melihat atribut yang bernama orientasi Android,
  47. dan ini dia.
  48. Mari kita klik untuk melihat detailnya.
  49. Penjelasannya mengatakan bahwa atribut ini
  50. menentukan apakah layoutnya kolom atau baris.
  51. Nilai atributnya harus horizontal untuk baris
  52. dan vertikal untuk kolom.
  53. Lalu ia menyebutkan dua nilai di sini.
  54. Bagus. Jadi kode kita sekarang ini mengatakan bahwa orientasi andoidnya vertikal.
  55. Itu menjelaskan mengapa tampilannya muncul kolom.
  56. Nah, untuk memuaskan keingintahuan kita, kita coba juga nilai yang lain.
  57. Mari pasang orientasinya menjadi horizontal dan lihat apa yang terjadi.
  58. Saya akan buka kodenya dan menghapus nilai vertikal.
  59. Saya ketik horizontal, dan lihat. Sekarang tampilannya adalah baris horizontal.
  60. Saya tidak tahu pendapat Anda,
  61. tapi saya tak suka membaca daftar tamu secara horizontal.
  62. Tapi masih ada kasus berguna lainnya
  63. di mana Anda akan menggunakan LinearLayout horizontal.
  64. Contohnya, jika Anda membuat daftar barang, Anda mungkin mau ada gambar
  65. di sisi kirinya, dan penjelasannya di sisi kanan.
  66. Saya akan biarkan Anda mencoba ini sendiri sebentar,
  67. tapi pertama-tama, saya ingin mengingatkan baris kode tambahan ini.
  68. Ini adalah deklarasi XML NameSpace.
  69. Kita gunakan NameSpace ini untuk merincikan bahwa semua atribut di sini
  70. adalah milik Android.
  71. Itulah sebabnya semua berawal dengan kolon Android.
  72. Ini pada intinya singkat untuk URL spesifik yang unik untuk Android.
  73. Anda bisa membuat atribut buatan Anda sendiri yang disesuaikan.
  74. Jadi untuk mencegah konflik penamaan, di mana dua atribut bisa bernama sama,
  75. tapi sebenarnya punya ciri yang berbeda, kita selalu menambahkan awalan ini,
  76. 'android:', untuk menandakan bahwa ini adalah atribut android.
  77. Pada dasarnya, ingatlah selalu untuk menambahkan deklarasi XML NameSpace ini
  78. di tag pembuka pada akar tampilan berkas XML Anda.
  79. Sekarang giliran Anda.
  80. Sekarang kami ingin Anda bisa mencoba-coba kode LinearLayout.
  81. Cobalah untuk menambahkan TextView lagi sehingga ada lebih banyak item pada kolom.
  82. Siapa yang akan Anda taruh di daftar tamu eksklusif di pesta Anda?
  83. Cobalah juga untuk mengubah atribut orientasi LinearLayout.
  84. Ingatlah bahwa ini bisa diatur vertikal atau horizontal.