YouTube

Got a YouTube account?

New: enable viewer-created translations and captions on your YouTube channel!

Indonesian subtitles

← 02-05 LinearLayout

02-05 LinearLayout

Get Embed Code
13 Languages

Showing Revision 4 created 10/17/2015 by Ardi Prananta.

  1. Kita sudah lihat bagaimana
    tata letak linear ini
  2. mencakup dua tampilan
    teks anak di dalamnya.
  3. Omong-omong, warna latar ini
    hanya alat bantu untuk mengajarkan Anda
  4. memahami bahwa dua tampilan teks anak
    berada di dalam induknya.
  5. Warna merah dan biru sebenarnya
    takkan terlihat di perangkat
  6. kecuali Anda secara spesifik mengaturnya
    sebagai warna latar pada tampilan ini.
  7. Untuk menunjukkan yang saya maksud
    mari buka XML Visualizer.
  8. Jika kita masukkan kode
    pada XML Visualizer,
  9. kelihatannya seperti ini pada perangkat.
  10. Pertama-tama ada
    kelompok tampilan LinearLayout,
  11. dan ini transparan karena
    tak ada warna latar yang dipasang.
  12. Anak pertama adalah TextView
    yang mengatur daftar tamu,
  13. jadi itu muncul di atas sini.
  14. Anak kedua adalah TextView
    yang bertuliskan Kunal
  15. dan muncul di bawah TextView pertama.
  16. Nah, jika saya salin TextView ini
    dan meletakkannya di bawah yang ini,
  17. menurut Anda apa yang akan terjadi?
  18. Ya, muncul Kunal lain
    di bawah yang pertama.
  19. Baik, jadi polanya, jika
    kita tambahkan TextView lagi di sini,
  20. maka akan muncul
    di bawah TextView yang terakhir.
  21. Mari kita lihat kodenya lebih seksama.
  22. Diawali dengan kurung sudut buka
  23. dan nama tampilan, yaitu LinearLayout.
  24. Lalu ia mengurutkan sekelompok atribut
    dan kemudian ada kurung sudut tutup.
  25. Perhatikan, tak ada garis miring karena...
  26. ...ini adalah tag pembuka LinearLayout.
  27. Tag penutupnya ada di bawah sini,
  28. karena kita mau memasukkan
    elemen anak-anaknya
  29. di antara tag pembuka dan penutup.
  30. Tapi contoh, untuk tampilan teks ini,
    karena tak ada anak di antaranya,
  31. maka kita pakai saja
    tag penutup sendiri di situ.
  32. Sama juga halnya dengan
    TextView di sini, dan juga yang ini.
  33. Jadi saat kita bilang kelompok tampilan
    mencakup tampilan anaknya,
  34. kemudian kita harus memasukkannya
    di antara tag pembuka dan penutup.
  35. Nah, hal lain yang mungkin Anda tahu
    adalah atribut yang bernama...
  36. ...android:orientation="vertical".
  37. Kita belum pernah melihatnya,
  38. jadi mari lihat ke dokumentasi Android
    seperti yang saya tunjukkan sebelumnya.
  39. Saya buka jendela perambah baru,
    dan ketik 'android orientation'.
  40. hasil yang pertama adalah LinearLayout,
  41. itu ada di situs developer.android.com.
  42. Mari kita klik.
  43. Seperti dokumentasi TextView,
    ini agak membingungkan.
  44. Kita bisa abaikan kebanyakan teks ini.
  45. Kita hanya perlu memverifikasi bahwa
    ini memang halaman LinearLayout,
  46. dan kita gulir ke bawah
    dan lihat pada atribut XML-nya.
  47. Nah, kita sedang melihat atribut
    yang bernama orientasi Android,
  48. dan ini dia.
  49. Mari kita klik untuk melihat detailnya.
  50. Penjelasannya mengatakan bahwa atribut ini
  51. menentukan apakah tata letaknya
    kolom atau baris.
  52. Nilai atributnya harus
    horizontal untuk baris
  53. dan vertikal untuk kolom.
  54. Lalu ia menyebutkan dua nilai di sini.
  55. Bagus. Jadi kode kita sekarang ini
    mengatakan orientasi Androidnya vertikal,
  56. itu menjelaskan mengapa
    tampilan yang muncul adalah kolom.
  57. Nah, supaya kita tahu,
    kita coba juga nilai yang lain.
  58. Mari atur orientasinya menjadi horizontal
    dan lihat apa yang terjadi.
  59. Saya akan buka kodenya
    dan hapus nilai vertikal.
  60. Saya ketik horizontal, dan lihat.
    Sekarang tampilannya baris horizontal.
  61. Saya tak tahu Anda bagaimana, tapi saya
    tak suka membaca daftar tamu horizontal.
  62. Tapi masih ada kasus lain yang berguna
  63. di mana Anda akan menggunakan
    LinearLayout horizontal.
  64. Contoh, jika Anda membuat daftar barang,
  65. Anda mungkin mau ada gambar di sisi kiri,
    dan penjelasannya di sisi kanan.
  66. Saya akan biarkan Anda
    mencoba ini sendiri nanti,
  67. tapi pertama-tama, saya ingin ingatkan
    baris kode tambahan ini.
  68. Ini adalah pernyataan XML NameSpace.
  69. Kita gunakan NameSpace ini untuk
    menyatakan bahwa semua atribut di sini
  70. adalah milik Android.
  71. Itu sebabnya semua berawal
    dengan tanda titik dua Android.
  72. Ini cara cepat penting untuk
    URL khusus ini yang unik pada Android.
  73. Anda bisa menyesuaikan
    atribut Anda sendiri.
  74. Jadi untuk mencegah konflik penamaan,
    di mana dua atribut punya nama yang sama,
  75. tapi sebenarnya punya behavior berbeda,
    kita selalu menambahkan awalan ini,
  76. 'android:', untuk menandakan bahwa
    ini adalah atribut Android.
  77. Pada dasarnya, ingatlah selalu untuk
    menambahkan pernyataan XML NameSpace ini
  78. di tag pembuka pada
    pokok tampilan berkas XML Anda.
  79. Sekarang giliran Anda.
  80. Sekarang kami ingin Anda bisa
    bereksperimen dengan kode LinearLayout.
  81. Coba tambahkan TextView lagi
    sehingga lebih banyak item pada kolom.
  82. Siapa yang akan Anda tuliskan
    di daftar tamu eksklusif pesta Anda?
  83. Cobalah juga untuk mengubah
    atribut orientasi LinearLayout.
  84. Ingatlah bahwa ini bisa diatur
    vertikal atau horizontal.