Indonesian subtítols

← Mematahkan mitos-mitos tentang OCD

Obtén el codi d'incrustació
30 llengües

Showing Revision 9 created 03/22/2020 by Ade Indarta.

  1. Ada kesalahpahaman umum
  2. bahwa kalau kamu sangat suka
    mengatur barang-barang,
  3. menjaga tanganmu tetap bersih,
  4. atau merencanakan akhir pekanmu
    dengan sangat rinci,
  5. kamu mungkin memiliki OCD.
  6. Faktanya, OCD, atau "Obsessive Complusive
    Disorder" (gangguan obsesif kompulsif),
  7. adalah suatu kondisi kejiwaan yang serius
  8. yang sering disalahpahami
    oleh masyarakat
  9. dan tenaga kesehatan jiwa.
  10. Jadi mari kita mulai dengan
    membongkar beberapa mitos.
  11. Mitos pertama: perilaku yang berulang atau
    ritualistik serupa dengan OCD.
  12. Seperti namanya,
  13. gangguan obsesif kompulsif
    memilik dua aspek:
  14. pikiran-pikiran menggangu, gambar, atau
    dorongan, yang dikenal sebagai obsesi,
  15. dan perilaku paksaan
    yang dilakukan orang
  16. untuk meringankan kecemasan
    yang disebabkan oleh obsesi tersebut.
  17. Jenis-jenis tindakan yang orang sering
    hubungkan dengan OCD,
  18. seperti mencuci tangan yang berlebihan,
    atau memeriksa hal-hal berulang-ulang
  19. mungkin menjadi contoh dari kecenderungan
    obsesif atau kompulsif
  20. yang banyak dari kita tunjukkan
    dari waktu ke waktu.
  21. Tapi gangguan yang sebenarnya malah jauh
    lebih jarang dan dapat cukup melumpuhkan.
  22. Orang yang OCD punya sedikit atau tidak
    punya kontrol atas pikiran obsesif
  23. dan perilaku
    kompulsif mereka,
  24. yang cenderung menguras waktu
  25. dan mengganggu pekerjaan,
    sekolah atau kehidupan sosial
  26. sampai-sampai menyebabkan
    kesengsaraan yang signifikan.
  27. Kumpulan kriteria diagnostik inilah yang
    memisahkan orang yang menderita OCD
  28. dari orang-orang yang mungkin
    hanya sedikit lebih teliti
  29. atau terobsesi dengan
    kebersihan dari biasanya.
  30. Mitos kedua: gejala utama OCD
    adalah mencuci tangan yang berlebihan.
  31. Meski mencuci tangan adalah gambaran OCD
    yang paling umum dalam budaya populer,
  32. obsesi dan dorongan dapat berwujud
    dalam banyak bentuk yang berbeda.
  33. Obsesi dapat berupa kekhawatiran dari
    kontaminasi dan penyakit,
  34. kekhawatiran tentang mencelakai
    orang lain,
  35. atau pikiran menetap akan angka,
    pola, moralitas, atau identitas seksual.
  36. Dan dorongan dapat berupa membersihkan
    berlebihan atau memeriksa berulang,
  37. hingga penyusunan objek
    dengan sangat teliti,
  38. atau berjalan dalam pola yang ditentukan.
  39. Mitos ketiga:
  40. individu dengan OCD tidak memahami
    bahwa mereka bertindak tidak rasional.
  41. Banyak individu dengan OCD sebenarnya
    memahami hubungan
  42. antara obsesi dan dorongan
    mereka dengan cukup baik.
  43. Tidak mampu untuk menghindari
    pikiran dan tindakan ini
  44. meskipun menyadari
    ketidakrasionalannya
  45. adalah bagian dari alasan
    mengapa OCD begitu menyengsarakan.
  46. Penderita OCD melaporkan merasa abnormal
  47. karena mengalami kecemasan
    yang berasal dari pikiran irasional
  48. dan merasa kesulitan
    untuk mengendalikan respon mereka.
  49. Jadi apa sebenarnya yang menyebabkan OCD?
  50. Jawaban yang membingungkan
    adalah kita tidak benar-benar tahu.
  51. Namun, kita memiliki
    beberapa petunjuk penting.
  52. OCD dianggap sebagai
    gangguan neurobiologis.
  53. Dengan kata lain, penelitian menunjukkan
    bahwa otak penderita OCD
  54. sebenarnya terprogram
    untuk berperilaku dengan cara tertentu.
  55. Penelitian telah melibatkan
    tiga daerah otak
  56. yang terlibat dalam perilaku sosial
    dan perencanaan kognitif yang kompleks,
  57. gerakan yang disengaja,
  58. dan tanggapan emosional dan motivasional.
  59. Bagian lain dari teka-teki
  60. adalah bahwa OCD berhubungan
    dengan rendahnya tingkat serotonin,
  61. sebuah neurotransmitter yang
    berkomunikasi antara struktur otak
  62. dan membantu mengatur proses vital,
  63. seperti suasana hati, agresi,
    kontrol impuls,
  64. tidur, nafsu makan,
    suhu tubuh dan nyeri.
  65. Tapi apakah serotonin dan aktivitas di
    daerah otak ini adalah sumber OCD
  66. atau gejala yang tidak diketahui
    yang menyebabkan gangguan tersebut?
  67. Kita mungkin tidak akan tahu sampai
  68. kita memiliki pemahaman yang lebih
    mendalam tentang otak.
  69. Kabar baiknya adalah ada
    pengobatan yang efektif untuk OCD,
  70. termasuk obat-obatan, yang meningkatkan
    serotonin di otak
  71. dengan membatasi tereabsorpsinya
    serotonin oleh sel-sel otak,
  72. terapi perilaku yang bertahap menurunkan
    sensitivitas pasien terhadap kecemasannya,
  73. dan dalam beberapa kasus,
    terapi elektrokonvulsif,
  74. atau operasi, ketika OCD tidak merespons
    bentuk-bentuk lain dari perawatan.
  75. Mengetahui bahwa otakmu
    berbohong kepadamu
  76. sementara kamu tidak mampu untuk menolak
    perintahnya bisa terasa menyakitkan.
  77. Tapi dengan pengetahuan dan pemahaman,
    ada kekuatan untuk mencari bantuan,
  78. dan penelitian yang akan datang
    tentang otak
  79. mungkin akhirnya dapat memberikan
    jawaban yang kita cari.