Indonesian subtítols

← Cara konservasi berbasis komunitas dapat menyelamatkan margasatwa

Obtén el codi d'incrustació
32 llengües

Showing Revision 51 created 03/14/2020 by Ade Indarta.

  1. Saya adalah konservasionis singa.
  2. Kedengarannya menarik, bukan?
  3. Tidak semua orang
    mengerti arti itu,
  4. tetapi saya yakin Anda sudah
    mendengar tentang Cecil si singa.
  5. [Cecil si Singa (2002-2015)]

  6. (Singa mengaum)

  7. Dia tidak lagi mengaum.

  8. Pada tanggal 2 Juli 2015,
  9. hidupnya berakhir ketika dia
    dibunuh oleh pemburu rekreasi.
  10. Ada yang bilang, kita bisa memiliki
    ikatan dengan hewan yang kita pelajari.

  11. Itulah yang terjadi pada saya
    dengan Cecil si singa,
  12. selama tiga tahun
    mengenal dan mempelajarinya
  13. di Taman Nasional Hwange.
  14. Hati saya hancur atas kematiannya.
  15. Hikmah di balik tragedi ini
  16. adalah keprihatinan
    yang muncul dari kisah ini
  17. terhadap buruknya keadaan
    satwa liar yang terancam punah.
  18. Setelah kematian Cecil,

  19. saya mulai bertanya
    kepada diri sendiri:
  20. Bagaimana jika masyarakat yang
    hidup di sekitar Cecil si singa
  21. dilibatkan untuk melindunginya?
  22. Apa yang terjadi jika saya bertemu Cecil
    ketika berusia 10 tahun, bukan 29 tahun?
  23. Dapatkah saya atau teman sekelas
    saya mengubah takdirnya?
  24. Banyak orang berusaha untuk
    menghentikan kepunahan singa,
  25. tetapi mereka bukanlah penduduk asli
  26. atau masyarakat yang merasakan
    dampak paling parah.
  27. Padahal, masyarakat yang
    hidup berdampingan dengan singa
  28. adalah pihak yang paling tepat
    untuk menyelamatkan singa.
  29. Masyarakat lokal selayaknya
    berada di garda depan

  30. dalam mencari solusi terhadap tantangan
    yang dihadapi oleh margasatwa.
  31. Kadang kala, perubahan hanya dapat terjadi
  32. ketika masyarakat yang terkena
    dampak paling parah mengambil tindakan.
  33. Masyarakat lokal mempunyai peranan penting
  34. dalam melawan perburuan dan
    perdagangan satwa liar,
  35. yang merupakan ancaman
    terbesar bagi singa dan satwa liar lain.
  36. Melihat wanita kulit hitam Afrika
    di dunia ilmu pengetahuan,

  37. orang-orang penasaran ingin mengetahui
  38. alasan saya menjadi
    seorang konservasionis,
  39. karena mereka jarang
    bertemu dengan konservasionis
  40. berkulit hitam.
  41. Ketika tumbuh dewasa,
  42. saya bahkan tidak menyadari
    konservasi margasatwa adalah sebuah karir.
  43. Pertama kali saya melihat satwa
    liar di negara asal saya
  44. adalah ketika berusia 25 tahun,
  45. meskipun singa dan anjing liar Afrika
  46. tinggal hanya beberapa kilometer
    dari rumah saya.
  47. Ini adalah pemandangan yang
    umum di Zimbabwe,
  48. karena tidak banyak orang yang
    terlibat dengan margasatwa,
  49. meskipun hal ini adalah
    bagian dari warisan kami.
  50. Ketika saya semakin dewasa,

  51. saya bahkan tidak menyadari bahwa singa
    tinggal di halaman belakang rumah saya.
  52. Ketika saya masuk ke dalam
    "Savé Valley Conservancy",
  53. di pagi hari pada musim dingin
    sepuluh tahun silam
  54. untuk mempelajari anjing liar Afrika
    sebagai proyek penelitian tesis,
  55. saya terkesima oleh keindahan dan
    ketenangan yang mengelilingi saya.
  56. Saya merasa seperti menemukan
    gairah dan tujuan hidup.
  57. Saya berkomitmen pada hari itu
  58. bahwa saya akan mencurahkan
    hidup saya untuk melindungi para satwa.
  59. Saya berpikir tentang masa kecil
    saya ketika bersekolah di Zimbabwe

  60. dan anak-anak lain di sekolah yang sama.
  61. Mungkin jika kami mempunyai kesempatan
    untuk berinteraksi dengan margasatwa,
  62. banyak teman kelas saya yang
    mau bekerja dengan saya sekarang.
  63. Jika masyarakat lokal tidak melindungi
    dan hidup berdampingan dengan margasatwa,
  64. semua usaha konservasi
    akan sia-sia.
  65. Masyarakat inilah yang hidup
    berdampingan dengan satwa liar
  66. di dalam ekosistem yang sama
  67. dan juga memikul tanggung jawab.
  68. Jika masyarakat tidak terlibat langsung
  69. atau merasakan manfaat dari
    satwa-satwa ini,
  70. mereka tidak tertarik
    untuk melindungi satwa.
  71. Jika masyarakat lokal tidak
    melindungi margasatwa,
  72. campur tangan dari pihak luar
    tidak akan berguna.
  73. Jadi apa yang perlu dilakukan?

  74. Para konservasionis harus
    mengutamakan pendidikan lingkungan
  75. dan membantu mengembangkan keahlian
    masyarakat untuk menjaga margasatwa.
  76. Anak sekolah dan masyarakat harus
    dilibatkan dalam aktivitas taman nasional,
  77. sehingga mereka punya kesempatan untuk
    berhubungan langsung dengan margasatwa.
  78. Pada setiap usaha dan tingkatan,
  79. kegiatan konservasi harus memerhatikan
    kehidupan ekonomi masyarakat
  80. yang berbagi lahan dengan satwa liar.
  81. Penting diketahui juga
    bahwa konservasionis lokal
  82. dapat menjadi bagian
    dari setiap kegiatan konservasi,
  83. jika kita saling percaya dan menanamkan
    pentingnya konservasi kepada komunitas.
  84. Sebagai konservasionis lokal,
    kami menghadapi banyak hambatan,
  85. dari masalah diskriminasi hingga
    halangan terkait masalah budaya.
  86. Namun, saya tidak akan
    menyerah dalam usaha saya

  87. melibatkan komunitas penduduk
    asli dalam perjuangan ini
  88. untuk keberlangsungan hidup planet kita.
  89. Saya harap Anda membantu dan
    berjuang bersama saya.
  90. Kita harus aktif mengatasi
    masalah yang telah kita ciptakan,
  91. yang mengabaikan keterlibatan penduduk
    asli dalam usaha-usaha konservasi.
  92. Saya mencurahkan hidup
    untuk melindungi singa.

  93. Saya yakin tetangga saya
    juga akan melakukannya,
  94. jika mereka bersahabat dengan satwa-satwa
    yang hidup berdampingan dengan mereka.
  95. Terima kasih.

  96. (Tepuk tangan)