Return to Video

Bagaimana kristal terbentuk? - Graham Baird

  • 0:07 - 0:11
    Jauh di bawah geyser dan mata air panas
    di Kaldera Yellowstone
  • 0:11 - 0:16
    terdapat ruang magma yang diproduksi
    oleh titik panas di mantel bumi.
  • 0:16 - 0:19
    Saat magma bergerak menuju permukaan Bumi,
  • 0:19 - 0:23
    magma tersebut mengkristal
    membentuk batuan beku muda dan panas.
  • 0:23 - 0:27
    Panas dari bebatuan ini
    mendorong air tanah menuju permukaan.
  • 0:27 - 0:33
    Saat air mendingin, ion-ion mengendap
    menjadi kristal mineral,
  • 0:33 - 0:36
    termasuk kristal kuarsa
    yang terbentuk dari silikon dan oksigen,
  • 0:37 - 0:42
    feldspar dari kalium, aluminium,
    silikon, dan oksigen,
  • 0:42 - 0:44
    galena dari timbal dan belerang.
  • 0:45 - 0:48
    Banyak dari kristal ini memiliki
    bentuk yang khas,
  • 0:48 - 0:53
    misalnya kaskade kuarsa runcing ini,
    atau tumpukan kubus galena ini.
  • 0:53 - 0:57
    Tetapi, apa yang mengatur
    pola pertumbuhan kristal tersebut?
  • 0:57 - 1:00
    Sebagian dari penyebabnya
    adalah atom mereka.
  • 1:00 - 1:05
    Setiap atom kristal disusun dalam pola
    yang terorganisasi dan berulang.
  • 1:05 - 1:08
    Pola inilah yang menentukan
    bentuk kristal,
  • 1:08 - 1:11
    dan tidak hanya kristal mineral.
  • 1:11 - 1:16
    Pasir, es, gula, cokelat,
    keramik, logam, DNA,
  • 1:16 - 1:19
    dan bahkan beberapa cairan,
    memiliki struktur kristal.
  • 1:20 - 1:22
    Susunan atom penyusun kristal
  • 1:22 - 1:25
    dikategorikan dalam enam kelompok:
  • 1:26 - 1:32
    kubik, tetragonal, ortorombik,
    monoklinik, triklinik, dan heksagonal.
  • 1:32 - 1:34
    Dalam kondisi yang sesuai,
  • 1:34 - 1:37
    kristal akan tumbuh menjadi
    bentuk geometris
  • 1:37 - 1:39
    yang mencerminkan pengaturan atom mereka.
  • 1:40 - 1:44
    Misalnya, galena memiliki struktur kubik
    yang terdiri dari atom timbal dan sulfur.
  • 1:45 - 1:47
    Atom timbal yang relatif besar
  • 1:47 - 1:51
    tersusun dalam kisi tiga dimensi
    berjarak 90 derajat satu sama lain,
  • 1:51 - 1:55
    sementara atom belerang yang relatif kecil
    berada di antaranya.
  • 1:56 - 2:00
    Saat kristal tumbuh, posisi seperti ini
    menarik atom belerang,
  • 2:00 - 2:03
    sementara timbal akan cenderung terikat
    ke tempat-tempat ini.
  • 2:04 - 2:07
    Akhirnya, mereka akan melengkapi
    kisi atom yang saling terikat.
  • 2:07 - 2:11
    Artinya, pola kisi 90 derajat
    dari struktur kristal galena
  • 2:11 - 2:14
    tercermin dalam bentuk kristal
    yang tampak oleh mata.
  • 2:15 - 2:18
    Sementara itu, Kuarsa memiliki
    struktur kristal heksagonal.
  • 2:18 - 2:20
    Ini berarti bahwa pada satu bidang,
  • 2:20 - 2:22
    atom-atomnya tersusun
    dalam bentuk segi enam.
  • 2:22 - 2:28
    Dalam bentuk 3D, heksagon ini tersusun
    atas banyak piramida yang saling bertautan
  • 2:28 - 2:32
    yang terdiri dari satu atom silikon
    dan empat atom oksigen.
  • 2:32 - 2:34
    Jadi, bentuk khas dari kristal kuarsa
  • 2:34 - 2:38
    adalah kolom enam sisi
    dengan ujung yang runcing.
  • 2:39 - 2:42
    Tergantung pada kondisi lingkungan,
  • 2:42 - 2:46
    kebanyakan kristal memiliki potensi
    untuk membangun beberapa bentuk geometris.
  • 2:46 - 2:50
    Misalnya, berlian, yang terbentuk
    jauh di dalam mantel Bumi,
  • 2:50 - 2:52
    memiliki struktur kristal kubik
  • 2:52 - 2:56
    dan dapat tumbuh
    menjadi kubus atau oktahedral.
  • 2:56 - 2:59
    Berlian tumbuh menjadi bentuk tertentu
  • 2:59 - 3:01
    tergantung pada kondisi di mana ia tumbuh,
  • 3:01 - 3:05
    yang mencakup tekanan, suhu,
    dan lingkungan kimia.
  • 3:05 - 3:09
    Meskipun kita tidak dapat secara langsung
    mengamati kondisi dalam mantel,
  • 3:09 - 3:12
    percobaan laboratorium
    telah menunjukkan beberapa bukti
  • 3:12 - 3:16
    bahwa berlian cenderung tumbuh
    menjadi kubus pada suhu yang lebih rendah
  • 3:16 - 3:19
    dan menjadi oktahedral
    pada suhu yang lebih tinggi.
  • 3:19 - 3:23
    Kehadiran sedikit air, silikon,
    germanium, atau magnesium
  • 3:23 - 3:26
    bisa juga memengaruhi bentuk berlian.
  • 3:26 - 3:31
    Berlian tidak pernah tumbuh secara alami
    menjadi bentuk seperti pada perhiasan.
  • 3:31 - 3:36
    Berlian perhiasan telah dipotong untuk
    menampilkan kilau dan kejernihannya.
  • 3:36 - 3:41
    Kondisi lingkungan juga dapat memengaruhi
    apakah kristal dapat terbentuk atau tidak.
  • 3:42 - 3:44
    Kaca terbuat dari pasir kuarsa
    yang dilelehkan,
  • 3:44 - 3:46
    tetapi kaca bukanlah kristal.
  • 3:46 - 3:48
    Sebab, kaca mendingin relatif cepat,
  • 3:48 - 3:52
    sehingga atom-atomnya tidak punya waktu
    untuk mengatur diri mereka
  • 3:52 - 3:54
    ke dalam struktur teratur kristal kuarsa.
  • 3:54 - 3:58
    Alih-alih, susunan atom-atom yang acak
    pada gelas yang leleh
  • 3:58 - 4:00
    terkunci pada saat pendinginan.
  • 4:01 - 4:03
    Banyak kristal tidak membentuk
    bentuk geometris
  • 4:03 - 4:08
    karena mereka tumbuh di tempat
    yang sangat dekat dengan kristal lainnya.
  • 4:08 - 4:11
    Batuan seperti granit
    dipenuhi oleh kristal,
  • 4:11 - 4:13
    tetapi tidak satu pun memiliki
    bentuk tertentu.
  • 4:13 - 4:15
    Saat magma mendingin dan membeku,
  • 4:15 - 4:21
    banyak mineral di dalamnya mengkristal
    pada saat bersamaan dan kehabisan ruang.
  • 4:21 - 4:24
    Kristal tertentu, seperti pirus,
  • 4:24 - 4:29
    tidak tumbuh menjadi bentuk geometris
    di sebagian besar kondisi lingkungan,
  • 4:29 - 4:31
    walaupun diberi ruang yang memadai.
  • 4:31 - 4:34
    Setiap struktur atom kristal
    memiliki sifat unik,
  • 4:34 - 4:39
    dan meskipun sifat ini mungkin tidak
    berperan pada kebutuhan emosional manusia,
  • 4:39 - 4:44
    struktur kristal sangat berperan dalam
    ilmu material dan kedokteran.
Títol:
Bagaimana kristal terbentuk? - Graham Baird
Speaker:
Graham Baird
Descripció:

Lihat pelajaran lengkapnya: https://ed.ted.com/lessons/how-do-crystals-work-graham-baird

Banyak kristal memiliki bentuk khas, misalnya kaskade bangun runcing pada kuarsa atau tumpukan kubus pada galena. Setiap atom pada kristal memiliki fitur penentu: pola yang terorganisir dan berulang. Pola ini tidak terbatas pada mineral. Pasir, es, logam, dan DNA juga memiliki struktur kristal. Jadi, apa yang menyebabkan kristal terus-menerus tumbuh dalam bentuk ini? Graham Baird akan menyelami sifat-sifat kristal yang unik ini.

Materi oleh Graham Baird, disutradarai oleh Franz Palomares.

more » « less
Video Language:
English
Team:
TED
Projecte:
TED-Ed
Duration:
04:45
Deera Army Pramana approved indonesi subtitles for How do crystals work?
Deera Army Pramana edited indonesi subtitles for How do crystals work?
Deera Army Pramana accepted indonesi subtitles for How do crystals work?
Deera Army Pramana edited indonesi subtitles for How do crystals work?
Deera Army Pramana edited indonesi subtitles for How do crystals work?
Muhammad Zainur Rifai edited indonesi subtitles for How do crystals work?
Deera Army Pramana declined indonesi subtitles for How do crystals work?
Deera Army Pramana edited indonesi subtitles for How do crystals work?
Mostra-ho tot

Indonesian subtitles

Revisions